Rabu, 01 April 2009

Catatan Bulanan Bulan Maret 2009 Akhir

Catatan Bulanan
Akhir Bulan Maret 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri à Dana
Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang tahun kemarin dan awal tahun ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto (ma’af) jenazah korban PLH / peristiwa luar biasa hebat atau pun juga PL / peristiwa luar biasa. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto korban yang telah (ma’af nih...) di dalam peti jenazah atau pun keranda, maka sudah layak tayang. Kecuali kalau melalui japri atau jalur pribadi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 23 Maret 2009 :
Djoko Kendil Berwisata di Jakarta

Dari ketikan rekan Roses MAN melalui milis keretapi@yahoogroups.com :
Tadi pas bypass MRI kayaknya lihat ada satu gerbong 'aneh' di MRI jalur paling barat deh (deket mess/BY), tertutup dengan gerbong2 lainnya... cuma keliatan ujungnya aja. warna hijau krem? apakah itu gerbong joko kendil? atau ada gerbong lainnya.... cet sih terlihat baru, atau maish bersih.... sayangnya cuma liat ujungnya aja, bagian pintunya di sisi miring.... gak kayak gerbong sekarang yang dindingnya lurus semua..... sayang gak sempet moto, gara2 KRL 205 ngangkut pax KRL 263 yang rusak..... jadi penuh banget. itu aja diri pas sambungan...

Dari ketikan rekan Donni Octa melalui milis keretapi@yahoogroups.com :
iya mas sy jg lihat betul sekali itu joko kendil td sy lihat lg ditarik menuju jalur 7 nggak tau ada apa.

Sumber = Kesaksian rekan Roses MAN, Donni Octa dan Andi Lukman saat aktifitas melalui kawasan Manggarai pada tanggal 23 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga sesepuh kita bisa saling akrab dan terus dikawal oleh rekan2 dari sejenis lok2 DE semacam CC 201 dkk... Biar bagaimana pun keduanya (WH 202 dan Djoko Kendil) perlu dituntun. Jangan direntain begitu saja.

Dari ketikan rekan Edja :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Rekan2,

Kemarin tanggal 22 Maret 2009 saya diperkenankan mengikuti perjalanan KLB Djoko Kendil dimulai dari Surabaya Pasar Turi berangkat pada pukul. 10.00 setelah KRD BJ, merasakan betul ni'matnya naik KLB kereta khusus. Begitu sampai di Semarang Tawang sekitar pukul 15.30. Seperti yang sudah kami rencanakan bahwa selama di SMT sang Djoko Kendil akan dipasangkan dengan Lok BB 200 29. Didispaly sebentar sambil melihat kesan dari sang BB 20029....Alhamdulil lah kelihatan cocok & serasi sekali....Maka makin mantablah Bpk Djoko Hardijanto(KUPT BY SGU) untuk meminang sang Mbah Kung yang ke dua ini sebagai Lok resmi daripada Djoko Kendil Trainset. Beliau bilang kita segera urus kendala hanya 1, yaitu mencari ganti Lok Langsir sebagai ganti jika salah satu lok BB 200 ini berhasil dipinang dan diboyong ke Surabaya. Posing sang BB 200 29 & Djoko Kendil ini hasil koordinasi saya dengan bpk Setiawan Rubiono (Kasiop Daops VIII) dengan KSB SMT. Hanya sayangnya cuaca tidak begitu bersahabat (mendung & hujan), Alhamdulillah selama sesi photo hujan mau berhenti sebentar. Photo2 selama perjalanan(sebagian ) dapat diakses pada "flickr/photos/ NR-SDT"

Salam sepur,
Edja N N

Sumber = Dari rekan Edja yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tangga 23 Maret 2009.

Tanggal 25 Maret 2009 :
1. Atap Stasiun Purwokerto Runtuh
Karena hujan disertai angin kencang sebuah atap di area akses keluar – masuk stasiun Purwokerto roboh dengan tidak menyebabkan korban pada warga masyarakat. Menurut kesaksian warga setempat hujan disertai angin puting terjadi pada sekitar siang hari.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mungkin saja dikarenakan terjadi pada sekitar siang hari tiada aktifitas perjalanan KA yang padat sehingga tidak menyebabkan warga yang terluka. Namun, saya turut prihatin atas kejadian ini karena meski demikian, PT. KA Daosp V Purwokerto sudah pasti harus menanggung kerugian materiil yang ada.
2. Lagi – lagi KA BBM Anjlok

Musibah anjloknya rangkaian KA terjadi di KM 30 antara stasiun Belawan dengan stasiun Pematang Siantar propinsi Sumatera Utara. Akibat dari peristiwa ini banyak warga masyarakat sekitar yang memanfaatkan situasi dengan menjarah segumpalan minyak dari rangkaian KA BBM yang anjlok tersebut.

Lok DH / Diesel Hidrolik seperti BB 302 05 mengalami kondisi bodi / badan yang keluar dari rel. Rel pun melengkung seketika. Tiada kabar apakah mengganggu perjalanan KA lainnya bahkan korban jiwa. Yang jelas dalam kejadian ini PT. KA Divre I Medan sepastinya menderita kerugian materiil dengan jumlah yang banyak.



Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 25 Maret 2009.Para warga masyarakat kesempatan menjarah sejumlah minyak yang berceceran dari gerbong – gerbong / kereta KA BBM yang anjlok tersebut.

Profil muatan gerbong / kereta BBM yang anjlok dan penuturan KS Belawan atau Pematang Siantar saya tidak tahu pasti.

Taggapan saya pribadi :
Di saat kesulitan ekonomi seperti sekarang ini (bahkan sejak dahulu kala) peran serta ustad, kyai, para syekh dan lain – lain yang setingkat untuk mengharamkan penjarahan tidak dihiraukan. Yang penting, ada kesempatan di depan mata dan tidak dijaga ketat selain para malaikat (karena ghaib), maka rezeki yang tidak jelas pun diraih. Meski terbilang aksi kriminil karena menjarah, warga masyarakat langsung pada gelap mata karena semata – mata untuk keperluan bersama.

3. Hujan Deras Melanda Kota Depok
Di waktu yang bersamaan saat terjadi robohnya atap stasiun Purwokerto, kota Depok juga dilanda hujan disertai angin kencang. Beberapa pohon dan reklame tumbang. Tidak terkecuali di beberapa bangunan di ruas jalan raya Jl. Margonda Raya kota Depok beberapa tiang reklame roboh. Namun, tiada laporan dari perjalanan KRL lintas selatan Jakarta tersebut.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Meski tiada laporan pemberitaan mengenai perjalanan KRL lintas selatan Jakarta, namunh saya berkeyakinan ada saja peristiwa yang mengganggu perjalanan KRL tersebut. Setidaknya gangguan sinyal, gangguan arus LAA / listrik aliran atas dan masih banyak lagi.

Foto di atas mewakili situasi setempat yang sedang dilanda hujan yang cukup deras disertai angin yang cukup kencang.
Foto dari tayangan Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggal 26 Maret 2009 :
1. KA Taksaka Anjlok di Dipo Stasiun Jakarta Kota
Liputan6.com, Jakarta: Penumpukan penumpang tak terhindarkan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/3) pagi hingga siang ini. Hampir seluruh jadwal keberangkatan kereta api terlambat. Tak tanggung - tanggung, keterlambatan rata - rata mencapai 2 jam. Para calon penumpang yang telah membeli tiket kereta pun kesal.

Penumpukan penumpang terjadi akibat anjloknya KA Taksaka di Depo Stasiun Kota, Jakarta. Kereta jurusan Yogyakarta ini anjlok saat sedang langsir. Roda kereta tiba - tiba keluar dari bantalan rel. Diduga, kejadian ini disebabkan bantalan rel kereta ambles setelah terendam banjir, kemarin.

Menurut Kepala Stasiun Gambir Sudharta, perbaikan kereta Taksaka yang anjlok masih berlangsung. Alhasil sampai siang ini para penumpang belum bisa diberangkatkan. Demikian pula KA Kamandanu tujuan Semarang, Jawa Tengah, yang seharusnya berangkat pagi tadi.
(ANS/Deden Yulianes dan Donvito Samartha)
Sumber = Dari Liputan 6 SCTV yang diposting dari rekan L C Arya Nugraha ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mau bagaimana lagi…. Sudah jadi musibah rutinitas. Pasti tiap bulan ada saja berita yang anjlok. Belum kemarinnya KA BBM anjlok di Sumatera Utara.

2. [keretapi] Aksi Mencuci Lokomotif BB20029 - teks dan foto
Dari ketikan mas NWU :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Untuk kali kedua, IRPS Semarang menggelar kegiatan mencuci lokomotif BB 200 di Depo Lok Semarang Poncol (SMC). Acara rencana dimulai pukul 10.00 WIB. Ketika saya datang pukul 09.38 WIB belum nampak rekan - rekan IRPS Semarang. Saya akhirnya memilih melihat - lihat suasana di dalam depo yang tampak sepi oleh lokomotif atau KRDI yang lagi mati gaya. Ada yang mati gaya sementara, namun ada yang mati gaya selamanya. Malahan yang mati gaya selamanya justru lebih banyak macam Lok BB20008, BB20013, D30142, dan BB20023. Sementara di KRDI Kaligung Ekonomi tampak mengalami kerusakan sehingga pihak depo harus mengerahkan KRD New Kaligung Ekonomi yang juga nggak bisa hidup mesinnya dan ditarik lok BB 200 21 menuju ke Tegal. Lantas di mana Lok BB 200 29? Ternyata lok tersebut sedang dipake langsir di SMT. Waduh, terpaksa yang dicuci adalah lok BB 200 08 yang sudah almarhum.

Kebetulan KDT SMC Pak Darmadi sudah mengizinkan BB 200 08 dicuci seandainya BB 200 21 dan BB 200 29 tengah keluar dari depo. Karena suasana masih sepi, saya memilih hunting dulu di dekat Stasiun SMC. Dari arah barat tampak Lok CC 201 22 milik Depo SDT menarik rangkaian KA 1006 masuk spoor 2 SMC. Saya tunggu kok KA-nya nggak berangkat - berangkat . Nggak lama kemudian saya bertemu Bang Yos (B Yosanto), sang Koord IRPS Semarang yang baru. Dia datang bersama keponakannya. Baru sampai say hello doang, tiba - tiba terdengar suara raungan sirine dari pintu perlintasan Jalan Petek. Saya kira yang mau lewat KA 1006, ternyata ...Lok BB 200 29 menarik satu gerbong TTW menuju SMC. Wah, jadi mencuci BB 200 29 nih. Benar, Lok BB 200 29 tidak beberapa lama kemudian langsung masuk ke spoor 1 Depo Lok SMC.

Sedangkan, rekan - rekan IRPS Semarang mulai berdatangan satu - persatu. Mereka yang terlibat dalam kegiatan mencuci lok adalah :
- Pak Tjahjono Rahardjo. - Pak Bambang Sumantri. - Mega.
- Pak Herman Dirgantara. - Wahid N, Deni. - Termasuk saya.
- Budi Tuntang, Dedi Kurniawan. - Abid, Dr Djalidin. - Bang Yos.
- Wisnu.
Beberapa jurnalis media cetak dan elektronik juga mulai berdatangan yaitu dari :
- TVKU. - Harian Sindo. - Suara Merdeka.
- TV Borobudur. - Haria. - Harian Radar Semarang.
- Antara.
Saya akhirnya meladeni para jurnalis dengan membagi - bagikan pers release dan sebagian sudah saya kenal, karena pernah ketemu saat tugas liputan. Termasuk Bang Yos yang juga tidak luput dari ceceran pertanyaan para wartawan. Bahkan Pak Tjahjono juga turut diinterview perihal Stasiun Samarang NIS.

Acara mencuci lokomotif BB 200 29 dimulai pukul 11.00 WIB. Tidak cuma IRPS Semarang yang sibuk mencuci body lok diesel elektrik tersebut. Namun Pak Juremi (kru Depo Lok SMC) dan KDT SMC Pak Darmadi juga turut membantu mencuci lok. Suasana guyub tercipta dalam kesibukan memandikan lok bermata sipit tersebut. Namun, ketika proses pencucian hendak memasuki tahap final, tiba - tiba lok CC 201 104 dari Depo Lok JNG yang baru saja menarik rangkaian KA 1002 masuk ke spoor 1 Depo Lok SMC. Akhirnya Lok BB 200 29 pindah posisi di spoor 2 sampai rampung proses pencuciannya. Tepat pukul 12.00 kegiatan mencuci lok rampung. Pak Darmadi mengucapkan terima kasih kepada IRPS Semarang yang telah membantu merawat lok BB 200 melalui kegiatan mencuci lok tersebut.

Dari ketikan mas Ario Wibisono :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Mohon maaf sebelumnya apabila Laporan Perjalanan ini sangat terlambat. Semuanya dikarenakan kesalahan saya yang terlalu sibuk.... Tapi fotonya udah kan...

Kegiatan bakti sarana mencuci lokomotif CC 200 15 ini pada awalnya diprakarsai oleh salah seorang anggota IRPS Bandung yang kebetulan berdinas di DAOP III CN (Berinisial T P , yakin saya dah pada tau semua....) acara tersebut digagas beliau sekitar pertengahan bulan Maret dan baru mendapat izin dari pihak DAOP III CN sekitar 4 hari sebelum pelaksanaan (nah ini dia kenapa beberapa rekan IRPS merasa pemberitahuannya mendadak, tapi yaaa.... bukan PT. KA kalau tidak mendadak) walhasil acara ini pun segera difollow up oleh Korwil Bandung (mas Pura) untuk segera dilaksanakan, ketika sedang melakukan persiapan untuk mencuci CC 200 15, ehhhh tiba - tiba ada berita dari Kahumas DAOP 2 BD bahwa KADAOP 2 Bandung beserta jajarannya meminta audiensi dengan IRPS (korwil Bandung khususnya) pada hari jumat sore tanggal 20 maret (sekali lagi bukan PT. KA. kalau tidak mendadak). ….
Mas Pura, mana laporan audiensi dengan KADAOP 2 nya...???
… Hal ini pun secara tidak langsung mempengaruhi persiapan mencuci si Mbah. Akhirnya ditetapkan bahwa mencuci si Mbah dilaksanakan pada hari Minggu 22 maret 2009 di Dipo Lokomotif CN tempat si Mbah mangkal sementara setelah turun mesin.

Akhirnya hari yang ditunggu pun tiba, sesuai rencana semula semua calon peserta cuci lok CC 200 15 stand by di rumah mas Pura jam 5 subuh teng, kecuali saya yang harus menyiapkan dongkrak, toolbox, rool banner etc (kok jadi curhat) yang akan dijemput. (weisss gaya pisan....) jam 5:30 rombongan tiba di rumah saya, setelah memuat semua logistik dan peralatan, maka kami pun tancap gas menuju Cirebon yang berjarak 185 KM ke arah timur laut Bandung.. Setelah sempat mengalami gangguan kelistrikan maka pukul 09:00 rombongan IRPS BD yang memakai mobil mas Pura (suer dijejel...) tiba di st CN. Sedangkan, rombongan motoris yang terdiri dari Deden, Tomy, Ardhi, Asep dan Krisnah bukannya mengawal kami malah sampai duluan utk hunting foto ( Gas polll pak asep).

Setelah silaturahmi dengan tuan rumah (mister T P) dan rombongan Jakarta yang telah sampai duluan (Hanafi, Mba Komang, Mas Soni beserta istri) saya pun segera menuju dipo untuk meminta izin pada Kasi sarana dan KDT yang telah menunggu di dalam Dipo. ketika saya meminta izin ternyata KA Cireks yang membawa rombangan Jakarta pun tiba dan segera menyusul ke dipo lokomotif CN. Saya mendapat kabar dari Bpk Kasi Sarana DAOP III CN bahwasannya lokomotif CC 200 15 baru saja dibersihkan 1 hari yang lalu dikarenakan adanya kunjungan Direktur Komersial PT. KA bpk Sulistyo w. Hal ini menjawab pertanyaan saya, kenapa kok si mbah sudah agak bersih dibanding minggu kemarinnya waktu baru beres turun mesin. (adegan turun mesin CC 200 15 diawasi dan diabadikan oleh sdr Asep Suherman dan Toto Purwanto secara cermat dan teliti selama 2 hari berturut-turut. ... sampai keduanya berubah warna kulitnya... he he he he).

akhirnya setelah mendapat pengarahan dari Bpk Kasi Sarana, saya pun segera mengkoordinir teman - teman yang telah berkumpul. Jumlahnya luar biasa..... mencapai 27 orang untuk segera mulai bersih - bersih si Mbah. Namun, karena sudah lumayan bersih, maka diputuskan setelah membersihkan debu dan sisa noda oli yang ada peserta yang dibagi ke dalam 4 regu kerja ini mulai menggosok body CC 200 dg wax dan menggosok kaca CC 200 dengan pembersih khusus kaca yang dibawa mas Nurcahyo dan Leo krisanto. Oh ya.... sebelumnya kita dari IRPS Bandung menyerahkan sedikit kenang - kenangan untuk dipo lokomotif CN berupa foto KLB Djoko Kendil karya mas Ian Antono dari ETR. Ketika sedang asik menggosok body CC 200 15, kami kedatangan tamu istimewa yaitu Bapak Purnomo Radiq selaku KADAOP III CN yang memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan yang kami lakukan. Setelah -+ 1 jam akhirnya CC 200 15 Kinclong juga. Selain bodynya menjadi kesat bercahaya juga bisa dipakai ngaca...., maka kami tak meyia - nyiakannya untuk diabadikan bersama para relawan pencuci lok dan jajaran Daop III Cirebon. Setelah puas foto - foto si mbah, maka Bpk Purnomo Radiq (Kadaop III CN) mengajak kami untuk berdialog mengenai perkereta apian di ruang KDT. Karena ruang KDT terbatas, maka sebagian peserta ada yang hunting foto KA yang lewat, ada juga yang ngadem sebelah si Mbah sambil mengagumi si mbah. Dialog menghadirkan para pembicara yang sangat berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi (kaya iklan partai) di antaranya Pakdhe Luthfi dari ETR, Mas ADL dari JAKK, Mas Toto P. dari CN dan masih banyak lagi yang lainnya.....

Setelah ngobrol ngalor ngidul...., akhirnya acara harus kami sudahi dikarenakan pak KADAOP harus pamit dan teman - teman sebagian harus kembali ke Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Tasik, Ciamis, Pekalongan.. . (apa toh iki... kaya jurusan bis aja). maka setelah makan bersama yang diadakan di warung empal gentong terdekat (bayar masing - masing), maka acara tersebut kami tutup dengan mengucapkan Alhamdulillah. .. ( walaupun beberapa rekan IRPS nyesel gak bisa ikut KLB CC 200 15 & Djoko Kendil malam harinya....).

Acara ini bertujuan untuk menunjukan kepedulian kita terhadap Founding Father IRPS. Walaupun hanya hal kecil, namun tindakan ini memberikan makna yang besar daripada sebatas perang wacana, karena rekan - rekan kita di PT KA yang peduli akan keberadaan CC 200 15 sebagai aset perkereta apian bersejarah sangat memerlukan dukungan dari kita dalam bentuk apapun, apalagi kita sebagai organisasi pelestarian aset perkeretaapian bersejarah, khususnya CC 200 15.

saya mohon maaf atas segala kekurangan laporan ini, apabila banyak kata-kata yang salah dan menyinggung, mohon di maafkan..... Wassalam !

Sumber dari = Rekan Nugroho Wahyu Utomo yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 26 Maret 2009 dan rekan Ario Wibisono Sekretaris Wilayah Bandung yang diposting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 29 Maret 2009.
Tanggal 27 Maret 2009 :
Kalteng Tolak Pembangunan Rel KA Lintas Provinsi
PALANGKARAYA — MI : Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menolak keras rencana pemerintah pusat membangun jaringan rel kereta api lintas provinsi yang menghubungkan Balikpapan - Kalipapak - Muara Tuhup. "Dengan segala resiko apa pun, saya akan menentang rencana pembangunan rel antara Kalteng dengan Kaltim karena dilakukan tanpa persetujuan kami," kata Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang, usai melantik 136 pejabat struktural Pemprov Kalteng, di Palangka Raya, Jumat.

Pemprov Kalteng kini tengah meneliti rencana tersebut setelah menerima informasi bahwa pemerintah pusat akan membantu investor Korsel dalam anggaran pembangunan rel kereta itu. Teras Narang dengan tegas mengatakan tidak akan memberikan persetujuan pembangunan rel kereta api pengangkut batubara tersebut sebelum jaringan rel antar kabupaten terbangun di wilayah Kalteng. Kalteng sebelumnya telah merancang pembangunan rel kereta api dari Kabupaten Murung Raya menuju Barito Selatan sepanjang 185 kilometer untuk mengangkut batubara dari wilayah hulu ke hilir provinsi itu.

Bila rel kereta api yang menuju Kaltim terbangun lebih dulu, kata Teras, dampaknya akan menghancurkan perekonomian Kalteng karena sumber daya alam setempat tersedot semua ke daerah lain. "Sumber daya alam kami di wilayah Utara disedot ke Kaltim, yang di Selatan disedot ke Kalsel, dan yang di Barat disedot ke Kalbar. Tambah miskin saja kami kalau seperti ini," keluh Teras. Oleh karena itu, kata Teras, penolakan itu didasari bahwa pengalaman eksploitasi "emas hijau" dari produksi jutaan meter kubik kayu selama puluhan tahun lalu tidak berdampak apa - apa terhadap pembangunan dan kemajuan daerah itu.

Empat tahap
Pembangunan jaringan rel kereta api pengangkut sumber daya alam di Kalimantan Tengah sebelumnya direncanakan akan dibagi menjadi 4 tahap yang pekerjaan fisiknya dimulai pada pertengahan tahun ini. Kontrak pra-studi kelayakan itu telah ditanda tangani oleh Kementarian Perdagangan Industri dan Ekonomi (Ministry of Economy Industri and Trade/METI) Jepang dengan Konsultan Transportasi Jepang (Japan Transportation Consultant Incorporated/ JTC), 16 Desember 2008. Salah satu rute Puruk Cahu - Bangkuang akan mulai ditenderkan pada Juni 2009, dilanjutkan konstruksi fisik dua bulan berselang dan masa pembangunan selama dua tahun, dengan nilai proyek diperkirakan mencapai Rp7 triliun.

"Dengan demikian diharapkan pembangunan fisik rel kereta api Puruk Cahu - Bangkuang akan selesai pada Agustus 2011 mendatang," jelas Teras. Jaringan rel kereta api itu nantinya akan digunakan untuk angkutan berbagai komoditas utama diantaranya batubara, biji besi, pasir zirkon, hasil perkebunan dan kehutanan. (Ant/OL-5)


Tanggapan saya pribadi :
Sulit sebetulnya untuks aya katakan karena sebagai awam saya perhatiin banyak warga yang telah kecolongan habitat sumber daya alm yang dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan hutan – hutan di pulau Kalimantan. Namun, di sisi lain, kebutuhan sarana transportasi kereta api amat diperlukan mengingat rute perjalan yang saya tahu di sepanjang pulau Kalimantan seperti layaknya berkendara dengan offroad alias mobil berban besar. Alangkah baiknya ada transportasi kereta api dan alangkah baiknya kalau habitat pelestarian hutan lindung terjaga. Lalu, mana yang baik yah?

Tanggal; 28 Maret 2009 :
[keretapi] Trem Jakarta
Alhamdulillah, bogie trem akan dikapalkan sebelum bulan ini berahir, berikut prosesi loading ke container. Mohon doa rekan-rekan semua agar langkah kecil ini akan menjadi awal dari revitalisasi trem Jakarta dan kota-kota lainnya.

Sumber = Rekan Widoyoko yang memposting ke milis keretapi@yahoogroups.com tgl 28 Maret 2009.

Tanggal 29 Maret 2009 :
[keretapi] Listrik KA Taksaka Padam 2 Jam, Ratusan Penumpang Gelisah

Jakarta - Kereta Api (KA) Taksaka jurusan Jakarta - Yogyakarta gelap gulita. Listrik di dalam kereta mati total selama hampir 2 jam. Namun kereta tetap berangkat, meski tanpa cahaya. "Lampu, AC, semuanya padam. Tapi kereta tetap berangkat," kata seorang penumpang, Maemunah kepada detikcom, Minggu (29/3/2009) malam. Kereta tersebut seharusnya berangkat pukul 20:45 WIB, namun listrik sudah padam 30 menit sebelumnya. Maemunah bersama penumpang lainnya, akhirnya berangkat pada pukul 21:10 WIB. Namun tidak lama berselang, kereta berhenti di stasiun Manggarai, Jakarta. Penumpang yang berada dalam kegelapan, terpaksa kembali menunggu selama hampir 1 jam. "Sampai pukul 21:40 WIB, kita dibiarkan saja. Tidak ada penjelasan resmi. Petugasnya cuman bilang sabar ya Bu," kata Maemunah. Ratusan penumpang kini mulai gelisah. Sebagian ada yang keluar kereta untuk menghirup udara segar. "Kalau di dalam, khususnya penumpang eksekutif sesak, karena nggak ada jendela," pungkasnya.

Komentar dari pak Widoyoko :
Kalo pelayanan KA Taksaka seperti ini, mungkin Taksaka bisa diplesetkan jadi: "Tak Servis Apa Karepku wAe"


Sumber = detik.com yang diposting oleh rekan W Widoyoko yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 29 Maret 2009.

Komentar dari saya pribadi :
Turut prihatin tentunya karena jam segitu kebanyakan para penumpang masih pada cerianya karena KA baru bergerak dari kota asal keberangkatan. Diselimuti hawa panas selama 2 jam pasti sesuatu yang lama bagi mereka.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.

Tanggal 24 Maret 2009 :
Jl. Medan Merdeka Timur Diguncang Heboh Temuan Bom

Malam hari sempat ditemukan sebuah bom di dalam tas oleh seorang pemuda yang kebetulan sedang melintas tepatnya di sekitar Jl. Medan Merdeka Timur. Tidak mau merasa terjadi sesuatu tim Gegana pun dikerahkan. Dalam kejadian tersebut arus lalu lintas kendaraan bermotor sempat tertahan selama beberapa menit hingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. Ternyata apa yang dicurigakan memang benar setelah tas tersebut berhasil diledakkan dan langsung diamankan secepatnya.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Tarns TV pada tanggal 25 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Meski tidak terkait dengan perjalanan KA, namun sehubungan dengan lokasinya yang tidak begitu jauh dari stasiun Gambir saya pribadi mengkuatirkan para penumpang dan para calon penumpang yang hendak keluar – masuk stasiun khusus perjalanan Klas Eksekutif dan +Bisnis tersebut menjadi terganggu.

n SEKIAN ...

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar