Senin, 20 April 2009

Catatan Bulanan Bulan April 2009 Pertengahan

Catatan Bulanan
Pertengahan Bulan April 2009

Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang tahun kemarin dan awal tahun ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto (ma’af) jenazah korban PLH / peristiwa luar biasa hebat atau pun juga PL / peristiwa luar biasa. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto korban yang telah (ma’af nih...) di dalam peti jenazah atau pun keranda, maka sudah layak tayang. Kecuali kalau melalui japri atau jalur pribadi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 11 April 2009 :
1. KRD Kaligung Menabrak Kerbau
Tidak disangka saat sang masinis melajukan rangkaian KRD Kaligung ‘Ekonomi (??)’ di kawasan Batang ada seekor kerbau yang tidak jelas apakah sedang melamun, frustasi karena perolehannya di peringkat kedua dan sesekali ketiga, menyantap rumputnya atau sedang melakukan apapun? Sang sepujpu dari sejenis banteng itu pun dihajarnya. Alhasil para penumpang terlantar di tengah perjalanan. Beberapa teknisi sedang tampak terus berupaya melakukan perbaikan.

Di hari yang sama arus lalu lintas kendaraan bermotor macet total karena dipenuhi oleh kendaraan – kendaraan bermotor berplat nomor B. Kemacetan pun tampak pada gerbang tol Pasteur sepanjang -+ 3 KM. Di malam harinya terjadi kecelakaan maut yang menimpa truk dengan sebuah mobil Kijang di kawasan tol Cikampek di daerah Kerawang yang menewaskan 1 orang penumpang dan melukai 10 orang penumpang di dalamnya.

Keterangan :
Ma’af kalau saya sedikit berparodi yang pada intinya ada seekor kerbau ditabrak oleh rangkaian KRD Kaligung yang melayani rute perjalanan Tegal – Semarang pp.

Sumber = Tayangan Seputar Indonesia Pagi di RCTI pada tanggal 12 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Maut pun dapat terjadi di mana – mana. Tidak hanya makhluk hidup seperti kita manusia, tetapi juga melanda hewan sebangsa kerbau. Mengenai pemberitaan kenapa KRD Kaligung-nya ber-Klas Ekonomi yah? Seingat saya KRD buatan INKA Madiun tersebut diperuntukkan bagi rangkaian KRD Klas Bisnis Banyu Biru…

2. Penyerangan Stasiun Klender Oleh Para Preman
Di malam harinya stasiun Klender yang berlokasi di koridor Jakarta – Bekasi dilanda cengkeraman para preman yang tidak suka dengan penggusuran gubuk – gubuk liar di sekitar stasiun komuter Jabodetabek tersebut. Pasalnya banyak tempat mesum yang juga ikut digusur. Para preman yang tidak suka dengan aksi pembongkaran tersebut melakukan pengrusakan fasilitas yang ada di stasiun tersebut. Terlebih peralatan persinyalan sehingga perjalanan KA pada sekitar pukul. 20.30 WIB tersebut terganggu selama -+ 15 menit.

Dari kejadian tersebut 4 orang terluka. Mereka terdiri dari 3 orang petugas stasiun tersebut dan 1 orang calon penumpang KA. Begitulah yang dituturkan oleh Kepala Stasiun Klender saat diwawancarai oleh reporter SCTV. Mereka dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sumber = Siaran berita Liputan 6 Siang di SCTV pada tanggal 12 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Apa yah maunya mereka??? Sudah jelas perbuatan mereka itu melanggar kesusilaan dengan menjadikan lahan subur menjadi tempat prostitusi malah tidak menyadari kejahatan yang telah mereka lakukan. Meski demikian, semoga tidak mengganggu perjalanan KA yang sedang melintas apalagi di jam yang sama apabila tiada hambatan rangkaian KA Argo Lawu dan Argo Bromo Anggrek siap melaju meninggalkan stasiun Gambir untuk ke tujuan mereka masing – masing.

Tanggal 12 April 2009 :
1. KA Cirebon – Jakarta Diserbu Para Calon Penumpang
Dilaporkan bahwa dalam rangka liburan panjang Pemilu Legislatif dan Kenaikan Isa Almasih ini para warga ibukota Jakarta yang telah cukup menikmati masa panjang liburan mereka menyerbu rangkaian KA rute Cirebon – Jakarta. Tidak main – main angka yang dicapai pun 100% sehingga dapat kemungkinan besar PT. KA Daops III Cirebon menambah gerbong atau kereta.

Sumber = Tulisan berjalan di TV One pada siang hari tanggal 12 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Tidak hari libur saja jumlah rangkaian KA Cirebon Ekspres sering mencapai 11 gerbong atau kereta dan 1 lok CC 201. Ini lagi… di hari libur panjang apakah mampu menampung jumlah rangkaian yang lebih panjang? Ataukah menambah jadwal perjalanan Fakultatif?

2. Para Calon Penumpang KA Klas Ekonomi Tujuan Jakarta Melebihi Kapasitas di Stasiun Madiun
Jakarta memang terus menjadi magnet bagi para pencari nafkah yang ingin menghidupi diri mereka ke jalan tantangan dan rintangan yang penuh dengan jalan yang terjal. Diawali dengan para penumpang ‘klas menengah ke bawah’ saling menjejali tiap sudut dari seantero rangkaian KA Klas Ekonomi di stasiun Madiun. Sebagai salah satu stasiun besar di propinsi Jawa Timur, sudah pastgi segenap jajaran Daops VII Madiun menjadi kewalahan.

Sumber = Koran Media Indonesia edisi tanggal 13 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Yang saya kasih tanda kutip (‘) boleh komentar yang berbeda. Namun, pada kenyataannya memang yang saya lihat sepintas demikian adanya. Sudah pasti saya berpikir dengan perbekalan seadanya mereka akan mencari nafkah dengan berbagai cara, mulai dari mendirikan bangunan liar hingga yang paling hebat, yaitu menjadi kriminil tingkat tinggi. Bahkan juga ada yang berpihak pada kebaikan dengan cara mencari uang yang halal. Memang Jakarta sulit mencari siapa yang benar siapa yang salah.

Tanggal 13 April 2009 :
Uji Coba Stasiun KA Tanjung Priok Dengan 3 KA Antar Kota
Langsung dari ketikan pak Akhamd Sujadi Kahumas Daops I Jakarta :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Pengoperasian mulai hari ini. Ada 3 KA yg berangkat dr Tanjung Priok. KA Kertajaya Priok – Surabaya pukul. 15.10 WIB. KA Lokal ke Cikampek pukul. 09.30 dan pukul. 16.20. Peresmian masih tunggu konfirmasi dr pak Menhub.
Tks.

Sumber = Dari ketikan SMS pak Akhmad Sujadi ke handphone saya saat saya menanyakan langsung kapan penguji cobaan stasiun tersebut dimulai pada tanggal 13 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja dengan penguji cobaan rangkaian – rangkaian KA tersebut mniat para warga masyarakat semakin tinggi. Tidak hanya di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah saja, tetapi juga semua kalangan masyarakat agar image atau citra stasiun Tanjung Priok tidak dikenal sebagai stasiun Kelas 3 saja yang identik dengan stasiun khusus pemberhentian KA klas Ekonomi alias non Eksekutif +Bisnis.

Saya pribadi tetap mengharapkan KA Serayu atau apapun itu namanya eklak yang melayani rute Jakarta – Kroya lintas selatan juga mengakhiri dan megawali perjalanan di stasiun tersebut karena seperti yang pernah saya posting ketikan saya kalau para penumpang KM atau Kapal Motor Tampo Mas (atau Levina, ma’af saya lupa) yang tenggelam kebanyakan para penumpang yang berasal dari beberapa kota di propinsi Jawa Barat.

Tanggal 14 April 2009 :
1. Para Preman Perusuh Stasiun Klender, Jakarta Timur Ditangkap

Perjuangan para aparat keamanan untuk menangkap dalang kerusuhan stasiun Klender di malam hari membuahkan hasil. Banyak dari mereka yang masih tergolong belia ditangkap di lokasi yang sama. 6 di antaranya masih buron. Begitulah yang dituturkan oleh Kepala Stasiun Klender yang bernama Hariyanto. Mereka pun langsung digiring ke kantor Polisi setempat.

Sumber = Siaran berita Fokus di Indosiar pada tanggal 15 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Karena telah melukai sedikitnya 4 orang yang jelas tidak bersalah, sebaiknya begitu ditangkap mereka disiksa dengan disetrm atau minimal digebuk dengan balok kayu ke sekujur tubuhnya karena telah berani menyerang di ‘zona penegakan hukum yang ketat’ apabila ‘tanpa digiurkan dengan keuangan’.

2. Persiapan Pengoperasian Stasiun Tanjung Priok
Sebagian masyarakat Jakarta khususnya yang bermukim di sekitar stasiun yang awal dioperasikan pada tahun 1925 ini boleh berbangga karena pasalnya stasiun yang telah cukup lama vakum ini alias sekitar 9 tahun lamanya tidak berfungsi akan siap difungsikan kembali. Beberapa warga seperti bapak Oscar Kendoh menyaluti suasana interior stasiun ini yang telah siap rampung sekitar 90% ini. Beeberapa bantalan rel di setiap peron di stasiun ini diganti tampaknya dengan jenis R54, yaitu berupa beton. Namun, sayangnya sinyal mekanik yang diharapkan dapat menjadi nilai sejarah telah dimusnahkan. Berikut juga rumah sinyal yang juga siap untuk dimusnahkan juga.

Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 14 April 2009.
Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja dapat difungsikan ke sedia kala sewaktu awal pengoperasiannyaq, yaitu dapat melayanai para penumpang yang hendak berlayar dari dermaga pelabuhan Tanjung Priok.

Tanggal 15 April 2009 :
Djoko Kendil Mengunjungi Stasiun Jakarta Kota
Sekalian Uji Coba Jalur Lintas Stasiun Jakarta Kota – Stasiun Tanjung Priok
Sebuah rangkaian KA yang tidak asing lagi tampak datang memasuki peron 6 stasiun Jakarta Kota. Dialah Djoko Kendil KA wisata Daops VIII Surabaya yang ditarik oleh lok CC 203 20. Beliau datang dari arah stasiun Tanjung Priok dengan jumlah kereta / gerbong sebanyak 2 buah. Tampak para petinggi PT. KA Daops I Jakarta saling berhamburan menuruni jengkal kaki mereka dari dalam lok dan kereta / gerbong yang mereka tumpangi itu pada siang hari.

Sebelumnya, sang sepuh KA Wisata Djoko Kendil ini baru saja mengunjungi stasiun Tj. Priok bersama Menteri Perhubungan Jusman Syafe’i Djamal. Dalam penurutannya beliau mengharapkan kalau stasiun yang diperuntukkan bagi perjalanan K3 ini tidak hanya cukup melayani rangkaian KA Kertajaya yang kini melayani rute Tj. Priok – Surabaya Turi dan 2 K3 rute Tj. Priok – Purwakarta pp saja, tetapi juag melayani berbagai K3 jarak jauh yang hingga kini hanya mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Ps. Senen. Dengan itu, para penumpang KA pun dapat melanjutkan perjalanan ke luar pulau Jawa dengan menggunakan armada kapal laut yang bersandar di dermaga Tj. Priok yang hanya berjarak beberapa meter saja dari stasiun yang selesai dibangun pada tahun 1925 ini.

Adapun dalam persoalan keuangan PT. KA Daops I Jakarta mengaku telah menghabiskan uang sebedar Rp 43miliar,00 untuk penyelesaian stasiun yang saat berita ini diturunkan sudah mencapai 90%. Tampak pula lok WH 202 yang notabene lok listrik pertama di Indonesia yang aktif di rute Jabodetabek yang kono pertama kali melayani rute perjalanan antara stasiun Jakarta Kota /.Beos / BOS dengan stasiun Tj. Priok ini.

Sumber :
- Dari rekan Asep Suherman yg juga mengerahkan rekan Ario Wibisono utk memotretnya tgl 15 April ‘09.
- Siaran berita Liputan 6 Pagi di SCTV pada tanggal 16 April 2009.

Langsung dari ketikan Mighty Bowo :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] 41.7 M untuk TPK
Mighty Bowo
Add To:keretapi@yahoogroups
Habis banyak juga ya ternyata..
Renovasi Stasiun Tanjung Priok Habiskan Rp 41,7 Miliar
http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/04/15/brk,20090415-170545,id.html
Rabu, 15 April 2009 18:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Jenderal Perkereta apian Departemen Perhubungan menghabiskan dana Rp 41,7 miliar,00 untuk membiayai renovasi stasiun Tanjung Priok. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) tahun 2008 sebesar Rp 9 miliar,00 dan tahun 2009 Rp 32,7 miliar,00.

Renovasi tahap pertama dilakukan antara bulan November 2008 – bulan Desember 2008 meliputi perbaikan atap, dinding, lantai dan pagar stasiun yang dibangun pada 1941 tersebut. Sedangkan, renovasi pada tahun ini meliputi rehabilitasi emplasemen, penataan jalur dan pembangunan sinyal elektrik. "Khusus untuk rehabilitasi jalur ganda Tanjung Priok - Jakarta (Jakarta Kota bukan maksudnya???) menghabiskan dana Rp 30 miliar,00," kata Direktur Teknik Prasarana Direktorat Jenderal Perkereta apian Hermanto Dwiatmoko di Jakarta, Rabu (16/4). Dana sebesar itu dipakai untuk membiayai rehabilitasi rel sepanjang 7,5 kilometer, 4 jembatan dan listrik aliran atas (LAA). Termasuk pula untuk menertibkan rumah - rumah liar di sepanjang jalur kereta api Tanjung Priok - Jakarta Kota.

"Kami harapkan tahun ini juga jalur langsung Tanjung Priok - Jakarta Kota bisa dioperasikan," ujar Hermanto.

Sumber = Tempo Interaktif di http://www.tempoint eraktif.com/ hg/bisnis/ 2009/04/15/ brk,20090415- 170545,id. html yang diposting oleh rekan Bowo pada tanggal 16 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Salut…. Saya pribadi tetap mengharapkan rangkaian KA Serayu / Cipua / Citrajaya juga mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Tj. Priok sehubungan dengan cerita saya yang sudah beberapa kali saya posting. Apalagi KA Parahyangan dan KA Argo Gede, tapi… yah… siapa yang mau naik yah?

Tanggal 18 April 2009 :
Kereta Kerja Anjlok di Cicalengka
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah kereta kerja milik PT. Kereta Api hari Sabtu (18/4), pukul. 02.15 anjlok di Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Kereta bernomor CC 203 95 (lho koq???? Beda sama di TV One???) terdiri dari 1 lokomotif serta 3 gerbong pengangkut membawa 5 orang pegawai. Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, okomotif terjun ke sawah yang berada 2 meter di bawah badan rel, sedangkan gerbong yang lain melintang di badan rel. 2 dari 5 pegawai bernama John Apriko dan Zamzam dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan luka patah tulang akibat terjepit.

Humas PT. KA Daerah Operasi II Bandung Bambang Setio Prayitno menjelaskan kereta kerja ini bertugas untuk memperbaiki badan rel yang tergerus karena hujan. Namun, pada kilometer 184, kereta tersebut anjlok. "Anjloknya kereta belum bisa diungkapkan karena masih diteliti," ujar Bambang. Akibat kejadian ini, kereta Argo Wilis dan Pasundan dengan jurusan Bandung - Surabaya serta Serayu dengan jurusan Bandung – Kutoarjo (lha???) diputar melalui jalur utara dengan perkiraan pertambahan waktu tempuh dua jam. Sedangkan, kereta dari arah timur yaitu Lodaya, Mutiara Selatan, dan Turangga seluruh penumpangnya dioper menggunakan bus.
Bambang menuturkan, evakuasi sudah dilangsungkan sejak pukul. 05.00 dan pada pukul. 09.00 rel sudah bisa dilalui kereta meski harus dengan kecepatan 5 km per jam.

Sumber = Dari Tempo Interaktif di http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/04/18/ 11535878/ Kereta.Itu. Berjalan. Tak.Terkendali

Kereta Itu Berjalan Tak Terkendali
BANDUNG, KOMPAS - Anjloknya kereta kerja PT. Kereta Api di Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada hari Sabtu (18/4) dini hari diduga disebabkan kelalaian. Menurut keterangan warga sekitar kejadian, sebelum anjlok, kereta dengan lokomotif nomor CC 201 95 (bukan CC 20395) tidak mengeluarkan suara sewaktu melintasi perkampungan warga. Padahal, biasanya kereta mana pun yang lewat selalu membuat gaduh. Diungkapkan oleh warga setempat bernama Arifin yang dia sadari berikutnya adalah tiba - tiba terdengar suara seperti benda yang menubruk tanah. "Benar saja, begitu keluar rumah, 4 gerbong kereta kerja tersebut sudah tercerai berai di sekitar badan rel. Yang bisa didengar hanyalah suara minta tolong dari para kru kereta api. Warga memang berdatangan ke lokasi kejadian tapi tidak bisa berbuat apa - apa karena masinisnya terjepit di bagian lokomotif," terang Arifin. Bahkan, salah seorang kru kereta api yang selamat sempat meminta air minum kepada Arifin dan dilayani oleh keponakan dia bernama Barwono. Dari penuturan beberapa kru kereta, mereka menjelaskan kepada Arifin bahwa kereta berjalan tanpa kendali.

Masinis berhasil dievakusi jam 7 pagi menurut keterangan Arifin. Itu berbeda dengan keterangan resmi dari PT. KA yang menyebutkan evakuasi dilakukan pukul. 05.00. Menurut Kepala Kepolisian Resort Bandung Ajun Komisaris Besar Imran Yunus, penyelidikan terhadap sebab kecelakaan masih dilakukan hingga kini. Mengenai laporan dari masyarakat mengenai kronologi, Imran menuturkan bahwa itu adalah informasi yang akan dimasukkan dalam penyelidikan.

Hingga berita diturunkan, bangkai lokomotif tengah ditarik dari lokasi anjlok di persawahan warga. Penarikan dilakukan dengan menggunakan 2 gerbong kereta penarik.

Tanggapan saya pribadi :
Apa ini murni kecelakaan atau karena kelalaian dalam hal ini situasi Pemilu yang memanas yah? Meski demikian, bersyukur apabila di sore harinya benar demikian akan membuat perjalanan KA Lodaya dan Mutiara Timur setidaknya berlaju dengan sedikit ketelatan saja dari jadwal semula.

Tanggal 19 April 2009 :
1. KA Tegal Arum Anjlok

Sebuah rangkaian KA penumpang lagi – lagi anjlok selepas stasiun Tegal. Tak ayal banyak perjalanan KA yang terganggu pada pagi ini. 2 gerbong paling belakang yang menjadi penyebab anjloknya K3 Tegal Arum tersebut langsung segera dikembali posisinya ke semula dengan alat berat. Para penumpangnya pun banyak yang mengembalikan karcis mereka ke loket yang tersedia.

Sumber = Beberapa siaran TV seperti Seputar Indonesia Siang di RCTI, Kabar Siang di TV One dan Liputan 6 di SCTV pada tanggal 19 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sya rasa ada unsur politik nyang sedang memanas. Itu tanggapan saya lho… Kalau tidak demikian, saya harap juga begitu alias keteledoran PT. KA dalam hal ini Daops III Cirebon.

2. Lokomotif KA Argo Dwipangga Mogok
Langsung dari ketikan Ben Wicaksono :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

[keretapi] Minggu 19 April 2009
Ben Wicaksono
Add To:keretapi@yahoogroups.com

Minggu Subuh, lokomotif KA Argo Dwipangga mengalami trouble mesin... menjelang stasiun Cikarang. Mengakibatkan semua KA dari arah timur masuk ke Jakarta telat > 1 jam. Inilah beberapa KA2 yang mengalami keterlambatan :
- KA Bima masuk Gambir pukul. 08:25.
- KA Gumarang masuk Gambir pukul. 08:40.
- KA Sembrani masuk Gambir pukul. 08:50.
Minggu pagi... KA Tegal Arum anjlok di stasiun Tegal...

Demikian laporan dari gambir hari minggu

Sumber = Rekan Ben Wicaksono yang posting ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 19 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Binggung mau naggepin apa... Banyak bener musibah yah? Musibah aja bisa direhab... Kemarin2 gak ada, skarang musibah lagi... Dah bosen gak ada musibah kali yah?

Tanggal 20 April 2009 :
Pariwisata Solo Dilayani Kereta Api Uap
[keretapi] Pariwisata Solo Dilayani Kereta Api Uap
W Widoyoko
Add To:keretapi@yahoogroups
Langsung dari ketikan rekan Widyoko :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Salut untuk Pemda Solo. Mau menghidupkan dan merenovasi kereta yang sudah mati.
Berikut berita terkait :
SOLO--MI: Jalur kereta api dari stasiun Purwosari, Solo menuju Stasiun Kota Sangkrah, Solo sepanjang sekitar 6 KM kini akan dihidupkan kembali dengan dilayani oleh kereta api uap untuk kegiatan pariwisata. "Jadi nanti untuk jalur kereta api yang berada di pinggir Jl. Slamet Riyadi, Solo, akan dilayani kereta api uap buatan Jerman tahun 1902, yang menggunakan bahan bakar kayu," kata Wali Kota Surakarta Joko Widodo saat meninjau lokomotif di Museum Kereta Api Ambarawa, Senin (20/4).

Kereta api wisata yang akan dioperasikan pada bulan Juni 2009 di jalur tersebut tidak hanya lokomotifnya saja yang kuno tetapi juga termasuk gerbongnya. "Lokomotifnya buatan Jerman tahun 1902, diambilkan dari Museum Palagan Ambarawa, sementara gerbongnya dari Magelang dan Bandung, yang semuanya saat ini kondisinya masih baik dan secepatnya akan dilakukan rehab," katanya.

Mengenai investasi untuk menghidupkan kereta api kuno tersebut, Joko Widodo mengatakan pihaknya telah menganggarkan dana lewat APBD Tahun 2009 sebesar Rp 1,1 miliar,00. "Untuk menghidupkan kereta api kuno tersebut nanti akan dilakukan kerjasama dengan PT KA dan biro - biro perjalanan yang akan memasarkan," katanya.

Pengoperasian kembali kereta api pariwisata ini dimaksudkan untuk mengangkat kembali citra kota Solo dalam rangka pengembangan pariwisata yang sekaligus juga meningkatkan ekonomi masyarakat. "Saya yakin ini akan bisa jalan baik kalau pengelolaannya benar," katanya. Kadaops VI PT. KA Yogyakarta Yayat Rustiandi, mengatakan untuk jalur kereta api dari Stasiun Purwosari - Stasiun Kota Solo, Sukoharjo dan Wonogiri sebenarnya sampai saat ini masih jalan yaitu dilayani kereta api ekonomi yang sehari hanya sekali. Untuk meningkatkan pelayanan mulai tahun 2009 rel kereta api dari Solo sampai Wonogiri akan dibangun / diperbaiki agar pelayanan kereta api di jurusan tersebut bisa maksimal. Mengenai investasi yang ditanamkan, ia mengatakan sementara ini pihaknya masih belum tahu karena yang menangani pusat. (Ant/OL-03)

Sumber = Rekan Widyoko yang posting ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 20 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Dengan dioperasiinnya KA Wisata dg lok uap kiriman dari Museum Ambarawa tersebut semoga akan benar – benar membangkitkan salah satu wisata kota Solo dan sekitarnya. Saya pribadi sedikit pesimis dengan kondisi kota Solo yang masih sepi dari turis baik domestik maupun mancanegara. Kalah dengan kota Yogyakarta dan sekitarnya. Namun, kita lihat saja tanggal mainnya apabila benar – benar dihidupkan. Berarti akan ada 2 KA yang melintas dalam sehari dengan 4x perjalanan alias 2x pp.

Mengenai kondisi rel semoga saja bisa diperbaiki lagi mengingat usia relnya yang sudah tua terlihat karatan dan dipenuhi dengan reromputan meski tidak menjadi ilalang. Itu berdasarkan pengalaman saya sewaktu bertamsya dengan kawan2 IRPS propinsi Jawa Tengah dan sebagian IRPS dari Bandung Mei 2008 silam.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.
1. Tanggal 10 dan 11 April 2009 :
Kota Pattaya di Negara Thailand Mencekam

Oleh karena demonstrasi antara kedua kubu, yaitu kubu pro Thaksin Shinawatra dan kubu yang anti Thaksin Shianawatra, kota Pattaya dilanda kerusuhan massal dengan mengenakan seragam serba merah. Dengan mengibarkan bendera kebangsaan negara mereka itu, sebuah hotel yang dijadikan sebagai tamu negara yang akan menggelar KTT ASEAN dengan dihadiri beberapa negara lain seperti Korea Selatan, Jepang, Australia, India, Selandia Baru dan Cina dikepung oleh mereka. Beberapa fasilitas umum di dalam hotel tersebut berantakan.

Spontan saja beberapa tamu negara baik yang telah berada di kota tersebut maupun yang masih dalam perjalanan membatalkan niat mereka sehubungan dengan situasi yang mencekam tersebut. Penyelenggaraan KTT ASEAN pun ditunda. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono termasuk salah satu yang telah berada di kota tersebut langsung kembali ke Indonesia.

Sumber = Bererapa siaran berita di TV baik dalam maupun luar negeri sepanjang pertengahan bulan ini..

Tanggapan saya pribadi :
Tidak tahu apakah melumpuhkan transportasi juga. Meski saya tidak mengetahui apakah di kota Pattaya ada rel KA atau pun tidak, yang jelas kota Bangkok juga sama dilanda demonstran yang pro dan anti mantan Perdana Menteri negara mereka itu.

2. Tanggal 13 April 2009 :
Giliran Ibukota Bangkok di Negara Thailand Mencekam

Tidak puas massa berpakaian merah ingin menggulingkan Perdana Menteri Thailand sekatang, ibukota Bangkok pun dibuatnya menjadi lumpuh total. Mulai dari sekitar pukul. 03.00 WIB atau jam 3-an pagi waktu setempat massa mulai membakar segala fasilitas yang ada di setiap pinggir jalan raya. Tidak terkecuali beberapa bus umum diporak – pranda. Beberapa pejabat yang berada di dalam mobil Mercedez Bens menjadi bulan – bulanan massa dengan memukuli sang pejabat tersebut dengan beberapa balok kayu.

Hingga pagi saat sang fajar sudah menerangi seantero kota Bangkok dan sekitarnya massa tetap membumi hanguskan berbagai sudut kota. Karena saya masih menganggap ibukota Bangkok menjadi kota yang paling banyak memiliki jembatan layang terbanyak di dunia, maka saya tidak tahu pasti di mana jembatan layang BTS / Bangkok Train System (sejenis monorail) maupun jembatan layang untuk kendaraan bermotor. Yang jelas dalam waktu sekejap tiada aktifitas warga masyarakat di ibukota yang menjadi kota wisata tersebut selain kasi pembakaran dan pengrusakan.

Dalam peristiwa tersebut sediki9tnya 79 orang terluka. Namun, ada yang membuat saya pribadi salut, yaitu saat 2 turis bule perempuan sedang melintas dengan motornya (sekilsa sih nampaknya Jetmatic) massa tetap memberi ruang gerak dengan senyuman. Berbeda dengan di Indonesia siapa elo siapa gw. Kalau perlu dibom deh…

Sumber = Bererapa siaran berita di TV baik dalam maupun luar negeri sepanjang tanggal 13 April 2009..

Tanggapan saya pribadi :
Jangankan beberapa ruas jalan raya di ibukota tersebut, namun sudah pasti dari sektor transportasi seperti BTS dan MRT / kereta bawah tanah juga ikutan lumpuh total. Meski tiada laporan, namun saya mengharapkan segala fasilitas untuk rangkaian KA tersebut tidak dirusak massa yang sama beringasnya dengan negara kita tercinta Indonesia ini.

3. Tanggal 13 April 2009 :
Rahmadani Bocah Malang Terseret Derasnya Banjir Kanal Barat

Rumah resiko berada di pinggir rel kereta api ditambah pula berada dekat dengan kali Jeling yang dikenal juga dengan nama Banjir Kanal Barat. Derasnya dikala musim penghujan di beberapa wilayah di pinggiran Jakarta membuat segala benda apapun dapat terseret cukup jauh. Tidak terkecuali seorang bocah yang sedang asyik bermain dengan kawan – kawan sepantarannya. Di sebuah jembatan kereta api khusus melayani perjalanan KA dari dan ke Rangkas Bitung dan Merak di sisi barat daya stasiun Tanah Abang tersebut, bocah yang bernama Rahmadani itu terseret tidak diketahui keberadaannya. Spontan saja membuat orang tuanya menjadi shock. Para warga pun berupaya untuk mencari semampu mereka meski ada kemungkinan telah meninggal.
Keterangan :
Meski tiada sangkut aputnya dengan kereta api, namun lokasinya tidak jauh dari kereta api. Saya pun bisa saja memberi tulisan berwarna kuning atau oranye tebal karena turut prihatin sedalam – dalamnya dan menyesali kenapa sampai banyak para warga yang mendirikan rumah liar di pinggir rel kereta api ditambah pula keberaadannya di sisi kali yang dikenal dengan derasnya arus yang bermuara dari dataran tinggi.

Sumber = Siaran berita Selamat Pagi di Trans 7 (liputannya reporter Andiran Setyo) tgl 17 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semua itu resiko dan dapat dimaklumi sehubungan dengan penghasilan mereka di kampung halaman tidak mencukupi. Perrantauan pun dilakukan ke berbagai kota besar, tidak terkecuali kota sebesar Jakarta yang kecam dan membawa angin surga dunia dengan jutaan harapan yang sulit dijangkau apabila tidak dengan usaha yang keras meski dengan cara halal seperti minimal mendirikan rumah liar. Halal? Tanya pada diri kita sendiri…

Ragam Sindiran Untuk Perkereta Apian :
Mulai pertengahan bulan ini dan seterusnya saya akan menampilkan cuplikan dari beberapa gambar atau pun foto berupa sindiran di dunia perkereta apian. Berlaku juga di luar negeri jikalau memang ada. Meski mungkin di luar topik perkereta apian, mungkin saja bermanfaat sejauh mana masyarakat luas menilai sosok moda transportasi darat yang punya jalur khusus nan lurus dan meliuk – liuk ini baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Tanggal 11 April 2009 :
Extravaganza Trans TV

Karena menyindir persoalan problematika di ibukota Jakarta ini, beberapa tokoh komedian Extravaganza memeragakan aksi khalayak umum yang dengan nekad dan cekatan menaiki atap gerbong KRL Ekonomi yang sering kita lihat dalam kehidupan realita di Jakarta dan sekitarnya ini. Sulit untuk melepaskan image atau citra atau kesan bahwa KRL lokal Jabodetabek ini jauh dari ketentraman, kedamaian dan kekisruhan. Pasti ada saja yang nekad seperti yang diperanin oleh 2 tokoh bernama Indra Birowo dan Tora Sudiro yang memerankan sebagai pelajar SMA. Seperti umumnya kehidupan sebagian para pelajar yang notabene badung, makhluk yang satu ini bernama Ence gregetan ingin sekali mengincar kedua musuh bebuyutannya itu untuk dihajar sebagai rasa pembalasan. Tidak tanggung – tanggung, nama sekolah mereka SMA 70,5 dan SMA 51,5. Edan…
Belum cukup itu, pengganggu datang lagi. Kali ini sang pengamen yang diperanin Aming ingin sekali mendapatkan uang dari mereka berdua. Dengan iseng Indra melempar ke bawah. Adegan yang tidak boleh ditiru ini memeragakan Aming terjun bebas saat KRL dalam kecepatan yang tinggi hanya demi uang logaman yang tanpa dia sadarin hanya Rp 500,00. Indra pun dengan terpaksa memberinya selembaran Rp 1.000,00 sekembalinya dari bawah. Lha… dasar adegan komedi….

Sumber = Tayangan Extravaganza di Trans TV pada tanggal 11 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sindiran yang cukup baik. Namun, ada baiknya sindiran yang saya inginkan berupa sindiran yang membangun. Bukan sedikit merendahkan penumpang KRL Klas Ekonomi yang sekarang sudah dapat kita lihat minim bahkan bisa saja tiada sama sekali yang berada di atas atap kereta / gerbong KRL.

n BERSAMBUNG ...

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar