Selasa, 31 Agustus 2010

Catatan Bulanan Awal Bulan Agustus 2010

Catatan Bulanan
Awal Bulan Agustus 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini yang mungkin saja terselip pemberitaan yang tidak layak dikonsumsi oleh orang – orang seumuran anak – anak.

Ada persiapan untuk arus mudik Lebaran di balik pemberitaan yang masih berkisar kec
erobohan umat manusia dan anjlokan. Di samping itu, ada pula kejadian berupa peristiwa luar biasa yang mengakibatkan terganggunya jadwal perjalanan KA. Sungguh ironi pula buat para petualang yang tergolong reporter beberapa stasiun tv swasta di dalam rangkaian KA Jabodetabek. Itung – itung sebagai persiapan bagaimana KRL khusus wanita nantinya beroperasi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 1 Agustus 2010 :

1. Aremania Mengamuk, Warga
Kediri Marah Besar, Matarmaja Pun Rusak Berat
Sebagai pelampiasan atas pertandingan Arema Malang dengan lawan tandingnya di stadion Manahan di kota Solo Jawa Tengah, sekelompok pendukung kesebelasan yang biasa dikenal dengan nama Aremania melakukan aksi kekerasan berupa pelemparan benda – benda keras dan tajam dari atas rangkaian KA Matarmaja kepada para warga kota Kediri. Aksi mereka itu pun mendapat balasan dari warga Kediri. Entah ingin mempercayai yang mana, yang jelas begitulah dituturkan oleh salah seorang warga Kediri bahwa mereka diserang lebih dulu oleh Aremania yang serta – merta menaiki atap rangkaian KA Matarmaja.

Akibat aksi brutal tersebut, sejumlah para calon penumpang KA Rapi Dhoho dan KA Penataran mesti terkena imbasnya. Oleh Kepolisian setempat dan pihak sttasiun Kediri, mereka
dievakuasi menjauh dari peron stasiun Kediri yang terletak di ketinggian 68 meter dpl atau dari permukaan laut tersebut. Stasiun pun menjadi siaga sepanjang isu para pendukung kesebelasan Arema Malang tersebut masih hendak melintasi petak rel antara Kertosono – Malang tersebut.

Akibat dari peristiwa ini pula, sejumlah rumah warga yang dilintasi rangkaian KA tersebut porak – poranda. Kaca – kaca jendela rumah mereka rusak total meski aksi massa warga Kediri sulit sekali dilerai oleh pihak Kepolisian sekali pun. Selepas melintasi PJL terdekat, sejumlah pengendara kendaraan bermotor terlilit oleh kemacetan pasca penyerangan yang dilakukan oleh mereka dengan alasan membela diri dari serangan Aremania tersebut. Beberapa massa dari pihak warga Kediri tampak terluka terutama pada bagian wajah mereka.

Sumber :
- Siaran berita Kabar 15 di TV One pada tanggal 2 Agustus 2010.
- Siaran berita Reportase Sore di Trans 7 pada tanggal 2 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
siapa bilang tim pendukung kesebelasan yang non Bonek Mania tidak sarat akan kekerasan dan menjurus kepada kaum barbarian? Tuh... buktinya berdasarkan penyiaran berita – berita di TV mereka melakukan aksi kekerasan yang identik dengan penghancuran fasilitas rumah – rumah warga. Entah kita sebagai pembaca lebih membela yang mana, yang jelas pemberitaan sudah terlajur menginfokannya demikian.

2. Sengsaranya di KRL Ekonomi

Liputan tim dari Trans 7 ini sekiranya memberi acuhan kepada kita sebagai warga masyarakat awam yang lumrah mengetahui kebanyakan transportasi darat di ibukota Jakarta. Sebagai reporter ibukota tentu saja mengetahui kapan dan dari mana harus menaiki rangkaian transportasi darat yang penuh sesak ini di jam – jam tertentu untuk sekedar meliput. Transportasi murah yang dikenal seringkali telat dan mengalami gangguan jadwal selain akibat bentrok dengan perjalanan KA lainnya juga dikarenakan gangguan teknis pada sistem persinyalan, wessel dan kelistrikannya itu dijejalinya bersama sang kameramen.

Dipilihnya stasiun Depok Baru sebagai titik awal keberangkatan nampaknya agak siangan dan sekedar ingin merasakan sebagaimana jerih payahnya para calon penumpang tengahan yang siap beradu nasib di kerasnya ibukota Jakarta. Mengapa “penumpang tengahan”? Sebab umunya di koridor Jakarta – Bogor para calon penumpang KRL, begitulah nama jasa transportasi yang kini digarap juga oleh PT. KCJ tersebut lebih banyak mendominasi stasiun – stasiun persinggahan antara stasiun Bogor sampai kepada stasiun Pasar Minggu. Selepas itu mereka cukup banyak keluar dari dalam KRL.

Di sepanjang perjalanan itulah sebagaimana penuhnya para penumpang KRL Ekonomi yang semakin banyak memenuhi jengkal interior KRL sebanyak 8 kereta dalam 1 rangkaiannya itu dibuktikan. Sang reporter bersama kameramen terlihat berdesakkan dan berhimpitan dengan sesaknya para penumpang KRL. Bahkan seorang penumpang KRL yang diwawancarai pun mengaku terbiasa dan sudah sewajarnya menaiki transportasi murah dengan tarif Rp 1.500,00 dari stasiun Depok dan stasiun Depok Baru tersebut. Mau bagaimana lagi...

KETERANGAN :
- Di hari yang sama 2 reporter Trans TV bersama kameramen masing – masing merasakan menaiki bus Trans Jakarta Koridor I dari terminal bus Blok M hingga halte transit busway Harmoni, sedangkan yang satunya lagi mengendarai motornya. Terbukti dikarenakan hari Minggu maka sang pengendara motor lebih dulu tiba di Harmoni. Ini dikarenakan sang pengemudi bus Trans Jakarta melaju dengan kecepatan sekitar 80 km/jam saja. Selain itu, juga dikarenakan banyaknya halte persinggahan.
- Di hari yang sama pula saya menaiki KRL Ekonomi dari stasiun Pondok Cina sehabis memotret sisa kebakaran bangunan stasiun tersebut hingga turun di stasiun Kalibata. Bayangkan saja di jam 11an siang seperti itu masih saja disesaki para penumnpang. Bukannya pada keluar, tetapi justru sangat sedikit yang keluar dari KRL. Justru semakin banyak saja yang masuk ke dalam. Yang di dalam KRL pun kesulitan keluar dari KRL. Apalagi berdiri kami sering didorong – dorong. Untung tidak diperparah dengan PKL, pengamen dan pengemis.

Sumber = Siaran berita Reportase Sore di Trans 7 pada tanggal 2 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Tampaknya sudah saatnya transportasi KRL Ekonomi harus lebih banyak dibenahi lagi mulai dari penjadwalan hingga kepada sejumlah armada mengingat warga komuter di Jabodetabek semakin banyak memadati ruang publik di Jabodetabek. Salah kalau sekarang masih mengumandangkan lagu “Siapa suruh datang Jakarta” untuk saat ini para penglaju semakin banyak saja berdatangan mengadu nasib. Saya sangat mengharapkan terlebih dulu diluncurkan kereta KRL khusus wanita. Kalau perlu sekalian mereka yang membawa anak – anak kecil, sekalipun itu pria namun membawa anak – anak kecil di bawah usia 12 tahun tentunya.

Tanggal 2 Agustus 2010 :
Pencuri Rel Kereta Api Dibekuk
Hukum & Kriminal / Senin, 2 Agustus 2010 21:11 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Metrotvnews.com, Tasikmalaya: Polisi menangkap 2 orang tukang rongsokan yang diduga mencuri batang besi rel kereta api (KA) penyangga tanah longsor di lintasan KA kampung Sukamulya, desa Kamulyan, kecamatan Manonjaya, kabupaten Tasikmalaya, Ja - Bar. Kedua pencuri adalah Yanto Suyanto (45) warga Tanjungsari dan Abdul Wahid (25) warga Cisumur, Manonjaya, Tasikmalaya. "Mereka berdua sudah kami tahan untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut,"kata Kepala Kepolisian Sektor Manonjaya Ajun Komisaris Polisi Nono Suyatno, Senin (2/8).

Aksi tersebut dilakukan Ahad tengah malam kemarin yang telah direncanakan sebelumnya. Mereka menyusuri rel KA dan menemukan 2 batang di antara tebing tanah pinggiran rel yang tampak tidak terpakai. 2 batang rel yang menonjol di atas permukaan tanah digergaji selama 3 jam. Setelah batang rel siap diangkut, mereka berdua kepergok warga setempat dan langsung melarikan diri. Namun, Yanto berhasil ditangkap warga dan sempat mendapatkan pukulan. Abdul akhirnya ditangkap polisi di rumah orang tuanya.

Kepada polisi, keduanya mengaku baru pertama kali mencuri batang rel KA. Yanto mengaku terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan biaya anak perempuannya yang sekolah di SMA Negeri di kota Tasikmalaya. Sedangkan, Abdul untuk membayar utang ke warung makanan sebesar Rp 45ribu,00. "Saya melakukan ini karena diajak Aziz, tapi saya juga memang butuh uang untuk biaya sekolah anak saya yang SMA,"kata Yanto. Kini, kedua pelaku tersebut mendekam dalam penjara, dan menyesali perbuatannya mencuri batang rel KA yang diperkirakan memiliki berat sekitar 1 kuintal.(Ant/BEY)

Sumber dari = http://www.metrotvnews.com/ di :
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/08/02/24985/Pencuri-Rel-Kereta-Api-Dibekuk pada tanggal 2 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Nampaknya para pencuri kacangan. Namun, akan beringas apabila dipersenjatai diri mereka dengan senjata tajam. Tentu tindakan tercela ini harusnya yang diharamkan oleh MUI. Alasan – alasan mereka itu jangan terlalu kita percayai apabila belum terbukti keakuratannya. Biar bagamana pun batangan besi rel yang dicuri itu pun juga tetaplah properti milik PT. KA.

Rabu, 04 Agustus 2010 | 14:23 WIB :

1. Selama Lebaran Disediakan 28 Kereta Api Tambahan

Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

TEMPO Interaktif, Jakarta –PT. Kereta Api (Persero) berencana mengoperasikan 28 kereta tambahan selama arus mudik lebaran tahun ini. Public Relation PT. KA Sugeng Priyono mengatakan ke 28 kereta itu terdiri dari 20 kereta klas Ekonomi 8n kereta klas komersial. "Titik berat kami pada klas Ekonomi,"kata Sugeng hari ini. Kereta tambahan lebaran klas Ekonomi yaitu :
- Pasundan Lebaran Surabaya - Bandung pp.
- Kutojaya Selatan Lebaran Kutoarjo - Kiaracondong pp.

- Tawang Jaya Pasarsenen - semarang Poncol pp.
- Kutojaya Lebaran Pasarsenen - Kutoarjo pp.

- Bengawan Lebaran Tanahabang - Solojebres pp.
- Kertjaya Lebaran Pasarsenen - Pasarturi pp.

- Mantab Lebaran Tn. Abang - Madiun pp.
- Komunitas utara Jakarta Gudang - Ps. Turi pp.

- Matarmaja Lebaran Malang – Ps. senen pp.
- Komunitas Selatan Jakarta Gudang - Surabaya pp.

Sementara kereta tambahan lebaran kelas komersial yaitu :
- Senja Utama Lebaran Pasarsenen - Jogja pp. - Cireks Lebaran Gambir - Cirebon pp.
- Sawunggalih Lebaran Pasarsenen - kutoarjo pp. - Purwojaya Lebaran Jakarta - Cilacap pp.
Sugeng mengatakan, ke 28 kereta itu dioperasikan sesuai kebutuhan saja. Jadi kereta baru dikeluarkan jika kereta reguler sudah tidak bisa lagi mengangkut penumpang. "Jadi kami akan melihat dulu kondisi di lapangan,"ujarnya.

PT. KA juga mengoperasikan kereta komunitas motor mulai 31 Agustus sampai dengan 4 September untuk mengangkut sepeda motor pemudik. "Kereta ini dimaksudkan untuk membantu mengurangi kepadatan jalan raya selama mudik lebaran,"katanya. Kereta ini beroperasi di lintas utara Jakarta - Surabaya Pasarturi dan lintas selatan Jakarta - Surabaya Gubeng. Masing - masing kereta berkapasitas angkut 400 sepeda motor per hari. Secara keseluruhan setiap hari kereta komunitas bisa mengangkut 800 sepeda motor per hari. "Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kereta komunitas ini,"ujarnya.

DANANG WIBOWO

Sumber dari = http://www.tempointeraktif.com/ di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2010/08/04/brk,20100804-268715,id.html tanggal 4 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga bisa berjalan lancar tanpa hambatan yang banyak.

2. Bagaimana di KRL AC?
Lain lagi dengan di KRL AC seperti Depok Ekspres. Dengan perjalanan seorang reporter dari stasiun TV yang berbeda dicobalah rute perjalanan dari stasiun Depok Baru menuju Jakarta. Suasana penuh sesak di seantero kereta dengan jumlah 8 kereta dalam 1 rangkaian tersebut memiliki ragam karakter warga komuter. Mulai dari yang berdiri gelantungan di pegangan besi dan gantungan di atas hingga kepada yang suka berlesehan di pinggir pintu kereta. Warga masyarakat pun yang di wawancarai berkomentar setidaknya menjadi solusi mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan raya ibukota Jakarta dan sekitarnya.

Setibanya di stasiun persinggahan berikutnya, yaitu Gondangdia sang reporter pun keluar bersamaan dengan para komuter lainnya. Tidak sia – sia perjalanan bertarif Rp 9.000,00 tersebut dirasakan cukup nyaman dan siap diantar oleh sejumlah tukang ojek untuk menjangkau kantor mereka masing – masing.

KETERANGAN :
Di waktu yang sama namun berbeda siaran TV, yaitu Reportase Sore di Trans 7 liputan mengenai non busway pasca pensterilan jalur busway sejak kemarin lusa. Kali ini liputan mengenai tersiksanya para penumpang pengguna armada bus – bus umum yang notabene bertarif Rp 2.000,00. Selain terkena resiko kemacetan di jalan raya yang luar biasa panjangnya dan polusi udara, mereka juga seringkali terkena rawan kecopetan dan kepanasan karena sesak. Belum lagi para sopir bus seringkali mengemudi secara ugal – ugalan.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Sore di RCTI Pada tanggal 4 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Segalanya menjadi resiko bagi para komuter ibukota Jakarta dan sekitarnya. Di mana pun kota besar berada pasti kemacetan selalu menghinggapi kita semua.

3. Anjlokan KA Kutojaya Selatan di Lebak Jero
Thu, August 5, 2010 3:16:27 AM
[keretapi] MAAF : Berita anjlokan lagi, Kutsel anjlok di sinyal muka LBJ
From: asep suherman asep_0907@yahoo.co.id Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com

rekan2 sekalian, kembali berita yg kurang mengenakan tentang perkeretaapian kita, tadi sekitar pukul 22.30 KA Kutsel tujuan KTA anjlok di sinyal muka LBJ. K3 paling belakang keluar jalur dan menyender ke tebing, saat ini (pukul 03.00) Crane, NNW dan NR dipo BD baru tiba di NG utk evakuasi. Seluruh kereta tujuan BD dari timur dialihkan lewat UTARA (KYA-PWT-CN-CMP-PWK-BD).

Sumber = Postingan rekan Asep Suherman di milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 5 Agustus 2010.

KA Anjlok Lagi, Jalur Selatan Lumpuh
Kamis, 5 Agustus 2010 | 07:37 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

BANDUNG, KOMPAS.com - Kereta api 174 Kutojaya Selatan jurusan Bandung - Kutoarjo anjlok pada kilometer 195+6/7 antara stasiun Nagreg dan Lebak Jero, tepatnya di perbatasan Kabupaten Bandung dan Garut hingga mengakibatkan perjalanan KA jalur selatan lumpuh. "KA Kutojaya Selatan anjlok saat dalam perjalanan ke Kutoarjo. Ada 3 gerbong yang ke luar rel. Kami sudah mengerahkan alat berat dan tim untuk mengangkat kereta yang anjlok itu,"kata Kepala Humas PT. KA Daops II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/8/2010).

KA ekonomi tersebut mengalami anjlok pada Rabu (4/6/2010) malam pukul. 22.20 WIB sehingga ratusan penumpangnya yang akan menuju jurusan timur hingga Kutoarjo terpaksa dialihangkutkan menggunakan bus yang disiapkan oleh PT. KA. Humas Daops II Bandung itu menyebutkan tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, namun perjalanan mereka terganggu. Namun pihaknya langsung melakukan "overstapen" sehingga para penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan dengan bus. "Overstapen langsung dilakukan pukul. 23.00 WIB dan jalur ditargetkan kembali normal Kamis ini pukul. 09.00 WIB,"kata Bambang.

Anjloknya KA Kutojaya Selatan di kawasan Nagreg itu, telah membuat jalur selatan KA lumpuh. Sejumlah perjalanan KA dari arah timur ke Bandung dialihkan melalui jalur utara, yakni KA Mutiara Selatan, Turangga, KA Lodaya Malam. Sedangkan dari arah Bandung ke timur adalah KA Argo Wilis. Sedangkan KA Serayu dari arah Jakarta yang tertahan di stasiun Cicalengka juga dioverstapen dengan menggunakan bus ke stasiun Leles untuk dialihkan menggunakan KA Serayu dari arah timur yang tertahan di Stasiun Leles. "Bila pengerjaan jalur dan normalisasi rel belum selesai, KA Malabar dari arah timur (Malang menuju Bandung) juga kemungkinan overstapen,"kata Bambang.

Ia menyebutkan, dari kejadian itu telah menimbulkan keterlambatan perjalanan KA di jalur selatan khususnya di Daerah Operasi II Bandung. Sedangkan, perjalanan KA yang dialihkan menggunakan jalur utara disisipkan pada jadwal perjalanan di jalur itu. "Tidak ada pembatalan jadwal perjalanan KA, semuanya tetap diberangkatkan sesuai jadwal melalui jalur utara,"kata Bambang.

Untuk meneliti penyebab anjloknya KA, PT. KA menurunkan tim internal. Menurut Bambang, pihaknya masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut. "Penyebab pastinya masih diselidiki. Fokus kami saat ini normalisasi jalur selatan dan menarik kereta yang anjlok," kata Humas PTKA Daop II Bandung itu menambahkan.

KOMPAS Images/IWAN SETIYAWAN

Sumber dari = http://regional.kompas.com/ di :
http://regional.kompas.com/read/2010/08/05/0737197/KA.Anjlok.Lagi..Jalur.Selatan.Lumpuh tanggal 5 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Waw… anjlokan lagi?? Terus segala ada pengalihan via jalur utara??

Tanggal 5 Agustus 2010 :

1. KA Brantas Mogok di Stasiun Sudirman, 2 KRL Tertahan
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jakarta - Kereta Api Brantas jurusan Kediri - Tanah Abang mogok di stasiun Sudirman. Akibatnya, 2 KRL yang berada di belakangnya harus tertahan dan tidak bisa masuk ke stasiun. Penumpang pun terpaksa turun saat kereta masih berjarak 300 meter dari stasiun yang berada di tengah kota itu. Apri seorang penumpang KRL Pakuan Ekspres sebagai salah satu KA yang tertahan mengatakan KA yang ditumpanginya tiba di lokasi pukul. 07.45 WIB. Saat itu, KA Brantas sudah tampak teronggok di stasiun Sudirman. Menurut Apri, KA yang juga tertahan adalah KA Joko Lelono (KRL Ekonomi). KA ini lebih dulu tiba dibanding Pakuan Express.

"Kereta kita masih 300 meter lagi dari Sudirman, tapi karena mogok yang di depan akhirnya kita disuruh turun mengingat jam kerja juga hampir masuk,"kata Apri saat dihubungi detikcom, Kamis (5/4/2010). Ia menambahkan, beberapa penumpang yang senasib dengannya sempat meluapkan kekesalan. Sebab, penumpang tidak diberitahu tentang adanya kejadian ini saat KRL mencapai stasiun Manggarai. "Kita sempat berhenti lama di Manggarai tapi nggak diberi tahu kalau ada yang mogok. Kita berhenti lama, biasanya nggak pernah selama itu, ini sampai 10 menitan,"keluhnya.

Kepala Humas PT. KA DAOPS I Mateta Rizalul Haq membenarkan adanya kereta yang mengalami masalah di stasiun Sudirman. Namun, ia belum menerima laporan yang lengkap mengenai kejadian itu. "Ya katanya begitu, tapi saya masih tunggu konfirmasi lebih lanjut,"cetus Mateta.

(lia/irw)

Lia Harahap - detikNews

Sumber dari = http://www.detiknews.com/ di :
http://www.detiknews.com/read/2010/08/05/084050/1413906/10/ka-brantas-mogok-di-stasiun-sudirman-2-krl-tertahan pada tanggal 5 Agustus 2010.

KETERANGAN :
Awal tahu saya dari siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 5 Agustus 2010 melalui tulisan berjalannya.

Tanggapan saya pribadi :
Aduduh aiyyy…. Semalemnya KA anjlok, pagi ini pun malahan KA mogok. Bagaimana ini? Tiba di Jakarta sih pagi sudah dekat stasiun Tanah Abang… tapi yang sengsara yah warga komuter yang mesti bekerja di kebanyakan kantor di kawasan Sudirman dan Tanah Abang. Ampun deh beberapa hari ini…

2. Pasca Anjlokan, Lintas Selatan Bandung – Kroya Sudah Normal
Dengan bantuan rangkaian KA bantuan 3 kereta Klas Ekonomi Kutojaya Selatang yang bertolak dari Kutoarjo menuju stasiun akhir Kiara Condong sudah berhasil dievakuasi. Jalur lintas selatan pun sudah dilaporkan normal kembali meski hanya baru dibatasi kecepatan maksimal setiap KA yang melintas. Meski overstapen atau pengoperan para penumpang dalam hal ini dari KA yang naas dilanjutkan dengan bus carteran dari PT. KA Daops II Bandung sudah tidak dilakukan, namun sejumlah armada bus masih siap siaga hingga siang hari.

Sumber :
- Siaran berita Seputar Indonesia Petang di RCTI pada tanggal 5 Agustus 2010.
- Siaran berita Kabar Petang di TV One pada tanggal 5 Agustus 2010.
- Siaran berita Global Petang di Global TV pada tanggal 5 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja ada hikmahnya di balik kesiapan menjelang bulan puasa Ramadhan 1431 H ini. Ada baiknya persiapan mudik Lebaran dan arus baliknya nanti segalanya sudah matang dan tidak akan terjadi peristiwa yang cukup dan sangat mendebarkan dalam tubuh PT. KA ini.

3. Pasangan Dimadu Asmara dan Pemulung Tewas Disambar KA di Tempat Yang Berbeda
Jalinan kasih yang selalu digenggam erat hingga sehidup semati rupanya benar – benar dialami oleh pasangan muda – muda di mabuk asmara di kawasan Cipinang kotamadya Jakarta Timur ini. Begitu pun seorang pemulung yang terbiasa mencari penghidupan dengan memungut sampah di pinggiran rel KA kawasan Purwakarta, Jawa Barat yang satu ini. Ketiganya tewas tersambar KA dengan cara yang mengenaskan. Ratna dan Supriyadi, begitulah nama mereka yang merupakan warga Pisangan ini tidak diduga tersambar KRL yang melintas dari arah Bekasi menuju Jakarta meski sebagian warga mengaku sudah meneriaki keduanya. Begitu pun Edy Mulyadi yang seorang pemulung tersebut.

Jenazah Edy langsung divisum di RS Bayuasih, sedangkan jenazah pasangan Ratna dan Supriyadi langsung dibawa ke rumah duka masing – masing. Perlintasan KA di Cipinang memang terkenal seringkali rawan kecelakaan orang yang tersambar dengan KA.

Sumber = Siaran berita Reportase Sore di Trans 7 pada tanggal 5 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Berhati – hatilah apabila hendak berpacaran di rel KA atau pun di pinggirannya. Bersentuhan dengan bukan mukhrimnya saja sudah tidak dibolehkan menurut kami yang beragama Islam, apalagi bersentuhan menjalin kasih… Di rel KA pula lagi… Kasihan… dan turut berduka cita tentunya.

4. KRL Khusus Perempuan Diluncurkan 9 Agustus
Kamis, 05 Agustus 2010 | 15:10 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

TEMPO Interaktif, Jakarta - Usaha mengurangi pelecehan seksual yang kerap terjadi di angkutan umum terus dilakukan. Tak terkecuali di kereta api komuter Jabodetabek. PT. Kereta Api segera meluncurkan kereta api reguler rel listrik yang diperuntukkan khusus penumpang perempuan. "Ini karena permintaan, dan untuk menghindari pelecehan seksual pada perempuan di kereta api,"ujar Sugeng Priyono juru bicara PT. Kereta Api di Balai Yasa Manggarai Jakarta. Kamis (5/8).

Ia menyatakan, rencananya peluncuran kereta yang dominan diperuntukan perempuan tersebut akan diluncurkan dan diujicobakan pada tanggal 9 Agustus mendatang. Kereta Api tersebut juga sudah menggunakan kereta api hydrocarbon."Keretanya dari Jepang dan ini kereta pertama yang menggunakan hydrocarbon,"ujarnya. Rencananya KRL khusus perempuan tersebut membawa 8 rangkaian dengan kapasitas 540 orang. Harga tiket yang akan dipatok sama dengan harga tiket KRL sebesar Rp 11ribu,00 untuk jarak terjauh. "Soal jadwal keberangkatan kereta khusus masih dibahas. Yang pasti akan melayani rute Jabodetabek,"ujar Mateta Rizahulhaq juru bicara Daops I Jakarta.

ALWAN RIDHA RAMDANI - TEMPO/Subekti

Sumber dari = http://www.tempointeraktif.com/ di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/layanan_publik/2010/08/05/brk,20100805-269051,id.html tanggal 5 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Sangsi nih saya dengan wacana ini… Kalau pun beneran beroperasi, apakah akan bertahan lama? Atau justru malah tetap menyatu dengan penumpang umum alias pria dan wanita? Karena dibaca dari tarifnya itu Rp 11.000,00 yang sama juga setara dengan perjalanan KRL AC Pakuan Jakarta – Bogor atau sebaliknya.

5. Argo Parahyangan Sudah Berangkat Kasir Masih Menjual Tiket
Jakarta - Pada 1 Agustus 2010 saya berencana pergi ke Jakarta menggunakan jasa Kereta Api Argo Parahyangan. Sesampai di Kasir untuk membeli tiket jam 16.30. Kasir sedang asik menelepon. Kasir tersebut langsung memberikan saya tiket keberangkatan jam 16.30. Saya sempat bertanya kepada Kasir, "ini yakin keretanya belum berangkat Mba?" Kasir menjawab, "belum Mba, masuk aja". Tapi, ketika saya masuk area saya lihat kereta yang hendak saya naik sudah tinggal ekornya saja. Lalu saya dianjurkan untuk menemui Kepala Stasiun Bandung. Tapi, apa tanggapannya. Saya hanya diberi kebijakan untuk naik kereta berikutnya dengan konsekuensi saya harus berdiri selama perjalanan. Apa tidak ada komunikasi antara karyawan stasiun? Sampai - sampai Kasir tidak tahu kalau tiket yang dia jual keretanya sudah berangkat. Saya hanya mengingatkan untuk stasiun atau pelayanan jasa lainnya agar kejadian ini tidak terjadi lagi. Terima kasih.

Linda – suaraPembaca
Jln Cikutra Bandung
demanza86@yahoo.co.id
08561657744

Sumber dari = http://suarapembaca.detik.com/ di :
http://suarapembaca.detik.com/read/2010/08/06/100612/1414708/283/argo-parahyangan-sudah-berangkat-kasir-masih-menjual-tiket pada tanggal 5 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Kenapa yang begini mesti terjadi? Penumpang dikasih solusi berdiri saja di rangkaian KA berikutnya. Apa enggak seharusnya dikasih kemudahan dapetin karcis duduk mengingat KA Argo Parahyangan gak sepenuh jasa2 mobil travel belakangan ini? Seharusnya staf – staf di lingkungan stasiun Bandung berpikir logik. Jangan selalu memudahkan mereka untuk dapetnya tiket berdiri begitu saja. Argo Parahyangan bukanlah rangkaian KA komuter.

Tanggal 6 Agustus 2010 :

PT. INKA Kebut Pembuatan Kereta Ekonomi Ber-AC
Jum'at, 06 Agustus 2010 | 13:31 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Pembuatan kereta api Ekonomi AC PT. Industri Kereta Api (INKA) di Madiun, Jatim. TEMPO/Ishomuddin
TEMPO Interaktif, Madiun – PT. Industri Kereta Api (INKA) Madiun, Jawa Timur mengebut pembuatan kereta api Ekonomi yang dilengkapi dengan pendingin ruangan atau air conditioner (AC) yang dipesan Kementerian Perhubungan. Dari total 27 gerbong penumpang yang dipesan, 10 gerbong kereta penumpang (K3) dan 1 kereta Makan dan power (KMP) serta lokomotifnya ditargetkan sudah selesai sebelum lebaran dan bisa beroperasi untuk arus mudik lebaran tahun ini. 10 gerbong kereta penumpang dan 1 KMP serta lokomotifnya ditargetkan selesai 20 Agustus dan diserahkan ke pemerintah 24 Agustus depan.

“Pembuatan kereta Ekonomi ber-AC dilakukan bertahap. Dari 27 gerbong yang dipesan, 10 kereta penumpang beserta 1 kereta makan-power (KMP) dan lokomotifnya ditargetkan selesai sebelum H-7 lebaran,”jelas Kepala Divisi Humas PT. INKA Fathor Rasyid, di Madiun, Jum’at (6/8). 1 gerbong K3 ber-AC ini mampu memuat sekitar 100 penumpang. “Kualitas AC-nya sama dengan kereta klas Eksekutif. Dana pembuatan kereta ini puluhan milyar rupiah,”ucapnya. Biaya pembuatan 1 gerbong diperkirakan menelan dana Rp 3-5 milyar,00. Sedangkan untuk 1 lokomotifnya, menelan biaya Rp 20 milyar,00.

Hingga kini, proses pengerjaan 11 gerbong kereta itu masih 40%. “Rangka gerbongnya sudah selesai, tinggal melengkapi perangkat dalam gerbong seperti instalasi listrik, mesin, AC, kursi, dan sebagainya,”tambah Kepala Divisi Produksi PT. INKA Zenij Suprijono. Meski ber-AC, konstruksi jendela pada kereta tetap dibuat dengan model jendela yang bisa dibuka untuk memberi tambahan udara jika jumlah penumpang melebihi kapasitas.

ISHOMUDDIN

Sumber dari = http://www.tempointeraktif.com/ di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/kabar_lebaran_10/2010/08/06/brk,20100806-269278,id.html tgl 6 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Saya koq agak meragukannya… Sebab apakah para penumpang Klas Ekonomi seperti yang kita harapkan yah? Setidaknya dengan latar belakang yang menengah ataukah menengah ke bawah? Ketertiban di luar dan dalam KA apakah bakalan dapat terjaga seperti kebanyakan di KA Klas Eksekutif yah? Semoga kepesimistisan saya ini tidak terbukti saat dioperasiin dalam jangka waktu beberapa minggu bahkan beberapa bulan tentunya.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.

Tanggal 8 Agustus 2010 :
Awas! Hujan Batu di KM 25 Tol Jagorawi

Minggu, 08/08/2010 01:54 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jakarta - Bagi Anda pengendara mobil, ada baiknya berhati - hati jika melewati KM 25 tol Jagorawi yang mengarah ke Jakarta. Beberapa mobil sudah menjadi korban batu - batu yang berjatuhan dari sebuah jembatan. Wendi salah satu korban menceritakan ia merasa ada batu yang jatuh dan mengenai kap mobilnya. Takut ada apa - apa, Wendi emoh menghentikan kendaraannya. "Waktu itu gelap banget, jadi nggak kelihatan apa - apa,"tutur Wendi kepada detikcom, Minggu (8/8/2010).

Wendi pun memutuskan untuk melapor peristiwa ini kepada petugas tol di Gerbang Gunung Putri. Tidak berapa lama setelah dia melapor, 2 mobil juga datang dan melaporkan hal yang sama. Bahkan salah satu mobil Xenia kacanya sudah retak terkena batu. Berdasarkan keterangan PJR, jembatan itu dulunya adalah rel kereta api. Sudah cukup lama rel tersebut tidak lagi berfungsi. "Kayaknya sih ada orang iseng yang ngelempar batu dari atas,"terang Wendi menirukan ucapan PJR. Wendi berharap petugas tol mau untuk lebih memperhatikan kenyamanan pengendara mobil. "Semoga aja nggak ada kejadian lagi,"tutupnya.

(mok/mok)

Moksa Hutasoit – detikNews

Sumber dari = http://www.detiknews.com/ di :
http://www.detiknews.com/read/2010/08/08/015453/1415777/10/awas-hujan-batu-di-km-25-tol-jagorawi pada tanggal 8 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Proyek yang amat sangat mubazir berakhir dengan jalan kebuntuan. Tiada solusi sama sekali selain wacana yang hanya sekedar pengembangan proyek KA Aqua yang menurut rencana awal dan akhir perjalanan dk Cibinong. 1x lagi ini pun baru sebatas wacana yang gak tau kapan akan beroperasinya.

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar