Minggu, 10 Januari 2010

Catatan Bulanan Awal Bulan Desember 2009

Catatan Bulanan
Awal Bulan Desember 2009
Disusun oleh saya sendiri -> Dana

Tanggal 1 Desember 2009 :
1. PT. KA Operasikan KA Kargo Eksekutif
[keretapi] Bukan cuma penumpang aja yang ada kelas EKSEKUTIF, barang juga...!!!
Wed, December 2, 2009 9:02:08 AM
From: Ben W. gajayana@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pen
gecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Peti Kemas Selasa, 1 Desember 2009 | 21:06 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — PT. Kereta Api mulai 1 Desember 2009 mengoperasikan KA barang dengan layanan eksekutif tujuan Jakarta - Surabaya (PP) dengan konsep over night service atau disebut ONS Cargo. Direktur Komersial PT. KA Sulistyo Wimbo Hardjito di Jakarta, Selasa (1/12), mengatakan pengoperasian KA yang mampu menempuh jarak Jakarta - Surabaya (PP) selama 12 jam itu untuk memenuhi permintaan konsumen terutama kalangan pengusaha terhadap angkutan barang berkecepatan tinggi. "KA ONS diharapkan membantu perusahaan angkutan barang atau ekpeditor untuk bekerja sama sebagai mitra kerja pemasar angkutan guna memudahkan urusan bisnis," katanya pada peluncuran KA ONS.

Menurut dia, KA ONS setiap hari akan berangkat pukul. 21.30 dan tiba di stasiun tujuan pukul. 08.30 dengan stasiun pelayanan angkutan meliputi Stasiun Pasar Turi Surabaya, Semarang Poncol dan Jakarta Gudang atau Cargo Center Jakarta. Pada kesempatan itu, Wimbo juga menyebutkan kereta dengan kapasitas angkut 20 ton per gerbong itu menerapkan tarif pada tahap awal sebesar Rp 500,00 / kg atau Rp 10juta,00 per kereta. Selama ini lanjutnya kereta angkutan penumpang lebih diberikan prioritas dibanding kereta barang terutama dalam kecepatan. "Dari uji coba yang dilakukan selama 2 minggu didapati bahwa keterlambatan rata - rata hanya 10 menit. Oleh karena itu, kita akan menjaga ketepatan waktu 12 jam,"kata Kepala Daops I PT. KA Mulyanta Sinulingga.

Selain meluncurkan KA Barang ONS, PT. KA juga mulai mengoperasikan KA peti kemas tujuan Kalimas - Pasoso (PP), yakni KA JPT II. Menurut Mulyanta, potensi pengangkutan peti kemas dengan rute Jakarta - Surabaya sangat besar, yakni mencapai 10.000 peti kemas per hari. Namun, realisasi saat ini baru sebanyak 6.000 peti kemas per hari, baik dengan menggunakan kapal laut, truk, maupun kereta api. Sementara itu, Ketua Asosiasi Expedisi Kereta Api (Aseka) Nugroho Insani mengakui pengoperasian KA Barang ONS berdampak pada peningkatan efisiensi, baik pada biaya maupun waktu.

Saat ini, tambahnya, waktu tempuh kereta barang untuk tujuan Jakarta - Surabaya sekitar 18 - 20 jam. Namun, dengan KA ONS, lama perjalanan bisa dipangkas sekitar 6 - 8 jam. "Jika dibandingkan dengan kereta api barang yang lama, maka efisiensinya bisa mencapai 30%,"katanya.

Editor: Edj

Sumber : kompas.com melalui postingan rekan Ben Wicaksono ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 2 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Inovasi baru... Tapi jangan sampai rangkaian KA penumpang lainnya ditelantarkan... Jangan mentang – mentang berbeda klas, terus bakal dikucilkan malah menganak emaskan yang lain deh..


2. Pengelolaan TPK / Terminal Peti Kemas Gede Bage Diminta Adaptasi Pasar Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan ta
nda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Bandung 01/12/09 - PT. Kereta Api (KA) diminta melakukan adaptasi sesuai permintaan pasar dalam mengelola Terminal Peti Kemas Bandung (Dry Port 476) atau yang dikenal TPK Gede Bage Bandung. “PT. KA harus lakukan adaptasi pasar,” kata Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono didampingi Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Mahendra Siregar kepada pers di TPK Gede Bage Bandung, Selasa. Bahkan, Wamendag Mahendra mengatakan, “Kalau istilah komputer, harus user friendly ”. Menurut keduanya, hal itu perlu dilakukan agar kinerja TPK Gede Bage kembali seperti sekitar 10 tahun lalu dari kondisi saat ini yang hanya sepertiganya.

”Karena itu, kami datang ke sini, untuk mencari tahu kendala dan hambatan apa sehingga kondisi TPK Gede Bage seperti saat ini,”kata Bambang. Karena tegasnya, pemerintah sesuai program 100 hari di bidang percepatan ekspor - impor pemerintah ingin agar PT. KA berperan utama dalam kelancaran arus barang di Indonesia. “So far, harus ada reposisi agar PT. KA khususnya dalam pengelolaan TPK Gede Bage ini mampu beradaptasi dengan pasar dari segala sisi,”kata Bambang. Tidak menutup kemungkinan, kata Bambang, nantinya Departemen Perhubungan akan memfasilitasi baik secara langsung maupun tidak. ”Secara tidak langsung, barangkali dari sisi regulasi dan secara langsung misalnya penyediaan sarana dan prasarana,”katanya.

Pada bagian lain, Wamendag Mahendra menilai pertumbuhan TPK Gede Bage selama 10 tahun terakhir kinerjanya kontraproduktif dengan pertumbuhan ekonomi. ”Beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di Bandung dan sekitarnya, tumbuh signifikan, tetapi di TPK Gede Bage, justru sebaliknya,” kata Mahendra. Padahal katanya di atas kertas layanan TPK Gede Bage memiliki keunggulan yakni dari sisi kepastian waktu dan jaminan kemanan. ”Artinya, selama ini TPK Gede Bage mengalami miss - match baik dari sisi suplai maupun demand,”katanya.

Oleh karena itu, keduanya sepakat bahwa PT. KA harus mencari tahu kepada konsumen atau pasar apa yang sebenarnya diinginkan agar daya saingnya bisa ditingkatkan. ”Model yang terjadi TPK Gede Bage ini akan jadi rujukan untuk pengembangan dry port lain di Indonesia,”kata Bambang.

Cukup Murah Sementara itu, menurut Asisten Manajer Keuangan TPK Gede Bage Nugroho mengakui pasar selama ini lebih memilih menggunakan truk untuk mengangkut petikemas ke Pelabuhan Tanjung Priok ketimbang jasa kereta api. Padahal, dari sisi biaya angkut PT. KA untuk jarak 198 km Gede Bage - Priok cukup murah, yakni untuk satu petikemas ukuran 20 feet hanya Rp1.074.000,00 dan 40 feet Rp 1.650.000,00. Dari biaya murni yang dikenakan PT. KA sendiri kata Nugroho sebenarnya hanya Rp 120,00 km per ton per km. ”Ongkos itu, belum termasuk biaya untuk truk dari pabrik di sekitar Bandung ke TPK Gede Bage. Untuk jarak terdekat ke Gede Bage biasnaya mulai Dari Rp 300 ribu,00 per peti kemas,”kata Nugroho.

Nugroho enggan merinci, berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen jika menggunakan truk dari pabrik di sekitar Gede Bage langsung ke Tanjung Priok via tol Cipularang. (ES)

Sumber = puskompublik,01/12/2009 melalui postingan rekan Rosesmilis ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 2 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Kalau memang harga murah untuk biaya transportasi petikemas mengapa mesti melalui jalan raya yah? Padahal via jalan raya mengandung resiko keretakan pada beberapa ruas jalan yang ada. Apalagi itu to
l Cipularang yang memiliki kontur tanah yang berbukit – bukit dan seringkali mengalami nasib retak bahkan longsor dalam periode 5 tahun terakhir ini.

3. Laporan perjalanan KLB 11 Djoko Kendil beserta Kejutan Gebrakan2nya Hari Pertama
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata
dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Assamu'alaikum wr wb.

Alhamdulillah akhirnya bsa OL / online juga utk uplot / upload laporan perjalanan bersama KLB 11 Djoko Kendil.

Hari Selasa pagi kemarin Djoko Kendil dg dihela CC 201 23 berangkat tepat pukul. 07.10 dari SGU menuju MRI melewati jalur kantong dan transit smalam di YK dgn rute SGU – BG – ML – BL - KTS – SLO – YK – KYA – PWT – CN – MRI. Perjalanan ini sbelumnya atas perintah dari Dirut (Direktur Utama PT. KA) Pak Jonan yg meminta pak Djoko KUPT BY MRI (eks KUPT BY SGU) utk membawa si anak Djoko Kendil utk ikut beliau ke MRI agar lebih terjaga & terawat. Alhamdulillah saya, Dimas dan pak Edja mendapat kesempatan dari Pak Djoko dan Kasiop Daops VIII Pak Setiawan utk ikut mengawal dan juga diberi amanah utk bagian dokumentasi selama perjalanan. Pak Willy pun mendapat undangan utk ikut KLB ini. Namun, beliau hanya ikut naik 1 petak antara ML - MLK.

KLB ini selaen mutasi "DK" dari BY SGU ke MRI juga sekaligus utk inspeksi lintas di beberapa stasiun, Selama berhenti di beberapa stasiun seperti Porong, BG, ML, Pohgajih, BL,TA,KD, KTS,dll, para petinggi Daops selain inspeksi stasiun juga memberikan kenang2an berupa Fan (kipas angin) dan senter kpd para KS. Pada Perka sebenarnya kunjungan di tiap stasiun hanya 5 – 10 menit. Namun, karena di tiap stasiun mengadakan jamuan kepada petinggi2 daop akhirnya di tiap stasiun bsa berhenti hingga ½ jam sehingga jadwalnya molor telat hingga berjam2 lamanya.

Pada saat mencapai Malang beberapa pejabat ada yg ikut naek spt pak Rono, kemudian rekan2 ML juga ikut mencoba DK spt pak Adi, pak Willy, mas Ken, mas Rusman, dll. Namun, mereka turun di MLK karena ada urusan shg tidak bsa ikut jauh2. Di beberapa stasiun seperti BG, ML, BL, TA, KD,dll kami sempet bertemu kepada beberapa rekan2 railfans laen yg mereka semua ingin melihat dari dalam bagaimana DK itu. Akhirnya, setelah kami bertiga meminta izin kpd pak Kasiop dan pak Djoko, kami diizinkan memfasilitasi dan mengajak rekan2 laen utk melihat2 ke dalam DK selama DK berhenti di stasiun2 tsb sehingga tidak cuma kami ato beberapa rekan saja yg bisa menikmati DK, namun semuanya bsa menikmati DK ini wlaupun hanya sebentar tidak bsa sampe mengawal jarak jauh.

Sumber = Postingan rekan Ian Antono ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 2 Desember 2009.

[keretapi] Foto-Foto KLB KAIS Djoko Kendil YK-PWT (1/3)
Thu, December 3, 2009 4:16:30 AM
From: Fajar Arifianto bb30003@gmail.com Add to Contacts

To: keretapi@yahoogroups.com
Hari Rabu 2 Desember 2009,

kami diberi kesempatan untuk ikut KLB KAIS Djoko Kendil dari YK ke PWT. KLB KAIS Djoko Kendil berangkat YK jam 07.20 dan tiba di PWT 13.10 dengan stanformasi CC 201 23 + Djoko Kendil 1 (IW 38212) dan Djoko Kendil 2 (IW 38221).

KAIS ini sekaligus membawa Pejabat dari Kantor Pusat, DAOPS VI YK dan V PWT berhenti untuk inspeksi di Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kemranjen, Kroya, Notog dan Purwokerto.

Berikut foto - fotonya.

Wassalam,
Fajar Arifianto
"Jogja, never ending railfanning"

Sumber = Postingan rekan Fajar Aprilianto ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 3 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Syukur tidak terjadi permasalahan dari segi teknis seperti anjlokan atau pun juga segi manusia seperti penodongan dan lain sebagainya.


4. [keretapi] PT. KA Tambah Armada Peti Kemas
Wed, December 2, 2009 10:15:55 AM
From: Yan Hermawan yan_hermawan001@yahoo.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com

Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan p
engecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
SURABAYA – PT. Kereta Api Daops VIII kembali meluncurkan 1 angkutan peti kemas kemarin (1/12). Pemberangkatan perdana armada yang berada di bawah naungan Kereta Api Logistik salah satu anak perusahaan PT. KA itu dilakukan di stasiun Kalimas, stasiun khusus kereta api logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak. Direktur Utama Kereta Api Logistik PT. KA Yayat Rustandi mengatakan dengan penambahan satu armada itu, maka pihaknya telah memiliki 4 armada angkutan peti kemas. "Sebelumnya ada 2 armada di stasiun Kalimas dan 1 dari stasiun Pasar Turi,"katanya. Angkutan peti kemas terbaru yang dimiliki PT. KA dilengkapi 14 gerbong. Masing - masing bisa memuat 2 peti kemas 20 feet berkapasitas 40 ton," "Jadi ada 28 kontainer yang bisa diberangkatkan dengan kereta itu,"lanjutnya.

Rute kereta tersebut adalah Surabaya - Jakarta, yakni dari stasiun Kalimas menuju stasiun Pasoso, stasiun Sungai Lagoa dan stasiun Jakarta Gudang. Untuk tujuan stasiun Pasoso akan dilakukan 2 hari 1x pada pukul. 09.45 dan 23.00. Yayat menjelaskan armada yang merupakan hasil kerja sama dengan Pelindo III itu bisa mempersingkat pengiriman peti kemas. Jika biasanya butuh waktu 5 hari lewat jalur laut, maka bisa dihemat menjadi 24 jam saja melalui jalur kereta. "Dengan kereta yang tiap hari berjalan reguler, diharapkan stagnasi di pelabuhan Tanjung Perak dan Tanjung Priok bisa dikurangi,"terangnya.

Peluncuran ini kereta api peti kemas kemarin juga merupakan embrio kerja sama dengan Pelindo III yang ke depan bisa dikembangkan lebih luas terkait seluruh kawasan kereta api di stasiun Kalimas. ''Tidak sebatas kerja sama angkutan, tapi pemberdayaan terminal peti kemas di Kalimas,''terangnya. Kerja sama itu juga diharapkan mampu menjadikan stasiun Kalimas sebagai stasiun integrasi antara moda transportasi kereta api di Jawa Timur. ''Untuk meningkatkan pelayanan angkutan barang, tahun 2010 nanti direncanakan akan ada penambahan 3 armada lagi,'' katanya. (puj/res/fat)

Sumber = Postingan rekan Yan Hermawan ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 3 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja tidak begitu saja gulung tikar mengingat semakin maraknya rangkaian KA barang nampaknya menjadi primadona yang mungkin diidam – idamkan pak Menteri perhubungan
kita terkini ini.

Tanggal 1 - 4 Desember 2009 :
Rob Melanda Ruas Jalan dan Rel KA Jl. RE. Martadinata, Jakarta
Sudah sejak 4 hari belakangan ini ruas jalan raya Jl. RE. Martadinata digenangi banjir yang cukup tinggi akibat rob. Dampaknya di sepanjang ruas jalan raya penghubung antara kawasan Tanjung Priok dengan Mangga Dua dan Ancol tersebut mengalami kemacetan yang luar biasa. Tidak cukup ruas jalannya saja, bahkan banjir rob tersebut juga menggenangi petak rel KA yang sedianya akan mengaktifkan petak rel tunggal antara stasiun Tanjung Priok dengan stasiun Jakarta Kota tersebut.

Sumber = Siaran berita Kabar 15 di TV One pada tanggal 4 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sudah hal biasa… Saya pribadi sudah tidak merasa asing lagi dengan pemmberitaan yang satu ini. Dengan kondisi banjir yang luar biasa, menurut bukti pensurveian yang pernah saya lakukan tidak begitu berdampak pada kemacetan arus lalu lintas kendaraan bermotor karena memang ruas jalan raya Jl. RE. Martadinata llebih didominasi oleh truk – truk kontainer dan beberapa angkutan umum seperti Mikrolet.


Tanggal 2 Desember 2009 :
Laporan perjalanan KLB 11 Djoko Kendil beserta Kejutan Gebrakan2nya Hari Kedua
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

DK ini smpe di YK sekitar jam 1 tengah malam yg telat banget dari jadwal GAPEKA-nya, yaitu jika tepat msuk YK pukul. 20.49 di belakang KA 89 Sancaka Sore. Kemudian, di YK DK nginep semalam (alias beberapa jam saja). Esok Rabu paginya jam 7-an melanjutkan kembali menuju MRI via PWT. Kejutan2 dan gebrakan2 selama di perjalanan :

1. Selama di perjalanan, saya, pak Edja dan Dimas sempat berbincang2 dg pak Djoko. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan2 pecinta kereta api sekalian yg sudah ikut menjaga dan memantau DK selama ini. Beliau pun setelah pindah di BY MRI yg beberapa bulan lalu telah berhasil mngaktifkan KRL Djoko Lelono setelah mangkrak hampir 10 bln lebih. Kemudian, beliau mempunyai keinginan utk proyek selanjutnya, yaitu ingin menghidupkan kembali 1 set KLB RI 1 beserta D 52099 yg berada di TMII utk dijadikan proyek Kereta Djoko2 selanjutnya. Oleh karena itu, beliau sekali lagi minta bantuan rekan2 sekalian utk membantu upaya mnedapatkan + mengurus izin dan segala urusan lainnya agar 1 set KLB RI 1 di TMII ini bsa dipindahkan ke BY MRI agar bsa digarap oleh beliau sebelum masa dinas beliau berakhir pensiun sekitar 2,5 tahun lagi. Jika 1 set KLB R1 bsa dipindahkan ke BY MRI, maka bukan tidak mungkin di tangan kreatif dan ajaib seorang pak Djoko yg karakter beliau tidak bisa tinggal diam kalo melihat kereta bagus tapi gak bisa jalan, KLB R1 ini beserta D 52099 bisa hidup kembali. Sungguh bukan main senang dan terharu apabila KLB R1 sbg saksi sejarah pemindahan pak Sukarno dari Jakarta ke Yogyakarta bsa hidup kembali di jaman ini.

Dari keinginan beliau, kami bertiga pun langsung terharu dan berusaha utk membantu mewujudkan keinginan beliau. Apalagi rekan2 kita ada yg bekerja di bagian divisi pelestarian PT. KA sperti mas Totok Purwo yg mungkin bsa mngajukan kpd bu Ella utk mendukung pemindahan KLB R1 yg merupakan aset sejarah PT. KA ke BY MRI dan beberapa rekan2 sekalian pun juga banyak yg dekat dgn beberapa petinggi direksi PT. KA yg mungkin bisa membantu mndapatkan izin mempermudah pemindahannya dan laen2.

Yang pasti kalo kita semua mau serius dan saling bekerja sama, Insya Allah kita semua bisa membantu mewujukan keinginan pak Djoko utk mnghidupkan kembali KLB RI 1 di TMII. Bener2 kejutan yg luar biasa selama di perjalan KLB DK ini. Kami bertiga juga bepikir seandainya rencana ini berjalan pasti membutuhkan dana yg tidak sedikit. Oleh karena itu, kami pun ada usulan yg mungkin nantinya bsa ditindak lajuti oleh rekan2 sekalian yaitu mengumpulkan dana sumbangan scara ikhlas dari temen2 yg ingin ikut bergabung mewujudkan rencana ini. Semisal tiap orang menyumbang minimal Rp 50rb,00 / org andaikata ada sEjumlah 100 0edan sepur jika terkumpul bsa terkumpul dana Rp 50jt,00 yg mungkin sangat membantu pak Djoko utk tambahan biaya mnghidupkan KLB RI 1 ini.

Jadi, di sini saya mewakili Dimas dan pak Edja ingin membuka pandangan rekan2 sekalian bahwa inilah saatnya kita bisa membuktikan secara nyata kalo kita bisa ikut melestarikan Kereta bersejarah dg membantu mewujudkan keinginan Pak Djoko utk mnghidupkan kembali KLB RI 1 di TMII sehingga kita yg hidup di saat ini bsa mengenang perjalanan di saat pak Karno dipindahkan dari Jakarta menuju Yogyakarta dg kereta. Kapan lagi ada kesempatan luar biasa ini mumpung masa pesnsiun pak Djoko masih sekitar 2,5 tahun lagi!!!!

Mungkin skian dulu cerita kejutan dan gebrakannya.

Ini ada beberapa foto slama KLB 11 Djoko Kendil :
Foto kiri : CC20123 KLB 11 Djoko Kendil saat BLB di Sengon karena rem DK ngiket terus akibat overheat stelah dipakai terus mnerus saat track menanjak,jadi slama stengah jam kereta berhenti utk mndinginkan rem rangkaian kmudian brangkat kmbali.
Foto kanan : Foto CC20123 KLB 11 Djoko Kendil saat BLB di depan terowongan Eka Bakti Karya karena Tim Daop ingin inspeksi dititik dimana sbelumnya KA 142 matarmaja pernah anjlok di terowongan ini.
Foto kiri : Foto CC20123 KLB 11 Djoko Kendil saat berhenti di Kertosono,disinilah saya mengakhiri perjalanan bersama DK karena harus kembali lagi ke SBY utk kuliah di esok harinya,maka pengawalan dilanjutkan oleh Dimas yg smpe YK dan Pak Edja yg menemani Pak Djoko smpe MRI.
Foto kanan : Foto BB20110 KLB 11 Djoko Kendil di Yogyakarta.

2. Nah inilah kejutan ke-2 setelah rencana menghidupkan KLB RI 1 tadi. Sebelumnya saat di perjalanan kami bertiga mempunyai gagasan kepada pak Djoko saat di YK nanti minta agar Djoko Kendil bsa dirangkaikan dg BB 201 10 wlaupun hanya utk skedar sesi dokumentasi saja karena kami tahu bahwa pak Djoko juga punya keinginan mencari lok pengganti Si Mbah CC 200 utk dijadikan lok penarik DK (seperti sebelumnya saat DK dipakai SBY yg dkirim via SMT, saat di SMT Djoko Kendil sempat digandeng dgn BB 200 walaupun utk skeedar dokumentasi permintaan dari pak Djoko yg senang melihat fotonya yg pas serasi sama2 kuning ijo gitu). Alhamdulillah setelah menyampaikan kpd pak Setiawan Kasiop Daops VIII yg juga diteruskan kpd Kahumas dan Kasiop Daops VI YK akhirnya dikabulkan juga. Bener2 kejutan buat kita semua. Karena saya hanya ikut smpe KTS, maka nyesel jika gak punya foto langka di saat BB 201 10 dirangkai Djoko kendil. Maka, saya menitipkan kamera saya kpd Dimas dan pak Edja utk minta tlg mendokumentasikannya saat di YK.

Mungkin sekian laporan perjalanan dari saya. Mungkin tambahan laporan berikutnya dari YK hingga MRI nantinya bsa ditambahkan oleh Pak Edja ato rekan2 laen sperti beberapa rekan YK yg ikut mengawal juga dari YK smpe PWT bersama Pak Edja. Mohon ma’af klo kalimatnya terlalu panjang dan ada kata2 saya yg kurang berkenan.

Terima kasih,
Bravo utk Kereta kita.

Wassalamu'alaikum wr wb.

Sumber = Postingan rekan Ian Antono ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 2 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi : Semoga di belantara Daops I Jakarta terlebih pandangan KCJ / Kereta Commuter Jabodetabek menjadi suatu hal yang dipandang positif. Tidak terabaikan begitu saja mengingat pendahulunya seperti WH 202 masih terawat meski konon dahulu memiliki jumlah sebanyak 27 unit. Tentu akan menjadi ikon dambaan masyarakat penikmat wisata Jakarta dan sekitarnya nih... terlebih kita – kita yang railfans khususnywa wilayah Jakarta dan sekitarnya.


Tanggal 3 Desember 2009 :
[keretapi] 2011, Dibangun Jalur KA Cepat di Jabar
Thu, December 3, 2009 1:50:58 PM
From: قطارات الركاب rosesmilis@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Mungkin gak ya? kok kayaknya terlalu mimpi ya.......??? ada yang tahu sistem perkereta apian ini......... ....

yang pasti bukan PTKA yang jadi operatornya ya.....
-------- Original Message --------
2011, Dibangun Jalur KA Cepat di Jabar
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

PUTRAJAYA, (PR).-

15 investor sepakat membiayai pembangunan kereta api cepat berbahan bakar hidrogen senilai US $ 3 miliar (kira - kira Rp 28,5triliun,00). Projek bernama Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway Concession (H2RSH) ini akan membuka rute Jakarta – Bandung – Cirebon sepanjang 357 km. Kecepatan kereta ini mencapai 400 km / jam sehingga perjalanan yang biasanya memakan waktu 5 jam bisa dipersingkat menjadi hanya 1 jam,"ujar Dr. E. Sjahrial, Senior Managing Partner salah satu anggota konsorsium CAEDZ seusai penandatanganan MoU pembangunan infrastruktur ini dengan Ketua Kadin Indonesia Komite Singapura Iwan Darmawan Hanafi di Hotel Marriott, Putrajaya Malaysia, Selasa (1/12).

Wartawan "PR" Dadang Hermawan melaporkan dari Putrajaya hadir pada kesempatan itu direksi anggota konsorsium dan Kepala BKPMD Jabar Iwa Kartiwa. Menurut Sjahrial, pembiayaan proyek ini murni dari konsorsium. "Kami harapkan pada April 2011, pembangunan kereta api ini sudah bisa dilakukan dan 10 bulan setelah itu sudah bisa digunakan masyarakat. Paling lambat, tahun 2012 layanan ini sudah bisa menjadi transportasi massal yang baru,"katanya. Menurut dia, tarif yang akan dikenakan tidak akan jauh berbeda dengan tarif bus di jalur tersebut. "Karena kami yakin dengan tarif sebesar itu kami masih bisa memperoleh margin. Apalagi, kami masih bisa menjual beberapa sumber energi lain kepada pihak ketiga,"ujarnya.

Dikatakan, ada 7 fasilitas yang bisa menjadi sumber penerimaan bagi konsorsium, yakni penjualan listrik yang dihasilkan dari sisa bahan bakar hidrogen dan panel surya, jaringan telekomunikasi, serat optik, jaringan bahan bakar hidrogen dan gas, serta air.

Proyek pertama di dunia
Sjahrial optimistis dari proyek ini pihaknya bisa meraup untung hingga US$ 400 juta setahun. "Sehingga bila dibandingkan dengan investasi sebesar US$ 3 miliar serta pendapatan US$ 400 juta / tahun, saya kira projek ini memberikan kepastian keuntungan yang besar,"ucapnya. Apalagi, menurut dia investasi sebesar US$ 3 miliar untuk jaringan kereta api sepanjang 357 km ini terbilang sangat murah bila dibandingkan dengan membangun jaringan kereta api konvensional yang bisa menghabiskan biaya 10x lebih besar.

"Di sisi lain, kereta api hidrogen ini merupakan projek pertama di dunia yang diterapkan secara komersial sehingga saat ini seluruh mata di dunia menunggu realisasinya dan beberapa sudah mempertimbangkan untuk mengganti sistem transportasi mereka menjadi lebih ramah lingkungan seperti kereta api ini,"katanya. Perhatian dunia juga terlihat dari rencana Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang akan secara resmi mengumumkan proyek ini pada lawatannya ke Indonesia pada Februari 2010 bertepatan dengan acara Pertemuan Tingkat Tinggi Perubahan Iklim.

Selain membangun jalur kereta api, konsorsium ini juga berencana membangun infrastruktur lainnya pada koridor Jakarta – Bandung – Cirebon. "Kami sudah mendapat pledge sebesar US$ 500 miliar dari 400 bank dan lembaga keuangan internasional yang akan kita bangun untuk Bandara Kertajati, Pelabuhan Cirebon, dan infrastruktur lainnya,"ucapnya. Kelima belas konsorsium ini terdiri atas Aon Risk Service Inc., Aqua-PhyD Inc., Aruna Solutions, Asian Energy Limited, Tricap Group, Copernicus International, eCompass Group, Fidelity National Financial, Global Green Management, McGladry & Pullen, Modular Integrated Technologies, Obermeyer Planen + Beraten, Pembinaan Aktif Gemalang, The Interstate Traveler Company dan TUM Geotechnical Research. Ketua Kadin Indonesia Komisi Singapura Iwan Darmawan Hanafi menyatakan pihaknya akan memfasilitasi komunikasi antara konsorsium dan pemerintah Indonesia. "Oleh karena itu, hadir pada acara ini pak Iwa karena sebagian besar dari koridor tersebut berada di wilayah Ja-Bar,"ujarnya.

Dikatakan, keseriusan konsorsium ini patut diakomodasi oleh pemerintah Indonesia. "Konsorsium ini beranggotakan investor dari berbagai negara seperti Amerika, Kanada, Belgia, Jerman, Singapura dan Malaysia. Ini menandakan kepercayaan mereka untuk berinvestasi di Ja-Bar cukup tinggi,"tuturnya. Menurut dia, dalam pertemuan tersebut mereka meminta adanya kepastian berinvestasi sehingga realisasi projek ini bisa berjalan sesuai dengan rencana. "Apalagi, melalui projek ini setidaknya akan menciptakan 6juta lapangan kerja baru serta mempercepat pembangunan ekonomi wilayah Ja - Bar,"katanya.

Iwa Kartiwa mengatakan, pihaknya akan membantu dengan mempercepat proses perizinan sehingga mereka bisa memperoleh Surat Persetujuan Penanaman Modal (SPPM). "Kita harapkan SPPM tersebut bisa keluar tahun ini juga dan paling lambat awal tahun depan,"ucapnya. Dikatakan, kendati pemerintah sama sekali tidak mengeluarkan dana untuk proyek ini, tetapi masih bisa menarik pajak dari keuntungan mereka. (A-80) ***

http://newspaper. pikiran-rakyat. com/prprint. php?mib=beritade tail&id=113545
-- Aldo Desatura ® & ©

Sumber = Tayangan Metro Hari Ini di Metro TV pada tanggal 23 November 2009.

Tanggal 4 Desember 2009 :
1. Akhirnya KRD Bumi Geulis Beroperasi Kembali
[keretapi] KRD BG Boo-Si jalan lagi Fri, December 4, 2009 8:49:55 AM
From: Hendy Gunawan hendy_gnwn@yahoo.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan deng
an pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Setelah -+ 1 bulan KRD Bumi Geulis tidak Jalan yang disebabkan oleh perbaikan untuk penguatan baik tebing maupun penguatan jembatan disekitar Cigombong, akhirnya kemarin KRD tsb sudah kembali beroperasi. Perbaikan tsb. sebenarnya penguatan untuk menahan beban yang berat agar dapat dilewati oleh KA yang berat. Seperti diketahui bahwa kedepannya KA barang dan juga KA air mineral akan melewati jalur tsb. Tadi pagi KRD saya lihat sudah penuh dengan penumpang artinya animo masyarakat thd angkutan masal yang satu ini tinggi. Mereka berharap adanya KA tambahan mengingat KA reguler yang ada saat ini hanya sehari sekali.

Demikian info.
Wass

Tanggapan saya pribadi :
Sebagai perwakilan suara hati rakyat dalam hal ini masyarakat pengguna jasa KA Bogor – Sukabumi pp semoga saja pemerintah juga mengoperasikan rangkaian KRD tamba
han sesegera mungkin.

2. Peresmian KA Bangunkarta Eksekutif dan Senja Kediri Bisnis
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

[keretapi] Kamandanu dan Bangunkarta ditiadakan
Mon, December 7, 2009 8:52:52 AM
From: ferdian ferdian_a_r@yahoo.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com

Written by humaska

Friday, 04 December 2009 15:13

Sabtu, 5 Desember 2009, PT. Kereta Api (Persero) mengoperasikan 2 trayek kereta baru secara bersamaan, yaitu KA Bangunkarta Eksekutif yang diresmikan di stasiun Jombang dan KA Senja Kediri Bisnis yang diresmikan di stasiun Kediri, Jawa Timur. Kedua KA ini dioperasikan untuk mewadahi tantangan akan potensi pasar angkutan penumpang koridor Jombang - Pasar Senen dan Kediri - Pasar Senen yang cukup besar namun belum terlayani secara maksimal sebelumnya. Direktur Utama Ignasius Jonan didampingi Wakil Direktur Utama Soedarmo Ramadhan serta Kepala Daops VII Madiun Drs. Bambang Rudianto yang hadir saat peresmian operasi KA Bangunkarta Eksekutif mengatakan bahwa kedua KA tersebut diproyeksikan dapat memberikan pendapatan yang lebih tinggi terhadap perusahaan mengingat bahwa potensi pasar angkutan penumpang koridor Jombang - Pasar Senen & Kediri – Pasar Senen cukup besar.

Tarif yang diberlakukan untuk kedua KA tersebut selama masa promosi adalah Rp. 200.000,- untuk KA Bangunkarta Eksekutif dan Rp. 130.000,- untuk KA Senja Kediri Bisnis dengan jadwal keberangkatan untuk KA Bangunkarta Eksekutif pukul. 16.15 WIB dari stasiun Jombang untuk tiba di stasiun Pasar Senen pukul. 04.51 WIB dan dari stasiun Pasar Senen KA ini dijadwalkan berangkat pukul. 16.15 WIB dan akan tiba di stasiun Jombang pukul. 05.58 WIB. Sedangkan, untuk KA Senja Kediri Bisnis dari stasiun Kediri dijadwalkan berangkat pukul. 17.00 WIB untuk tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 07.15 WIB dan dari stasiun Pasar Senen berangkat pukul. 15.00 WIB untuk dijadwalkan tiba di stasiun Kediri pukul. 05.30 WIB.

Dengan dioperasikannya kedua KA ini, maka perjalanan KA Kamandanu tujuan Semarang Tawang - Gambir dan sebaliknya mulai 4 Desember 2009 dan KA Bangunkarta tujuan Pasar Senen - Jombang dan sebaliknya mulai 5 Desember 2009 dibatalkan.

Dioperasikannya kedua KA tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari usaha PT. Kereta Api (Persero) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah timur Jawa. Oleh karena itu, Adi Suryatmini VP Public Relation berharap agar semua pihak terkait turut menjaga kelestarian KA Bangunkarta Eksekutif dan KA Senja Kediri Bisnis karena bagaimana pun fasilitas angkutan massal ini milik masyarakat dan dioperasikan untuk melayani kepentingan masyarakat akan jasa transportasi. (k15)

Last Updated on Friday, 04 December 2009 15:20

Sumber = http://kereta- api.com/index. php?option= com_content&view=article&id=270:peluncuran- ka-bangunkarta- eksekutif&catid=6:pengembanga n-ka&Itemid=37&menu=berita postingan rekan Ferdian ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 7 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Yah… kita lihat saja deh bagaimana bukti nyata yang ada
apakah benar akan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggocek tarif sebesar itu semua atau malah menurunkan niat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi lain atau sebaliknya tetap menggunakan KA tapi lain klas.

Tanggal 5 Desember 2009 :
1. Launcing KA Senja Jurusan Kediri - Jakarta, 70% Tiket Terjual
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Kediri – PT. Kereta Api (PT. KA) secara resmi meluncurkan KA Kediri Senja jurusan Kediri - Jakarta, Sabtu (5/12/2009). Saat pemberangkatan perdana, jumlah tiket terjual mencapai 70%. Peluncuran KA Kediri Senja dilakukan Direktur Utama PT. KA Ignatius Jonan dan pemberangkatan perdana dilakukan oleh Walikota Kediri Samsul Ashar. Tiap operasinya, kereta api ini akan menggunakan 9 rangkaian gerbong penumpang dan 1 gerbong restorasi dan menggunakan jalur utara. "Itu yang membedakan dengan KA Eksekutif Gajayana di mana KA Kediri Senja akan lewat jalur utara di Semarang. Sedangkan, Gajayana lewat jalur selatan di Yogyakarta,"kata Jonan dalam sambutannya.

Jonan menjelaskan, pihaknya meluncurkan KA Kediri Senja dengan tujuan memenuhi kebutuhan transportasi kereta masyarakat Kediri dan sekitarnya untuk ke Jakarta yang selama ini dilayani 3 kereta berbeda masing - masing Matarmaja dan Brantas untuk Klas Ekonomi dan Gajayana untuk Klas Eksekutif. "Kami melihat pertumbuhan ekonomi di Kediri sangat pesat dan fasilitas kereta kami anggap harus ditambah. Mungkin ada penumpang Klas Ekonomi yang ingin naik Klas ke Eksekutif tapi terkendala tarif, mereka bisa menggunakan KA Kediri Senja,"jelas Jonan. Tarif KA Kediri Senja untuk perjalanan dari Kediri - Jakarta dijual seharga Rp 130 ribu,00. Namun, sama dengan kereta Klas Eksekutif, pada hari libur harga tarif akan disesuaikan.

Dalam pemberangkatan perdana, antusiasme masyarakat untuk menggunakannya tercatat cukup tinggi. Dari 673 kapasitas tempat duduk yang tersedia, sebanyak 401 diantaranya terjual. "Sangat bagus, karena ini perdana. Dengan catatan ini kami menyebut okupansinya mencapai 70% dan pada perjalanan selanjutnya kami harapkan bisa menembus 80 - 90%," imbuh Jonan. Jonan menambahkan, PT. KA berencana melakukan evaluasi dalam 3 tahun mendatang. "Kami punya waktu 3 tahun untuk mengevaluasinya dan tidak perlu berfikir buruk soal kegagalan. Yang jelas kalau respon masyarakat bisa terus baik, tidak menutup kemungkinan Klasnya akan kami naikkan jadi Eksekutif,"imbuhnya.

Secara terpisah Walikota Kediri Samsul Ashar berharap diluncurkannya KA Kediri Senja bisa menambah kemajuan di wilayahnya. Tidak sebatas perekonomian, namun sektor lain diharapkan juga bisa meningkat. "Ekonomi jelas kami harapkan naik, karena fasilitas transportasi sudah semakin mudah. Tak lupa juga sektor pendidikan atau lainnya semoga juga bisa meningkat, ungkap Samsul. (fat/fat)

Sumber = Samsul Hadi – detikSurabaya postingan rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 6 Desember 2009.

Keterangan = Sepanjang ketikan aslinya, narasumber dalam hal ini rekan Samsul Hadi mengetiknya PT. KAI atau PT. Kereta Api Indonesia, namun saya ralat menjadi PT. KA atau PT. Kereta Api.


Versi Kompas.com :
Sabtu, 5 Desember 2009 | 19:09 WIB
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – b
aku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

KEDIRI, KOMPAS.com – PT. Kereta Api (persero) meluncurkan satu rangkaian kereta baru Klas Bisnis yang dinamakan KA Senja, Sabtu (5/12) di Kota Kediri, Jawa Timur. Kereta relasi Kediri - Pasar Senen ini diharapkan mampu menyempurnakan sarana transportasi yang sudah ada sebelumnya. Pada pemberangkatan perdananya kemarin, tiket kereta yang laku terjual mencapai 401 bangku atau sekitar 69% dari daya tampung yang disedikan sebanyak 576 bangku penumpang. KA Senja berangkat dari Kediri setiap hari pada pukul. 17.00 dan dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul. 07.16 keesokan harinya. Dari Jakarta, KA Senja akan berangkat pada pukul. 17.00 dan tiba di Kediri pada pukul. 07.16.

Kereta akan membawa 10 rangkaian gerbong yang terdiri dari 1 gerbong makan atau restorasi dan 9 rangkaian gerbong penumpang dengan kapasitas 64 bangku pada setiap gerbongnya. Perjalanan kereta ini akan melewati jalur pantai utara Jawa di antaranya Semarang dan Jatinegara. Selama di perjalanan, penumpang akan dimanjakan dengan kipas angin serta kursi yang lebih empuk dibandingkan kursi di Klas Ekonomi. Harga tiketnya cukup terjangkau, yakni Rp 130.000,00 per orang. Khusus penumpang usia anak - anak mendapat potongan harga sebesar 20%. Harga berlaku selama masa promosi.

"Kalau nanti KA Senja Kediri berhasil dan animo bagus, mungkin nanti akan kita tambah untuk Klas Eksekutif, atau Klas Ekonomi,"ujar Direktur Utama PT. KA Ignatius Junan.

Sumber = Laporan wartawan KOMPAS Runik Sri Astuti pada tanggal 5 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Perekonomian kota Kediri berkembang pesat, rangkaian K1 terkendala tarif, semoga saja ke depan tetap laku keras meski ada sedikit ambisi bisa saja seluruh rangkaian
dinaikkan jadi K1 seluruhnya. Amin deh…

2. Potret Suram KRL Jabodetabek
Kali ini stasiun TV TPI menyoroti bagaimana perkembangan perkereta apian Jabodetabek hingga saatt ini. Tentu saja semakin banyak kendala berupa keterlambatan waktu perjalanan, kondisi interior KRL Ekonomi yang memprihatinkan akibat ulah masyarakat itu sendiri yang tidak mau merawatnya dan jumlah armada yang semakin menipis dalam persoalan jumlah 1 gerbong / kereta dalam 1 rangkaian. Kali ini TPI hanya menyoroti kondisi di KRL Ekonomi saja yang kemungkinan tidak menyoroti bagaiman kondisi KRL Ekonomi AC sesungguhnya hingga saat ini. Itu pun sebatas koridor Jakarta – Bogor pp.

Sumber = Siaran berita Lintas 5 Sore di TPI pada tanggal 5 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mesti dibenahin lagi…


Tanggal 6 Desember 2009 :
1. KRL Ekonomi Mogok di Stasiun Citayam
Ada pemberitaan bahwa telah terjadi pemogokan rangkaian KRL Ekonomi untuk jurusan Jakarta ke Bogor di stasiun Citayam. Akibat peristiwa tersebut perjalanan KRL Jakarta – Bogor pp pun terganggu. Tidak jelas kapan lebih tepatnya waktu tersebut terjadi dan rangkaian KRL Ekonomi jenis apa yang mogok.

Sumber = Tulisan berjalan di Metro TV pada malam hari tanggal 6 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
PT. KCJ seolah – oleh tidak ingin turun tangan bagaimana penderitaan para konsumennya terhadap sarana dan pra sarana handalan yang selama kurun waktu yang sudah lama ini merakyat.

2. Tiket KA Untuk Liburan Natal Sudah Habis
Entah apakah ini karena permainan orang dalem kembali terhadap aksi para calo atau tidaknya, yang jelas nampaknya para konsumen kereta api jarak jauh untuk berbagai klas (mungkin kecuali Parahyangan dan Argo Gede) harus menelan kecewa. Semua karcis khususnya untuk keberangkatan dari Jakarta sudah habis terjual. Entah ini apa karena calo atau tidaknya, mari kita pasrahkan saja.

Sumber = Tulisan berjalan di TV One di malam hari tanggal 6 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mau nuduh tapi belum ada bukti.... Tapi saya pribadi sih tetap ada permainan orang dalem dengan harus melibatkan pak Menteri Perhubungan nih yang kini terkenal tegas.


Tanggal 7 Desember 2009 :
Masinis Punokawan Peduli Prita Mulyasari
Dikala jutaan rakyat Indonesia terpanah untuk terdorong peduli dengan sosok Prita Mulyasari mantan pasien RS Omni Internasional Tangerang yang digugat pengadilan sebesar Rp 204 juta,00 hanya karena pencemaran nama baik RS bertaraf internasional tersebut, seorang masinis pun juga tergugah hatinya untuk turut menyumbangkan sejumlah uangnya kepada masyarakat yang berada di sekitar Jl. Slamet Riyadi kota Solo. Masinis lokomotif BB 300 13 yang sedang menarik K3 Punokawan tersebut sejenak menghentikan laju loknya itu untuk memberi sumbangan sukarela. Hal ini sempat menjadi daya tarik warga masyarakat sekitar terlebih para jurnalis yang pada mengabadikan momen tersejarah demi tegaknya keadilan di negeri ini.

Sumber = Siaran berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 7 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja dukungan moril ini bermanfaat buat tegaknya keadilan di negara kita ini yang selalu termakan dengan uang – uang sogokan yang sangat merugikan jutaan rakyat Indonesia.


Tanggal 8 Desember 2009 :
1. Jalur ganda KA Jakarta - Surabaya segera dibangun
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

JAKARTA: Pemerintah akan bangun jalur kereta ganda atau double track di lintas utara dan selatan sepanjang rute Jakarta - Surabaya untuk mengoptimalkan angkutan logistik menggunakan moda kereta api (KA). Dirjen Perkereta apian Departemen Perhubungan Tundjung Inderawan mengatakan angkutan logistik meneggunakan KA diharapkan dapat memangkas waktu dan biaya tinggi dalam pengiriman sekaligus sebagai salah satu strategi pemerintah dalam mengurai kemacetan di jalan raya. "Proyek pembangunan jalur ganda ini memang program dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, salah satunya untuk mengatasi bottle neck. Pembangunan akan difokuskan terlebih dahulu di lintas yang memiliki tingkat kepadatan tinggi," katanya pekan lalu.

Dia memaparkan hingga saat ini pembangunan jalur ganda yang sudah terprogram berada di rute Cirebon (Jawa Barat) - Prupuk (Jawa Tengah) dan Purwokerto - Kroya (Jawa Tengah) karena mendapat pembiayaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Tundjung menuturkan pihaknya segera membuka tender konsultan di rute itu yang prosesnya diperkirakan memakan waktu sekitar 1 tahun. Setelah tender selesai, lanjutnya akan dibuka tender kontraktor. "Kalau kontraktor sudah terpilih, masa pembangunan fisik diperkirakan berlangsung 3,5 tahun," katanya. Menurut dia, untuk pembangunan jalur ganda di rute - rute lain akan menggunakan dana dari APBN. "Akan ada tender kontraktor untuk pembangunan. Saat ini yang sudah siap ditender adalah rute Solo - Madiun. Dananya didapat dari APBN, begitu dana keluar Dephub akan langsung membuka tender pengerjaan proyek,"jelasnya.

Tundjung mengungkapkan saat ini rute yang sudah menggunakan jalur ganda mencakup Jakarta - Cirebon, Yogyakarta - Solo, Solo - Madiun, Tegal - Pekalongan dan Purwokerto - Prupuk. Dia mengharapkan PT. Kereta Api juga bisa mencari konsultan lokal untuk mendesain jalur ganda di rute lainnya sehingga waktu pembangunan juga bisa semakin cepat. Sebelumnya, PT. KA berharap agar pembangunan jalur rel ganda di lintas utara sudah selesai dalam 3 tahun ke depan guna mendukung target volume angkutan 1.000 peti kemas per hari untuk rute stasiun Jakarta Barang - Kalimas (Surabaya). Untuk mencapai target itu, PT KA membutuhkan operasional sebanyak 50 gerbong sehingga diperlukan adanya jalur ganda.

Direktur Komersial PT. KA Sulistiyo Wimbo Hardjito mengatakan pihaknya berencana meningkatkan kontribusi angkutan barang terhadap pendapatan perusahaan sehingga bisa mencapai 50% atau setara dengan sumbangan dari angkutan penumpang. "Sekarang kan baru berkontribusi sekitar 40% dan sisanya dari angkutan penumpang. Pada tahun ini, pendapatan dari angkutan barang ditargetkan mencapai Rp1,6 triliun,00 dan dari angkutan penumpang Rp2,4 triliun,00,"ujarnya.

Sumber = Raydion Subiantoro Bisnis Indonesia edisi tanggal 8 Desember 2009 postingan dari rekan Widyoko ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 8 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Lsgi – lagi terdengar proyek ambisius di depan telinga kita sehingga mata pun harus menjelihkan perhatian kepada sikap para petinggi PT. KA agar proyek ambisius dari jajaran petinggi Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini lekas terlaksana. Yah…. Kita sebagai awam berharap terlaksana deh… Terserah maunya mereka apa…


2. Bls: [keretapi] Re: KRDE Komuter Arek Surokerto Berhenti Beroperasi
(Berita kelanjutan dari tanggal 19 November 2009)
Tue, December 8, 2009 11:38:05 AM
From: edja noezsanto nitijoso edja_n@yahoo.co.id Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

1 set kde yang nabrak kambing sudah di bengkel INKA belum ada kabar kapan jadinya. Mungkin temen - temen di INKA bisa kasih tahu yang 1 set lagi tidak bisa jalan & ada di los dipo SDT karena rusak TM & panel pengoperasiannya (terbakar) . Panel apa detailnya saya lupa... Jadi, sampai sekarang jadi seperti proyek tidak berguna... Mungkin lagi dievaluasi ulang oleh PT. INKA.
Salam sepur, Edja N N

Sumber = Postingan rekan edja noezsanto nitjoso ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 8 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Di bidang politik lagi trend pada ‘tikus’ ternyata di kereta api lagi trend ‘kambing’ 2 artian, yakni memang benar – benar kambing di atap KA tiada lain para penumpang gelap dan arti yang sesungguhnya tiada lain benar – benar binatang kambing. Kalau kambing ditabrak tidak mengandung unsur penegakkan hukum, tapi kalau ‘tikus’ di gedung wakil rakyat jadi persoalan hukum yah… Moga2 aja KDE Arek Surokerto ini bisa beroperasi kembali dari ‘komanya’ akibat menabrak kambing.


3. Pertemuan KRL Mania dengan KCJ dan PT. KA Daops I Jakarta
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Dear all,

Semalam pertemuan segitiga KRLmania - KCJ n Daops I PT. KA berlangsung sampai jam 10 malam (pada naik KRL terakhir pulangnya). Pertemuan berlangsung lumayan seru dan agak panas. Hampir semua permasalahan KRL yang slama ini dikeluhkan semalam dikomplain oleh para Roker kepada Direksi KCJ dan Daops I PT. KA ba...ik secara lisan maupun tertulis. Info lengkap jalannya pertemuan nanti akan diaplod di krlmania.com.

Sumber = Postingan Solidaritas Jabodetabek Untuk KRL Yang Lebih Baik di situs Facebook pada tanggal 9 Desember 2009.

Berita yang sama :
Re: [keretapi] Pemisahan PT KA Gagal Wed, December 9, 2009 9:49:43 AM
From: ROSES-Man rosesmilis@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Tadi malam berlangsung pertemuan antara PT. KA, KCJ n penumpang (diwakili KRL Mania n GMMarka).... Di situ ada salah satu kata2 dari humas KCJ yang membuat yg datang mengernyitkan dahi, "Saat ini bisa dibilang PT. KA dan KCJ adalah satu...." hampir semua yang datang memandang heran.... Loh, memang dulu2 ada apa? hehehe..... dan memang kehadiran pak Mulianta bersanding dengan pak Henri Anom menepis dugaan adanya 'clash' antara anak dan ortu itu.....

Ada beberapa hasil pertemuan yang cukup menarik informasinya mengenai KRL Jabotabek ini yang memang ruwet,. Salah satunya masalah pasokan listrik dan rencana pengembangan. Tapi, untuk sementara pnp menunggu kedatangan Tokyu 7000 yang katanya mulai datang Januari 2010 per 10 kereta sebanyak 4 set. Gardu UI pun sudah selesai diperbaiki sedang ujicoba untuk full load.... Mudah2an minggu2 besok sudah bisa normal.....

Dan yang aneh adalah untuk urusan KRL ini ada 3 pihak yang bermain: PT. KA, KCJ dan Dephub sendiri. untuk rekan2 di Jabotabek yang melihat ada perbaikan stasiun ternyata itu proyek didanai dephub melalui KCJ... jadi bukan murni KCJ. Demikian jugan dengan e-ticketing padahal butuh sosialisasi yang lama.... Ya… kita amati dulu perkembangan sampai beberapa bulan ke depan.

Sumber = Postingan rekan Roses MAN ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 9 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja keluh kesah rokers Jabodetabek (julukan buat para pengguna jasa KRL Jabodetabek yang resmi tentunya alias bukan yang suka bayar salam tempel dengan petugas atau pun para penumpang gelap) dapat ditanggapi dengan baik.


4. Gangguan Prameks
[keretapi] Gangguan Prameks Wed, December 9, 2009 5:39:53 PM
From: Gimson Ahmed jim96.milis@gmail.com Add to Contacts To: keretapi@yahoogroups.com
http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2009/12/09/ 15134653/ .prameks. macet.penumpang. buka.paksa. pintu
Wah, berita baiknya, komuter Prameks mulai diandalkan warga. Berita kurang baiknya, gimana manajemen layanan untuk mengantisipasi gangguan armada begini. Di Jabotabek khan sudah seringkali terjadi dan akibatnya adalah penumpukan penumpang.

Prameks Macet, Penumpang Buka Paksa Pintu
Rabu, 9 Desember 2009 | 15:13 WIB
Yogyakarta, Kompas - Para penumpang Kereta Api Prameks jurusan Yogyakarta - Solo ramai - ramai membuka paksa pintu kereta setelah terjebak di dalamnya, Selasa (8/12). KA Prameks bernomor 764 tersebut mogok tepat di stasiun Lempuyangan.

Dari keterangan yang dihimpun Kompas diketahui, Prameks tersebut dijadwalkan berangkat dari stasiun Tugu pukul. 16.09. Setelah sampai di stasiun Lempuyangan, kereta berhenti untuk mengangkut penumpang. Akan tetapi, saat akan mulai berangkat menuju Solo kereta itu macet.

Akibatnya, pintu - pintu hidrolik kereta ikut macet tidak bisa dibuka sehingga ratusan penumpang terjebak di dalamnya.

Andre, salah seorang penumpang menuturkan Prameks saat itu penuh penumpang yang ingin pulang kerja. Kondisi itu membuat suasana di dalam kereta cukup panas. "Mungkin karena ingin mengejar jadwal Prameks berikutnya ke Solo, jadi ingin segera keluar. Kalau terlewatkan khan harus menunggu lebih lama,"katanya.

Setelah berhasil membuka 4 pintu kereta, penumpang keluar bergantian. Mereka selanjutnya menunggu Prameks tujuan Solo berikutnya yang dijadwalkan berangkat pukul. 17.30. Begitu Prameks nomor 766 dari arah Solo menuju Stasiun Tugu datang, puluhan penumpang berebut naik. Kereta ini dijadwalkan langsung kembali ke Solo pukul. 17.30. Kepala Stasiun Lempuyangan Agus Wijayanto menyatakan KA Prameks dengan 5 rangkaian gerbong itu macet akibat gangguan pada bagian kompresor. Gangguan ini juga menyebabkan pintu - pintu kereta dengan sistem hidrolik angin ikut macet. "Ini kejadian pertama di stasiun ini. Tidak benar ada kaca pintu yang dipecah akibat penumpang panik. Mereka juga tidak panik, biasa saja,"katanya. (RWN)

-- --jim.

Tanggapan saya pribadi :
Ada – ada saja… Jangan sampai memalukan citra dunia… Sebab rangkaian KRDE Prameks bisa saja seperti yang dialamin pendahulunya, yakni KRDH Prameks yang saya pernah lihat sendiri dinaikin turis bule. Bila kebetulan banyak turis di dalamnya, bagaimana tanggapan mereka nanti?


Tanggal 9 Desember 2009 :
KA Turangga Terbakar di Stasiun Semut
Entah bagaimana kronologi kejadiannya dan apakah ini semata unsur sabotase... Yang jelas, 1 kereta Pembangkit dari rangkaian KA Turangga dikabarkan oleh Kepala Stasiun Semut yang bernama anu terjadi korsleting listrik saat terparkir di dalam stasiun Semut. Bersyukur tidak terjadi korban jiwa karena rangkaian KA masih terparkir di dipo stasiun. Namun, tidak ditaksir kerugiannya dan apakah mengganggu jadwal perjalanan KA Turangga itu sendiri. Namun, karena kereta / gerbong yang terbakar dapat dipadamkan dengan cepat, maka tidak mengganggu jadwal perjalanan KA lainnya meski lokasi kejadian berada di dekat sebuah PJL / pos jaga lintrasan.

Peliput = Tribroto Purnawanto, koresponden Trans TV Surabaya.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 10 Desember 2009.

Berita yang sama :
Postingan rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com...
Ulah Oknum, Satu Gerbong Cadangan Terbakar
Rabu, 9 Desember 2009 | 19:47 WIB
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

SURABAYA, KOMPAS.com - Salah satu gerbong cadangan kereta api Klas Eksekutif yang ditarik lokomotif D 30164 terbakar dalam perjalanan dari stasiun Sidotopo ke stasiun Semut Rabu (9/12/09) pukul. 14.10 WIB. Penyebab kebakaran diperkirakan terjadi akibat ulah oknum tak bertanggung jawab. Masalahnya, di dalam gerbong tak ada genset atau aliran listrik yang bisa memicu kebakaran.

Kepala Humas PT. Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya Nur Amin di Surabaya menyatakan lokomotif D 30164 mengangkut 4 gerbong cadangan dari stasiun Sidotopo ke stasiun Semut. Namun, di tengah perjalanan, yaitu antara ruas stasiun Surabaya Gubeng menuju stasiun Semut salah satu gerbong tiba - tiba terbakar. "1 gerbong terbakar, tapi untungnya dapat cepat dipadamkan. Beberapa bagian gerbong sempat terbakar tapi masih bisa kami perbaiki,"tuturnya.
Meski perkiraan sementara gerbong terbakar akibat ulah pihak yang kurang bertanggung jawab, tapi PT. KA Daop VIII Surabaya masih terus menyelidiki penyebab kebakaran yang sebenarnya.

http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/12/09/ 19470457/ ulah.oknum. satu.gerbong. cadangan. terbakar.

Tanggapan saya pribadi : Merokok di dalam gerbong K1 saja sudah pasti dilarang… bagaimana kalau sampai tiada alat pencegah kebakarannya? Sungguh keterlaluan…


Tanggal 10 Desember 2009 :
1. PLH di Serdang Bedagai, Sumatera Utara
http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2009/12/10/ 0230424/jalur. kereta.api. medan-siantar. terputus
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Re: [keretapi] PLH di Serdang Bedagai, Sumatera Utara
Thu, December 10, 2009 3:50:56 PM
From: Gimson Ahmed jim96.milis@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com

Jalur Kereta Api Medan-Siantar Terputus Kamis, 10 Desember 2009 | 02:30 WIB Medan, Kompas - Jalur kereta api Medan - Pematang Siantar terputus selama 3 hari sejak Senin lalu sekitar pukul. 00.30. Jalur terputus di KM 20+400 antara Stasiun Bajalingge dan Tebing Tinggi di tengah kebun karet PT. Perkebunan Nusantara atau PTPN III. Jalur terputus akibat penampang rel tergerus air yang menimbulkan lubang menganga sepanjang 10 meter dengan kedalaman 7 meter. Akibatnya, rangkaian kereta BBM Pertamina terguling.

Kepala Humas PT. KA Divre Sumatera Utara Suhendro Budi Santosa Rabu (9/12) mengatakan rel KA jatuh ke dalam lubang. Ia menyatakan pada Rabu malam jalur sudah bisa dilalui KA. ”Kereta api BBM jurusan Siantar sudah menunggu di stasiun Tebing Tinggi. Begitu pengerjaan selesai, kereta BBM langsung kami luncurkan malam ini,”kata Suhendro Rabu malam. Suhendro mengatakan, saat kereta BBM Pertamina meluncur Senin lalu, kondisi rel Medan - Pematang Siantar terlihat bagus. Namun, saat KA melintas di KM 20+400 tanah penampang rel amblas tak mampu menahan berat rangkaian KA. Akibatnya, lokomotif dan 2 gerbong KA terguling, dua gerbong lainnya masih bertahan di atas rel. Adapun Masinisnya menderita luka - luka ringan. Belum ada laporan adanya korban lain.

Akibat rintangan itu, jalur KA tak bisa dioperasikan selama 3 hari. Setiap hari sedikitnya 4 rangkaian kereta penumpang Medan – Pematang Siantar – Medan dan 4 rangkaian kereta barang Medan – Pematang Siantar - Medan yang beroperasi. Kejadian itu menyebabkan 24 rangkaian kereta tidak bisa berjalan. Menurut Suhendro, kejadian ini merupakan kejadian pertama di KM 20+400. ”Curah hujan di Tebing Tinggi dan sekitarnya sangat tinggi sehingga menimbulkan genangan air di kawasan kebun karet PTPN III. Sementara itu, PTPN III tidak membuat parit-parit di kebun itu. Ini membuat air menggenang di pinggir jalur kereta api,”kata dia.

Tidak beroperasi Kepala Stasiun KA Medan Irwan menambahkan selama 3 hari terakhir 6 rangkaian KA penumpang Medan - Pematang Siantar dan 6 rangkaian KA barang Medan - Pematang Siantar tidak beroperasi. Akibat putusnya jalur itu, banyak penumpang yang kecele. Namun, kondisi bisa diatasi karena tingkat okupansi kereta penumpang yang merupakan kereta ekonomi itu tak tinggi, yakni hanya 70%.

KA Ekonomi Medan - Pematang Siantar tiap hari mengangkut penumpang 50 hingga 100 orang, sedangkan kereta BBM membawa 10 hingga 18 gerbong berisi masing - masing BBM 27 hingga 30 liter. (WSI)

-- --jim.

Sumber = kompas.com postingan rekan Gimson Ahmed ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 9 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Untung saja frekwensi perjalanan KA tidak terlalu padat. Namun, saya prihatin atas terlukanya sang masinis si ketel meski baru skala ringan saja.


2. Mengendarai Motor Sambil Setel Musik Dihajar KA
Dengan ceroboh seorang pengendara asyik mengdengarkan musik saat mengendarai sepeda motornya. Alhasil pemilik nama lengkap Mohammad Syarif yang berusia 20 tahun itu dihajar rangkaian KRL yang melintas di perlintasan KA sisi barat stasiun Klender Baru, Jakarta Timur. Korban langsung meninggal seketika begitu terseret beberapa meter dalam keadaan kepala yang pecah di sekitar jam 11 siang.

Kronologinya bermula ketika korban hendak melintasi perlintasan KA tersebut. Padahal sudah banyak warga yang sudah memperingatinya akan datangnya rangkaian KA. Korban terus mengindahkan peringatan tersebut salah satu di antaranya oleh Rizal (40) seorang pedagang rokok. Korban pun langsung terhempas beserta sepeda motor Hoda Supra X-nya yang berplat nopol B 6519 VGA. Korban diketahui sebagai pegawai swasta perusahaan makanan di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Jenazah pun dievakuasi ke RS Islam untuk diotopsi. Seperti yang dituturkan oleh Kapolsektro Duren Sawit Kompol Titik Setyowati bahwa orban tidak mendengar sirine pada palang perlintasan KA akibat asyik mendengarkan lagu dalam bentuk MP3 tersebut.

Suumber = Koran Warta Kota dalam rubrik Metropoliitan edisi tanggal 11 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Suatu kelalaian yang sangat luar biasa mengingat jalan raya pula dijadikan sebagai ajang santai dalam berkendara sambil mendengarkan musik. Apalagi yang dilintasinya itu rel KA yang notabene dipadati arus perjalanan KA dari berbagai arah. Alhasil, korban pun entah mesti melanjutkan musiknya di alam yang berbeda atau tidak demikian. Hanya Sang Maha Kuasa yang mengetahuinya.


Tanggal 11 Desember 2009 :
Perumahan Kumuh di Manila Terbakar
Beberapa petak rumah semi permanen di ibukota Manila terbakar dengan hebat di malam hari akibat korsleting listrik. Akibat kebarakan yang terus merembet ke pemukiman sebelahnya, 2 orang warga dilaporkan tewas. Seisi penduduk perumahan semi permanen tersebut diungsikan ke sebuah bangunan olah raga untuk pertandingan basket. Tak ayal kejadian pada malam itu membuat sebuah stasiun KA komuter menjadi sepi para calon penumpang. Meski demikian tidak diberitakan apakah membuat sejumlah perjalanan KA menjadi terhambat atau tidaknya. Yang jelas stasiun KA layang tersebut terletak tidak begitu jauh dari lokasi kebakaran.

Suumber = Siaran berita Apa Kabar Indonesia Malam di TV One pada tanggal 11 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Perumahan kumuh memang menjadi hal yang menjemukan di tengah kepadatan penduduk di sebuah kota besar. Ini semata kita sadarin karena keterpurkkan ekonomi yang membuat mereka sulit mencari lapangan kerja dan tempat tinggal. Meski demikian, bukan berarti pemukiman kumuh tdibiarkan terus tersebar luas di segala penjuru meski itu di negara tetangga. Di hari yang sama terjadi kebakaran pula di perumahan semi permanen di kecamatan Tambora koatadya Jakarta Utara.


Sedikit OOT / Out Of Topic :
Tanggal 4 Desember 2009 :

Bakrie Untuk Negeri
Abu Rizal Bakrie kembali ingin membantikan diri kepada negara bahwa dirinya memang berjiwa tulus dan ikhlas dalam kemanusiaan. Melalui program Bakrie Untuk Negeri, sang pengusaha bersedia membantu penderitaan Tegar dari rasa traumanya selepas diamputasi pada kaki kanannya atas kejahatan serta kebiadaban yang dilakukan oleh ayah tirinya itu. Dengan berbekal kaki palsu yang dibuat oleh sebuah perusahaan selama 10 bulan, Tegar pun siap merelakan dirinya dipasangi kaki palsu setelah lepas dari rasa ketidak siapannya mengenakan kaki palsu.

Sumber = Siaran berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 4 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Syukur saya ucapkan ata sketulusan hatinya demi alasan kemanusiaan. Semoga saja sang penderita dapat melepas rasa traumanya di sepanjang hidupnya. Saya pribadi merasa terdorong pula dengan mensupport dirinya agar segala kebiadaban ayah tirinya itu dapat diambil hikmahnya kalau Tuhan masih menyayangi dirinya.


Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar