Senin, 31 Agustus 2009

Catatan Bulan Awal Bulan Agustus 2009

Catatan Bulanan
Awal Bulan Agustus 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang awal bulan Febuari 2009 kemarin hingga pertengahan bulan Mei 2009 ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto pastinya dari tayangan TV. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto – foto kiriman dari teman – teman sekalian atau pun juga hasil buruan saya sendiri, maka sudah layak tayang.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...


Tanggal 1 Agustus 2009 :
1. KA Klas Premium Jakarta – Solo Pp Diluncurkan
Akhirnya rangkaian KA Argo Dwipangga dan Argo Lawu yang menarik kereta / gerbong Klas Premium diluncurkan. Bersamaan dengan keberangkatan KA Argo Dwipangga atau pun juga Argo Lawu, kereta / gerbong ber-Klas Premium ini melayani konsumen dengan pelayanan seperti para tamu VIP yang salah satunya pernah dinaiki oleh anggota ke-Presidenan. Gerbong / kereta yang diambil dari interior KA Toraja ini menawarkan tarif antara Rp 500.000,00 hingga Rp 1juta,00 kepada khalayak umum yang ingin menikmati fasilitas seperti hotel bintang 5 berjalan. 1 kereta / gerbong difasilitasi dengan kelengkapan mini bar, kamar mandi serasa bintang 5, sofa dengan 2 dudukan dan suguhan TV LCD atau layar datar sehingga para penumpang dapayt dimanjakan dengan suguhan alunan musik karaoke.

Kesamaan yang dimiliki seperti penumpang umum lainnya, kondektur mendatangi kereta / gerbong Klas Premium ini untuk memeriksakan karcis sebagaimana untuk membuktikan bahwa para penumpang di dalamnya telah membeli karcis dengan harga resmi (entah demikian adanya). Seperti yang dituturkan oleh salah seorang penumpang yang bernama Singgih Gunawan bahwa kereta yang dinaikinya nyaman.

Sumber dari = Siaran berita Liputan 6 Petang di SCTV pada tanggal 1 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Meski sebagian dari anggota milis termasuk saya sendiri agak pesimis akan berjalan sebentar, tetapi tinggal lihat bagaimana perkembangannya ke depan apakah memang mampu bertahan lama atau tidak mengingat faktor harganya yang hampir sama dengan perjalanan naik pesawat.


2. Lagi – lagi LAA Bermasalah
Gangguan listrik aliran atas / LAA lagi – lagi terjadi di petak jalur selatan Jakarta. Kali ini menimpa petak rel antara stasiun Citayam dengan stasiun Depok Lama atau Baru saya tidak tahu pasti. Yang jelas, perjalanan KRL antara kedua stasiun tersebut harus saling mengalah karena hanya dapat dilalui 1 jalur saja. Tidak cukup itu, sinyal antara stasiun Pasar Minggu dengan stasiun Universitas Indonesia mengalami kerusakkan. Akibatnya, banyak antrian perjalanan KRL yang menumpuk di sepanjang koridor selatan Jakarta tersebut. Tidak terkecuali rangkaian KRD Bisnis Bumi Geulis yang baru saja mengantar para penumpang dari Sukabumi yang mengakhiri perjalanan di stasiun Bogor.

Sumber = Rekan Roses MAN yang sedang melintasi TKP / tempat kejadian perkara bersama keluarganya pada tanggal 1 Agustus 2009.

Tanggal 2 Agustus 2009 :
1. Razia Kelanjutan Pencarian Buronan Teroris Noordin M Top
Kembali pihak keamanan yang dilakukan oleh Polres Surabay Utara merazia pencarian buronan nomor wahid hingga saat ini Noord M Top. Kapolres Surabaya Utara AKBP Djoko Hari Utomo mengaku bahwa kesatuannya tidak meu lengah dalam mencari tindak lanjut kegiatan terorisme yang selalu meresahkan warga masyarakat. Tidak terkecuali di wilayah kota Surabaya dan sekitarnya. Pihak Kepolisian tidak mau kecolongan dengan ikut merazia para penumpang kereta api di berbagai fasilitas yang vital seperti salah satunya di stasiun Surabaya Turi. Dengan menggunakan anjing pelacak K-9, satu – persatu isi dari barang bawaan para penumpang dirazia. Rangkaian KA penumpang pun yang terisi penumpang juga tidak luput dari razia.

Sumber = Siaran berita Kabar Petang di TV One pada tanggal 2 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Demi alasan keamanan saya setuju sekali dengan selalu melakukan razia seperti ini. Coba tiap hari seperti demikian. Maka, tidak akan ada bonek atau siapapun yang dengan seenaknya menaiki rangkaian KA tanpa bayar atau pun bayar lebih murah dari tarif yang berlaku. Apalagi naik di atap kereta / gerbong kereta api.

2. Dana Untuk Si Tegar
Teman - teman,

Dana untuk Tegar sudah terkumpul Rp. 2.050.000,- dan kemarin hari Minggu tanggal 2 Agustus 2009 sudah saya sampaikan langsung ke Tegar. Photo terlampir. Pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangan dan kepedulian dari teman - teman.
Salam,

Gunawan

Sumber = Rekan Gunawan yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 4 Agustus 2009.

Berita – berita sebelumnya :
Pada tanggal 15 Juli 2009 :
Yth semua anggota milister,

Dapat kami laporkan disini bahwa, pengumpulan dana santunan untuk Tegar sampai dengan saat ini sudah terkumpul sebesar Rp 1.850.374,00 (daftar donatur sementara belum saya lampirkan). Bagi rekan - rekan lain yang masih ingin memberikan sumbangan, kami masih menerimanya. Tadi malam saya dapat sms dari Mas Edy anggota IRPS TA yang mengabarkan kalau hari Sabtu tgl 18 Juli 2009 akan datang langsung ke rumah Tegar di Caruban Madiun. Bagaimana dengan rekan - rekan yang lain, apa sekalian dana yang sudah terkumpul diserahkan ke Tegar barengan dengan Mas Edy? atau mungkin ada pendapat yang lain? mohon masukannya.

salam,

gunawan w.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga kehidupan Tegar semakin bahagia dan jauh dari rasa trauma yang mendalam akibat kejadian tersebut. Saran saya pribadi boleh kita ‘membiusnya’ alias mengajaknya untuk mencintai kereta api. Namun, semua terserah kepadanya apakah mencintai kereta api atau tidaknya. Yang penting, rasa trauma itu haruslah lepas meski tidak segampang apa yang kita bayangin.

3. Wacana KA Klas Ekonomi Jakarta – Cirebon Pp
CIREBON, KOMPAS.com – PT. Kereta Api Daerah Operasi III Cirebon akan mengoperasikan kereta api Klas Ekonomi yang baru untuk melayani penumpang dari Cirebon dan Jakarta. Pengoperasian kereta itu diharapkan bisa terlaksana saat arus balik lebaran bulan September nanti. Kepala Humas Daop III Cirebon Rudi Effendi, Minggu (2/8), mengatakan, bahwa Departemen Perhubungan telah menyetujui penambahan rute baru KA Ekonomi Cirebon - Jakarta. "Bahkan, saat ini PT. KA sedang menunggu kedatangan gerbong - gerbong penumpang yang telah dipesan pemerintah. Pemerintah sudah siapkan gerbongnya, tapi kami masih menunggu kapan akan dikirim," ujar Rudi.

KA Ekonomi itu akan melayani penumpang Klas Ekonomi di wilayah Brebes, Cirebon dan Indramayu tujuan Jakarta. Namun, hingga kini, pemerintah belum memutuskan kapan KA Ekonomi Cirebon - Jakarta bisa mulai beroperasi. Meski demikian, Daops III telah mengajukan permintaan agar pengoperasiannya dimulai saat arus mudik lebaran. Paling tidak, ketika arus balik lebaran. Pada saat arus balik, jumlah penumpang Klas Ekonomi dari wilayah Brebes, Cirebon dan Indramayu meningkat sampai 5x lipat. Dari rata - rata per harinya 2.000 - 2.500 orang, meningkat hingga 10.000 orang. Mereka hanya bergantung pada 1 kereta yang menuju Jakarta, yaitu KA Tegal Arum, tujuan Tegal - Jakarta. Bahkan, sering kali banyak penumpang dari Cirebon dan Indramayu tidak tertampung dan terlantar karena keterbatasan kapasitas KA Tegal Arum. Akibatnya, penumpang terpaksa naik di atas gerbong, berdesakan di bagian lokomotif atau menunggu KA Ekonomi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang kerap juga sudah penuh.

Penambahan rute KA Ekonomi Cirebon - Jakarta sangat dibutuhkan penumpang Klas Ekonomi dari Cirebon dan Indramayu yang banyak merantau sebagai pekerja sektor non-formal di Jakarta. Penumpang - penumpang itu berangkat dari stasiun - stasiun kecil sepanjang Cirebon - Indramayu, seperti stasiun Losari Babakan, Arjawinangun, Jatibarang, Terisi dan Haurgeulis. Setiap harinya, dari stasiun - stasiun kecil yang ada di Cirebon - Indramayu, ada 100-150 orang penumpang yang naik. Menurut Rudi, jumlah penumpang harian KA Tegal Arum di atas 2.000 orang, padahal kapasitas kereta dengan 10 gerbong itu hanya 1.500 penumpang. Bahkan, ketika puncak arus balik, penumpang yang membeli tiket KA Tegal Arum tercatat sampai 15.000 orang. Daops III merencanakan, jadwal keberangkatan KA Ekonomi yang baru lebih awal dari KA Tegal Arum.

"Tarif untuk KA yang baru ini mengacu tarif KA Tegal Arum, yaitu Rp 14.000,00. Tidak mungkin lebih mahal. Karena selisih tarif Rp 1.000,00 - Rp 2.000,00 itu sangat berpengaruh bagi penumpang Klas Ekonomi,"tambah Rudi.

Sumber = Wartawan KOMPAS Timbuktu Harthana yang meliput pada tanggal 2 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Tampaknya negara – negara barat sedang dilanda krisis transportasi yang tidak kita ketahui apakah semata serangan terorir atau pun tidak. Yang jelas, setelah PLH atau peristiwa luar biasa KA komuter Metro di ibukota Wshington DC, USA dan di kota yang berjarak 20 KM dari kota Pisa di negara Italia, kini melanda negara Perancis. Turut pritahin tentunya.

Tanggal 4 Agustus 2009 :
1. PLH KRL AC Pakuan Vs KRL Ekonomi
Lagi – lagi pengguna jasa KRL berduka…. Pasalnya sekitar jam ½ 11 siang terjadi peristiwa luar biasa hebat / PLH antara KRL AC Pakuan dengan KRL Ekonomi di wilayah Bogor. KRL Ekonomi jenis Holec yang tiba – tiba saja mogok dihajar oleh KRL AC Pakuan yang tidak mengetahui keberadaan KRL di depannya yang mogok tiba – tiba. Tak ayal kejadian dahsyat pun terjadi hingga menghancurkan kabin masinis KRL AC bagian depan. Tidak separah KRL AC, KRL Ekonomi yang dihajar hanya mengalami kerusakkan pada atapnya.

Hingga jam 2 siang saat masinis KRL AC Pakuan telah dievakuasi ke RS PMI Bogor, asisten masinis KRL AC Pakuan yang bernama Akbar Velanieyang terjepit mesti kehilangan nyawanya karena penderitaan yang berkepanjangan. Sang asisten masinis terjepit karena seisi kabin memang sudah porak – poranda. Sebatalyon tentara dan Polisi pun ikut berusaha mengevakuasi korban meski nyawanya tidak tertolong. Sedangkan, sang masinis KRL AC Pakuan yang bernama Ujas justru selamat dalam musibah tersebut meski harus dirawat di rumah sakit terdekat karena lukanya yang cukup parah.

Hingga malam hari bangkai kedua KRL yang naas tersebut masih dalam proses evakuasi dengan KRD NR milik Dipo Bukit Duri. Oleh karena itu, rel yang difungsikan hanya 1 jalur saja yang tentunya mengundang antrian yang banyak untuk semua perjalanan KRL.. Namun, di pagi harinya (5/8) jalur sudah normal kembali.

Sumber = Hampir semua media elektronika di tanggal 4 Agustus 2009.

Jakarta - Kereta Rangkaian Listrik (KRL) Pakuan Ekspres Jurusan Bogor - Jakarta menabrak sebuah kereta api Klas Ekonomi. Kecelakaan ini terjadi di jarak 1 Km sebelum Stasiun Bogor, Jawa Barat. "Kira - kira tabrakan sebelum Stasiun Bogor. Menabrak belakang kereta ekonomi," ujar penumpang KRL Pakuan Ekspres, Susanto, kedapa detikcom, Selasa (4/8/2009). Susanto menceritakan, KRL Pakuan Ekspress berangkat dari kota Bogor pada pukul. 10.16 WIB sebelum akhirnya menabrak KA ekonomi. "Setelah tabrakan, sambungan gerbong ketiga dan kedua rusak. Ruang masinis pun ringsek akibat tabrakan," jelasnya. Untungnya, kecelakaan ini tidak menelan korban jiwa dan tidak ada penumpang yang mengalami cedera parah. "Hanya luka lecet dan benjo l -benjol,"pungkasnya.

Sumber = Detik.com pada tanggal 4 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga kejadian ini tidak menjadi aksi balasan semata mengingat beberapa waktu yang lalu sempat terjadi tabrakan yang saat itu disebabkan KRL Ekonomi jenis Holec melanggar sinyal masuk aspek masih warna merah tidak aman. Padahal di depannya ada KRL AC yang sedang menunggu antrian melintasi stasiun Manggarai. Karena dapat kita ketahui banyak keluhan warga masyarakat pasalnya KRL Ekonomi berjenis Holec ini seringkali mengalami peristiwa mogok.

2. Simulasi Densus 88 Antisipasi Teroris di Stasiun Banjar, Jawa Barat
Penghuni stasiun KA Banjar beserta para masyarakat yang biasa menempati dan menggunakan moda transportasi KA dari dan ke stasiun ini mungkin sempat mengalami kejutan yang luar biasa pada malam hari. Karena tim Densus 88 / Detasemen Khusus 88 sedang melakukan simulasi penanggulangan gerak – gerik para buronan teroris yang masih merajalela di Indonesia. Tidak terkecuali obyek vital seperti stasiun KA. Kali ini stasiun Banjar yang menjadi sorotan tajam untuk wilayah Banjar dan sekitarnya.

Sumber = Siiaran berita Kabar Petang di TV One pada tanggal 5 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Syukurlah kalau stasiun Banjar menjadi salah satu obyek yang menjadi target simulasi Densus 88. Teroris bisa saja tidak mengincar stasiun – stasiun besar saja melainkan juga stasiun kecil seperti stasiun Banjar. Lebih beruntungnya lagi lok CC 201 warna putih entah seri berapa dan dari dipo mana menjadi sorotan yang berkesempatan menjadi obyek bagi para tim anti teror tersebut.


Tanggal 5 Agustus 2009 :
Mobil Diterjang ke Sungai, Gadis Sang Pengemudi Trauma Berat

Karena melanggar rambu – rambu tanda datangnya kereta api, seorang gadis yang sedang mengendarai mobil sedannya terpaksa harus menerima nasib sial. Mobil sedan merah muda dengan tampilan sponsor merk rokok, yaitu Djarum yang ia kendarai diterjang KA hingga terseret ke dasar sungai setinggi -+ 5 meter dari permukaan jembatan kereta api. Alhasil, Imelda sang korban menjadi trauma berat saat sempat dirujuk ke sebuah rumah sakit. Peristiwa tersebut terjadi di kota Padang, Sumatera Barat.

Sumber = Tayangan berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 6 Agustus 2009.

Foto di samping tampak sosok Imelda yang sangat trauma begitu dibawa ke rumah sakit terdekat.

Tanggapan saya pribadi :
Meski perjalanan KA di propinsi Smuatera Barat tergolong jarang, namun beginilah kalau melanggar rambu – rambu tanda datangnya kereta api di perlintasan KA. Kecepatan yang ditempuh dengan kencang tak mampu menghindar dari marabahaya tersebut. Bagus sang korban tidak terluka meski harus mengalami shock berat.

Tanggal 6 Agustus 2009 :
1. KRL AC Pakuan Yang Naas Diperbaiki
Pada hari ini terlihat sekelompok teknisi dipo stasiun Bogor sedang memperbaiki rangkaian KRL AC Pakuan yang baru saja 2 hari yang lalu mengalami PLH / peristiwa luar biasa hebat. Sejak kemarin jalur KA antara stasiun Manggarai hingga stasiun Bogor dan sebaliknya sudah normal kembali. Mengenai sebab – mushabab terjadinya PLH tersebut PT. KA Daops I Jakarta masih terus mengusut mungkin hingga tuntas.

Sumber = Tayangan berita Headline News di Metro TV pada tanggal 6 Agustus 2009 pukul. 11.00 WIB.

Tanggapan saya pribadi :
Untung saja tidak dijadikan besi tua. Kalau sudah beroperasi kembali saya mengharapkan agar masyarakat yang notabene masih berkultur percaya budaya mistik tidak mengkaitkan seseorang yang sudag tiada dengan cara mengenaskan semasa hidupnya akan bangkit kembali sebagai rasa penasaran dan lain sebagainya.

Berita kelanjutannya :
Kepolisian Pun Mengusut Tragedi 2 KRL Kemarin Lusa
Masinis KRL Ekonomi yang bernama Supangkat diperiksa oleh Kepolisian. Ia mengatakan kalau saat menarik rem tanda bahaya karena mogok langsung memberi kode kepada PT. KA terdekat untuk memberi sinyal aspek warna merah. Namun, mungkin tidak digubris oleh PT. KA setempat yang mungkin saja dari stasiun Bogor. Sangsi Pasal 359 hukuman 7 tahun penjara pun dapat menimpa dirinya. Sejumlah para korban semakin membaik. Namun, Ujas sang masinis KRL AC Pakuan yang di ruang Paviliun RS PMI Bogor masih dirawat intentsif mengingat warga desa Cibeureum tersebut masih terbalut lehernya. Namun, begitu sembuh pihak Kepolisian pun melakukan tindakan kepadanya untuk memberi keterangan sebagai saksi.

Sumber = Tayangan berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 6 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Jadi tumpang tindih yah? Dunia memang panggung sandiwara. Semua merasa benar tindakannya. Jadi sulit mengetahui siapa yang benar dan siapa saja yang salah.

2. Merasa Beban Dalam Rumah Tangga, Seorang Ibu Tiduran di Rel Bersama Anak Kandungnya

Malam itu para warga di sekitar stasiun Semarang Poncol mengamankan seorang ibu yang mengamuk karena tetap bersih kukuh tiduran di rel kereta api. Aksinya semata ingin melakukan bunuh diri bersama anak laki – lakinya karena persoalan rumah tangga. Entah karena terlilit hutang atau bertengkar dengan suaminya, yang jelas aksi tersebut sempat memacetkan arus kendaran bermotor yang hendak menyeberangi perlintasan KA setempat.

Meski si ibu tetap memaksa, para warga terpaksa menggotongnya dengan cara memborgol kedua tangan si ibu. Si ibu yang bernama Mardina berusia 50 tahun itu pun digiring oleh pihak Kepolisian Sektor Semarang Utara.

Liputan dari = Kontributor Trans TV Ardi Widodo untuk wilayah Jawa Tengah.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 5 Juli 2009.


Tanggal 10 Agustus 2009
KA Antaboga Terbakar di Kampung Bandan
Sebuah gerbong / kereta Antanoga yang sedianya akan diberangkatkan menuju Surabaya terbakar di stasiun Gudang Kota yang berlokasi di Jl. Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara. Kerugian ditaksir mencapai Rp milyaran,00. Peristiwa terjadi sekitar jam 1 dini hari dan mengakibatkan beberapa rangkaian KA yang sedang terparkir dievakuasi secepatnya. Tidak jelas sebab – mushabab kebakaran tersebut yang jelas api baru dapat dipadamin setelah 1,5 jam kemudian. Sementara di dalam gerbong / kereta tersebut terdapat perabotan elektronik.

Sumber :
- Siaran berita Metro Pagi di Metro TV pada tanggal 10 Agustus 2009
- Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 10 Agustus 2009.
- Siaran berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 10 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Tiada habis – habisnya petaka di transportasi…


Sepanjang Awal Bulan Agustus 2009 :
Topan Etau Menerpa Negara – negara Asia Timur
Usai menerjang negara Filipina bagian utara, topan Etna yang dashyat itu menerjang negara Taiwan. Tidak tanggung – tanggung, semua wilayah antara Kaoshiung hingga ibukota Taipei tidak luput dari terjangan topan tersebut. Terlebih dengan negara Jepang yang juga ikut terkena imbasnya di mana sejumlah maskapai penerbangan seperti ANA atau Air Nippon Airways menunda penerbangannya. Bahkan, sejumlah jadwal perjalanan KA juga lumpuh total. Meski tidak dijelasin secara detail, namun total sedikitnya 13 orang dinyatakan tewas di negara Jepang.

Catatan = Di wilayah negara yang berbeda seperti Taiwan dan Cina justgru dilanda topan ganas yang bernama ...?....apa yah saya lupa....

Sumber :
- Tayangan Weather report di CNN sepanjang awal bulan Agustus 2009 mengenai laju kecepatan topan Etna.
- Siaran berita Headline News di Metro TV pada tanggal 10 Agustus 2009 mengenai jumlah korban tewas dan lumpuhnya jadwal perjalanan moda transportasi.

Tanggapan saya pribadi :
Sudah takidr yang harus kita terima dari kuasa Illahi.


Tanggal 11 Agustus 2009 :
1. KA Mutiara Timur Terguling di Pasuruan, Jawa Timur
Pada sekitar jam 4 pagi WIB KA Mutiara Timur yang ditarik lok CC 201 92 mengalami peristiwa luar biasa / PLH dengan tergulingnya 5 kereta / gerbong di kawasan Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur. Akibat peristiwa tersebut 6 orang mengalami luka parah dan beberapa luka ringan. Mereka yang terluka dievakuasi ke RS Sudarsono, Pasuruan. Lokasi tepatnya berada di Km 69 perlintasan KA Jl. Rejoso di mana akses jalan raya tersebut selalu men jadi penghubung antara Rejoso dengan Probolinggo. Sekumpulan warga turut menyaksikan bangkai dari 5 gerbong / kereta yang naas itu sehingga arus kendaraan bermotor cukup dibuat tersendat.

Akibat peristiwa tersebut, beberapa perjalanan KA mengalami pembatalan. Kirow atau crane penolong pun didatangi langsung dari kota Solo untuk mengevakuasi rangkaian kereta / gerbong yang tergulinbg ke sawah tersebut. Adapun NR SDT di tarik CC 20114R dan NR JR di tarik BB 30305 . .

Sumber :
- Tayangan berita Metro Pagi di Metro TV pada tanggal 11 Agustus 2009.
- Postingan Zian Zulfikar Rahman ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 11 Agustus 2009.


Berita Kelanjutannya :
Para Penumpang KA Tawang Alun Terlantar
Akibat tergulingnya rangkaian KA Mutiara Timur, para penumpang KA Tawang Alun tujuan Malang terpaksa diturunkan di stasiun Probolinggo sehingga mereka terpaksa melanjutkan perjalanan dengan bus. Tidak cukup itu saja, akibat keterbatasan informasi dari pihak stasiun Probolinggo, banyak dari mereka yang protes.

Sumber = Tayangan Lintas 5 Sore di TPI pada tanggal 11 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Saya rasa usnur sabotase turut andil dalam perjalanan rangkaian KA berklas Eksekutif dan Bisnis itu mengingat dalam kesehariannya selalu diminati oleh kebanyakan turis barat yang hendak melancong ke dan dari Bali melalui kota Surabaya. Apalagi belum ada seminggu penggerebekan rumah persembunyian teroris yang diduga didiami oleh buronan nomor wahid./ satu di tanah air dibaku tembak oleh Densus 88 sehingga satu – satunya orang yang di dalam rumah tersebut yang diduga Noordin M Top tewas.

Selasa, 11 Agustus 2009 | 08:34 WIB
Laporan Wartawan Surya Abdus Syukur

PASURUAN, KOMPAS.com — Kereta Api (KA) Mutiara Timur jurusan Banyuwangi - Surabaya terguling di desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa (11/8), karena rel yang dilintasi KA naas itu patah. Pantauan wartawan Surya di lokasi kejadian, rel itu patah sekitar 2,60 meter. Masih belum ada laporan penyebab pasti patahnya rel. Akibat insiden ini, sedikitnya 9 penumpang luka berat dan sebagian kini dirawat di RSUD Dr Soedarsono, Pasuruan. Sementara itu, sejumlah penumpang luka ringan dirawat di puskesmas terdekat.

Sebanyak 5 dari 8 gerbong Kereta Api (KA) Mutiara Timur jurusan Banyuwangi - Surabaya , Selasa, sekitar pukul. 04.05 WIB terguling di desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, tepatnya Km 69 + 3/2. Sebanyak 4 perjalanan kereta api dari arah Banyuwangi dan Jember terpaksa dibatalkan terkait anjloknya lima gerbong bisnis tersebut.

2. Tanggul Lumpur Lapindo Jebol
Oleh karena akibat jebolnya tanggul penahan laju lumpur lapindo di titik 76, tak ayal membuat bentangan rel kereta api yang berada di pinggirnya ikut terkena dampaknya. Namun, dari peristiwa tersebut tidak dilaporkan apakah mengganggu lkaju perjalanan KA atau tidaknya. Peristiwa tersebut berlangsung pada siang hari dan lekas dicegah oleh pihak – pihak terkait.

Sumber = Tayangan Discover Indonesia di Metro TV pada tanggal 11 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sekali lagi, lumpur Lapindo menurut saya tiada yang dapat mencegah selain perlindungan dari Sang Illahi agar tidak terus menyebar ke segala penjuru Sidoarjo dan sekitarnya. Terlebih untuk bentangan rel KA yang hingga kini tiada pemberitaannya kembali untuk akses short cut atau jalur memotong apakah akan segera selesai dibangun atau belumnya.

Peristiwa – peristiwa Yang Kami Alami Sendiri :
Tanggal 8 Agustus 2009 :

KA Argo Bromo Anggrek Telat 6 Jam-an
Langsung dari ketikan rekan Arya Nugraha :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Pagi tadi di stasiun Gambir sehabis nganter rombongan ke Kutoarjo naik KA 10 dengar pengumuman dari PPKA kalo Argo Bromo Anggrek siang ini sangat telat. Baru datang pukul..12.00 dari Surabaya Turi. Ada apa gerangan bisa selambat itu yah?? Otomatis penjemput & calon penumpang yang pada mau naik KA itu pada ngedumel. Otomatis waktu pembersihan dan perawatan KA jadi sangat minim; dan ABA jadi kereta paling menakutkan utk dinaiki...hii.

Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers. yahoo.com

Sumber = Postingan rekan Arya Nugraha ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 8 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Datang telat saja sudah suatu kewajaran. Lha… ini… telat sampai 6 jam-an dari jadwal. Ada apa gerangan pula yah? Catatan rekor yang lebih parah sewaktu banjir besar di jembatan Comal entah tahun berapa. Argo Bromo Anggrek telat 18 jam dari jadwal. Itu sama juga waktu tempuhnya 25 jam lho… Para penumpang yang diwawancarai suatu media elektronik di TV stres berat dengan manajemen perkereta apian yang enggak becus.

Tanggal 10 Agustus 2009 :
Gangguan Listrik Aliran Atas di Stasiun Bojong Gede

Pada sekitar jam 3 kurang ¼ jelang sore hari Kepala Stasiun / KS Universitas Indonesia mengumumkan kalau di petak antara stasiun Cilebut dengan stasiun Bojong Gede terjadi gangguan listrik aliran atas. Akibatnya perjalanan KRL dari dan ke Bogor mengalami kendala. Syukur perjalanan KRL Ekonomi AC tujuan Jakarta saat itu sudah berada di posisi stasiun Depok (entah Depok Lama atau Depok Baru). Namun, yang disayangkan rangkaian di belakangnya tiada lain KRL Ekonomi tujuan Jakarta juga masih berada di stasiun Cilebut.

Sumber = Kesaksian saya sendiri yang berada di dalam KRL Ekonomi AC selepas stasiun UI menuju ke arah Jakarta pada tanggal 10 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sudah hal biasa kalau stasiun Bojong Gede menjadi langganan gangguan listrik aliran atas / LAA. Sebab hampir setiap saya menaiki KRL saat melewati stasiun tersebut pasti mengalami gangguan listrik aliran atas.

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar