Rabu, 09 September 2009

Catatan Bulanan Bulan Agustus 2009 Pertengahan

Catatan Bulanan
Pertengahan Bulan Agustus 2009

Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang awal bulan Febuari 2009 kemarin hingga pertengahan bulan Mei 2009 ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto pastinya dari tayangan TV. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto – foto kiriman dari teman – teman sekalian atau pun juga hasil buruan saya sendiri, maka sudah layak tayang.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Entah memang demikian atau memang saya sendiri yang terlalu sibuk di perkuliahan, saya menanggapi kalau pada pertengahan bulan ini sedang minim pemberitaan kereta api. Meski muncul pemberitaan, masih saja seputar PL atau peristiwa luar biasa dan ada pula yang menyegarkan berupa peluncuran sebuah perjalanan kereta api yang sedikit menguntungkan bagi warga ibukota Jakarta dan sekitarnya.

Tanggal 12 Agustus 2009 :
KA Priangan Ekspres Resmi Beroperasi

Untuk pertama kalinya sebuah rangkaian bekas Parahyangan beroperasi untuk melayani rute perjalanan antara stasiun Pasar Senen dengan stasiun Banjar pp. Semula, rangkaian KA yang dinamakan Priangan Ekspres ini direncanakan berangkat awal dari stasiun Tanah Abang. Begitu pun sebaliknya. Rangkaian KA berklas Eksekutif +Bisnis ini menjadi alternatif kedua setelah Parahyangan untuk melayani rute perjalanan Jakarta – Bandung yang dapat dilakukan hingga Banjar.

Sumber dari = Siaran berita Liputan 6 Petang di SCTV pada tanggal 1 Agustus 2009.

Kilas balik postingan awal :
iwanbudi2001
Add To:keretapi@yahoogroups.com

Ini yg ditunggu-tunggu. ...

detikBandung » News Bandung
Jumat, 10/07/2009 12:16 WIB
PT. KA akan Buka Jalur Banjar – Jakarta
Achmad Arief – detikBandung


Bandung – PT. Kereta Api Daop II, Bandung, rencananya akan membuka rute Banjar - Jakarta. Kereta yang dioperasikan ialah kereta Priangan Ekspres kelas eksekutif dan bisnis. "Dasarnya adalah permintaan masyarakat dari Priangan timur, karena di sana ada sentra industri," Bambang S Prayitno Kahumas Daop II Bandung saat ditemui detikbandung di Stasiun Bandung, Jl. Stasiun Selatan No. 25 Bandung, Jumat (10/7/2009). Lebih lanjut Bambang menjelaskan, pengoperasian jalur baru ini rencananya akan dibuka pada Agustus atau September 2009. Dituturkan Bambang, sempat ada KA Galuh yakni kereta api kelas ekonomi yang melayani Banjar-Jakarta namun berhenti beroperasi tahun 1999. "Kalau dulu dilayani ekonomi, mengapa tidak sekarang dilayani Eksekutif atau Bisnis," ujarnya.

Mengenai besaran tarif Priangan Ekspres, dijelaskan Bambang belum ditentukan. Namun jadwal kereta direncanakan berangkat dari Stasiun Banjar pukul 05.00 WIB, sementara dari Jakarta yakni antara stasiun Gambir, Tanah Abang atau Pasar Senen pada pukul 16.00 WIB.

Iwanbudi
Depok

Re: Bls: [keretapi] Re: banjar-jakarta
ROSES-Man
Add To:keretapi@yahoogroups.com

beritanya di Tempo

Priangan Ekspres Jakarta Banjar Diluncurkan Agustus

BANDUNG
Warga Jawa Barat semakin dimanjakan. PT. Kereta Api (Persero) berencana membuka rute layanan transportasi baru, Jakarta - Kota Banjar, Jawa Barat, tahun ini. “Kami sudah siapkan kereta dengan nama Priangan Ekspres untuk rute ini,” kata juru bicara PT. Kereta Api Daerah Operasi II Bandung, Bambang S. Prayitno, kemarin “Cuma kalau kapan waktunya, masih menunggu momen yang tepat, ada kemungkinan Agustus mendatang,” ujar Bambang Kereta Priangan Ekspres, kata dia, nantinya seperti kereta api Parahyangan dengan rute Jakarta - Bandung, yang melayani penumpang kelas bisnis dan eksekutif “Nantinya kereta ini direncanakan transit di Tasikmalaya karena daerah tersebut mempunyai potensi ekonomi yang tinggi.” Ujarnya Mengenai titik keberangkatan dari Jakarta, Bambang menambahkan, “Antara di Stasiun Tanah Abang atau Stasiun Senen.”

Menurut Bambang, kereta Priangan Ekspres akan membawa 2 unit kereta Klas Eksekutif dan 4 kereta Kas Bisnis dengan daya tampung sekitar 400 penumpang Panjang jalur yang akan dilayani sekitar 300 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 6 jam. “Harga tiket ada kemungkinan di bawah Rp 100ribu,00. Tapi ini masih dalam pembahasan,”kata Bambang. Ia menyatakan pembukaan rute baru tersebut karena banyaknya permintaan dari masyarakat dan pemerintah Kota Banjar serta Kota Tasikmalaya. Permintaan diterima PT. Kereta Api bulan lalu Sebelum meluncurkan Priangan Ekspres, pihaknya mengurus kereta Argo Gede terlebih dulu serta berkoordinasi dengan badan koordinasi wilayah dan pemerintah mengenai pengaturan jalur darat. “Agar tidak ada protes dari Organisasi Angkutan Darat”. qALWAN RIDHA RAMDANI

Tanggapan saya pribadi :
Demi memuaskan masyarakat kota Banjar dan sekitarnya saya optimis kalau rangkaian KA ini akan diminati oleh banyak orang terutama dari segi pariwisata dan warga Banjar dan sekitarnya yang bermukim di kota Banjaar dan sekitarnya.

Tanggal 13 Agustus 2009 :
1. Pelayanan kereta Api Eksekutif Tidak memuaskan
Langsung dari tulisan Isruddin Bahar :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Hari Kamis 13 Agustus 2009 istri saya membeli tiket di stasiun Gambir melalui proses antrian yang panjang. Akhirnya mendapatkan tiket kereta api Eksekutif Sembrani no kursi 13C dan 13D gerbong 8 keberangkatan 13 Agustus 2009 pukul 18.45 WIB tujuan Gambir - Pasar Turi Surabaya. Setelah kereta tiba di stasiun Gambir, saya mengantarkan istri saya naik ke kereta. Namun alangkah terkejutnya kursi dengan nomor 13C dan 13B tidak ada dalam gerbong 8 tersebut. Sebuah pertanyaan bagi saya, bagaimana mungkin pihak kereta api menjual tiket tapi tidak ada kursi untuk jenis kereta api Eksekutif? Setelah saya mengadukan ke pihak kereta api mengenai hal tersebut dan salah satu karyawannya mengatakan bahwa no 13C dan 13D adalah nomor untuk di WC. Akhirnya istri dan keluarga saya, di tempatkan di kursi nomor 13A dan 13B yang notabenenya adalah kursi nomor orang lain. Dan inilah sebuah bukti sistem manajemen pihak kereta api indonesia yang sudah puluhan tahun berdiri yang belum mampu bersikap profesional. Untuk selanjutnya, saya meminta pertanggung jawaban pihak kereta api atas kehilangan seluruh ijazah dan sertifikat saya di atas kereta api Argo Bromo Anggrek 2 jurusan Gambir - Pasar Turi pada tanggal 3 maret 2009 yang sampai hari ini belum ada tanggapan setelah 2 kali mengirimkan surat email ke pihak kereta api.

Isruddin Bahar
Jl.Ketilang no.18
Makassar

Sumber = Rekan Ben Wicaksono yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com tgl 13 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi PT. KA khususnya Daops I Jakarta untuk dijadikan pekerjaan rumah agar manajemennya tidak amburadul seperti yang dialami oleh pelanggan kereta api yang satu ini.

2. Tarif KA Pramex naik
Langsung dari ketikan rekan Laksana Gema :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Info buat rekan - rekan semua, mulai tanggal 17 Agustus 2009 ini tarif KA Pramex naik. Utk SLO – YK / sebaliknya dan YK – KTA / sebaliknya adalah Rp 8.000,00. Sedangkan, KTA – SLO / sebaliknya Rp 16.000,00.

Sumber = Postingan rekan Laksana Gema ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 26 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Meski naik, setidaknya masih diminati oleh masyarakat pengguna jasa KRD komuter Yogya – Solo dan sebaliknya. Semoga saja pelayanannya semakin baik.

Tanggal 20 Agustus 2009 :
1. Tiket Kereta Api Ludes, Kereta Tambahan Diumumkan Senin Pekan Depan
Langsung dari situs Kompas.com :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Kamis, 20 Agustus 2009 10:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Lebih dari 1.600 tiket KA Klas Eksekutif dan Bisnis dari Jakarta menuju kota - kota besar di pulau Jawa sudah terjual. Kepala Humas PT. KA Daerah Operasi I Jabodetabek Sugeng Priyono mengatakan, semua tiket KA reguler sebanyak 53 perjalanan ludes tak sampai 1 jam sejak penjualan dibuka. Hal ini terjadi selama 2 hari terakhir dan diperkirakan berlangsung hingga Jum’at (21/8). Padahal, ke Bandung saja ada 17 perjalanan, Surabaya dan Malang 7 perjalanan, Solo dan Yogyakarta 6 perjalanan serta ke Semarang 6 perjalanan. 1 perjalanan kereta biasanya membawa 7 - 8 kereta penumpang dengan kapasitas 50 - 60 orang per kereta.

Sugeng menambahkan, kalau memang permintaan masyarakat untuk mudik tetap tinggi seperti tahun - tahun sebelumnya, PT. KA akan menyediakan rangkaian kereta tambahan. ”Senin depan, tanggal 24 Agustus, baru akan diumumkan,”katanya. Rencananya, kereta tambahan akan diberangkatkan pada 19 September atau 2 hari menjelang Lebaran. Rangkaian KA tambahan terdiri atas 3 rangkaian untuk menampung lonjakan pemudik tujuan Solo, 1 rangkaian ke Malang, 2 rangkaian ke Surabaya, 2 rangkaian ke Yogyakarta, 2 rangkaian ke Semarang dan 4 rangkaian ke Purwokerto. Ada juga alternatif lain untuk mengangkut pemudik, yaitu dengan menggunakan KA Ekonomi.

”Kalau tiket bisnis dan eksekutif bisa dibeli 30 hari sebelum keberangkatan, tiket KA Ekonomi mulai dijual pada H-7 sebelum keberangkatan,”kata Sugeng. Selain di stasiun, tiket juga dapat diperoleh melalui kantor pos dan giro atau SMS ATM banking secara online. PT. KA juga tidak hanya menjual tiket dengan tempat duduk. Khusus di Klas Bisnis dan Ekonomi juga ada tiket tanpa tempat duduk. Kepala Stasiun Senen Barosad mengatakan tiket tanpa tempat duduk ditetapkan sejumlah 25% dari kapasitas angkut yang disediakan. Apabila satu kereta dapat mengangkut 60 penumpang, ketika berangkat bisa menampung kelebihan penumpang yang memiliki tiket tanpa tempat duduk sebanyak 15 orang saja. Pembelian tiket tanpa tempat duduk dilayani saat hari keberangkatan. (NEL)

Sumber = Situs kompas.com pada tanggal tanggal 20 Agustus 2009.
Keterangan = Berita ini saya terima dari hasil postingan rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 20 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Yah…. Begitulah penyakitnya setiap tahun baik menjelang maupun pas bulan puasa Ramadhan. Karcis berbagai moda transportasi habis diserbu pengguna jasa mudik. Apalagi mereka yang berporfesi sebagai penyakit masyarakat tiada lain calo tiket.

2. Loket Baru Buka 5 Menit Tiket Gajayana Sudah Tak Bersisa
Langsung dari Anwar Khumaini – detikNews :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jakarta - Inilah ritual tiap menjelang Ramadan: antre tiket untuk mudik. Sedari subuh seribuan orang telah memadati stasiun Gambir untuk memesan tiket mudik untuk keberangkatan tanggal 18 September. Anehnya, meski loket baru dibuka 5 menit, tiket jurusan tertentu dinyatakan telah habis. "Tiket sudah habis, padahal loket baru 5 menit buka," kata salah satu warga yang antre, Fari (24), di stasiun Gambir, Jl Medan Merdeka Timur Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2009).

Sontak saja para pengantre yang rata - rata sudah antre sejak pukul 05.00 WIB kecewa. Mereka langsung balik badan dan berseru kecewa, "Wuuuu...." Fari yang hendak mudik ke Malang, Jawa Timur, rencananya membeli tiket KA Gajayana. Dia tahu benar KA Gajayana terkenal paling laris sehingga dia bela - belain berangkat dari rumahnya saat hari masih gelap. "Ini untuk pemberangkatan tanggal 18 September nanti. Pokoknya hari ini harus dapet," kata Fari bertekat.

Selain di Gambir, tiket juga bisa dibeli di beberapa stasiun di Jakarta. Tempat - tempat yang menyediakan tiket mudik Lebaran antara lain stasiun Tanah Abang, stasiun Bekasi dan stasiun Jatinegara.

(nov/nrl)

Sumber = Wartawan Anwar Khumaini – detikNews pada tanggal 19 Agustus 2009.
Keterangan = Berita ini saya terima dari hasil postingan rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 19 Agustus 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Pasrah aja deh…. Memang sudah mentradisi sedemikian adanya larisnya diminati warga masyarakat.

Tanggal 21 Agustus 2009 :
Tabrakan Antara KA Fajar Utama Dengan Truk

Oleh dikarenakan tidak melihat datangnya rangkaian KA Fajar Utama dari arah Semarang, sebuah truk yang melintas di perlintasan liar terpaksa dihajar oleh lokomotif CC 201 15 yang menarik rangkaian KA penumpang berklas Bisnis dengan jumlah kereta / gerbong sebanyak 8 K2 dan 1 KMP tersebut. Alhasil, lokomotif yang sedang berlaju menuju stasiun Tegal ini mengalami kerusakkan yang parah. Sang masiniss pun tidak luput dari maut sehingga harus dirujuk ke IGD / Instansi Gawat Darurat Rumah Sakit Mitra Siaga di kota Tegal. Namun, sang asisten masinis yang bernama Suprijadi tidak mengalami luka sedikit pun.

Akibat peristiwa ini, sejumlah perjalanan KA lintas Jakarta – Semarang pp mengalami hambatan. Sejumlah penumpang pun diturunkan untuk diangkut ke moda transportasi bus yang disediakan di stasiun Tegal. Truk dengan nomor polisi E 8049 sekian (terhalang ringksekan truk itu sendiri) yang terpental beberapa meter pun sudah dalam keadaan hancur total. Lokomotif yang rusak tersebut ditarik oleh loko bantuan.

Sumber = Siaran berita Berita Global di Global TV pada tanggal 21 Agustus 2009.


Tanggapan saya pribadi :
Sebuah pelanggaran harus diganjar dengan perbuatan keteledorannya. Begitu pun yang terjadi pada sang pengemudi truk saat dengan cekatan menerobos palang perlintasan KA tanpa perlintasan resmi tanpa melihat ke kiri dan ke kanan saat tahu rangkaian KA hendak melintas.


Sekilas berita global di luar perkereta apian :
1. Sail Bunaken 2009 Sukses Mencapai Guiness Book

Indonesia boleh berbangga hati, sebab pasalnya sebagai negara maritim dengan kekayaan lautan yang luas dan berlimpah, sejumlah tim ekspedisi termasuk Prita Laura dari kru Metro TV sebagai satu – satunyu jurnalis dari tanah air ikut ambil bagian. Meski berat menghadapi medannya, namun aksi yang diikut sertakan oleh hampir dari seluruh mancanegara itu berjalan lancar. Acara ini memecahkan rekor dunia dalam kancah Guiness Book World of Record. Tentu saja tidak cukup itu saja, dari tim ekspedisi gua di Sulawesi lagi – lagi kru Metro TV juga mencoba untuk mengadu nyali dengan mengibarkan bendera sang saka merah – putih dengan kedalaman sekitar 10 meter di bawah permukaan tanah. Brgitu pun yang dilakukan kru TV One di sebuah bukit yang saya lupakan namanya yang berlokasi dtidak jauh dari Temanggung di mana beberapa waktu yang lalu sempat terjadi aksi baku tembak antara Densus 88 dengan teroris Ibrahim yang merupakan kaki tangan buronan Noordin M Top.


Tanggapan saya pribadi :
Andai saja dari pecinta kereta api dapat memberi sumbangsih bagi ibu pertiwi dikancah dunia, saya akan merasa bangga sekali karena semata tidak mencari pamer semata melainkan memberi bukti kalau kita bangsa yang berkreasi tinggi.


Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….


Salam,
Dana


Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar