Selasa, 09 Maret 2010

Catatan Bulanan Awal Bulan Febuari 2010

Catatan Bulanan
Awal Bulan Febuari 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Banyak sekali yah kejadian yang memprihatinkan pada periode awal bulan ini? Tidak itu kedepresian seseorang, mogoknya KA, tingkah laku para warga masyarakat yang meresahkan dan masih banyak lagi. Di samping itu, ada beberapa wacana yang tentunya patut kita optimiskan ke depan akan terlaksana. Terlebih pemberitaan sebagian pejabat negara kita merelakan waktunya untuk menempuh perjalanan dengan KA. Suatu kebanggaan bagi kita tentunya.

Untuk selengkapnya dapat dilihat di bawah berikut ini....

Tanggal 1 Febuari 2010 :
1. Rel Patah, Ribuan Penumpang KA Rangkas Bitung Telantar
Senin, 1 Februari 2010 | 08:19 WIB
Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

RANGKAS BITUNG, KOMPAS.com — Ribuan penumpang kereta api jurusan Rangkas Bitung - Jakarta di stasiun Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak, Senin (1/2/2010) pagi, telantar akibat rel kereta api patah sepanjang 70 cm, tepatnya di Km 74 / 900. "Saat ini penumpang me - madati stasiun sambil menunggu perbaikan rel kereta api itu,"kata petugas perjalanan kereta api (PPKA) stasiun Rangkasbitung, Yudi. Yudi mengatakan, hingga kini sebanyak 6 lokomotif kereta api yang melayani jurusan Rangkasbitung - Jakarta terpaksa tidak bisa dioperasikan karena kerusakan jalan rel cukup parah. Keenam lokomotif tersebut di antaranya KA 871, KA 873, KA 875, KA 181 Rangkas Jaya dan KA pengangkut batu bara.

Petugas jalan dan bangunan KA kini sedang memperbaiki jalan tersebut, tetapi sampai pukul.
07.10 WIB belum selesai. "Kami belum bisa menentukan keberangkatan kereta api karena kerusakan rel sangat parah,"katanya. Menurut Yudi, kerusakan jalan itu diketahui oleh petugas penilik jalan rel kereta api bernama Gandi sekitar pukul. 00.15, tepatnya di Jembatan Tutul KM 74 / 900 yang menghubungkan stasiun Rangkas Bitung - Citeras. Setelah itu, Yudi melaporkan ke petugas PPKA Rangkas Bitung dan semua kereta api yang melayani jurusan Rangkas Bitung - Jakarta yang diberangkatkan mulai pukul. 04.15 tidak dioperasikan.

"Kami patut bersyukur, rel KA yang patah itu diketahui petugas dan jika tidak diketahui dipastikan sangat memb
ahayakan penumpang karena lokasinya berada di jembatan,"katanya. Seorang penumpang KA Stasiun Rangkas Bitung, Mamit (45) mengaku masih menunggu KA hingga kini karena hari Senin kembali bekerja. "Saya tetap menunggu perbaikan KA karena hari ini banyak pekerjaan di kantor di Jakarta," katanya.

Saat ini penumpang memadati stasiun sambil menunggu perbaikan rel kereta api itu.

Sumber = Situs http://megapolitan.kompas.com di bagian :
http://megapolitan.kompas.com/read/2010/02/01/08191716/Rel.Patah..Ribuan.Penumpang.KA.Rangkas.Bitung.Telantar. pada tanggal 1 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Meski disyukuri tidak terjadi korban jiwa karena diketahui juru penlik rel, tapi saya yakin akan ada penumpkkan para calon penumpang KA yang sangat signifikan karena rangkaian KD3 yang seharusnya melayani warga berkarcis Rp 2.000,00-an terpaksa menaiki rangkaian KR
L Ekonomi dan Ekonomi AC yang tersedia.

2. Bonek Meminta Ma’af ke KS Lempuyangan
Metro Sports / Olahraga / Senin, 1 Februari 2010 23:57 WIB
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Metrotvnews.com, Yogyakarta : Seakan menyesali aksi brutalnya beberapa saat lalu, sejumlah anggota bondo nekat (Bonek) datang ke Yogyakarta, Senin (1/2), untuk meminta ma’af. Kedatangan perwakilan Bonek dimediasi suporter klub PSIM, Brajamusti. Brajamusti memang punya hubungan baik dengan Bonek. Brajamusti mengusahakan upaya mediasi agar tercipta suasana yang akrab antarsuporter. Sebelumnya, Bonek berbuat brutal saat dalam perjalanan dari Surabaya, Jatim, ke Bandung, Jawa Barat. Sepanjang perjalanan mereka melakukan pelemparan batu dan merusak stasiun kereta. Mereka ke Kota Kembang untuk mendukung Persebaya kontra Persib, 23 Januari silam.

Saat melakukan audisi dengan Kepala Stadiun Lempuyangan Agus Wijayanto, perwakilan bonek mengakui ada kelemahan koordinasi. Mereka juga meminta maaf atas kejadian itu. (*)

Sumber = http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/02/01/98925/Bonek-Minta-Maaf atau tayangan Metro Soprt di Metro TV pada tanggal 1 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Saya masih belum sangat puas dengan hanya meminta ma’af saja. Kerugian materiil, mental dan beban tanggungan berupa fisik yang dicederai mereka sangatlah banyak. Hanya meminta ma’af tanpa mengganti kerugian kepada para pihak terkait yang dirugikan sama juga pecundang atau bukanlah berjiwa ksatria.

Tanggal 2 Febuari 2010 :
1. Sehabis Membunuh, Pelaku Terlindas KA Serayu di Garut, Jawa Barat
Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah say
a perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

SOREANG, (PRLM).- Asep Mulyana (30), warga kec. Samarang kab. Garut tewas mengenaskan setelah menabrakan diri ke kereta api di Jl. Cicalengka Lama, kp. Cikurutuk, desa Cicalengka Wetan, kec. Cicalengka, Selasa (2/2), sekitar pukul. 13.30 WIB. Korban diduga merupakan pelaku pembunuhan terhadap Ny. Nani (38) yang sebelumnya ditemukan tewas di kamar No 5 Penginapan Anjung Tirta kel. Pesanggrahan, kec. Sumedang Selatan, kab. Sumedang, Selasa (2/2).

Jasad Nani ditemukan oleh
pegawai penginapan sekitar pukul. 13.00 WIB, dengan kondisi leher yang nyaris putus. Berdasarkan kesaksian pegawai penginapan Mamah Halimah, Nani sebelumnya menginap bersama seorang pria bernama Asep Mulyana. Kapolres Sumedang Ajun Komisaris Besar (AKBP) H. Nurullah ketika dihubungi "PRLM" Selasa (2/2) sore memastikan bahwa identitas orang yang tertabrak dengan pria yang bersama dengan Nani di Kab. Sumedang adalah orang yang sama. "Sudah dipastikan bahwa yang bersangkutan sebelumnya bersama dengan Nani di penginapan karena saat check in menggunakan identitas bernama Asep Mulyana. Dia (Asep, red.) diduga menabrakkan dirinya ke kereta api yang sedang melaju,"kata Nurullah.
Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus melalui Kapolsek Cicalengka AKP Somantri B. Ori mengatakan dari keterangan saksi didapatkan kesimpulan bahwa korban melakukan bunuh diri. "Sudah ada beberapa orang yang berteriak memanggil korban, namun korban tetap berjalan ke arah kereta yang sedang melaju kencang," ucapnya. (A-91/A-175/A-50)***

Catatan : Dari pemberitaan di Trans TV berdasarkan wawancara dengan saksi mata bahwa korban tertabrak rangkaian KA Serayu (Jakarta – Kroya pp) yang sedang melintas. Jasad kedua korban langsung divisum di RS Hasin Sadikin kota Bandung.

Sumber : - Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 3 Febuari 2010. - Harian Pikiran Rakyat edisi tanggal 2 Febuari 2010 melalui situs http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=125411.
Tanggapan saya pribadi :
Senjata makan tuan…. Akibat membunuh seseorang, maka harus berakhir dengan lawan imbuhannya, yaitu ‘dibunuh’ yang tiada lain oleh rangkaian KA Serayu. Bukanlah KA namanya kalau tidak menjadi senjata angkutan massal yang dicap sebagai ‘pembunuh’ apabila warga sekitar tetap mengindahkan datangnya laju kereta api meski taspat atau kecepatan si kereta api tersebut sangatlah kecil.

2. Bom Meledak di Petak Rel KA Kota Petesburg, Belarusia
Keterangan = Bagi rekan2 yang punya beritanya yang akurat silahkan dishare / dipublikasiin yah… segera.


Sumber = Tulisan berjalan saat siaran berita Kabar Petang di TV One tanggal 2 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Tiada komentar apa – apa dari saya pribadi karena sekedar tulusan berjalan saja. Keakuratan beritanya masih kurang bahkan sampai dicari ke situs – situs di internet sekali pun.

Tanggal 3 Febuari 2010 :
1. Truk Trailer Nyangkut di Viaduk Gembong, Lalin Terganggu
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Surabaya - Sebuah truk tersangkut di viaduk Jalan Gembong pada lajur menuju ke Jalan Kusuma Bangsa. Akibatn
ya arus lalu lintas di Jalan Gembong 2 jalur mengalami kepadatan lalu lintas yang luar biasa. Truk trailer bernopol L 8506 N ini tersangkut pada body muatannya karena ketinggian muatan lebih tinggi daripada batas ketinggian viaduk sehingga truk itu tersangkut dan tidak bisa bergerak mundur atau pun maju.

Kasat Lantas Polres Surabaya Timur AKP Budi Idayati mengatakan truk trailer itu tersangkut sekitar pukul. 06.00 WIB. Pengemudi diduga tidak memperhitungkan ketinggian muatan sehingga truk tersangkut. "Truk itu saat ini sudah siap akan ditarik ke belakang. Agar lalu lintas kembali normal,"katanya kepada detik
surabaya. com via telepon selulernya, Rabu (3/2/2010). Hingga kini belum diketahui apa muatan dalam truk ukuran besar itu. Begitu juga dengan identitas sopir juga tidak diketahui karena masih menjalani pemeriksaan di Polsek Genteng. (stv/wln)

Sumber = Steven Lenakoly – detikSurabaya edisi tanggal 3 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Seperti yang dituturkan rekan Luky Triyahya di milis keretapi@yahoogroups.com saya setuju kalau diberikan portal agar lintas KA Semarang – Surabaya pp tidak mengalami PLH atau peristiwa luar biasa hebat.

2. ‘Kearoganan’ Petugas Stasiun Pasar Minggu Berbuah Serangan Brutal Para Penumpang Gelap di Atap KRL Ekonomi
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat s
ingkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
By Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra - Rabu, 3 Februari VIVAnews - Ratusan penumpang kereta yang melakukan penyerangan terhadap petugas di stasiun Pasar Minggu juga sempat membajak kereta dan menyandra masinis KA 257 jurusan Bogor - Tanah Abang. Aksi penyerangan ini diduga kuat karena penumpang merasa kesal dengan sekitar 50 petugas pengamanan stasiun yang melakukan imbauan kepada penumpang untuk turun dari atap kereta dengan cara yang kurang baik. "Penumpang yang di atap kesal karena sempat dipukuli sama petugas. Mereka kemudian menyerang petugas,"ujar Wardoyo pedagang di stasiun Pasar Minggu, Rabu 3 Febuari 2010.

Kereta yang sudah terlajur jalan bahkan terpaksa berhenti karena sejumlah penumpang masuk ke ruang kemudi dan meminta masinis menghentikan kereta. Ratusan penumpang yang berada di atap kereta secara serentak turun dan menyerang 50 petugas dan merusak 2 loket kereta di stasiun itu. "Mereka nekat dan tiba - tiba menyerang,"ujar Komandan Pengaman Khusus KRL Jabodetabek Levis Arianto. Karena jumlahnya sedikit, petugas keamanan stasiun dan sebagian staf di kantor stasiun Pasar Minggu terpaksa meninggalkan stasiun karena takut menjadi korban.

Setelah puas merusak 2 loket di stasiun, ratusan penumpang kembali naik ke kereta dan meminta masinis untuk menjalankan lagi keretanya. Akibat penyerangan ini, 2 petugas bernama Ali Murtapo dan Jajang mengalami luka - luka akibat terkena lemparan batu. 1 penumpang bernama Muhamad kardi b
ahkan mengalami luka serius pada bagian mata kirinya. Meski keadaan di stasiun Pasar Minggu mulai normal, puluhan petugas keamanan stasiun masih terlihat melakukan penjagaan.

Sementara itu, Kepala Humas Daops I PT. KA Sugeng Riyono menyampaikan, cara persuasif dilakukan untuk penumpang yang ada di atap untuk turun karena beberapa hari ke depan akan dilakukan operasi yustisi.

Sumber :
- Tulisan berjalan di tayangan Global Petang di Global TV pada tanggal 3 Febuari 2010.
- Situs VIVAnews pada tanggal 3 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Koq tiba – tiba aja ada kejadian kayak gini yah?

3. Stasiun Sudir
man Akan Diresmikan Bulan Ini
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
VIVAnews – Stasiun Sudirman (Dukuh Atas) di Jakarta Pusat rencananya diresmikan oleh Departemen Perhubungan pada Februari 2010. Stasiun ini telah mengalami perluasan dan penambahan fasilitas agar para penumpang menjadi lebih nyaman. “Nanti yang meresmikan kemungkinan Menteri Perhubungan atau Direktorat Jenderal,” kata Humas PT. KA Martono Rabu 3 Februari 2010. Martono mengatakan stasiun Sudirman akan menjadi stasiun terpadu. Salah satu kelebihannya, yakni penumpang yang baru turun di sana bisa langsun
g dapat akses ke halte bus Trans Jakarta. Begitu juga sebaliknya, penumpang bus Trans Jakarta tidak perlu beputar untuk mencapai stasiun melainkan mereka tinggal lewat jalur khusus yang telah disediakan.

Selain jalur khusus itu, selama masa perbaikan kemarin, PT. KA Commuter Jabodetabek meningkatkan berbagai fasilitas lainnya bagi penumpang. Di antaranya pembangunan tangga eskalator. Martono menambahkan peningkatan fasilitas stasiun ini akan terus dilakukan. Karena stasiun ini juga sedang dirancang dapat terkoneksi ke bandara Soekarno - Hatta.

Stasiun yang berada di bawah Daops I Jakarta ini tidak melayani rute ke luar kota melainkan hanya diperuntukan bagi KRL
Jabodetabek. Situs Wikipedia menyebutkan dalam rencana pembangunan jalur transportasi massal di Jakarta, stasiun Sudirman direncanakan menjadi stasiun pusat dan awal menuju terminal Lebak Bulus. Stasiun ini juga direncanakan menjadi stasiun interkoneksi monorail dan antarmoda bagi seluruh jenis angkutan di DKI Jakarta.

Sumber = Situs VIVAnews pada tanggal 3 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Tetap sengaja saya kasih warna oranye tebal dulu karena saya berpikir masih bentuk wacana semata. Mungkin stasiun Sudirman akan benar – benar diresmikan sesuai wakktunya. Namun, saya meragukan keberadaan stasiun Sudirman yang digembar – gemborkan menjadi inter koneksi armada angkutan umum.

Tanggal 5 Febuari 2010 :
1. Penertiban PKL Pasar Anyar Demi Kelancaran Lalu Lintas
Kepolisian Tangerang mebertibkan sejumlah para PKL / pedagang kaki lima yang menyita ruas jalan raya yang
sudah semakin tidak tertata lagi. Sejauh pemantauan, mereka menyayangkan ditertibkan tanpa dialokasikan ke tempat yang layak. Namun, dalam aksi penggusuran tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada perlawanan.

Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 5 Febuari 2010.

Catatan :
Mungkin yang dimaksud ruas jalan tersebut tiada lain Jl. Jenderal Ahmad Yani kota Tangerang, Banten. Karena dari layar TV tampak sebuah palang pintu perlintasan KA terlihat dikelilingin lapak PKL yang siap digusur itu.

Tanggapan saya pribadi :
Memang harus demikian karena mencari uang bukan berarti harus menyita bahu jalan raya bukan? Apalagi itu rel KA meski terkenal jarang dilaluin KRL Jabodetabek dengan rute Tangerang – Jakarta pp.

2. Pemerintah Masih Ngutang Rp 1,4 Triliun ke PT. KA
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Jakarta - Pemerintah masih mempunyai utang ke PT. Kereta Api Indonesia (PT. KA) sebesar Rp 1,4triliun,00. Utang tersebut merupakan dana public service obligation (PSO) dan Infrastructure Maintenance and Operation (IMO) yang belum lunas. Angka tersebut didapat setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit terhadap laporan kinerja perusahaan pelat merah tersebut tahun lalu. "Dari hasil audit BPK, pemerintah punya sisa kewajiban PSO dan IMO sebesar Rp 1,4 triliun kepada PT KA,"kata Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (5/2/2010).

Said mengatakan, nantinya pembayaran sisa dana PSO dan IMO tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dananya bisa melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun dari alokasi dana lainnya. "Nanti kebijakan pemerintah apakah dari APBN atau dari tempat lain,"ujarnya. Ia menambahkan, setiap tahunnya PT. KA menerima PSO dan IMO dari pemerintah untuk kegiatan opersionalnya. Dana tambahan itu digunakan BUMN transportasi itu untuk subsidi kereta ekonomi karena selama ini harga tiketnya ditetapkan oleh pemerintah. Sementara dana IMO digunakan untuk membiayai perawatan dan pengoperasian prasarana kereta api.

Said mengatakan, tahun ini PT. KA bakal dapat PSO dan IMO kembali dari pemerintah. Namun mengenai jumlahnya saat ini masih dihitung oleh pemerintah. "Tahun ini juga dapat. Selama pemerintah masih mengatur harga kereta ekonomi pasti dia dapat,"jelasnya.

(ang/dnl)
Sumber = Angga Aliya ZRF - detikFinance pada tanggal 5 Febuari 2010.
Tanggal 8 Febuari 2010 :
1. KA Semarang-Yogyakarta Buka 1 Maret
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Monday, 08 February 2010

SEMARANG(SI) – Alternatif pilihan angkutan umum yang melayani rute Semarang – Yogya bertambah. PT. Kereta Api (KA) Daop IV Semarang siap membuka rute baru Semarang – Yogyakarta mulai 1 Maret mendatang untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat menuju Yogyakarta. Junior Manager Public Relation PT. KA Daops IV Semarang Sapto Hartoyo menuturkan kereta api ya
ng diberi nama Joglosemar ini merupakan pengganti rangkaian kereta Banyubiru jurusan Semarang – Solo – Sragen yang kurang diminati masyarakat dan akan segera dibekukan operasinya. Sejak mulai beroperasi, kereta api Banyubiru tidak produktif karena tingkat okupansi penumpangnya rata - rata hanya 30% dari 4 kereta yang tersedia dalam satu rangkaiannya. "Mulai 1 Maret nanti rute kereta api Banyubiru kami bekukan dan diganti dengan kereta api Joglosemar. Sedangkan untuk mengakomodasi penumpang yang hendak ke Sragen, Joglosemar akan berhenti di Stasiun Salam,"ungkapnya kemarin.

Sapto menambahkan, tujuan beroperasinya kereta api Joglosemar nanti, salah satunya untuk mengakomodasi penumpang dari Solo yang tidak terangkut kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) jurusan Solo – Yogyakarta. Apa
lagi jam pemberangkatan kereta Joglosemar dari Solo selisih waktunya dengan kereta api Prameks relatif lama dan dinilai cukup potensial menjaring penumpang. Nantinya kereta api Joglosemar dalam sehari akan berangkat sekali dari Semarang dan sekali dari Yogyakarta. Dengan adanya penambahan rute ini, maka akan dilakukan penambahan 1 rangkaian kereta api lagi. Sedangkan, 1 rangkaian lainnya akan menggunakan bekas rangkaian kereta api Banyubiru. "Rencananya akan ada penambahan satu rangkaian kereta api lagi untuk Joglosemar yang merupakan bantuan dari pemerintah dengan jumlah gerbong dalam 1 rangkaian sebanyak 4 gerbong kapasitas 60 orang penumpang per gerbong,"papar Sapto. Dengan kereta api Joglosemar, PT. KA berharap mampu memperpendek waktu perjalanan penumpang dari Semarang – Yogyakarta. Rute Semarang – Solo – Yogyakarta dengan naik "kereta besi" ini bisa ditempuh hanya dalam waktu 3 jam tanpa kekhawatiran kemacetan arus lalu lintas seperti jika memakai angkutan umum lainnya.

Selain itu, kereta ini diharapkan mampu memuat penumpang minimal rata - rata 75% dari kapasitas yang tersedia dalam setiap harinya. Hanya, saat ditanya berapa tarif tiket kereta api Joglosemar dan jam keberangkatannya, Sapto menyatakan belum mengetahui dengan pasti. Alasannya, Daops IV masih menunggu keputusan dari manajemen PT. KA pusat. Saat dikonfirmasi terpisah, Humas Daops VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengungkapkan pihaknya sudah mendengar rencana akan dioperasikan KA rute Semarang – Solo – Yogyakarta tersebut. Masalahnya, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat resmi dari Daops IV Semarang atau PT. KA pusat. "Kami masih menunggu teleks (surat resmi),"ucapnya kemarin. Eko menambahkan, pihaknya menyambut baik rencana itu dengan catatan kereta yang digunakan bisa diandalkan seperti ketepatan waktu dan lainnya. Apalagi rute tersebut merupakan rute gembuk atau potensial. "Sehingga ketepatan waktu harus menjadi hal yang penting,"kata dia. K
ereta yang ditawarkan juga harus lebih bagus dengan moda transportasi lain seperti bus, terutama yang berkaitan dengan durasi tempuh. Jika jarak Semarang – Yogyakarta dengan naik bus butuh waktu 3,5 jam, maka dengan kereta tersebut maksimal hanya 3 jam saja.

"Seperti Kereta Prameks jarak Yogyakarta – Solo hanya 52 menit, sedangkan kalau naik bus butuh waktu sekitar 2 jam,"ungkapnya. Pengamat transportasi dari Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Joko Setijowarno mengungkapkan pembukaan rute perjalanan baru Semarang – Yogyakarta dengan waktu tempuh 3 jam cukup baik. Sebab, kereta api Banyubiru selama ini memang tidak efektif karena waktu tempuh ke Solo saja hingga 3 jam lebih lama dari memakai bus. PT. KA diharapkan memberikan fasilitas memadai seperti AC dan tarif yang terjangkau, yaitu maksimal Rp 30.000,00 – Rp 35.000,00 untuk Semarang – Yogyakarta dan Rp 20.000,00 Semarang – Solo.

"Pangsa pasar Joglosemar nanti saya kira bagus.Hanya saja PT. KA harus berinovasi misalnya kondekturnya semua perempuan yang cantik-cantik, "kata dia. Joko menambahkan, jam operasi Joglosemar diharapkan pukul 07.00, baik dari Semarang maupun dari Yogyakarta atau lebih pagi lagi. Hal ini dimaksudkan untuk membidik segmen warga yang pada jam tersebut berangkat kerja dan akan mengadakan kegiatan bisnis.

"Akan lebih baik lagi kalau bisa beroperasi empat kali perjalanan dalam sehari, dan terutama untuk dioperasikan pada malam hari," tandasnya. (m abduh/ridwan anshori)
Sumber = Harian Seputar Indonesia edisi tanggal 9 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Idem juga deh…….

Tanggal 9 Febuari 2010 :

1. Pemuda Cirebon Tewas Tersambar KA di Palmeriam, Jakarta Timur
Sekelompok warga siang itu dikejutkan penemuan jasada seorang pria yang diduga tewas tersambar KA dengan tubuh yang mengenaskan di mana kaki kanannya patah. Pemuda yang saat diidentifikasi melalui tanda pengenalnya (mungkin KTP) berusia 27 tahun warga asal kota Cirebon itu menurut saksi mata yang bernama Nanang diduga tidak melihat datangnya rangkaian KA dari arah timur atau stasiun Jatinegara menuju arah barat atau stasiun Manggarai. Meski ia menuturkan rangkaian KA yang datang itu tiada lain Argo Muria, namun dapat dipastikan bahwa rangkaian tersebut terangkai dengan kereta seluruhnya Klas Eksekutif. Korban langsung dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo guna pemvisuman lebih lanjut. Kasus pun ditangani oleh Polsek Palmeriam. Tiada yang mengetahui sebab–mushabab pemuda itu tersambar KA termasuk Rosid seorang saksi mata lainnya karena kejadian berlangsung dengan cepat.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi
di Trans TV pada tanggal 10 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Bukan bermaksud menyesali atas kecerobohan korban, tetapi hanya menghimbau sebuah peringatan bahwa tetap berhati – hati selagi melintasi rel KA, terlebih berjalan di atas rel yang kebetulan di lintasan tersebut berupa tikungan sehingga tidak diketahui asal – usul datangnya rangkaian KA mengingat di lokasi kejadian dikelilingi oleh perumahan semi permanen / liar warga tidak mampu / miskoin kota. Appalagi terkadang ada saja rangkaian KA yang berlaju di sepur / rel yang salah.

2. Banyubiru Mogok, Karcis Pun Terpaksa Dikembalikan di Stasiun Semarang Tawang
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
S
elasa, 9 Februari 2010, KRD Banyubiru terpaksa tidak bisa beroperasi untuk menjalankan tugasnya dari Semarang Poncol - Solo Balapan-Sragen pp sehingga para penumpang yang telah menunggu sebelum jam keberangkatan di Semarang Poncol yaitu pukul. 06.30 WIB akhirnya mengembalikan tiket dan meminta uang pembayaran via loket. Setelah saya konfirmasi pihak depo lok Semarang Poncol menyebutkan bahwa gangguan tersebut telah muncul sehari sebelumnya saat pulang dari Solo Balapan. Kerusakan terjadi pada water box yang berfungsi menaikkan air pendingin pada mesin itu sendiri (maaf saya sebagai penulis bukan ahli mesin, tetapi ahli di bidang prasarana KA karena lulusan Teknik Sipil).

Sementara itu wacana dari Daops IV dan VI PT. KA (Persero) telah mengagendakan bahwa KRD Banyubiru mulai tanggal 1 Maret akan melayani trayek Semarang Poncol - Solo Balapan -Yogya Tugu pp. Perubahan trayek itu karena selama ini okupansi penumpang untuk trayek ke Sragen masih minim. Sedangkan jumlah penumpang Prameks semakin meningkat seiring dengan melonjaknya harga tiket bis Solo - Yogya pp sehingga animo masyarakat di Solo dan Yogya akhirnya beralih lagi ke KA yaitu KRDE Prameks. Karena banyak penumpang yang nggak tertampung, maka KRDI Banyubiru akan berfungsi sebagai KA Joglosemar, menampung penumpang Prameks yang tidak terangkut dan mencoba mengulang sukses KA Pandanaran yang pernah berjaya di tahun 1970-an dan 1980-an.

Sebelum Banyubiru, KRD Pandanwangi juga pernah melayani trayek Semarang Poncol - Solo Balapan - Tugu sejak tahun 2002. Nam
un, karena kalah bersaing dengan Prameks saat itu, maka operasional Pandanwangi ke Yogyakarta hanya sampai bulan Agustus 2004, yaitu sampai Solo Purwosari. Terakhir hanya sampai Solo Balapan. Dengan bergulirnya rencana Banyubiru disulap sebagai Joglosemar, saya meminta pendapat rekan2 anggota : apakah mampu Banyubiru dengan kondisi yang sakit2an berlari sampai ke Tugu (Yogyakarta)? Bila perlu berikan solusinya.

Terima kasih.

Sumber = Rekan NWU saat posting ke situs Facebook.com pada tanggal 9 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Mengenai Banyubiru yg sering sakit – sakitan saya sedikit cemas akan pengoperasian yang terus digeber atas secara kasarannya dipaksa untuk
terus berlaju ke kawasan yang jauh dan dilandaikan dengan banyaknya tanjakan dan turunan mengingat seingat saya kawasan tersebut dilalui pegunungan. Tapi, kita lihat saja hasilnya bagaimana…

3. 2 Ibu Negara Naik KLB Dalam Acara Batik di Cirebon, Jawa Barat
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] First Lady menggunakan KLB lagi ke Cirebon
Thu, February 11, 2010 12:33:59 PM
From: Zudi Susanto zudi.susanto@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Gak ada 2 minggu ya sejak KLB RI 1 ke Cirebon kemarin meresmikan tol Pejagan, Selasa kemarin dijalankan lagi KLB RI ke Cirebon tapi yg naik bukan pak SBY, tapi istrinya dan istri Wapres dalam rangka kegiatan aktifitas perbatikan di Cirebon.

Keduanya RF ya sepertinya... Tidak sang suami tidak pula sang istri :)

semalam di salah satu stasiun TV swasta disiarkan acara bincang - bincang beliau di atas KA wisata ini dalam perjalanannya ke Cirebon. Tampak kellhiatan enjoy dan menikmati sekali menggunakan kereta api.

Foto di atas ini hasil jepretan dari rekan kita Rizky di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Ya... dengan makin seringnya "orang penting" naik spoor mudah - mudahan per sepuran di Indonesia semakin diperhatikan.

Sumber = Postingan dari rekan Zudi Susanto ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 11 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Suatu kebanggan bagi kita rakyat Indonesia bahwa petinggi negara sekaliber istri para Presiden dan Wapres menaiki rangkaian KA dalam kunjungan non formalnya dalam hal ini mengunjungi sebuah tempat bersejarah sebagai warisan budaya leluhur kita dalam kerajinan tangan.

Peristiwa – peristiwa Yang Kami Alami Sendiri :
Tanggal 5 Febuari 2010 :
Peristiwa Yang Saya Alami….
K2 di Stasiun Rel Layang Jakarta dan KA BBM di BY Manggarai
Pemandangan yang langka pagi ini di sama 1 rangkaian K2 berada di petak rel antara stasiun Jakarta Kota – stasiun Manggarai via stasiun Gambir. Kalau rangkaian K2 digandeng dengan K1 itu sudah biasa. Itu berarti kalau tidak KA Parahyangan yah KA Cirebon Ekspres. Atau paling tidak KA Gumarang. Tapi pemandangan yang berbeda justru rangkaian K2 ini jumlahnya sebanyak 11 kereta tanpa Kereta Pembangkit / BP. Kalau memang ini KA Parahyangan semisal non K1 mengapa jumlahnya sampai 11 K2? Kalau memang Gumarang, koq tumben K2 semuanya?

Tapi kalau saja ini rangkaian KA Senja Utama entah dari Semarang, Solo atau pun juga Yogyakarta, ada apa dengan petak rel antara stasiun Pasar Senen – stasiun Jatinegara? Apakah ini semata Senja Kediri ataukah KLB yang tidak saya ketahui yah?

Sumber = Saya sendiri (Dana) saat berada di dalam KRL AC Pakuan pada tanggal 5 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Suatu kewajaran kalau ternyata semisal ada anjlokan di petak rel antara stasiun Pasar Senen – stasiun Jatinegara. Tapi kalau saja itu ternyata rangkaian K2 Senja Utama dari arah Solo, koq baru tiba di Jakarta sekitar jam ½ 8-an pagi? Berarti telat berapa jam tuh? Itu juga kalau benar Senja Utama dari Solo lho…

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Senin, 08 Maret 2010

Catatan Bulanan Akhir Bulan Januari 2010

Catatan Bulanan
Akhir Bulan Januari 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Bonek Mania semata – mata menjadi sorotan utama pada periode akhir dari bulan ini. Tiada kata – kata ppenyesalan yang sulit diucap dalam diri kita masing – masing terlebih sebagai railfans atau penggemar kereta api. Belum cukup itu, keberadaan rangkaian KRL AC yang notabene imporan dari Jepang pun mengalami masalah kenekadan para penumpangnya yang melebihi kapasitas muat dengan naik hingga ke atap. Sulit dibendung karena semuanya telah terjadi dikala pemberitaan nasional gencar – gencarnya menyoroti pansus Century, ulah sadis Babeh dan kisruh Ruhut Sitompul selaku pakar politik.

Untuk selengkapnya silahkan lihat catatan bulanan sepanjang awal bulan ini di bawah berikut ini…

Tanggal 22 Januari 2010 :
1. Ricuh Bonek Mania Bangsat Abisss…..
Ma’af saya ngetiknya emosi dan merasa harga diri sebagai jati diri bangsa tercoreng oleh para oknum yang mengatas namakan pecinta sepak bola. Bagaimana kalau PSSI selaku panitia sepak bola Liga Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2022? Siapapun yang bersalah tidak peduli dari lain pihak, tetapi perilaku vandalisme yang cenderung sangat anarkis ini harus diberantas agar tidak terus mencorengkan nama baik bangsa di mata jutaan pasang mata masyarakat mancanegara.

Seorang Bonek Mania tewas terjatuh dari atap kereta K3 Pasundan ketika melintasi perlintasan KA Baron di Nganjuk, Jawa Timur. Akibat kepalanya pecah terkena benturan batu di petak rel setempat, korban yang bernama Muhammad Fattony (entah ejaannya gimana) tewas seketika. Korban langsung dievakuasi ke RS Umum Nganjuk. Akibat ulah kebrutalan mereka itu, meski sebatalyon Polisi menjaga perjalanan K3 Pasundan tersebut, tetap saja mencemaskan para calon penumpang di setiap stasiun KA yang disinggahinya. Adapun beberapa stasiun KA yang disinggahi seperti stasiun Solo Jebres. Di stasiun tersebut para musuh bebuyutan mereka sudah bersiap siaga untuk menghajar semua Bonek yang menaiki K3 Pasundan tersebut mulai dari sebuah jembatan layang hingga KA K3 tersebut diberangkatkan kembali. Sejumlah petugas keamanan kewalahan akibat kebrutalan mereka itu. Tidak hanya para aparat, termasuk pula jurnalis dari Antara mengalami luka yang cukup parah di kepalanya.

Tidak cukup di stasiun Solo Jebres, stasiun Kroya pun juga mengalami kejadian yang serupa. Hanya saja dilaporkan oleh Kahumas Daops V Purwokerto Surono sejumlah Bonek mesti dialihkan ke rangkaian KA K3 lainnya karena membludaknya para suporter Persebaya itu yang menempati setiap jengkal rangkaian K3 Surabaya – Bandung tersebut. Akibatnya, KA mengalami kelebihan kapasitas dan amat sangat membahayakan. CC 201 44 mau tidak mau mengalami kejadian yang sial.
Foto kiri :
• Foto kiri atas = Seorang ibu pedagang di stasiun Solo Jebres mengaku amat sangat was – was akibat ulah para Bonek yang menyerbu dan diserang pula oleh suporter lainnya.
• Foto kanan atas = Jenazah Muhammad Fattony yang tergeletak di RS Umum Nganjuk, Jawa Timur.
• Foto kiri bawah = Seorang jurnalis yang terluka akibat serangan brutal di stasiun Solo Jebres. Kawan seprofesinya mengaku hammpir diserang juga, namun dirinya selamat berkat ketelatan dalam meliput di lokasi kejadian.
• Foto kanan bawah = Sejumlah tameng dari Kepolisian sudah disiapkan dari sebelum rangkaian KA K3 Pasundan tiba di stasiun persinggahan Solo Jebres.
Foto kanan :
• Foto kiri dan kanan atas = Sejumlah aparat sudah disiagakan di tengah kerumunan massa Bonek yang mengjengkali lokomotif yang sedang tertimpa nasib sial itu.
• Foto kiri bawah = Tidak cukup 1 stasiun persinggahan saja, begitu rangkaian KA K3 Pasundan tiba di stasiun Solo Jebres pun massa menyerang suporter Persebaya tersebut. Tidak merasa puas, para Bonek yang mempersenjatai diri mereka dengan sejumlah senjata tajam juga ikut balas menyerang.
• Foto kanan bawah = Memperlihatkan seorang Polisi yang menggenggam pistol untuk kesiagaan dirinya menghadapi massa yang brutal dari segala arah baik itu di dalam K3 maupun di dalam K3 Pasundan.

Jatuh dari KA, Satu Suporter Tewas

Sabtu, 23 Januari 2010


Nekat, Ribuan Bonek Berangkat ke Bandung dengan KA

Batampos Online - Suporter Persebaya, Bonek, benar - benar nekat. Meski Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhi s
anksi larangan mendampingi laga away Persebaya selama dua tahun, ribuan suporter tetap berangkat ke Bandung dengan menumpang KA Ekonomi Pasundan kemarin. Mereka berniat menyaksikan laga Persebaya dengan Persib di Stadion Jalak Harupat, Bandung, hari ini (23/1).

Sebagian Bonek beraksi lebih nekat dengan berdiri di atap gerbong dan memenuhi lokomotif KA Pasundan. Saat kereta berhenti di Stasiun Madiun, petugas gabungan dari Polresta, Polsuska, TNI, dan karyawan stasiun berusaha melarang ulah itu. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Malah, para suporter berteriak-teriak. ''Pak Polisi, Pak Polisi, kami jangan dipukuli, kami bukan sapi,''teriak mereka. Suasana tegang terjadi ketika memasuki Solo. Terjadi insiden pelemparan batu antara rombongan suporter dan warga di sepanjang jalur kereta api di Kota Solo. Akibat peristiwa itu, seorang wartawan Antara (Hasan Sakri Ghozali, 25), seorang anggota Brimob (Briptu Marsito) dan 2 warga Solo (Kusyanto, 33, Hanif Supriyanto, 25) luka-luka.

Hasan mengalami luka bocor pada bagian kepala setelah dikeroyok dan dipukul dengan batu oleh suporter. Hanif dan Agung terluka pada bagian dahi dan pelipis mata karena terkena
lemparan batu. Briptu Marsito yang saat kejadian berada di dalam gerbong untuk mengawal para suporter, juga mengalami luka parah pada bagian mata. Seorang suporter, M. Fatoni, tewas. Dia ditemukan di Nganjuk karena jatuh dari gerbong kereta api. 2 suporter lain kritis. Mereka adalah Abdul Muchid, 31, asal Simokerto, Surabaya dan Hayat, 35, asal Sampang, Madura. Muchid dan Hayat jatuh dari gerbong KA. Mereka mengalami luka parah pada bagian kepala dan telinga kiri. Hayat sebelum jatuh tersangkut kabel telepon di kawasan Tegal Harjo, Jebres, Solo.

Indro Febriyanto saksi mata mengatakan bahwa saat peristiwa tersebut, dia bersama sejumlah wartawan foto berniat mengambil gambar kedatangan rombongan Bonek yang mel
intas di kawasan Stasiun Purwosari. Namun, tanpa dia sadari, kereta jurusan Surabaya - Bandung dengan sembilan gerbong itu ternyata berhenti. Tiba - tiba, sejumlah suporter turun dari kereta untuk mengambil batu dan menyerang warga sekitar stasiun. Indro dan beberapa wartawan foto yang terjebak di tengah kerumunan suporter sontak berlarian. ''Saat kejadian, jarak Hasan (wartawan korban pelemparan) terlalu dekat. Beberapa suporter berhasil memukul dan merebut helm yang dia pakai,"kata Indro di Rumah Sakit Panti Waluyo kemarin. Indro menambahkan, saat dikeroyok suporter, Hasan sulit menangkis pukulan dan lemparan batu. ''Dia berusaha melindungi kamera agar tidak dijarah. Sebab, helm yang dia pakai sudah direbut Bonek,"ujar Indro terlihat jengkel.

Kapoltabes Solo Kombespol Joko Irwanto saat dikonfirmasi mengatakan, Polisi sudah berusaha melakukan pengawalan dengan menerjukan sekitar 250 personel dari satuan D
almas dan Brimob. Namun, aksi saling lempar ternyata tetap tidak bisa dihindari. Joko Irwanto menambahkan, sebelum suporter memasuki wilayah Solo, personelnya telah melakukan razia di stasiun Palur. Namun, beberapa suporter tetap dapat lolos dan berhasil menyembunyikan batu yang diduga untuk melempar warga di saat memasuki Stasiun Jebres. ''Kita juga menempatkan petugas gerbong untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan,"kata Kapoltabes.

Koran ini mengamati, kericuhan mulai panas saat rombongan suporter memasuki kawasan stasiun Solo Jebres. Selain insiden pelemparan, di lokasi tersebut ratusan warga dan suporter nyaris bentrok. Namun, aksi bentrok dapat digagalkan setelah petugas melakukan beberapa kali tembakan peringatan. Dari stasiun Solo Jebres, KA Pasudan melintas ke kawasan Tegal Harjo, Jebres. Aksi saling lempar batu kembali terjadi di sana. Ketegangan terus mewarnai suasana di sepanjang perjalanan. Di stasiun Purwosari, ribuan suporter kembali turun dari gerbong kereta untuk mengambil batu dan melempari warga dan sejumlah sarana fasilitas umum. Selain melukai warga dan wartawan, para suporter itu juga merusak kaca pos perlintasan kereta api di sekitar stasiun Purwosari. Tak hanya itu, sejumlah sarana fasilitas umum di sepanjang perlintasan kereta api di Kota Solo juga rusak karena lemparan batu.

Humas PT KA Daop VII Madiun Hariyono Wirotomo mengatakan, ribuan Bonek yang menumpang kereta itu merugikan pihaknya. Sebab, sebagian besar hanya membayar 75% dari harga tiket. Bahkan, diperkirakan ada yang tidak membayar. ''Kalau didatangi Bonek, stasiun di wilayah kami selalu merugi. Apalagi banyak kaca jendela yang pecah,''katanya.

(in/fik/jpnn/iro)

Sumber :

- Siaran berita Reportase Sore di Trans TV pada tanggal 22 Januari 2010.
- Siaran berita Seputar Indonesia Sore di RCTI pada tanggal 22 Januari 2010.

- Siaran berita Fokus Pagi di Indosiar pada tanggal 23 J
anuari 2010.
- http://www.harianbatampos.com/index.php?option=com_content&task=view&id=160444&Itemid=2533


Tanggapan saya pribadi :
Saya pribadi masih ada keyakinan percaloan turut andil di beberapa stasiun seperti Jakarta Kota dan Gam
bir. Apalagi di bandara Soekarno – Hatta.

2. Pelayanan `Memble’, Tarif KA Ekonomi Mau Naik`
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua
ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] Buah Simalakama....
Sat, January 23, 2010 10:48:37 AM
From: Ben W. gajayana@gmail.com Add to Contacts

To: keretapi keretapi@yahoogroups.com
Sabtu, 23 Januari 2010 - 1:46 WIB

| More

BANDUNG (Pos Kota) – PT. Kereta Api (KA) mengajukan persetujuan kenaikan tarif KA Klas Ekonomi kepada pemerintah. Karena tarif yang sekarang berlaku sudah tidak sesuai dengan nilai keekonomian. Sementara itu, sejumlah penumpang KA Ekonomi di Jakarta merasa keberatan atas rencana itu. Karena momennya tidak tepat, apalagi berbarengan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok (sembako). Selain itu, pihak PT. KA harus memperbaiki pelayanan lebih dahulu baru kenaikan tarif. “Pelayanan masih amburadul. Jadwal keberangkatan dan kedatangan tidak tepat dan kebanyakan meleset,”ucap Andre, penumpang KA Ekonomi di Jakarta. Ia menjelaskan naik KA Ekonomi tidak nyaman, berdesak - desakan dan berbaur dengan jenis angkutan lainnya. Misalnya barang dagangan dan binatang ternak. “Pelayanan masih memble, koq minta tarif naik?”

Komisaris Utama PT. KA Budhi M. Suyitno kepada wartawan seusai Rapat Pimpinan
PT. KA Semester I / 2010, Jumat (22/1) di Bandung mengatakan, tarif KA Klas Ekonomi yang tidak naik sejak 8 tahun lalu sudah tidak sesuai lagi dengan nilai keekonomian. Menurut Budhi, tarif KA Klas Ekonomi jauh sangat murah dibanding dengan moda angkutan lain. “Sebagai contoh, tarif KA Klas Ekonomi jurusan Rangkasbitung – Jakarta, saat ini hanya Rp. 2.000,-. Bandingkan dengan tarif angkutan darat, seperti DAMRI,” kata Budhi. Ditambahkan Budhi, akibat rendahnya tarif, PT. KA tidak bisa memberikan layanan dasar bagi para pengguna jasa. Saat ini hampir seluruh KA Klas Ekonomi tidak layak sebagai kereta penumpang, banyak yang tidak memiliki lampu penerangan, tidak ada air bersih, WC dan lantainya juga kotor, ditambah bau pesing.

Dalam bagian lain keterangannya Budhi belum menyebutkan usulan besaran kenaikkan tarif tersebut. Kita akan mengusulkan kenaikkan secara bertaraf, sekitar 12,5% dalam setiap
enam bulan dan dalam 2 tahun ke depan, kenaikan tarif itu tidak lebih dari 50% dari tarif sekarang.

(chevy/sir)


Sumber = Harian Pos Kota yang diposting oleh rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 22 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Kayaknya buat saya sih setuju aja... Tapi di sisi lain masih ada kemelut korupsi di tubuh bawahan m
ungkin juga atasan. Seperti masih ada pemberlakuakn salam tempel secara tidak sehat atau dengan kata lain tercela dengan teersembunyi. Sudah tidak terasingkan lagi dari pandangan mata dan pendengaran kita dalam kehidupan sehari–hari demikian adanya. Andai akan beneran dinaikkan, saya rasa gak akan membuat jera yang tetap melakukan tindakan kriminal kecil speerti ini.

Tanggal 23 Januari 2010 :
1. Mampus… Seorang Bonek Tewas Dilayatin Kerabat

Seorang sarjana lulusan Desain Grafis suatu universitas itu akhirnya siap dimakamkan di peristirahatannya yang terakhir di alam dunia ini. Tampak para kerabat dari keluarga dan tetangga mendatangi rumahnya di Gresik propinsi Jawa Timur. Bonek asal Ceremi, Gresik, Jawa Timur yang tewas ini dikronologikan oleh para saksi mata tewas terjatuh dari atap kereta K3 Pasu
ndan. Niat untuk menyaksikan tim kesayangannya pun sirna begitu saja seiring ajalnya yang menjemput dalam perjalanan menuju ke kota lawan kesebelasan kesayangannya itu.

Diakui oleh Menik bibi korban kalau korban t
idak meminta izin hendak ke mana perginya melainkan sekedar bertolak ke Surabaya.

Sumber = Siaran berita Liputan 6 Siang di SCTV pada tanggal 23 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Tentu saja bukan pelajaran berharga bagi mereka yang fanatik dengan kekerasan tanpa memikirkan keselamatan yang hanya dapat dipantau dari sisi keberaniannya saja. Sikap keperkasaan dalam jiwa muda banyak orang disalah gunakan dengan kearoganan untuk mewujudkan suatu kejayaan bagi tim favorit mereka yang sirna digapai.

2. Dua Opsi Untuk Kepulangan Bonek Mania
Kepala Humas PT. KA Daops II Bandung Bambang S Prayitno mengajuka
n 2 opsi untuk memulangkan para suporter Bonek atau Persebaya, yaitu dengan menggunakan KLB / kereta luar biasa atau pilihan lain berupa KA Pasundan yang berangkat normal pada sekitar jam 6 pagi dari stasiun Kiara Condong. Yang jelas, kepulangan mereka akan ditanggung sepenuhnya oleh Wali Kota Surabaya.

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/01/23/98329/Ada-Dua-Opsih-Memulangkan-Bonek

Sumber = Siaran berita Headline News di Metro TV pada tanggal 23 Januari 2010 jam 8 malam WIB.

Tanggapan saya pribadi :
Apapun caranya, dengan mengatas namakan suatu hal yang negatif tetap mencorengkan suatu organisas
i tertentu dalam hal ini persepak bolaan nasional dan juga nama baik kota Surabaya sebagai ibukota propinsi yang sudah memfasilitasi para pelaku kriminal dengan tidak membayar tarif perjalan suatu moda transportasi, menghancurkan fasilitas umum dan memeras orang – orang sekitar dengan kekuatan mereka masing – masing karena secara bergerombol.

Tanggal 24 Januari 2010 :
1. Bonek Berpulang, KA Pasundan Siaga
Merasa kalah 4 - 2 dengan Persib sebagai tim lawannya, suporter Persebaya
atau Bonek Mania kembali ke kandang atau kampung halaman mereka di kota Surabaya dan sekitarnya. Rangkaian KA K3 Pasundan pun diberangkatkan secara KLB atau kereta luar biasa. Pasalnya rangkaian KA diberangkatkan dari stasiun Rancaekek yang notabene sebagai stasiun untuk komuter Bandung Raya. Seperti masyarakat umum se-Indonesia, para suporter langsung memadati seisi dari rangkaian K3 Bandung – Surabaya tersebut dengan sangat tidak tertib. Ini dapat dilihat dari animo masyarakat yang notabene suporter Bonek yang saling nekad memasuki setiap jengkal kereta yang berjumlah 10 kereta tersebut baik melalui jendela maupun di luar lokomotif.

Para Polisi pun tidak mau ambil resiko dengan menegaskan mereka untuk segera turun
dari lokomotif. Mereka pun menuruti himbauan Kepolisian dan rangkaian KA pun dapat diberangkatkan dengan pengawalan super ketat mulai dari stasiun Rancaekek hingga akhir perjalanan. Di stasiun Rancaekek sendiri sudah disiagakan sejumlah Kepolisian untuk mencegah aksi kebrutalan dari kedua belah pihak yang merasa saling dirugikan sebagai tim – tim lawan tanding dalam persepak bolaan nasional.

Perjalanan yang lancar namun mesti sedikit ternodai dengan aksi serangan balasan para w
arga masyarakat kota Solo yang sudah siap siaga menunggu kedatangan rangkaian KA K3 yang ditarik oleh lokomotif CC 203 tersebut. Atas kejadian tersebut, rangkaian KA Pasundan yang sedang berlaju pun tidak dapat menghentikan lajunya di beberapa stasiun persinggahan dengan terus meluncur dengan taspat atau kecepatan tinggi. Alhasil, beberapa warga masyarakat dan seorang jurnalis dari media massa lokal Solo terluka parah.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Siang di RCTI pada tanggal 24 Januari 2010.


Tanggapan saya pribadi :
Sulit dibendung dan sulit dipecahkan. Fanatik suatu hal apapun akan terus meraih kesempatan semampu
mereka mungkin meski itu hal kecil sebatas pulang – pergi menonton tim kesayangan mereka berupa tim sepak bola. Namun, keanarkisan yang dipertontonkan ke publik sungguh mencekam dan sangat tidak bermoral.

2. Bonek Berpulang, 2 Nyawa Bonek Pun Melayang
Dilkaporkan bahwa 2 tim pendukung kesebelasan Persebaya atau dikenal Bonek Mania tewas mengenaskan akkibat terjatuh dari kereta K3 Pasundan yang menempuh perjalanan dari stasiun awal Rancaekek di Bandung menuju stasiun akhir Surabaya Gubeng di Surabaya. Akibat peristiwa tersebut, seorang ibu shock berat hingga tidak sadarkan diri begitu tahu salah satu anaknya meninggal mengenaskan dari layar TV. Seperti yang dituturkan oleh sang kaka
k kandungnya bahwa korban izin meninggalkan kota Surabaya.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV tanggal 25 Januari 2010.

Dari narasumber lainnya :

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kali
mat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Seorang suporter Persebaya Surabaya yang biasa dikenal dengan sebutan "Bonek" (bondho nekat), ditemukan tewas di jalur kereta api (KA) di kawasan perbatasan antara kabupaten Kebumen dengan Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (24/1). Wakil Kepala Polres Kebumen Kompol Agung Aristyawan Adi di Kebumen, Minggu (24/1) mengatakan korban tewas bernama Arie Sulistyo (18) warga Dukun Menunggal X No. 39 Surabaya itu yang juga tercatat sebagai siswa SMK 3 Surabaya.


Temuan terhadap korban setelah terdengar teriakan dari para Bonek lainnya yang berada di kereta ke-6 dan ke-7 yang membawa para Bonek dari Bandung menuju Surabaya. "Mereka berteriak - teriak ketika melihat ada seorang penumpang yang jatuh dari gerbong,"katanya. Ia mengaku, telah memerintahkan anggota Polisi setempat untuk menyusuri sepanjang ruas jalur rel kereta api setempat dan menemukan korban tewas di bawah jembatan kereta. Korban pun ditemukan sekitar 250 meter dari stasiun Ijo di desa Buniayu, Tambak, Banyumas. "Jenazah diserahkan kepada jajaran Polres Banyumas karena berada di wilayah itu,"katanya.

Petugas sempat menurunkan ratusan Bonek yang menumpang di atas kereta guna menghindari jatuhnya korban saat kereta itu melintasi terowongan Ijo sepanjang sekitar 1 KM di kabupaten Kebumen. Mereka kemudian diminta petugas untuk masuk ke dalam gerbong. (Ant)

Keterangan : Di situs ini tidak memberitakan betapa shocknya ibu korban begitu mengetahui anaknya ada yang meninggal secara sia – sia.

Sumber = Situs http://www.tvone.co.id/ pada : http://www.tvone.co.id/berita/view/32079/2010/01/25/seorang_bonek_tewas_terjatuh_dari_gerbong_ka/.

Foto penelusuran rekan Edja noezsanto nitijoso ke dipo SDT atau Sidotopo sekitar jam 10-an pagi jelang siang melihat kondisi terkini K3 Pasundan.


Tanggapan saya pribadi :

Mati bukan berarti membuat orang yang lainnya jera selama hawa nafsu yang tinggi masih menyelimuti
mereka akan arti pentingnya keselamatan jiwa dan raga yang akan menjadi taruhan mereka yang sia – sia.

3. Papan Reklame Roboh Menimpa Ruas Jalan Raya Lintas Surabaya - Sidoarjo

Sejumlah warga pengguna kendaraan bermotor sempat dikejutkan oleh robohnya papan reklame berukuran besar dan tinggi di ruas jalan raya Jl. Tak ayal papan tersebut juga roboh tepat di petak rel yang menghubungkan antara Surabaya dengan Sidoarjo dan sebaliknya. Bersyukur tidak merenggut korban jiwa, namun akibat kejadian tersebut sejumlah perjalanan KA terhambat dan ruas jalan raya Jl. menjadi macet akibat membeludaknya warga masyarakat yang ingin menonton proses evakuasi papan reklame tersebut yang menelan waktu berjam – jam hingga malam hari.

Tampak terlihat rangkaian KRD Susi yang melayani trayek Surabaya – Sidoarjo t
erpaksa terganggu dan menurunkan semua penumpangnya di stasiun komuter terdekat.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 25 Januari 2010.

Bermasalah karena izin habis
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah
saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
PAPAN reklame yang roboh hingga menutup jalur rel kereta api, Minggu (24/1) sore lalu, ternyata sudah harus dibongkar sejak lama. Pasalnya, masa berlaku papan reklame itu telah habis. Namun, karena terkendala biaya pembongkaran, reklame itu sengaja dibiarkan hin
gga akhirnya ambruk diterjang angin saat hujan disertai angin kencang.

Walikota Surabaya Bambang DH membenarkan bahwa papan reklame yang ambruk hingga mengganggu jalur lintasan kereta api itu sudah kedaluwarsa karena izinnya sudah mati. “Reklame itu memang bermasalah dan sudah diberi tanda silang sebagai pertanda telah habis masa izinnya, dan tidak diperpanjang oleh pemiliknya,”kata Bambang DH saat dikonfirmasi di sela - sela acara Konfercab DPC PDIP Surabaya, Senin (25/1) kemarin. Bambang mengakui selama ini masih terjadi permasalahan di internal Pemkot Surabaya terkait dengan penertiban reklame bermasalah karena izinnya habis. Menurut Bambang, selama ini reklame - reklame bermasalah tersebut belum bisa ditertibkan karena Pemkot tidak memiliki dana dan peralatan yang memadai untuk melakukan penertiban. “Sebenarnya kita mau menertibkan, namun peralatan dan biaya yang harus dikeluarkan pemkot terlalu besar, sehingga kami hanya bisa memperingatkan pemilik supaya membongkar,”tegas Bambang.

Kendati demikian, kata Bambang pihaknya sebenarnya sudah membuat solusi menyangkut persoalan penertiban reklame dengan meminta tim reklame segera menertibkan seluruh reklame yang bermasalah tanpa memikirkan biaya yang harus ditanggung pemkot. “Saya sudah koordinasi dengan pak Purwito (Kabag Pengelolaan Keuangan Kota Surabaya) untuk penertiba
n ini. Bahkan anggaran untuk itu sudah disediakan di APBD yang sudah disahkan,”imbuhnya. Menurut Bambang, papan reklame yang roboh itu juga selain bermasalah karena izinnya habis, juga bermasalah karena dibangun di atas sempadan jalan. “Tidak ada jalan lain yaitu harus segera dibongkar karena jelas menyalahi aturan pendirian reklame,”pungkasnya.

Sumber = Harian umum Duta Masyarakat di situs http://www.dutamasyarakat.com/artikel-27182-bermasalah-karena-izin-habis.html pada tanggal 26 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Kalau sedikit dihubung – hubungi dengan peristiwa Bonek anarkis kemarin nampaknya kurang sekali koordinasi dan lebih cendreung individualis antara semua pihak yang terlibat. Surabaya bagaimana mau maju kalau tidak saling memupuk persatuan dan kesatuan yang baik???


4. KAIS / Kereta Inspeksi Baru
[keretapi] KAIS baru untuk daop 7 , 8, 9 ?

Thu, January 28, 2010 9:51:02 AM
From: Zudi Susanto zudi.susanto@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

PT. KA sekarang selain punya Wijaya Kusuma dan Railone ternyata ada yg baru lagi, entah apa namanya, tapi bentuknya lebih futuritis daripada kedua kakaknya. Warnanya hijau (poto ada di galery situs Facebook saya).

Minggu kemarin sudah dilakukan uji coba muter lintas jalur kantong, Madiun - Kertosono - Kediri - Blitar - Malang - Surabaya - Jombang. Beberapa RF Malang yg beruntung bisa ikut serta dalam
uji coba dari Malang - Surabaya.

Nah planning-nya hari ini mau ke barat (Jakarta), tapi batal karena ada
kerusakan (entah apa). Apa KAIS ini buat wilayah timur ya ?

Salam ijo ijo ~ spoor,

zudi susanto

Tanggal 25 Januari 2010 :
PT. KA Tak Kapok Angkut Bonek

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] PT KA Tak Kapok Angkut Bonek
Mon, January 25, 2010 3:54:30 PM

From: Ben W. gajayana@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi keretapi@yahoogroups.com
dok.detiksurabaya

Bandung – PT. KA. Daops II Bandung mengaku tidak kapok mengangkut rombongon suporter Persebaya Surabaya atau dikenal bonek saat datang dan pulang dari Bandung. Tetapi, semua itu ada syaratnya. "Kami tak akan melarang ataupun menolak Bonek naik kereta api. Namun, dihi
mbau sebelum datang dan pulang dari Bandung untuk koordinasi jauh - auh hari,"jelas Humas PT. KA Daops II Bandung, Bambang SP kepada wartawan di Stasiun Bandung, Senin (25/1/2010).

Menurut Bambang, koordinator bonek atau perwakilan suporter Persebaya perlu terlebih d
ahulu mendata berapa banyak jumlah orang yang hendak ke Bandung. Hal tersebut kata Bambang gunanya sebagai ancang - ancang menyediakan jumlah angkutan keretanya. "Selain itu, para bonek ini harus tertib selama perjalanan di kereta api dan jangan berulah negatif. Yang sangat penting, jangan naik di atap kereta,"tegas Bambang. "Sebab cara itu berbahaya bagi keselamatan. Ingat, sudah banyak korban luka dan meninggal akibat ulah tersebut. Mari kita saling jaga keselamatan,"sarannya lagi.

Selain itu, tambah Bambang, pendukung fanatik Persebaya tersebut pun mesti dibina oleh koordinatornya. Langkah demikian jelas dia berguna sebagai mewujudkan perilaku suporter yang sopan dan santun serta tidak anarkis. "Bila yang tak punya tiket jangan memaksakan untuk ikut,"tutupnya.

(bbn/lom)

Sumber = Baban Gandapurnama – detikBandung

Tanggapan saya pribadi :

Apalah terserah yang jelas PT. KA Daops II Bandung harus menghadapi relita yang ada kalau Bonek sudah pasti tak ubahnya setan – setan jalanan yang berkeliaran siap menghajar dan menghancurkan segala fasilitas yang ada dengan keegoisan mereka semua.


Selasa, 26/01/2010 06:41 WIB :
1. Resmikan Tol Kanci - Pejagan, SBY Naik KA Ke Cirebon

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jakarta - Pantauan detikcom di stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2010), pukul. 05.15 WIB puluhan tentara bersenjata laras panjang, Paspampres, maupun Polisi Militer sudah berjaga di sekitar stasiun. Area parkir stasiun bagian depan pun sudah disterilkan sehingga mobil - mobil dan sepeda motor milik umum dialihkan ke area parkir ke belakang. Sterilisasi dilakukan hingga peron jalur 1, tempat KA Luar Biasa yang meng
angkut rombongan presiden menaikkan penumpang. Paspampres pun tak luput memeriksa bawaan penumpang umum.

SBY rencananya akan menaiki KA Luar Biasa dengan waktu tempuh sekitar tiga jam ke Cire
bon. KA akan berangkat pukul. 06.45 WIB. Sementara, peresmian Tol akan dilakukan pukul 10.00 WIB.

Tol Kanci-Pejagan mempunyai panjang 35 kilometer menghubungkan Jawa Barat (Cirebon) dan Jawa Tengah (Brebes). Nilai investasi untuk membangun Tol yang dibangun dalam 18 bulan ini adalah Rp 2,2 triliun. Tol ini dioperasikan oleh Bakrie Toll Road (BTR). Ruas tol ini pembangunannya terintegrasi dengan pengembangan 200 hektar kawasan di sekitarnya. Di kawasan tersebut dikembangkan sebagai sentra UMKM untuk produk-produk setempat dan potensi ekonomi lokal lainnya.

(nwk/lrn)


Sumber = Nograhany Widhi K – detikNews edisi tanggal 26 Januari 2010.


[keretapi] KLB RI 1 Ke Cirebon
Tue, January 26, 2010 10:32:36 AM
From: Zudi Susanto zudi.susanto@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Hari ini Presiden melakukan kunjungan ke Cirebon menggunakan KLB dengan meminjam rangkaian Gajayana New image, dipastikan KA 32 semalam memakai rangkaian campuran, karena setengah nya dipake buat KLB. Tujuannya meresmikan tol Pejagan - Kanci. Nah... kal
o tol yg satu ini efek nya gak akan mempengaruhi banget seperti Cipularang.
salam ijo ijo ~ spoor,
zudi susanto

Re: [keretapi] Poto KLB RI 1

Sat, January 30, 2010 8:59:28 PM
From: risman Hudiyanto rhudiyanto@yahoo.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua
lho...
Presiden Bertolak ke Cirebon, dan Memimpin Ratas di Kereta
Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyo
no Selasa (26/1) pagi berangkat menuju Cirebon, Jawa Barat dengan menggunakan Kereta Luar Biasa dari stasiun Kereta Api Gambir. Presiden dijadwalkan meresmikan jalan tol Trans Jawa pertama di ruas tol Kanci Pejagan. Jalan tol sepanjang 35 km ini menghubungkan Cirebon dan Brebes, Jawa Tengah.

Dalam perjalanan menuju ke Cirebon, Presiden SBY memimpin Rapat Terbatas Ka
binet di dalam gerbong kereta. Ratas dihadiri, antara lain : Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkes Endang Rahayu Sedianingsih, Menpora Andi A. Mallarangeng, Menhub Freddy Numberi, serta Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal. Ketika membuka Ratas, Presiden SBY menjelaskan bahwa kirab Piala Dunia kemarin diharapkan memberikan inspirasi dan motivasi agar dapat melakukan revitalisasi untuk kebangkitan kembali persepak bolaan di Indonesia. "Seperti menginsiprasi dan memotivasi kita, untuk bisa melakukan revitalisasi atau kebangkitan kembali persepakbolaan Indonesia untuk bisa dikatakan berjaya di tingkat Asia Tenggara atau Asia, bahkan suatu saat juga bisa berjaya di tingkat Asia. Dengan demikian harapan kita bisa masuk putaran dunia, meski ini sangat menantang, very challenging, memerlukan waktu --barangkali 10 sampai 15 tahun lagi tapi harus kita mulai,"kata Presiden SBY.

Setibanya di stasiun Kereta Api Kejaksan, kota Cirebon, Presiden SBY dijadwalkan akan meresmikan jalan tol Trans Jawa pertama yang bernama tol Kanci Pejagan. Jalan tol sepanjan
g 35 KM ini menghubungkan kabupaten Cirebon, Jawa Barat dan Brebes, Jawa Tengah. Presiden yakin rakyat Indonesia mampu tampil unggul di kompetisi olahraga ASEAN. "Oleh karena itu, tanpa harus saling menyalahkan --tidak baik-- saya ingin nanti pemerintah bersama KONI, bersama swasta, PSSI, semua pihak untuk bisa besatu membangkitkan kembali sepakbola di Indonesia," Presiden menambahkan.

SBY juga yakin, bila kita berlatih keras selama 5 tahun mendatang, maka atlet - atlet sepak bola Indonesia mampu tampil di forum Asia dan mungkin forum yang lebih tinggi lagi. "Dalam kont
eks itu saya sudah minta Menpora dan Menko Kesra, coba direncanakan dan saya ingin bertemu langsung dengan stakeholders. Saya ingin juga ikut dalam mempersiapkan segalanya 5 tahun ini. Kita persiapkan semuanya, mencari atletnya, metode pelatihannya, siapa berbuat apa, dan persiapan timnas: satu mewakili Indonesia barat, tengah, timur. Apapun yang bisa kita lakukan. Dengan demikian kompetisi berjalan dengan baik. Lantas dari segi manajemen baik, pelatihan baik, metodologi baik, kontribusi swasta nyata di samping pemerintah,"Presiden SBY menjelaskan. (mit)

Tanggapan saya pribadi :
Terima kasih sesungguhnya yang sebesar – besarnya atas kepercayaan bapak Presiden RI Susilo Ba
mbang Yudhoyono terhadap perkereta apian sehingga sarana transportasi ini dipilihnya untuk bepergian ke Cirebon saat peresmian ruas tol yang baru saja selesai dirampungkan. Memang bapak Presiden dikenal merakyat dan rangkaian KA pun juga merakyat.

2. Seorang Ibu Tersambar KA di Lamongan, Jawa Timur
Akibat tidak melihat datangnya rangkaian KA seorang ibu ditemukan tewas di pinggir rel kereta api kawasan Lamongan, Jawa Timur. Dikatakan oleh saksi mata, korban ditemukan dalam keadaan terbelah menjadi 3 bagian.Akibat kejadian ini, Briptu Didin selaku Polsek Baba
t langsung mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Karang Babat.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 27 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Resiko…

Tanggal 27 Januari 2010 :
1. Diduga Asyik Membuka Situs Facebook, Seorang Siswi Disambar Hingga Tewas Mengenaskan di Ancol
Ida Farida seorang siswi suatu SMU dikabarkan tewas mengenaskan akibat diterjang KRL AC Benteng Ekspres. Seorang saksi mata yang bernama Gais mengaku dirinya bersama warga lainnya sudah meneriaki korban sekencang mungkin. Namun, karena asyik membuka situs jejaring Facebook sambil be
rjalan kaki menyeberangi rel KA, korban pun disambar rangkaian KRL Patas Jakarta – Tangerang pp tersebut di daerah Ancol, Jakarta Utara. Sang ibu pun histeris mengetahui puterinya meninggal secara mengenaskan.

Jasad korban yang bertempat tinggal di kawasan Pademangan, Jakarta Utara tersebut langsung dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo tentunya untuk dilakukan pemvisuman lebih lanjut. Banyak warga masyarakat yang menonton dan beberapa langsung mengevaukasi jasad korban. Korban diketahui sosoknya karena ditemukan KTP korban yang kemungkinan besar dari dalam saku
celananya.

Sumber :
- Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 27 Januari 2010
.
- Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 28 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Tanpa mau menyinggung kematian korban, namun itu memang sudah takdirnya mengakhiri hidup dengan cara seperti itu. Akan tetapi, godaan dapat
terjadi di mana saja. Terlebih di petak rel yang dominan dilalui rangkaian KA yang menempuh berbagi macam rute perjalanan. Mungkin di satu sisi petak rel tersebut jarang dilalui rangkaian KA. Tetapi 1 saja yang melintas dengan kecepatan yang tinggi dan cukup tinggi, maka nyawalah taruhannya.

2. Warga dan Polisi Tewas Diterjang KA di Perlintasan Liar di Kranji, Bekasi
Akibat tidak mengetahui datang rangkaian KA dari 2 arah di perlintasan liar dekat kolong jembatan layang Kranji, Bekasi 2 orang warga masyarakat diterjang 2 KA hingga tewas. Salah seorang di antaranya seorang Polisi yang bernama Bripka Agus Gufroni. Korban
warga masyarakat lainnya bernama Haming. Keduanya langsung dievakuasi ke RS di daerah Bekasi.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 27 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Keberadaan perlintasan KA yang liar sungguh sudah sulit dibendung oleh seantero warga masyarakat terutama di pulau Jawa. Terlebih di kawasan Jabodetabek ini. Segala resiko maut menjadi taruhan mereka. Meski Menteri Perhubungan Ferry Numberi sudah menyuruh menutup semua perlintasan KA liar yang ada, namun tanggapan tetaplah tanggapan yang hanya sekedar dianggap himbauan semata.

Tanggal 28 Januari 2010 :
Pencurian Rel KA di Pasuruan, Jawa Timur
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Bener2 keterlaluan kalau jalur masih aktif dipreteli.

lagi2 faktor ekonomi.

[ Sabtu, 30 Januari 2010 ]
Curi Besi Rel KA, Ditangkap
BANGIL - Pencurian besi rel kereta api (KA) kembali terjadi. Kali ini di Rejoso, kabupaten Pasuruan. Pelakunya adalah Suriadi, 53, warga Blandongan, kota Pasuruan. Suriadi akhirnya diamankan petugas setelah petugas mendapat informasi dari warga. Warga menginformasikan terjadi pencurian rel KA yang dilakukan beberapa orang. Dari informasi ini, petugas Polsek Rejoso mengembangkan penyelidikan. Dan benar, pada Kamis malam (28/1) petugas mendapati pelaku yang mencoba mereteli besi rel. Tepatnya, di daerah Regek, desa Sambirejo, kecamatan Rejoso. Daerah ini berbatasan dengan wilayah kota Pasuruan.


Pelaku pencurian dengan pemberatan ini diduga sudah melakukan pencurian cukup lama. Ini bisa dilihat dari hasil pencuriannya selama semalam. Yakni, besi rel sepanjang 2 meter. Jumlahnya mencapai 16 batang. Kemudian, ada besi rel dengan panjang 4 meter sebanyak 3 batang. Belum lagi bantalan kayu sepanjang 1,5 meter. Jumlah bantalan yang dicuri sebanyak 88 balok. Saat tersangka lengah, petugas langsung menyergapnya. Semua hasil curiannya itu langsung diamankan petugas. "Pencurian rel sangat membahayakan. Makanya Polsek - Polsek juga mengantisipasi dengan cara berpatroli. Dan dari keterangan Polsek Rejoso telah ditangkap satu pencuri dengan beberapa barang bukti,"tegas Kapolres Pasuruan AKBP Achmad Yani melalui Kasat Reskrim AKP Samsul Arifin, kemarin (29/1).

Dari keterangan tersangka, hasil pencuriannya ini akan dijual ke pengepul. Makin panjang besi rel yang dicuri, makin banyak pula uang yang didapat. Padahal lanjut Kasat, perbuatan tersangka bisa membahayakan jalur kereta api. Dengan dicurinya batangan rel besi dan bantalan kayu, maka kereta api bisa saja anjlok. Ini sangat membahayakan penumpang KA. Oleh karena itu, kepolisian juga meminta petugas KA sering memeriksa rel dan jalur KA. "Dengan informasi tertangkapnya tersangka ini, paling tidak bisa membantu petugas KA untuk melakukan tugasnya memeriksa jalur KA dengan baik,"terangnya.

Petugas juga mengembangkan penyelidikan. Untuk mengantisipasi ada pelaku lain yang menemani tersangka. "Kita akan terus kembangkan penyelidikan," imbuhnya. (day/hn)


Sumber =
Radar Bromo edisi tanggal 29 Januari 2010.


Tanggapan saya pribadi :
Salut atas kesigapan para Kepolisian Pasuruan dan sekitarnya… Meski untung diraih, tapi orang – orang seperti itu enggak memperhatikan keselamatan jiwa para penumpang KA. Bayangkan saja kalau si para pelaku punya sanak famili dan mereka tewas dengan cara – cara yang tidak wajar, pasti nangis merengek – rengek.

Tanggal 29 Januari 2010 :
1. Proyek Integrasi KRL-Busway Mulai Februari
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jumat, 29 Januari 2010 17:15 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 242 kali Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah akan memulai proyek integrasi angkutan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dengan busway Februari, mundur dari jadwal yang ditetapkan semula yakni sebelum 100 hari usia pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono. "Program 1 t
iket KRL - busway bukan terlambat, sebab konsep dasarnya baru disetujui antara PT. KA dengan pengelola Busway, PT. Trans Jakarta,"kata Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Nugroho Indrio, menjawab pers di Jakarta, Jumat.

Dalam tahap awal akan diuji cobakan integrasi KRL Pakuan dari Bogor dengan busway dan menyusul selanjutnya KRL dari Bekasi, Depok dan Tangerang. "Saat ini baru persetujuan pondasi antara kedua operator, berikutnya dikerjakan secara bertahap sesuai dengan kondisinya. Konsep bank yang hendak dipakai sudah disetujui, sekarang tinggal penyesuaian teknis
di lapangan,"katanya. Menurut Nugroho, sistem satu tiket KRL - busway tidak sesederhana kelihatannya, dalam pelaksanaan ternyata rumit. Berbedanya mesin tiket KRL dengan busway, diperlukan pengaturan lebih lanjut. Kendala lainnya, perbedaan harga tiket dalam angkutan kereta api antara Klas Ekonomi yang seharga Rp 1.500,00 per penumpang dengan KRL AC yang harganya Rp 11.000,00. Itu pun masih dibedakan karena jaraknya. Sementara tiket busway sama di semua koridor, Rp 3.500,00 per penumpang.

Kata Nugroho, kementerian perhubungan bersama kedua operator masih membicarakan tentang diskon tarif, termasuk kartu berlangganan bagi pengguna jasa KRL dan busway. "Tahap awal kartu berlangganan KRL bisa digunakan untuk naik Trans Jakarta busway, begitu juga sebaliknya, kartu busway dapat dipakai naik KRL di stasiun. Selanjutnya mesin kartu harus sama sehingga bisa digunakan KRL dan Busway,"demikian Nugroho Indrio. (*)


COPYRIGHT © 2010

Sumber = http://www.antara.co.id/berita/1264760140/proyek-integrasi-krl-busway-mulai-februari

2. KA Cirebon Ekspress Tidak Berhenti di Stasiun Jatibarang 2 Tiket KA Hangus
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Pegimana ini???? ada kasus nih......... ..
Malu - maluin aja.....

/ilus indoflyer Jakarta - Pada tanggal 29 Januari 2010 saya dan ibu saya hendak beran
gkat dengan menggunakan KA Cirebon Ekpress (Cireks) Jurusan Cirebon - Jakarta. Dengan keberangkatan kereta pukul. 07.40 WIB dari Cirebon. Saya dan Ibu saya menunggu dari stasiun Jatibarang karena memang letak rumah kami lebih dekat ke stasiun Jatibarang dibanding stasiun Cirebon. Kami masuk ke stasiun dengan diperiksa tiket dan membayar peron tanpa pemberitahuan apa pun dari petugas.

KA Cireks pun sampai. Namun, tanpa diduga ternyata kereta tersebut tidak berhenti di stasiun Jatibarang (seperti tertulis di situsnya dan sudah mafhum bagi semua orang Cireks berhenti di Jatibarang). Kami bingung lalu menanyakan perihal tersebut ke petugas yang dijawab, "kenapa tidak bilang dulu?" Kenapa harus bilang? Bukankah memang sesuai jadwal kereta harus berhenti di Jatibara
ng. Akibat kejadian tersebut, selain hangusnya dua tiket tanpa pertanggungjawaban kami juga terancam ketinggalan pesawat menuju Palembang. Kereta Api sungguh sangat tidak professional.

Sumber = Chifdiah – suaraPembaca.
Jalan Raya Selatan No 53 Karangampel Indramayu
ixudin@yahoo. com
08121402444

Tanggal 30 Januari 2010 :
Gangguan Teknis, KA Parahyangan Mogok di Stasiun Sasaksaat
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung
seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jakarta - Kereta Api (KA) Parahyangan jurusan Jakarta - Bandung mogok di stasiun Sasaksaat, Cikalong Wetan, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Diduga KA Parahyangan mengalami gangguan teknis. "Ini berhenti di depan Stasiun Sasak Saat. Padahal, seharusnya sekitar setengah jam lagi sampai Bandung," kata salah seorang penumpang Hery Gunawan kepada detikcom, Sabtu (30/1/2010).

Hery mengatakan, kereta berangkat dari Jakarta pukul. 08.30 WIB. Pukul. 11.30 WIB setelah melewati terowongan Sasaksaat tiba - tiba kereta mogok. Salah seorang petugas berseragam yang menjual makanan di kereta mengatakan ada gangguan teknis di kereta. "Sejumlah penumpang kereta banyak yang turun dari kereta karena merasa keger
ahan dan panas,"kata dia. Seharusnya kereta sudah tiba di Bandung pukul 12.00 WIB. Belum diketahui secara persis ganguan teknis apa yang mengakibatkan KA tersebut mogok.

(gus/asy)
Sumber = Chazizah Gusnita – detikNews edisi tanggal 30 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Pernyataan mas Ben Wicaksono yang memposting pemberitaan ini ke milis nampaknya ada benarnya juga…. Saya pun berpikir kayak ada yang menyabotase… Karena langka sekali kejadian mogoknya lokomotif di lintasan antara Cikampek – Padalarang tersebut.

Tanggal 31 Januari 2010 :
Men Hub : Program 100 Hari Dasar Bagi Pelayanan Yang Lebih Baik
PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK, 01/02/2010. Dibaca sebanyak 42 kali. (Jakarta, 1/2/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi menegaskan bahwa pelaksanaan program 100 h
ari Kementerian Perhubungan dilakukan guna meletakkan dasar - dasar bagi pelayanan transportasi yang lebih baik ke depan. “Saya bersyukur sebelumnya pembangunan transportasi (sejauh ini) sudah berjalan, yang masih perlu dilakukan adalah bagaimana agar pelayanan dapat terus meningkat,”jelas Menhub.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Minggu petang 31/1/2010 pada saat acara talkhsow berita yang diselenggarakan stasiun televisi TV One di stasiun kereta Api Gambir, Jakarta. Lebih lanjut Menhub menjelaskan bahwa dalam 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini, Kementerian Perhubungan telah :
- Menyelesaikan cetak biru sistem transportasi multimoda.
- Meletakkan dasar-dasar peningkatan keterhubungan antar wilayah.
- Peningkatan pelayanan seperti pengoperasian pelabuhan utama selama 24 jam di transportasi laut.
- Penyelesaian penggantian dan penambahan sarana kereta api di jalur - jalur tertentu.


Acara talkshow tersebut melibatkan penanggap di antaranya Akbar Faisal anggota Komisi V DPR RI serta pengamat dan pemerhati transportasi yaitu Dharmaningtyas (Institut Studi Transportasi) dan Milatia Kusuma Moe’min (Institution for Transportatioan and Development Policy). Tidak seperti biasanya acara talkshow semacam yang diadakan di studio atau di dalam ruangan pertemuan, acara talkshow ini diselenggarakan langsung di pusat keramaian yang menjadi salah satu topik pembicaraan yaitu stasiun kereta api. Bahkan talkshow ini diawali langsung dengan peninjauan ke dalam kereta yang sedang tiba dan akan berangkat di mana Menhub secara live langsung diminta berdialog dengan penumpang untuk mengetahui respon penumpang terhadap pelayanan yang diberikan.

Secara umum penumpang yang ditemui menyatakan bahwa pelayanan sudah cukup
baik, beberapa hal yang dirasa masih perlu mendapatkan perhatian adalah kebersihan toilet, juga kebesihan stasiun. Seorang penumpang mengungkapkan bahwa di masa - masa tertentu seperti angkutan lebaran ketepatan waktu perjalanan kereta api sering tidak akurat. Menhub menanggapi hal tersebut dengan serius dan bahkan meminta kepada para penumpang dan masyarakat untuk tidak segan - segan melontarkan kritik terhadap pelayanan transportasi. “Kita akan terus upayakan (pelayanan) menjadi lebih baik,”tegas Menhub kepada para penumpang yang ditemui.

Sementara itu Akbar Faisal anggota Komisi V DPR RI menyatakan bahwa :
Pihaknya sebenarnya menginginkan masa kerja 100 hari tidak dilaksanakan semata untuk meletakkan dasar, tetapi harusnya sudah merupakan langkah lanjut untuk meningkatkan pelayanan lebih baik. “Namun saya memahami permasalahan transportasi atau perhubungan ini permasalahan lintas sektor, Kementerian Perhubungan tidak dapat (mengatasi) sendiri,”k
ata Akbar. Secara khusus Akbar meminta Pemerintah menaruh perhatian terhadap penyelenggaraan angkutan massal. “Saya pengguna kereta api dari rumah ke kantor sehingga saya tahu persis kondisi angkutan kereta api ini, saya kira Pemerintah perlu percepatan soal ini (peningkatan pelayanan),”kata Akbar.

Hal senada diungkapkan Milatia Kusuma Moe’min (Institution for Transportation and Development Policy) yang menyatakan :
Kementerian Perhubungan tidak mungkin menyelesaikan permasalahan sendiri. “Transportasi itu trigger ekonomi, artinya semua sektor di dalam pemerintahan mempunyai kewajiban untuk mendukung agar Kementerian Perhubungan dapat memberikan pelayanan yang dikehendaki masyarakat,”ujar Milatia. Contoh dari hal ini selain transportasi jalan yang harus berkoordinasi dengan Kementerian PU dan Pemeritah Daerah Milatia menyebutkan adanya kebutuhan listrik dalam pelayanan KRL Jabodetabek yang mempunyai keterkaitan dengan ESDM. “Ada baiknya Pemerintah memiliki 1 koordinasi sendi
ri soal transportasi ini,”jelas Milatia.

Di lain sisi pengamat transportasi Dharmaningtyas menyoroti tentang pentingnya edukasi publik :
“Jika secara teknis sejauh ini penyelenggaraan transportasi terselesaikan, nampaknya dari sisi edukasi publik masih perlu mendapatkan perhatian,”kata Dharmaningtyas. Contoh kasus yang masih sering ditemui Dharmaningtyas adalah masih rendahnya kesadaran penumpang pesawat untuk tidak menggunakan handphone selama berada di dalam pesawat. “Soal edukasi publik ini jika diabaikan akan mempengaruhi kinerja pelayanan dan keselamatan,” ujar Dharmaningtyas. (BRD)

Catatan :
Sebetulnya dalam pembicaraan selama sekitar 2 jam-an tersebut juga dibahas bagaimana transportasi laut yang terguncang, transportasi di kawasan terpencil jauh dari perhatian pemerintah di mana banyak kondisi asp
al yang hancur dan belum lagi problematika bencana transportasi seperti bus Trans Jakarta yang terbakar dan masih banyak lagi selama periode 100 hari masa Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Sumber :
- Situs http://www.dephub.go.id/read/berita/1922 edisi tanggal 1 Febuari 2010. - Tayangan Kabar Petang di TV One pada tanggal 31 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Saya berharap ke depan acara macam diskusi santai yang membutuhkan keseriusan ini tidak semata hanya pemberitaan sesaat, tetapi harus terus ditegakkan agar konsumen transportasi darat terutama kereta api dapat menjalani aktifitas dengan baik disertai pelayanan yang memadai.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan keret
a api dalam peristiwa tertentu.
Tanggal 25 Januari 2010 :
Ali Sulistyo Bonek Mania Pun Akhirnya Dimakamin
Tidak hanya para anggota keluarganya saja, namun para kerabat dari kalangan suporter Persebaya atau Bonek Mania pun turut mengiringi jenazah rekannya yang bernama Ali Sulistyo itu ke peristihatan terkahitnya di Pemakaman Islam di Bumiayu. Bukan mengambil hikmahnya, justru Wastomi selaku Ketua Yayasan Suporter Persebaya menyangkal akan kesalahan korban yang tewas dengan cata tersangkut bentangan kabel listrik saat KA Pasundan melintasi kawasan Bumiayu tersebut hingga korban terjatuh dan mengalami luka yang sangat parah.

Para suporter pun mengumandangkan lagu kebesaran mereka yang berbau Bonek Mania dengan membentangkan spanduk dengan mengenakan pakaian kebanggaan mereka itu. Prosesi pemakaman berlangsung secara hikmat pada sekitar jam 10 malam tersebut. Tidak disangka pemuda berusia 18 tahun tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut.


Sumber =
Siaran berita Lintas Pagi di TPI pada tgl 26 Januari 2010.


Tanggapan saya pribadi :
Suatu kebodohan yang luar biasa hingga mengarah kepada kemunduran moral dan citra baik dari kebesaran bangsa kita yang terkenal ramah dan santun. Kematian yang tidak wajar dengan ulah yang brutal hingga mempertaruhkan nyawanya sendiri bukanlah suatu hal yang wajar.

Tanggal 28 Januari 2010 :
Tegar Siap Disekolahkan di Yayasan Merah Putih, Lebak Bulus, Jakarta
Apabila ada yang masih mengingat Tegar, ia siap disekolahkan di sebuah yayasan yang khusus bagi mereka yang tergolong kurang dan tidak mampu secara perekonomian. Tegar sosok bocah yang pada bulan Juli 2009 kemarin dilindaskan kaki kirinya oleh ayah tirinya itu kini kerasan atau betah di sekolah tersebut. Menurut rencana, kalau tiada aral melintang Tegar akan disekolahkan di Yayasan Semangat Merah Putih sampai Kejar Paket C atau setingkat dengan SLTA dan sederajat. Saat dalam kunjungannya ke sekolah tersebut, Tegar tidak sama sekali menampakkan raut wajah kecewa dan sedih.


Seperti yang dituturkan oleh Tri Wahyuniati Subali pembina yayasan tersebut bahwa umumnya mereka yang tergolong dari keluarga yang fakir atau pun juga miskin lebih menekankan diri pada kejiwaan. Mungkin kaki hilang seperti Tegar dapat diobati secara lahirian. Namun, secara batiniah, luka yang terus membekas di hatinya akan terus teringat olehnya tanpa dilakukan bimbingan atau pun juga arahan. Kontributor Trans TV Willy Meribata dan Denny Irfan.

Sumber = Siaran berita Reportase Sore di Trans TV pada tgl 28 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Syukur sekali saya ucapkan (mungkin juga mewakili beberapa atau pun semua rekan pecinta kereta api) bahwa Tegar masih terus sehat secara fisik dan mental meski kaki kirinya tetap hilang hingga sepanjang hidupnya ke depan.

Peristiwa – peristiwa Yang Kami Alami Sendiri :
Tanggal 24 Januari 2010 :
Diskusi Rekan Kita NWU Kepada Kepala Stasiun KA Ambarawa Tentang Wacana Perpanjangan Petak Rel KA Wisata Ambarawa
Re: [keretapi] Rute KA Uap Wisata Ambarawa Ditambah
Mon, January 25, 2010 12:35:37 AM
From: nugroho utomo genesis_nwu@yahoo.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Minggu siang (24/1) saya berdiskusi dengan KS Ambarawa Eko S Mulyanto di ruang kerjanya. Lok BB 200 dan D 301 yang akan dipindahkan ke museum KA Ambarawa menurut beliau dalam kondisi hidup. Namun, hanya bersifat fakultatif yang artinya hanya dijalankan bila ada yang meminta. Kalau nggak, ya hanya sebatas pajangan seperti lok uap lain. Dari penjelasan pak Eko saya langsung menanggapi bila demikian sebaiknya lok BB 200 yang sudah almarhum seperti BB 200 08 lebih pantas sebagai pajangan daripada lok yang masih hidup tetapi hanya dibutuhkan bila ada yang butuh. Hal itu sama saja dengan merusak secara perlahan kondisi lok BB 200 termasuk D 301. Apalagi pengunjung yang datang lebih banyak menyaksikan atau tertarik dengan lokomotif uap daripada lok diesel seandainya nanti dipajang di tempat itu.

Kemudian mengenai penempatannya pak Eko juga belum bisa menjawab secara tuntas tanggapan saya. Karena tidak mungkin lok diesel 1 kandang (1 depo) dengan lok uap karena akan membahayakan. Di mana - mana lok uap dan lok diesel pada masa peralihan dari lok uap ke lok diesel selalu ditempatkan pada depo yang berbeda. Kemudian mengenai jalur Ambarawa - Tuntang yang ternyata hanya sebatas digunakan untuk lintas lori atau menggunakan lok kecil hokuriko itu sama saja dengan bukan lintas KA wisata. Kalau mau untuk KA Wisata pake saja lok uap. Mengapa harus tetap bertahan dengan lori? Percuma perbaikan rel dari Ambarawa - Tuntang menghabiskan dana yang nggak sedikit tetapi kelanjutannya hanya sebatas dipake untuk lintasan lok kecil atau lori. Ini namanya pembohongan publik, walau publik mungkin banyak yang nggak tahu.

Maaf, komentar atau tanggapan saya kritis dan menyakitkan.

NWU

Sumber = Postingan rekan Nogruho Wahyu Utomo ke milis keretapi@yahoogroups.com tgl 25 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan nampaknya ada benarnya juga kalau ujung – ujungnya lok diesel hanya sekedar pajangan semata dan petak rel yang akan diperpanjang hanya cocok dilaluin KA lori yang notabene minim untuk pemandangan wisata.

Tanggal 28 Januari 2010 :
Drama Terhambatnya KA Matarmaja Oleh Ulah KA Senja Kediri
[keretapi] Senja Kediri Menghambat Matarmaja 142??
Thu, January 28, 2010 8:16:08 PM
From: Andre_mania lukwira andremanialukwira@yahoo.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Salam sepur,

Saya biasa naik KA Matarmaja. Jum’at kemarin (pas bondo netek lewat) sy naik Matarmaja KA 142 (Pse-Ml). Perjalananan lancar sampai SMC. Di SMC diselip Senja Kediri, terus selepas SMC Matar berjalan pelan (tidak seperti biasanya), saya pikir habis hujan.

Ternyata di stasiun Solo Jebres dan stasiun Madiun sempet ‘nyentuh’ Senja Kediri. Saya mengambil kesimpulan (versi saya ya) perjalanan terhambat krn di depan ada KA Senja Kediri. Menurut saya (lagi2 y) diselipnya Matarmaja KA 142 oleh Senja Kediri (blm tw no KA ny) d SMC sangat tidak efisien.... mengingat Senja Kediri punya jadwal berhenti di beberapa stasiun antara MN - Kediri di mana Matarmaja KA 142 LS.... Akibatnya kedatangan Matarmaja di Bhumi Arema telat, bahkan diselip Gajayana di Wlingi.

bagaimana pendapat tmn2 milist?

Sumber = Postingan rekan Andre_mania lukwira ke milis keretapi@yahoogroups.com tgl 28 Januari 2010.

Catatan :
Teman – teman dari milis KA menanggapinya biasa – biasa saja. Sebagian justru merasa agak heran yang seharusnya gapeka atau grafik perjalanan KA tidak terlalu dekat jarak perjalanan KA Senja Kediri dengan KA Matarmaja justru pada hari ini seperti yang dialamin rekan Andre Mania Lukwira ini malah berbeda dari biasanya. Jarak kedua KA tersebut terlalu dekat sehingga si KA Matarmaja merasa terhambat.

Tanggal 29 Januari 2010 :
Lok KA Bima Mogok di Stasiun Gambir?
[keretapi] Bima mogok tadi pagi?

Fri, January 29, 2010 2:09:30 PM
From: Zudi Susanto zudi.susanto@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Ada yg tahu kabarnya / detailnya, mungkin yg sering naik KRL gitu..? Ada info dari RF Jakarta apa bener tadi pagi KA 33 Bima Sgu - Gmr mogok lokonya di utara st Gambir? Ternyata loko uzur yg narik. Lok CC 201 04. Pagi khan jamnya sibuk ya?

Kepriben tuh? KA yg ditahan di petak Jatinegara – Gondangdia pasti antri bener... Belum lagi KA yg akan dinas pagi (KA 10 Dwipangga, KA 2 Argo Anggrek, dll). Sekarang PT. KA sudah gak terlalu mementingkan pakem bahwa KA Argo / Unggulan ditarik CC 203 / CC204 hidung miring. Saya pribadi sih gak keberatan Argo mau ditarik CC 201 cuma ya tolong jangan dikasih loko yg uzur. Kasihan apalagi Bima termasuk kereta yg millage-nya tinggi.

salam ijo ijo ~ spoor,
zudi susanto

Sumber = Postingan rekan Zudi Susanto ke milis keretapi@yahoogroups.com tgl 29 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Kalau tanggapan saya pribadi sih nampaknya menghambar beberapa perjalanan KA jarak jauh. Mungkin kalau Jakarta – Bandung pp pengecualian. Karena sekitar jam 12 kurang saya naik kendaraan melintasi Tugu Tani dan menyaksikan rangkaian KA nampaknya Argo Muria sedang dalam perjalanan menuju ke dipo Manggarai. Padahal dari gapeka / grafik perjalanan KA KA Semarang – Jakarta ini tiba di stasiun Gambir seharusnya pada pukul. 11.23 WIB.

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….