Pertengahan Bulan April 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri
Sedikit permintaan ma’af saya...
Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...
1. KRD Kaligung Menabrak Kerbau
Tidak disangka saat sang masinis melajukan rangkaian KRD Kaligung ‘Ekonomi (??)’ di kawasan Batang ada seekor kerbau yang tidak jelas apakah sedang melamun, frustasi karena perolehannya di peringkat kedua dan sesekali ketiga, menyantap rumputnya atau sedang melakukan apapun? Sang sepujpu dari sejenis banteng itu pun dihajarnya. Alhasil para penumpang terlantar di tengah perjalanan. Beberapa teknisi sedang tampak terus berupaya melakukan perbaikan.Ma’af kalau saya sedikit berparodi yang pada intinya ada seekor kerbau ditabrak oleh rangkaian KRD Kaligung yang melayani rute perjalanan Tegal – Semarang pp.
Maut pun dapat terjadi di mana – mana. Tidak hanya makhluk hidup seperti kita manusia, tetapi juga melanda hewan sebangsa kerbau. Mengenai pemberitaan kenapa KRD Kaligung-nya ber-Klas Ekonomi yah? Seingat saya KRD buatan INKA Madiun tersebut diperuntukkan bagi rangkaian KRD Klas Bisnis Banyu Biru…
Di malam harinya stasiun Klender yang berlokasi di koridor Jakarta – Bekasi dilanda cengkeraman para preman yang tidak suka dengan penggusuran gubuk – gubuk liar di sekitar stasiun komuter Jabodetabek tersebut. Pasalnya banyak tempat mesum yang juga ikut digusur. Para preman yang tidak suka dengan aksi pembongkaran tersebut melakukan pengrusakan fasilitas yang ada di stasiun tersebut. Terlebih peralatan persinyalan sehingga perjalanan KA pada sekitar pukul. 20.30 WIB tersebut terganggu selama -+ 15 menit.
Apa yah maunya mereka??? Sudah jelas perbuatan mereka itu melanggar kesusilaan dengan menjadikan lahan subur menjadi tempat prostitusi malah tidak menyadari kejahatan yang telah mereka lakukan. Meski demikian, semoga tidak mengganggu perjalanan KA yang sedang melintas apalagi di jam yang sama apabila tiada hambatan rangkaian KA Argo Lawu dan Argo Bromo Anggrek siap melaju meninggalkan stasiun Gambir untuk ke tujuan mereka masing – masing.
1. KA Cirebon – Jakarta Diserbu Para Calon Penumpang
Dilaporkan bahwa dalam rangka liburan panjang Pemilu Legislatif dan Kenaikan Isa Almasih ini para warga ibukota Jakarta yang telah cukup menikmati masa panjang liburan mereka menyerbu rangkaian KA rute Cirebon – Jakarta. Tidak main – main angka yang dicapai pun 100% sehingga dapat kemungkinan besar PT. KA Daops III Cirebon menambah gerbong atau kereta.
Tidak hari libur saja jumlah rangkaian KA Cirebon Ekspres sering mencapai 11 gerbong atau kereta dan 1 lok CC 201. Ini lagi… di hari libur panjang apakah mampu menampung jumlah rangkaian yang lebih panjang? Ataukah menambah jadwal perjalanan Fakultatif?
Jakarta memang terus menjadi magnet bagi para pencari nafkah yang ingin menghidupi diri mereka ke jalan tantangan dan rintangan yang penuh dengan jalan yang terjal. Diawali dengan para penumpang ‘klas menengah ke bawah’ saling menjejali tiap sudut dari seantero rangkaian KA Klas Ekonomi di stasiun Madiun. Sebagai salah satu stasiun besar di propinsi Jawa Timur, sudah pastgi segenap jajaran Daops VII Madiun menjadi kewalahan.
Yang saya kasih tanda kutip (‘) boleh komentar yang berbeda. Namun, pada kenyataannya memang yang saya lihat sepintas demikian adanya. Sudah pasti saya berpikir dengan perbekalan seadanya mereka akan mencari nafkah dengan berbagai cara, mulai dari mendirikan bangunan liar hingga yang paling hebat, yaitu menjadi kriminil tingkat tinggi. Bahkan juga ada yang berpihak pada kebaikan dengan cara mencari uang yang halal. Memang Jakarta sulit mencari siapa yang benar siapa yang salah.
Uji Coba Stasiun KA Tanjung Priok Dengan 3 KA Antar Kota
Langsung dari ketikan pak Akhamd Sujadi Kahumas Daops I Jakarta :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
Tks.
Sumber = Dari ketikan SMS pak Akhmad Sujadi ke handphone saya saat saya menanyakan langsung kapan penguji cobaan stasiun tersebut dimulai pada tanggal 13 April 2009.
Semoga saja dengan penguji cobaan rangkaian – rangkaian KA tersebut mniat para warga masyarakat semakin tinggi. Tidak hanya di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah saja, tetapi juga semua kalangan masyarakat agar image atau citra stasiun Tanjung Priok tidak dikenal sebagai stasiun Kelas 3 saja yang identik dengan stasiun khusus pemberhentian KA klas Ekonomi alias non Eksekutif +Bisnis.
Tanggal 14 April 2009 :
1. Para Preman Perusuh Stasiun Klender, Jakarta Timur Ditangkap
Sumber = Siaran berita Fokus di Indosiar pada tanggal 15 April 2009.
Tanggapan saya pribadi :
Karena telah melukai sedikitnya 4 orang yang jelas tidak bersalah, sebaiknya begitu ditangkap mereka disiksa dengan disetrm atau minimal digebuk dengan balok kayu ke sekujur tubuhnya karena telah berani menyerang di ‘zona penegakan hukum yang ketat’ apabila ‘tanpa digiurkan dengan keuangan’.
Sebagian masyarakat Jakarta khususnya yang bermukim di sekitar stasiun yang awal dioperasikan pada tahun 1925 ini boleh berbangga karena pasalnya stasiun yang telah cukup lama vakum ini alias sekitar 9 tahun lamanya tidak berfungsi akan siap difungsikan kembali. Beberapa warga seperti bapak Oscar Kendoh menyaluti suasana interior stasiun ini yang telah siap rampung sekitar 90% ini. Beeberapa bantalan rel di setiap peron di stasiun ini diganti tampaknya dengan jenis R54, yaitu berupa beton. Namun, sayangnya sinyal mekanik yang diharapkan dapat menjadi nilai sejarah telah dimusnahkan. Berikut juga rumah sinyal yang juga siap untuk dimusnahkan juga.Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 14 April 2009.
Semoga saja dapat difungsikan ke sedia kala sewaktu awal pengoperasiannyaq, yaitu dapat melayanai para penumpang yang hendak berlayar dari dermaga pelabuhan Tanjung Priok.
Djoko Kendil Mengunjungi Stasiun Jakarta Kota
Sekalian Uji Coba Jalur Lintas Stasiun Jakarta Kota – Stasiun Tanjung Priok
Sebuah rangkaian KA yang tidak asing lagi tampak datang memasuki peron 6 stasiun Jakarta Kota. Dialah Djoko Kendil KA wisata Daops VIII Surabaya yang ditarik oleh lok CC 203 20. Beliau datang dari arah stasiun Tanjung Priok dengan jumlah kereta / gerbong sebanyak 2 buah. Tampak para petinggi PT. KA Daops I Jakarta saling berhamburan menuruni jengkal kaki mereka dari dalam lok dan kereta / gerbong yang mereka tumpangi itu pada siang hari.- Dari rekan Asep Suherman yg juga mengerahkan rekan Ario Wibisono utk memotretnya tgl 15 April ‘09.
- Siaran berita Liputan 6 Pagi di SCTV pada tanggal 16 April 2009.
Langsung dari ketikan Mighty Bowo :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] 41.7 M untuk TPK
Mighty Bowo
Add To:keretapi@yahoogroups
Renovasi Stasiun Tanjung Priok Habiskan Rp 41,7 Miliar
http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/04/15/brk,20090415-170545,id.html
Rabu, 15 April 2009 18:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Jenderal Perkereta apian Departemen Perhubungan menghabiskan dana Rp 41,7 miliar,00 untuk membiayai renovasi stasiun Tanjung Priok. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) tahun 2008 sebesar Rp 9 miliar,00 dan tahun 2009 Rp 32,7 miliar,00.
Sumber = Tempo Interaktif di http://www.tempoint eraktif.com/ hg/bisnis/ 2009/04/15/ brk,20090415- 170545,id. html yang diposting oleh rekan Bowo pada tanggal 16 April 2009.
Salut…. Saya pribadi tetap mengharapkan rangkaian KA Serayu / Cipua / Citrajaya juga mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Tj. Priok sehubungan dengan cerita saya yang sudah beberapa kali saya posting. Apalagi KA Parahyangan dan KA Argo Gede, tapi… yah… siapa yang mau naik yah?
Kereta Kerja Anjlok di Cicalengka
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Bambang menuturkan, evakuasi sudah dilangsungkan sejak pukul. 05.00 dan pada pukul. 09.00 rel sudah bisa dilalui kereta meski harus dengan kecepatan 5 km per jam.
Sumber = Dari Tempo Interaktif di http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/04/18/ 11535878/ Kereta.Itu. Berjalan. Tak.Terkendali
BANDUNG, KOMPAS - Anjloknya kereta kerja PT. Kereta Api di Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada hari Sabtu (18/4) dini hari diduga disebabkan kelalaian. Menurut keterangan warga sekitar kejadian, sebelum anjlok, kereta dengan lokomotif nomor CC 201 95 (bukan CC 20395) tidak mengeluarkan suara sewaktu melintasi perkampungan warga. Padahal, biasanya kereta mana pun yang lewat selalu membuat gaduh. Diungkapkan oleh warga setempat bernama Arifin yang dia sadari berikutnya adalah tiba - tiba terdengar suara seperti benda yang menubruk tanah. "Benar saja, begitu keluar rumah, 4 gerbong kereta kerja tersebut sudah tercerai berai di sekitar badan rel. Yang bisa didengar hanyalah suara minta tolong dari para kru kereta api. Warga memang berdatangan ke lokasi kejadian tapi tidak bisa berbuat apa - apa karena masinisnya terjepit di bagian lokomotif," terang Arifin. Bahkan, salah seorang kru kereta api yang selamat sempat meminta air minum kepada Arifin dan dilayani oleh keponakan dia bernama Barwono. Dari penuturan beberapa kru kereta, mereka menjelaskan kepada Arifin bahwa kereta berjalan tanpa kendali.
Sumber = http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/04/18/ 09355736/ kereta.kerja. anjlok.di. cicalengka pada tanggal 18 April 2009 pukul. 09.35 WIB.
Apa ini murni kecelakaan atau karena kelalaian dalam hal ini situasi Pemilu yang memanas yah? Meski demikian, bersyukur apabila di sore harinya benar demikian akan membuat perjalanan KA Lodaya dan Mutiara Timur setidaknya berlaju dengan sedikit ketelatan saja dari jadwal semula.
1. KA Tegal Arum Anjlok
Tanggapan saya pribadi :
Sya rasa ada unsur politik nyang sedang memanas. Itu tanggapan saya lho… Kalau tidak demikian, saya harap juga begitu alias keteledoran PT. KA dalam hal ini Daops III Cirebon.
Langsung dari ketikan Ben Wicaksono :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] Minggu 19 April 2009
Ben Wicaksono
Add To:keretapi@yahoogroups.com
Minggu Subuh, lokomotif KA Argo Dwipangga mengalami trouble mesin... menjelang stasiun Cikarang. Mengakibatkan semua KA dari arah timur masuk ke Jakarta telat > 1 jam. Inilah beberapa KA2 yang mengalami keterlambatan :
- KA Bima masuk Gambir pukul. 08:25.
- KA Gumarang masuk Gambir pukul. 08:40.
- KA Sembrani masuk Gambir pukul. 08:50.
Minggu pagi... KA Tegal Arum anjlok di stasiun Tegal...
Pariwisata Solo Dilayani Kereta Api Uap
[keretapi] Pariwisata Solo Dilayani Kereta Api Uap
W Widoyoko
Add To:keretapi@yahoogroups
Langsung dari ketikan rekan Widyoko :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Salut untuk Pemda Solo. Mau menghidupkan dan merenovasi kereta yang sudah mati.
Berikut berita terkait :
SOLO--MI: Jalur kereta api dari stasiun Purwosari, Solo menuju Stasiun Kota Sangkrah, Solo sepanjang sekitar 6 KM kini akan dihidupkan kembali dengan dilayani oleh kereta api uap untuk kegiatan pariwisata. "Jadi nanti untuk jalur kereta api yang berada di pinggir Jl. Slamet Riyadi, Solo, akan dilayani kereta api uap buatan Jerman tahun 1902, yang menggunakan bahan bakar kayu," kata Wali Kota Surakarta Joko Widodo saat meninjau lokomotif di Museum Kereta Api Ambarawa, Senin (20/4).
Kereta api wisata yang akan dioperasikan pada bulan Juni 2009 di jalur tersebut tidak hanya lokomotifnya saja yang kuno tetapi juga termasuk gerbongnya. "Lokomotifnya buatan Jerman tahun 1902, diambilkan dari Museum Palagan Ambarawa, sementara gerbongnya dari Magelang dan Bandung, yang semuanya saat ini kondisinya masih baik dan secepatnya akan dilakukan rehab," katanya.
Mengenai investasi untuk menghidupkan kereta api kuno tersebut, Joko Widodo mengatakan pihaknya telah menganggarkan dana lewat APBD Tahun 2009 sebesar Rp 1,1 miliar,00. "Untuk menghidupkan kereta api kuno tersebut nanti akan dilakukan kerjasama dengan PT KA dan biro - biro perjalanan yang akan memasarkan," katanya.
Dengan dioperasiinnya KA Wisata dg lok uap kiriman dari Museum Ambarawa tersebut semoga akan benar – benar membangkitkan salah satu wisata kota Solo dan sekitarnya. Saya pribadi sedikit pesimis dengan kondisi kota Solo yang masih sepi dari turis baik domestik maupun mancanegara. Kalah dengan kota Yogyakarta dan sekitarnya. Namun, kita lihat saja tanggal mainnya apabila benar – benar dihidupkan. Berarti akan ada 2 KA yang melintas dalam sehari dengan 4x perjalanan alias 2x pp.
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.
1. Tanggal 10 dan 11 April 2009 :
Kota Pattaya di Negara Thailand Mencekam
Oleh karena demonstrasi antara kedua kubu, yaitu kubu pro Thaksin Shinawatra dan kubu yang anti Thaksin Shianawatra, kota Pattaya dilanda kerusuhan massal dengan mengenakan seragam serba merah. Dengan mengibarkan bendera kebangsaan negara mereka itu, sebuah hotel yang dijadikan sebagai tamu negara yang akan menggelar KTT ASEAN dengan dihadiri beberapa negara lain seperti Korea Selatan, Jepang, Australia, India, Selandia Baru dan Cina dikepung oleh mereka. Beberapa fasilitas umum di dalam hotel tersebut berantakan.
Tanggapan saya pribadi :
Tidak tahu apakah melumpuhkan transportasi juga. Meski saya tidak mengetahui apakah di kota Pattaya ada rel KA atau pun tidak, yang jelas kota Bangkok juga sama dilanda demonstran yang pro dan anti mantan Perdana Menteri negara mereka itu.
Giliran Ibukota Bangkok di Negara Thailand Mencekam
Tidak puas massa berpakaian merah ingin menggulingkan Perdana Menteri Thailand sekatang, ibukota Bangkok pun dibuatnya menjadi lumpuh total. Mulai dari sekitar pukul. 03.00 WIB atau jam 3-an pagi waktu setempat massa mulai membakar segala fasilitas yang ada di setiap pinggir jalan raya. Tidak terkecuali beberapa bus umum diporak – pranda. Beberapa pejabat yang berada di dalam mobil Mercedez Bens menjadi bulan – bulanan massa dengan memukuli sang pejabat tersebut dengan beberapa balok kayu.
Jangankan beberapa ruas jalan raya di ibukota tersebut, namun sudah pasti dari sektor transportasi seperti BTS dan MRT / kereta bawah tanah juga ikutan lumpuh total. Meski tiada laporan, namun saya mengharapkan segala fasilitas untuk rangkaian KA tersebut tidak dirusak massa yang sama beringasnya dengan negara kita tercinta Indonesia ini.
Rahmadani Bocah Malang Terseret Derasnya Banjir Kanal Barat
Rumah resiko berada di pinggir rel kereta api ditambah pula berada dekat dengan kali Jeling yang dikenal juga dengan nama Banjir Kanal Barat. Derasnya dikala musim penghujan di beberapa wilayah di pinggiran Jakarta membuat segala benda apapun dapat terseret cukup jauh. Tidak terkecuali seorang bocah yang sedang asyik bermain dengan kawan – kawan sepantarannya. Di sebuah jembatan kereta api khusus melayani perjalanan KA dari dan ke Rangkas Bitung dan Merak di sisi barat daya stasiun Tanah Abang tersebut, bocah yang bernama Rahmadani itu terseret tidak diketahui keberadaannya. Spontan saja membuat orang tuanya menjadi shock. Para warga pun berupaya untuk mencari semampu mereka meski ada kemungkinan telah meninggal.Meski tiada sangkut aputnya dengan kereta api, namun lokasinya tidak jauh dari kereta api. Saya pun bisa saja memberi tulisan berwarna kuning atau oranye tebal karena turut prihatin sedalam – dalamnya dan menyesali kenapa sampai banyak para warga yang mendirikan rumah liar di pinggir rel kereta api ditambah pula keberaadannya di sisi kali yang dikenal dengan derasnya arus yang bermuara dari dataran tinggi.
Semua itu resiko dan dapat dimaklumi sehubungan dengan penghasilan mereka di kampung halaman tidak mencukupi. Perrantauan pun dilakukan ke berbagai kota besar, tidak terkecuali kota sebesar Jakarta yang kecam dan membawa angin surga dunia dengan jutaan harapan yang sulit dijangkau apabila tidak dengan usaha yang keras meski dengan cara halal seperti minimal mendirikan rumah liar. Halal? Tanya pada diri kita sendiri…
Mulai pertengahan bulan ini dan seterusnya saya akan menampilkan cuplikan dari beberapa gambar atau pun foto berupa sindiran di dunia perkereta apian. Berlaku juga di luar negeri jikalau memang ada. Meski mungkin di luar topik perkereta apian, mungkin saja bermanfaat sejauh mana masyarakat luas menilai sosok moda transportasi darat yang punya jalur khusus nan lurus dan meliuk – liuk ini baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Tanggal 11 April 2009 :
Extravaganza Trans TV
Karena menyindir persoalan problematika di ibukota Jakarta ini, beberapa tokoh komedian Extravaganza memeragakan aksi khalayak umum yang dengan nekad dan cekatan menaiki atap gerbong KRL Ekonomi yang sering kita lihat dalam kehidupan realita di Jakarta dan sekitarnya ini. Sulit untuk melepaskan image atau citra atau kesan bahwa KRL lokal Jabodetabek ini jauh dari ketentraman, kedamaian dan kekisruhan. Pasti ada saja yang nekad seperti yang diperanin oleh 2 tokoh bernama Indra Birowo dan Tora Sudiro yang memerankan sebagai pelajar SMA. Seperti umumnya kehidupan sebagian para pelajar yang notabene badung, makhluk yang satu ini bernama Ence gregetan ingin sekali mengincar kedua musuh bebuyutannya itu untuk dihajar sebagai rasa pembalasan. Tidak tanggung – tanggung, nama sekolah mereka SMA 70,5 dan SMA 51,5. Edan…
Sindiran yang cukup baik. Namun, ada baiknya sindiran yang saya inginkan berupa sindiran yang membangun. Bukan sedikit merendahkan penumpang KRL Klas Ekonomi yang sekarang sudah dapat kita lihat minim bahkan bisa saja tiada sama sekali yang berada di atas atap kereta / gerbong KRL.
Salam,
Dana
Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….








