Senin, 20 April 2009

Catatan Bulanan Bulan April 2009 Pertengahan

Catatan Bulanan
Pertengahan Bulan April 2009

Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang tahun kemarin dan awal tahun ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto (ma’af) jenazah korban PLH / peristiwa luar biasa hebat atau pun juga PL / peristiwa luar biasa. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto korban yang telah (ma’af nih...) di dalam peti jenazah atau pun keranda, maka sudah layak tayang. Kecuali kalau melalui japri atau jalur pribadi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 11 April 2009 :
1. KRD Kaligung Menabrak Kerbau
Tidak disangka saat sang masinis melajukan rangkaian KRD Kaligung ‘Ekonomi (??)’ di kawasan Batang ada seekor kerbau yang tidak jelas apakah sedang melamun, frustasi karena perolehannya di peringkat kedua dan sesekali ketiga, menyantap rumputnya atau sedang melakukan apapun? Sang sepujpu dari sejenis banteng itu pun dihajarnya. Alhasil para penumpang terlantar di tengah perjalanan. Beberapa teknisi sedang tampak terus berupaya melakukan perbaikan.

Di hari yang sama arus lalu lintas kendaraan bermotor macet total karena dipenuhi oleh kendaraan – kendaraan bermotor berplat nomor B. Kemacetan pun tampak pada gerbang tol Pasteur sepanjang -+ 3 KM. Di malam harinya terjadi kecelakaan maut yang menimpa truk dengan sebuah mobil Kijang di kawasan tol Cikampek di daerah Kerawang yang menewaskan 1 orang penumpang dan melukai 10 orang penumpang di dalamnya.

Keterangan :
Ma’af kalau saya sedikit berparodi yang pada intinya ada seekor kerbau ditabrak oleh rangkaian KRD Kaligung yang melayani rute perjalanan Tegal – Semarang pp.

Sumber = Tayangan Seputar Indonesia Pagi di RCTI pada tanggal 12 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Maut pun dapat terjadi di mana – mana. Tidak hanya makhluk hidup seperti kita manusia, tetapi juga melanda hewan sebangsa kerbau. Mengenai pemberitaan kenapa KRD Kaligung-nya ber-Klas Ekonomi yah? Seingat saya KRD buatan INKA Madiun tersebut diperuntukkan bagi rangkaian KRD Klas Bisnis Banyu Biru…

2. Penyerangan Stasiun Klender Oleh Para Preman
Di malam harinya stasiun Klender yang berlokasi di koridor Jakarta – Bekasi dilanda cengkeraman para preman yang tidak suka dengan penggusuran gubuk – gubuk liar di sekitar stasiun komuter Jabodetabek tersebut. Pasalnya banyak tempat mesum yang juga ikut digusur. Para preman yang tidak suka dengan aksi pembongkaran tersebut melakukan pengrusakan fasilitas yang ada di stasiun tersebut. Terlebih peralatan persinyalan sehingga perjalanan KA pada sekitar pukul. 20.30 WIB tersebut terganggu selama -+ 15 menit.

Dari kejadian tersebut 4 orang terluka. Mereka terdiri dari 3 orang petugas stasiun tersebut dan 1 orang calon penumpang KA. Begitulah yang dituturkan oleh Kepala Stasiun Klender saat diwawancarai oleh reporter SCTV. Mereka dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sumber = Siaran berita Liputan 6 Siang di SCTV pada tanggal 12 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Apa yah maunya mereka??? Sudah jelas perbuatan mereka itu melanggar kesusilaan dengan menjadikan lahan subur menjadi tempat prostitusi malah tidak menyadari kejahatan yang telah mereka lakukan. Meski demikian, semoga tidak mengganggu perjalanan KA yang sedang melintas apalagi di jam yang sama apabila tiada hambatan rangkaian KA Argo Lawu dan Argo Bromo Anggrek siap melaju meninggalkan stasiun Gambir untuk ke tujuan mereka masing – masing.

Tanggal 12 April 2009 :
1. KA Cirebon – Jakarta Diserbu Para Calon Penumpang
Dilaporkan bahwa dalam rangka liburan panjang Pemilu Legislatif dan Kenaikan Isa Almasih ini para warga ibukota Jakarta yang telah cukup menikmati masa panjang liburan mereka menyerbu rangkaian KA rute Cirebon – Jakarta. Tidak main – main angka yang dicapai pun 100% sehingga dapat kemungkinan besar PT. KA Daops III Cirebon menambah gerbong atau kereta.

Sumber = Tulisan berjalan di TV One pada siang hari tanggal 12 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Tidak hari libur saja jumlah rangkaian KA Cirebon Ekspres sering mencapai 11 gerbong atau kereta dan 1 lok CC 201. Ini lagi… di hari libur panjang apakah mampu menampung jumlah rangkaian yang lebih panjang? Ataukah menambah jadwal perjalanan Fakultatif?

2. Para Calon Penumpang KA Klas Ekonomi Tujuan Jakarta Melebihi Kapasitas di Stasiun Madiun
Jakarta memang terus menjadi magnet bagi para pencari nafkah yang ingin menghidupi diri mereka ke jalan tantangan dan rintangan yang penuh dengan jalan yang terjal. Diawali dengan para penumpang ‘klas menengah ke bawah’ saling menjejali tiap sudut dari seantero rangkaian KA Klas Ekonomi di stasiun Madiun. Sebagai salah satu stasiun besar di propinsi Jawa Timur, sudah pastgi segenap jajaran Daops VII Madiun menjadi kewalahan.

Sumber = Koran Media Indonesia edisi tanggal 13 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Yang saya kasih tanda kutip (‘) boleh komentar yang berbeda. Namun, pada kenyataannya memang yang saya lihat sepintas demikian adanya. Sudah pasti saya berpikir dengan perbekalan seadanya mereka akan mencari nafkah dengan berbagai cara, mulai dari mendirikan bangunan liar hingga yang paling hebat, yaitu menjadi kriminil tingkat tinggi. Bahkan juga ada yang berpihak pada kebaikan dengan cara mencari uang yang halal. Memang Jakarta sulit mencari siapa yang benar siapa yang salah.

Tanggal 13 April 2009 :
Uji Coba Stasiun KA Tanjung Priok Dengan 3 KA Antar Kota
Langsung dari ketikan pak Akhamd Sujadi Kahumas Daops I Jakarta :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Pengoperasian mulai hari ini. Ada 3 KA yg berangkat dr Tanjung Priok. KA Kertajaya Priok – Surabaya pukul. 15.10 WIB. KA Lokal ke Cikampek pukul. 09.30 dan pukul. 16.20. Peresmian masih tunggu konfirmasi dr pak Menhub.
Tks.

Sumber = Dari ketikan SMS pak Akhmad Sujadi ke handphone saya saat saya menanyakan langsung kapan penguji cobaan stasiun tersebut dimulai pada tanggal 13 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja dengan penguji cobaan rangkaian – rangkaian KA tersebut mniat para warga masyarakat semakin tinggi. Tidak hanya di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah saja, tetapi juga semua kalangan masyarakat agar image atau citra stasiun Tanjung Priok tidak dikenal sebagai stasiun Kelas 3 saja yang identik dengan stasiun khusus pemberhentian KA klas Ekonomi alias non Eksekutif +Bisnis.

Saya pribadi tetap mengharapkan KA Serayu atau apapun itu namanya eklak yang melayani rute Jakarta – Kroya lintas selatan juga mengakhiri dan megawali perjalanan di stasiun tersebut karena seperti yang pernah saya posting ketikan saya kalau para penumpang KM atau Kapal Motor Tampo Mas (atau Levina, ma’af saya lupa) yang tenggelam kebanyakan para penumpang yang berasal dari beberapa kota di propinsi Jawa Barat.

Tanggal 14 April 2009 :
1. Para Preman Perusuh Stasiun Klender, Jakarta Timur Ditangkap

Perjuangan para aparat keamanan untuk menangkap dalang kerusuhan stasiun Klender di malam hari membuahkan hasil. Banyak dari mereka yang masih tergolong belia ditangkap di lokasi yang sama. 6 di antaranya masih buron. Begitulah yang dituturkan oleh Kepala Stasiun Klender yang bernama Hariyanto. Mereka pun langsung digiring ke kantor Polisi setempat.

Sumber = Siaran berita Fokus di Indosiar pada tanggal 15 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Karena telah melukai sedikitnya 4 orang yang jelas tidak bersalah, sebaiknya begitu ditangkap mereka disiksa dengan disetrm atau minimal digebuk dengan balok kayu ke sekujur tubuhnya karena telah berani menyerang di ‘zona penegakan hukum yang ketat’ apabila ‘tanpa digiurkan dengan keuangan’.

2. Persiapan Pengoperasian Stasiun Tanjung Priok
Sebagian masyarakat Jakarta khususnya yang bermukim di sekitar stasiun yang awal dioperasikan pada tahun 1925 ini boleh berbangga karena pasalnya stasiun yang telah cukup lama vakum ini alias sekitar 9 tahun lamanya tidak berfungsi akan siap difungsikan kembali. Beberapa warga seperti bapak Oscar Kendoh menyaluti suasana interior stasiun ini yang telah siap rampung sekitar 90% ini. Beeberapa bantalan rel di setiap peron di stasiun ini diganti tampaknya dengan jenis R54, yaitu berupa beton. Namun, sayangnya sinyal mekanik yang diharapkan dapat menjadi nilai sejarah telah dimusnahkan. Berikut juga rumah sinyal yang juga siap untuk dimusnahkan juga.

Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 14 April 2009.
Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja dapat difungsikan ke sedia kala sewaktu awal pengoperasiannyaq, yaitu dapat melayanai para penumpang yang hendak berlayar dari dermaga pelabuhan Tanjung Priok.

Tanggal 15 April 2009 :
Djoko Kendil Mengunjungi Stasiun Jakarta Kota
Sekalian Uji Coba Jalur Lintas Stasiun Jakarta Kota – Stasiun Tanjung Priok
Sebuah rangkaian KA yang tidak asing lagi tampak datang memasuki peron 6 stasiun Jakarta Kota. Dialah Djoko Kendil KA wisata Daops VIII Surabaya yang ditarik oleh lok CC 203 20. Beliau datang dari arah stasiun Tanjung Priok dengan jumlah kereta / gerbong sebanyak 2 buah. Tampak para petinggi PT. KA Daops I Jakarta saling berhamburan menuruni jengkal kaki mereka dari dalam lok dan kereta / gerbong yang mereka tumpangi itu pada siang hari.

Sebelumnya, sang sepuh KA Wisata Djoko Kendil ini baru saja mengunjungi stasiun Tj. Priok bersama Menteri Perhubungan Jusman Syafe’i Djamal. Dalam penurutannya beliau mengharapkan kalau stasiun yang diperuntukkan bagi perjalanan K3 ini tidak hanya cukup melayani rangkaian KA Kertajaya yang kini melayani rute Tj. Priok – Surabaya Turi dan 2 K3 rute Tj. Priok – Purwakarta pp saja, tetapi juag melayani berbagai K3 jarak jauh yang hingga kini hanya mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Ps. Senen. Dengan itu, para penumpang KA pun dapat melanjutkan perjalanan ke luar pulau Jawa dengan menggunakan armada kapal laut yang bersandar di dermaga Tj. Priok yang hanya berjarak beberapa meter saja dari stasiun yang selesai dibangun pada tahun 1925 ini.

Adapun dalam persoalan keuangan PT. KA Daops I Jakarta mengaku telah menghabiskan uang sebedar Rp 43miliar,00 untuk penyelesaian stasiun yang saat berita ini diturunkan sudah mencapai 90%. Tampak pula lok WH 202 yang notabene lok listrik pertama di Indonesia yang aktif di rute Jabodetabek yang kono pertama kali melayani rute perjalanan antara stasiun Jakarta Kota /.Beos / BOS dengan stasiun Tj. Priok ini.

Sumber :
- Dari rekan Asep Suherman yg juga mengerahkan rekan Ario Wibisono utk memotretnya tgl 15 April ‘09.
- Siaran berita Liputan 6 Pagi di SCTV pada tanggal 16 April 2009.

Langsung dari ketikan Mighty Bowo :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] 41.7 M untuk TPK
Mighty Bowo
Add To:keretapi@yahoogroups
Habis banyak juga ya ternyata..
Renovasi Stasiun Tanjung Priok Habiskan Rp 41,7 Miliar
http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/04/15/brk,20090415-170545,id.html
Rabu, 15 April 2009 18:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Jenderal Perkereta apian Departemen Perhubungan menghabiskan dana Rp 41,7 miliar,00 untuk membiayai renovasi stasiun Tanjung Priok. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) tahun 2008 sebesar Rp 9 miliar,00 dan tahun 2009 Rp 32,7 miliar,00.

Renovasi tahap pertama dilakukan antara bulan November 2008 – bulan Desember 2008 meliputi perbaikan atap, dinding, lantai dan pagar stasiun yang dibangun pada 1941 tersebut. Sedangkan, renovasi pada tahun ini meliputi rehabilitasi emplasemen, penataan jalur dan pembangunan sinyal elektrik. "Khusus untuk rehabilitasi jalur ganda Tanjung Priok - Jakarta (Jakarta Kota bukan maksudnya???) menghabiskan dana Rp 30 miliar,00," kata Direktur Teknik Prasarana Direktorat Jenderal Perkereta apian Hermanto Dwiatmoko di Jakarta, Rabu (16/4). Dana sebesar itu dipakai untuk membiayai rehabilitasi rel sepanjang 7,5 kilometer, 4 jembatan dan listrik aliran atas (LAA). Termasuk pula untuk menertibkan rumah - rumah liar di sepanjang jalur kereta api Tanjung Priok - Jakarta Kota.

"Kami harapkan tahun ini juga jalur langsung Tanjung Priok - Jakarta Kota bisa dioperasikan," ujar Hermanto.

Sumber = Tempo Interaktif di http://www.tempoint eraktif.com/ hg/bisnis/ 2009/04/15/ brk,20090415- 170545,id. html yang diposting oleh rekan Bowo pada tanggal 16 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Salut…. Saya pribadi tetap mengharapkan rangkaian KA Serayu / Cipua / Citrajaya juga mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Tj. Priok sehubungan dengan cerita saya yang sudah beberapa kali saya posting. Apalagi KA Parahyangan dan KA Argo Gede, tapi… yah… siapa yang mau naik yah?

Tanggal 18 April 2009 :
Kereta Kerja Anjlok di Cicalengka
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah kereta kerja milik PT. Kereta Api hari Sabtu (18/4), pukul. 02.15 anjlok di Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Kereta bernomor CC 203 95 (lho koq???? Beda sama di TV One???) terdiri dari 1 lokomotif serta 3 gerbong pengangkut membawa 5 orang pegawai. Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, okomotif terjun ke sawah yang berada 2 meter di bawah badan rel, sedangkan gerbong yang lain melintang di badan rel. 2 dari 5 pegawai bernama John Apriko dan Zamzam dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan luka patah tulang akibat terjepit.

Humas PT. KA Daerah Operasi II Bandung Bambang Setio Prayitno menjelaskan kereta kerja ini bertugas untuk memperbaiki badan rel yang tergerus karena hujan. Namun, pada kilometer 184, kereta tersebut anjlok. "Anjloknya kereta belum bisa diungkapkan karena masih diteliti," ujar Bambang. Akibat kejadian ini, kereta Argo Wilis dan Pasundan dengan jurusan Bandung - Surabaya serta Serayu dengan jurusan Bandung – Kutoarjo (lha???) diputar melalui jalur utara dengan perkiraan pertambahan waktu tempuh dua jam. Sedangkan, kereta dari arah timur yaitu Lodaya, Mutiara Selatan, dan Turangga seluruh penumpangnya dioper menggunakan bus.
Bambang menuturkan, evakuasi sudah dilangsungkan sejak pukul. 05.00 dan pada pukul. 09.00 rel sudah bisa dilalui kereta meski harus dengan kecepatan 5 km per jam.

Sumber = Dari Tempo Interaktif di http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/04/18/ 11535878/ Kereta.Itu. Berjalan. Tak.Terkendali

Kereta Itu Berjalan Tak Terkendali
BANDUNG, KOMPAS - Anjloknya kereta kerja PT. Kereta Api di Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada hari Sabtu (18/4) dini hari diduga disebabkan kelalaian. Menurut keterangan warga sekitar kejadian, sebelum anjlok, kereta dengan lokomotif nomor CC 201 95 (bukan CC 20395) tidak mengeluarkan suara sewaktu melintasi perkampungan warga. Padahal, biasanya kereta mana pun yang lewat selalu membuat gaduh. Diungkapkan oleh warga setempat bernama Arifin yang dia sadari berikutnya adalah tiba - tiba terdengar suara seperti benda yang menubruk tanah. "Benar saja, begitu keluar rumah, 4 gerbong kereta kerja tersebut sudah tercerai berai di sekitar badan rel. Yang bisa didengar hanyalah suara minta tolong dari para kru kereta api. Warga memang berdatangan ke lokasi kejadian tapi tidak bisa berbuat apa - apa karena masinisnya terjepit di bagian lokomotif," terang Arifin. Bahkan, salah seorang kru kereta api yang selamat sempat meminta air minum kepada Arifin dan dilayani oleh keponakan dia bernama Barwono. Dari penuturan beberapa kru kereta, mereka menjelaskan kepada Arifin bahwa kereta berjalan tanpa kendali.

Masinis berhasil dievakusi jam 7 pagi menurut keterangan Arifin. Itu berbeda dengan keterangan resmi dari PT. KA yang menyebutkan evakuasi dilakukan pukul. 05.00. Menurut Kepala Kepolisian Resort Bandung Ajun Komisaris Besar Imran Yunus, penyelidikan terhadap sebab kecelakaan masih dilakukan hingga kini. Mengenai laporan dari masyarakat mengenai kronologi, Imran menuturkan bahwa itu adalah informasi yang akan dimasukkan dalam penyelidikan.

Hingga berita diturunkan, bangkai lokomotif tengah ditarik dari lokasi anjlok di persawahan warga. Penarikan dilakukan dengan menggunakan 2 gerbong kereta penarik.

Tanggapan saya pribadi :
Apa ini murni kecelakaan atau karena kelalaian dalam hal ini situasi Pemilu yang memanas yah? Meski demikian, bersyukur apabila di sore harinya benar demikian akan membuat perjalanan KA Lodaya dan Mutiara Timur setidaknya berlaju dengan sedikit ketelatan saja dari jadwal semula.

Tanggal 19 April 2009 :
1. KA Tegal Arum Anjlok

Sebuah rangkaian KA penumpang lagi – lagi anjlok selepas stasiun Tegal. Tak ayal banyak perjalanan KA yang terganggu pada pagi ini. 2 gerbong paling belakang yang menjadi penyebab anjloknya K3 Tegal Arum tersebut langsung segera dikembali posisinya ke semula dengan alat berat. Para penumpangnya pun banyak yang mengembalikan karcis mereka ke loket yang tersedia.

Sumber = Beberapa siaran TV seperti Seputar Indonesia Siang di RCTI, Kabar Siang di TV One dan Liputan 6 di SCTV pada tanggal 19 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sya rasa ada unsur politik nyang sedang memanas. Itu tanggapan saya lho… Kalau tidak demikian, saya harap juga begitu alias keteledoran PT. KA dalam hal ini Daops III Cirebon.

2. Lokomotif KA Argo Dwipangga Mogok
Langsung dari ketikan Ben Wicaksono :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

[keretapi] Minggu 19 April 2009
Ben Wicaksono
Add To:keretapi@yahoogroups.com

Minggu Subuh, lokomotif KA Argo Dwipangga mengalami trouble mesin... menjelang stasiun Cikarang. Mengakibatkan semua KA dari arah timur masuk ke Jakarta telat > 1 jam. Inilah beberapa KA2 yang mengalami keterlambatan :
- KA Bima masuk Gambir pukul. 08:25.
- KA Gumarang masuk Gambir pukul. 08:40.
- KA Sembrani masuk Gambir pukul. 08:50.
Minggu pagi... KA Tegal Arum anjlok di stasiun Tegal...

Demikian laporan dari gambir hari minggu

Sumber = Rekan Ben Wicaksono yang posting ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 19 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Binggung mau naggepin apa... Banyak bener musibah yah? Musibah aja bisa direhab... Kemarin2 gak ada, skarang musibah lagi... Dah bosen gak ada musibah kali yah?

Tanggal 20 April 2009 :
Pariwisata Solo Dilayani Kereta Api Uap
[keretapi] Pariwisata Solo Dilayani Kereta Api Uap
W Widoyoko
Add To:keretapi@yahoogroups
Langsung dari ketikan rekan Widyoko :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Salut untuk Pemda Solo. Mau menghidupkan dan merenovasi kereta yang sudah mati.
Berikut berita terkait :
SOLO--MI: Jalur kereta api dari stasiun Purwosari, Solo menuju Stasiun Kota Sangkrah, Solo sepanjang sekitar 6 KM kini akan dihidupkan kembali dengan dilayani oleh kereta api uap untuk kegiatan pariwisata. "Jadi nanti untuk jalur kereta api yang berada di pinggir Jl. Slamet Riyadi, Solo, akan dilayani kereta api uap buatan Jerman tahun 1902, yang menggunakan bahan bakar kayu," kata Wali Kota Surakarta Joko Widodo saat meninjau lokomotif di Museum Kereta Api Ambarawa, Senin (20/4).

Kereta api wisata yang akan dioperasikan pada bulan Juni 2009 di jalur tersebut tidak hanya lokomotifnya saja yang kuno tetapi juga termasuk gerbongnya. "Lokomotifnya buatan Jerman tahun 1902, diambilkan dari Museum Palagan Ambarawa, sementara gerbongnya dari Magelang dan Bandung, yang semuanya saat ini kondisinya masih baik dan secepatnya akan dilakukan rehab," katanya.

Mengenai investasi untuk menghidupkan kereta api kuno tersebut, Joko Widodo mengatakan pihaknya telah menganggarkan dana lewat APBD Tahun 2009 sebesar Rp 1,1 miliar,00. "Untuk menghidupkan kereta api kuno tersebut nanti akan dilakukan kerjasama dengan PT KA dan biro - biro perjalanan yang akan memasarkan," katanya.

Pengoperasian kembali kereta api pariwisata ini dimaksudkan untuk mengangkat kembali citra kota Solo dalam rangka pengembangan pariwisata yang sekaligus juga meningkatkan ekonomi masyarakat. "Saya yakin ini akan bisa jalan baik kalau pengelolaannya benar," katanya. Kadaops VI PT. KA Yogyakarta Yayat Rustiandi, mengatakan untuk jalur kereta api dari Stasiun Purwosari - Stasiun Kota Solo, Sukoharjo dan Wonogiri sebenarnya sampai saat ini masih jalan yaitu dilayani kereta api ekonomi yang sehari hanya sekali. Untuk meningkatkan pelayanan mulai tahun 2009 rel kereta api dari Solo sampai Wonogiri akan dibangun / diperbaiki agar pelayanan kereta api di jurusan tersebut bisa maksimal. Mengenai investasi yang ditanamkan, ia mengatakan sementara ini pihaknya masih belum tahu karena yang menangani pusat. (Ant/OL-03)

Sumber = Rekan Widyoko yang posting ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 20 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Dengan dioperasiinnya KA Wisata dg lok uap kiriman dari Museum Ambarawa tersebut semoga akan benar – benar membangkitkan salah satu wisata kota Solo dan sekitarnya. Saya pribadi sedikit pesimis dengan kondisi kota Solo yang masih sepi dari turis baik domestik maupun mancanegara. Kalah dengan kota Yogyakarta dan sekitarnya. Namun, kita lihat saja tanggal mainnya apabila benar – benar dihidupkan. Berarti akan ada 2 KA yang melintas dalam sehari dengan 4x perjalanan alias 2x pp.

Mengenai kondisi rel semoga saja bisa diperbaiki lagi mengingat usia relnya yang sudah tua terlihat karatan dan dipenuhi dengan reromputan meski tidak menjadi ilalang. Itu berdasarkan pengalaman saya sewaktu bertamsya dengan kawan2 IRPS propinsi Jawa Tengah dan sebagian IRPS dari Bandung Mei 2008 silam.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.
1. Tanggal 10 dan 11 April 2009 :
Kota Pattaya di Negara Thailand Mencekam

Oleh karena demonstrasi antara kedua kubu, yaitu kubu pro Thaksin Shinawatra dan kubu yang anti Thaksin Shianawatra, kota Pattaya dilanda kerusuhan massal dengan mengenakan seragam serba merah. Dengan mengibarkan bendera kebangsaan negara mereka itu, sebuah hotel yang dijadikan sebagai tamu negara yang akan menggelar KTT ASEAN dengan dihadiri beberapa negara lain seperti Korea Selatan, Jepang, Australia, India, Selandia Baru dan Cina dikepung oleh mereka. Beberapa fasilitas umum di dalam hotel tersebut berantakan.

Spontan saja beberapa tamu negara baik yang telah berada di kota tersebut maupun yang masih dalam perjalanan membatalkan niat mereka sehubungan dengan situasi yang mencekam tersebut. Penyelenggaraan KTT ASEAN pun ditunda. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono termasuk salah satu yang telah berada di kota tersebut langsung kembali ke Indonesia.

Sumber = Bererapa siaran berita di TV baik dalam maupun luar negeri sepanjang pertengahan bulan ini..

Tanggapan saya pribadi :
Tidak tahu apakah melumpuhkan transportasi juga. Meski saya tidak mengetahui apakah di kota Pattaya ada rel KA atau pun tidak, yang jelas kota Bangkok juga sama dilanda demonstran yang pro dan anti mantan Perdana Menteri negara mereka itu.

2. Tanggal 13 April 2009 :
Giliran Ibukota Bangkok di Negara Thailand Mencekam

Tidak puas massa berpakaian merah ingin menggulingkan Perdana Menteri Thailand sekatang, ibukota Bangkok pun dibuatnya menjadi lumpuh total. Mulai dari sekitar pukul. 03.00 WIB atau jam 3-an pagi waktu setempat massa mulai membakar segala fasilitas yang ada di setiap pinggir jalan raya. Tidak terkecuali beberapa bus umum diporak – pranda. Beberapa pejabat yang berada di dalam mobil Mercedez Bens menjadi bulan – bulanan massa dengan memukuli sang pejabat tersebut dengan beberapa balok kayu.

Hingga pagi saat sang fajar sudah menerangi seantero kota Bangkok dan sekitarnya massa tetap membumi hanguskan berbagai sudut kota. Karena saya masih menganggap ibukota Bangkok menjadi kota yang paling banyak memiliki jembatan layang terbanyak di dunia, maka saya tidak tahu pasti di mana jembatan layang BTS / Bangkok Train System (sejenis monorail) maupun jembatan layang untuk kendaraan bermotor. Yang jelas dalam waktu sekejap tiada aktifitas warga masyarakat di ibukota yang menjadi kota wisata tersebut selain kasi pembakaran dan pengrusakan.

Dalam peristiwa tersebut sediki9tnya 79 orang terluka. Namun, ada yang membuat saya pribadi salut, yaitu saat 2 turis bule perempuan sedang melintas dengan motornya (sekilsa sih nampaknya Jetmatic) massa tetap memberi ruang gerak dengan senyuman. Berbeda dengan di Indonesia siapa elo siapa gw. Kalau perlu dibom deh…

Sumber = Bererapa siaran berita di TV baik dalam maupun luar negeri sepanjang tanggal 13 April 2009..

Tanggapan saya pribadi :
Jangankan beberapa ruas jalan raya di ibukota tersebut, namun sudah pasti dari sektor transportasi seperti BTS dan MRT / kereta bawah tanah juga ikutan lumpuh total. Meski tiada laporan, namun saya mengharapkan segala fasilitas untuk rangkaian KA tersebut tidak dirusak massa yang sama beringasnya dengan negara kita tercinta Indonesia ini.

3. Tanggal 13 April 2009 :
Rahmadani Bocah Malang Terseret Derasnya Banjir Kanal Barat

Rumah resiko berada di pinggir rel kereta api ditambah pula berada dekat dengan kali Jeling yang dikenal juga dengan nama Banjir Kanal Barat. Derasnya dikala musim penghujan di beberapa wilayah di pinggiran Jakarta membuat segala benda apapun dapat terseret cukup jauh. Tidak terkecuali seorang bocah yang sedang asyik bermain dengan kawan – kawan sepantarannya. Di sebuah jembatan kereta api khusus melayani perjalanan KA dari dan ke Rangkas Bitung dan Merak di sisi barat daya stasiun Tanah Abang tersebut, bocah yang bernama Rahmadani itu terseret tidak diketahui keberadaannya. Spontan saja membuat orang tuanya menjadi shock. Para warga pun berupaya untuk mencari semampu mereka meski ada kemungkinan telah meninggal.
Keterangan :
Meski tiada sangkut aputnya dengan kereta api, namun lokasinya tidak jauh dari kereta api. Saya pun bisa saja memberi tulisan berwarna kuning atau oranye tebal karena turut prihatin sedalam – dalamnya dan menyesali kenapa sampai banyak para warga yang mendirikan rumah liar di pinggir rel kereta api ditambah pula keberaadannya di sisi kali yang dikenal dengan derasnya arus yang bermuara dari dataran tinggi.

Sumber = Siaran berita Selamat Pagi di Trans 7 (liputannya reporter Andiran Setyo) tgl 17 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semua itu resiko dan dapat dimaklumi sehubungan dengan penghasilan mereka di kampung halaman tidak mencukupi. Perrantauan pun dilakukan ke berbagai kota besar, tidak terkecuali kota sebesar Jakarta yang kecam dan membawa angin surga dunia dengan jutaan harapan yang sulit dijangkau apabila tidak dengan usaha yang keras meski dengan cara halal seperti minimal mendirikan rumah liar. Halal? Tanya pada diri kita sendiri…

Ragam Sindiran Untuk Perkereta Apian :
Mulai pertengahan bulan ini dan seterusnya saya akan menampilkan cuplikan dari beberapa gambar atau pun foto berupa sindiran di dunia perkereta apian. Berlaku juga di luar negeri jikalau memang ada. Meski mungkin di luar topik perkereta apian, mungkin saja bermanfaat sejauh mana masyarakat luas menilai sosok moda transportasi darat yang punya jalur khusus nan lurus dan meliuk – liuk ini baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Tanggal 11 April 2009 :
Extravaganza Trans TV

Karena menyindir persoalan problematika di ibukota Jakarta ini, beberapa tokoh komedian Extravaganza memeragakan aksi khalayak umum yang dengan nekad dan cekatan menaiki atap gerbong KRL Ekonomi yang sering kita lihat dalam kehidupan realita di Jakarta dan sekitarnya ini. Sulit untuk melepaskan image atau citra atau kesan bahwa KRL lokal Jabodetabek ini jauh dari ketentraman, kedamaian dan kekisruhan. Pasti ada saja yang nekad seperti yang diperanin oleh 2 tokoh bernama Indra Birowo dan Tora Sudiro yang memerankan sebagai pelajar SMA. Seperti umumnya kehidupan sebagian para pelajar yang notabene badung, makhluk yang satu ini bernama Ence gregetan ingin sekali mengincar kedua musuh bebuyutannya itu untuk dihajar sebagai rasa pembalasan. Tidak tanggung – tanggung, nama sekolah mereka SMA 70,5 dan SMA 51,5. Edan…
Belum cukup itu, pengganggu datang lagi. Kali ini sang pengamen yang diperanin Aming ingin sekali mendapatkan uang dari mereka berdua. Dengan iseng Indra melempar ke bawah. Adegan yang tidak boleh ditiru ini memeragakan Aming terjun bebas saat KRL dalam kecepatan yang tinggi hanya demi uang logaman yang tanpa dia sadarin hanya Rp 500,00. Indra pun dengan terpaksa memberinya selembaran Rp 1.000,00 sekembalinya dari bawah. Lha… dasar adegan komedi….

Sumber = Tayangan Extravaganza di Trans TV pada tanggal 11 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Sindiran yang cukup baik. Namun, ada baiknya sindiran yang saya inginkan berupa sindiran yang membangun. Bukan sedikit merendahkan penumpang KRL Klas Ekonomi yang sekarang sudah dapat kita lihat minim bahkan bisa saja tiada sama sekali yang berada di atas atap kereta / gerbong KRL.

n BERSAMBUNG ...

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Sabtu, 11 April 2009

Catatan Bulanan Bulan April 2009 Awal

Catatan Bulanan
Bulan Ini Bulan April 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri à Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang tahun kemarin dan awal tahun ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto (ma’af) jenazah korban PLH / peristiwa luar biasa hebat atau pun juga PL / peristiwa luar biasa. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto korban yang telah (ma’af nih...) di dalam peti jenazah atau pun keranda, maka sudah layak tayang. Kecuali kalau melalui japri atau jalur pribadi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi.......

Tanggal 2 April 2009 :
[keretapi] Shortcut Cibungur-Tanjungrasa
Kang Bas
AddThursday, April 2, 2009 12:03:25 PM
To:Milist Keretapi
keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari ketikan Kang Bas :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Salam
Tadi pagi baca sekilas running text di TV, tentang rencana pembangunan jalur pintas / shortcut Cibungur - Tanjungrasa. Cari - cari info, nampaknya sudah direncanakan lama sejak awal 2000an. Kalau memang jadi dibuat, cukup lumyan tuh. Kereta lintas CN - BD tidak perlu ritual puter lok di CKP, ngirit jarak dan waktu. Saya bikin jalur kayalan rencana shortcut tersebut. Ada yang punya info lebih detil?

KB

Menyusul pada tanggal 3 April-nya dari ketikan Nurcahyo :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Rekan - rekan yth,
Kali ini kita boleh optimis.
Pada waktu kami bertemu pak Mateta (waktu itu Kahumasda di Daop 2) untuk memepersiapkan KA Nostalgia telah dibicarakan bahwa shortcut akan direncanakan dibangun dan rangkaian pekerjaannya (Tender, Amdal, dsb) mulai tahun 2008. Diharapkan tahun 2010 sudah beroperasi (berarti mulur lagi).

Keberadaan shortcut sangat penting, karena :
(1) Mendukung rencana KA Batubara CN-BD yang diintegrasikan dengan pembangunan pelabuhan ke arah Losari (maaf lupa namanya), dan stockpile di Cicalengka dan/atau jalur KA Batubara Rancaekek – Majalaya.
(2) Memperlancar perjalanan KA Harina.
(3) Akan ada KA Eks-Bis lintas CN-BD untuk memanfaatkan rolling stock eks KA Parahyangan yang idle gara2 kalah bersaing dg tol Cipularang.

Item (1) sangat mendesak diselesaikan dan pada saat kami bertemu dengan Kadaop II yng baru hal ini juga dibicarakan lebih nyata. Angkutan Batubara ini kemungkinan akan mengambil model seperti KA Batubara Cigading, bukan seperti KA Babaranjang. Pemda Jabar telah mengajak Daop II untuk berbicara serius.

Saat ini setiap hari ada 300 truk Batubara yang mondar-mandir Cirebon-Bandung. Mereka melewati jalur CADAS PANGERAN yang didesain khusus setelah terjadinya longsoran hebat. Jalan ini menggunakan struktur cantilever yang ditancapkan vertikal ke tebing. Pada saat truk - truk itu berisi penuh dari arah Cirebon, mereka membebani ujung cantilever. Pada saat kosong, mereka lewat di pangkalnya. Ujung-ujung nya bisa kita rasakan kalau kita lewat daerah Cadas Pengeran akhir-akhir ini. Jalan terlihat mengelami deformasi, terlihat bergelombang besar (bukan seperti aspal yang bergelombang, tapi seluruh stuktur jalan membentuk gelombang).

Karena itu, pengalihan angkutan Batubara ke kereta api telah disadari kepentingannya.

Sumber = Media Indonesia yang diposting oleh rekan Widyoko ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 1 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Wacana tetap wacana sih.... Cape' deh...

Tanggal 3 April 2009 :
Pencurian Sinyal di Dekat Stasiun Universitas Indonesia

Sejumlah perjalanan KRL rute Jakarta – Bogor pp terganggu pada pagi itu dengan aksi pencurian kabel sinyal KA di petak dekat stasiun UI Depok. Akibat peristiwa tersebut sejumlah perjalanan KRL baik di stasiun Depok (entah Lama atau Baru) maupun di stasiun Bogor menjadi terganggung. Sejumlah calon penumpang tampak gelisah karena perbaikan mesti diatas selama -+ 3 jam.

Sumber = Siaran berita Reoprtase Pagi di Trans TV pada tanggal 4 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mau bagaimana lagi… Tidak cukup di petak stasiun Manggarai dan di sepanjang rel KA di Bintaro saja yang seringkali terjadi, bahkan hingga kepada petak rel penghubung antara Jakarta hingga Bogor pp. Meski dengan KA inspeksi sekali pun, bisa–bisa malah si Inspeksi yang anjlok.


Tanggal 4 April 2009 :
Kerusuhan Menentang Aksi NATO di Kota Strasbourg di Perancis

Sejumlah pengunjuk rasa melakukan aksi unjuk rasa yang semula damai menjadi brutal akibat dihadang oleh sejumlah aparat keamanan setempat dalam menjalani aksi penentangan terhadap aksi tentara NATO / North Atlantic Organization di kota Strasbourg di negara Perancis. Aksi perusakan berupa pembakaran beberapa fasilitas umum tampak menyelimuti seantero kota tersebut.

Negara yang sempat dikenal sebagai fashion-nya dunia atau tata busana berklas ini seketika menjadi mencekam. Apalagi pas adegan pembakaran hotel Ibis hingga tidak bersisa oleh kepulan asap yang menebar luas. Sejumlah pengunjuk rasa dikejar oleh para aparat keamanan hingga kepada rel kereta api. Tiada laporan apakah mengganggu perjalanan KA di kota setempat atau tidak. Sebab, negara Perancis dikenal sebagai salah satu negara tersibuk di benua Eropa oleh kedatangan para pendatang dari negara – negara tetangga.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Pagi di RCTI pada tanggal 5 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Setahu saya negara Perancis memiliki jaringan kereta api salah satu yang tersibuk di Eropa terutama menyinggung soal musibah dan kendala dalam manajemen transportasi. Beberaopa serikat buruh pekerja transportasi seringkali menyandera rangkaian KA khususnya TGV sebagai salah satu angkutan massal antar negara di sekitar Perancis. Apakah demikian di kota yang sempat dilanda kerusuhan ini menjadi lumpuh yah?

Tanggal 6 April 2009 :
[keretapi] TELAH LAHIR LOK GRESS CC20415

Langsung dari ketikan rekan Krsnah Arel :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Saya dapat info dari teman - teman bahwasannya lahir lagi dari INKA MN, yaitu sebuah lok CC 204 15. Rencananya hari ini keluar dan digandeng dengan Sancaka (ditarik dingin) menuju ke SLO. Terus dai SLO paginya akan narik Lodaya pagi menuju BD.. Demikian info terbaru.. Monggo kalo yg mau nyegat di saerah masing2...

SS

Sumber = Dari rekan Krisnah Arel yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com dan irps@yahoogroups.com pada tanggal 6 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Bukan bermaksud berburuk sangka. Namun, seperti yang dialami om saya dalam menempuh perjalanan ke Jakarta dari Bandung dengan KA Argo Gede bulan Maret yang lalu sempat mengalami mogok. Kemungkinan ditarik oleh lok CC 204 entah keluaran terbaru dari INKA Madiun pada bulan Maret yang lalu atau tidak, yang jelas setahu saya untuk sekaliber lok CC 203 belum ada catatan bermasalah di sepanjang koridor Jakarta – Bandung pp. Semoga saja bila benar demikian tidak mengalami peristiwa mogok lagi.

Tanggal 8 April 2009 :
Stasiun Gambir dan Pasar Senen Diserbu Penumpang Liburan Panjang

Stasiun Gambir dan Pasar Senen sebagai stasiun induk dari perjalanan KA jarak jauh dilaporkan diserbu oleh banyaknya para calon penumpang yang rata – rata ingin melakukan liburan panjang di tengah masa – masa Pemilihan Umum untuk menentukan caleg atau calon legislatif pada tanggal 9 April-nya dan hari besar Kenaikan Isa Almasih tanggal 10 April-nya. Umumnya mereka bertujuan ke kota Semarang dan tidak sedikit pula yang mengaku ingin ke kota Solo. Umumnya mereka mengaku tidak ingin melakukan penyontrengan saat pemilihan umum caleg keesokkan harinya nanti.

Beberapa rangkaian KA seperti Argo Dwipangga ditambah jumlah kereta atau gerbongnya menjadi 4 saat arus mudik berlangsung.

Sumber = Tulisan berjalan di Metro TV pada tanggal 5 Maret 2009 sekitar jam 5-an sore.

Tanggapan saya pribadi :
Sungguh disayangkan apabila liburan panjang tidak dimanfaatkan untuk penyontrengan saat pemilihan umum caleg berlangsung di tanggal 9 April-nya. Meski saya sendiri agak males untuk melakukan penyontrengan, namun setidaknya pemilu yang sekiranya dilakukan dengan cara luber atau langsung umum bebas rahasia tersebut bermanfaat bagi masa depan bangsa kita ini sebesar negara Indonesia. Meski di kemudian hari menuai kritikan tajam dari semua insan Nusantara atau umat manusia dari Sabang hingga Merauke pastinya.

10 April 2009 :
Lokomotif KA Semen Anjlok di Cilacap
Penumpang KA Purwojaya Terpaksa Turun
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

CILACAP, KOMPAS.com - Lokomotif kereta api CC 201 143R penarik 11 gerbong pengangkut semen anjlok tak jauh dari Stasiun Gumilir, Kabupaten Cilacap, Jumat (10/4) sekitar pukul. 12.25. Kejadian itu mengakibatkan KA Purwojaya yang akan masuk ke Stasiun Cilacap pada pukul 13.45 berhenti dan terpaksa menurunkan ratusan penumpangnya di Stasiun Gumilir.

Toni Pujo, masinis KA pengangkut semen mengaku kereta yang dimasinisinya baru saja mengangkut semen dari PT. Holcim untuk dibawa ke Semarang. Tetapi, baru saja berjalan sejauh 200 meter, roda lokomotifnya keluar dari rel hingga anjlok. "Gerbong pengangkut semen langsung ditarik kembali ke PT. Holcim," katanya.

Hingga Jumat sore, lokomotif kereta pengangkut semen itu belum bisa diangkut karena cukup berat sehingga menghambat perjalanan KA Purwojaya dari Jakarta yang akan masuk ke Stasiun Cilacap. Kepala Daerah Operasional V PT. Kereta Api Purwokerto Nur Hamidi mengakui kejadian itu mengakibatkan perjalanan penumpang KA Purwojaya menjadi tak nyaman. "Karena itu kami mohon maaf kepada penumpang, karena mereka harus turun di stasiun Gumilir, bukan di Stasiun Cilacap sesuai jadwal," katanya.

Begitu juga untuk penumpang KA Purwojaya Cilacap - Jakarta yang berangkat pada Jumat malam pukul 18.45, katanya juga tak bisa berangkat dari stasiun Cilacap karena jalur rel masih dihadang oleh lokomotif kereta semen yang anjlok. Penumpang terpaksa harus naik kereta dari Stasiun Gumilir. "Untuk itu, kami sudah menyiapkan kendaraan untuk mengangkut penumpang," kata Hamidi.

Menurut Hamidi, jarak dari Stasiun Cilacap ke Stasiun Gumilir hanya berkisar 3 KM. "Karena itu, penumpang tidak mengalami kesulitan harus turun maupun naik kereta di Stasiun Gumilir. Lagipula stasiun Gumilir ini sudah di tengah kota," katanya. Hamidi mengaku masih belum bisa memastikan mulai kapan kereta bisa berangkat maupun sampai di stasiun Cilacap. Hal itu karena pihaknya perlu memperbaiki permukaan rel yang rusak akibat benturan lokomotif penarik kereta semen yang anjlok."Memperbaiki rel itu kan juga butuh waktu sehingga bisa aman lagi dilalui kereta," katanya.

Sumber :
- Kompas. Jumat, 10 April 2009 20:09 WIB yang diposting oleh rekan Kang Bas tanggal 10 April 2009.
- Tulisan berjalan di TV One pada tanggal 10 April 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Untungnya jalur Cilacap hanya dilalui oleh rangkaia KA penumpang seperti Purwojaya. Selebihnya oleh beberapa KA barang seperti KA kricak, KA BBM Maos – Tegal dan lain – lain. Meski demikian, peringatan buat kita semua khususnya PT. KA Daops V Purwokerto kalau ‘bahaya laten’ anjlok dan musibah KA lainnya akan mengincar kita sehubungan dengan ‘mungkin yah….’ Pelaksanaan Pemilu.

n BERSAMBUNG ...


Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Rabu, 01 April 2009

Catatan Bulanan Bulan Maret 2009 Akhir

Catatan Bulanan
Akhir Bulan Maret 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri à Dana
Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang tahun kemarin dan awal tahun ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto (ma’af) jenazah korban PLH / peristiwa luar biasa hebat atau pun juga PL / peristiwa luar biasa. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto korban yang telah (ma’af nih...) di dalam peti jenazah atau pun keranda, maka sudah layak tayang. Kecuali kalau melalui japri atau jalur pribadi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 23 Maret 2009 :
Djoko Kendil Berwisata di Jakarta

Dari ketikan rekan Roses MAN melalui milis keretapi@yahoogroups.com :
Tadi pas bypass MRI kayaknya lihat ada satu gerbong 'aneh' di MRI jalur paling barat deh (deket mess/BY), tertutup dengan gerbong2 lainnya... cuma keliatan ujungnya aja. warna hijau krem? apakah itu gerbong joko kendil? atau ada gerbong lainnya.... cet sih terlihat baru, atau maish bersih.... sayangnya cuma liat ujungnya aja, bagian pintunya di sisi miring.... gak kayak gerbong sekarang yang dindingnya lurus semua..... sayang gak sempet moto, gara2 KRL 205 ngangkut pax KRL 263 yang rusak..... jadi penuh banget. itu aja diri pas sambungan...

Dari ketikan rekan Donni Octa melalui milis keretapi@yahoogroups.com :
iya mas sy jg lihat betul sekali itu joko kendil td sy lihat lg ditarik menuju jalur 7 nggak tau ada apa.

Sumber = Kesaksian rekan Roses MAN, Donni Octa dan Andi Lukman saat aktifitas melalui kawasan Manggarai pada tanggal 23 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga sesepuh kita bisa saling akrab dan terus dikawal oleh rekan2 dari sejenis lok2 DE semacam CC 201 dkk... Biar bagaimana pun keduanya (WH 202 dan Djoko Kendil) perlu dituntun. Jangan direntain begitu saja.

Dari ketikan rekan Edja :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Rekan2,

Kemarin tanggal 22 Maret 2009 saya diperkenankan mengikuti perjalanan KLB Djoko Kendil dimulai dari Surabaya Pasar Turi berangkat pada pukul. 10.00 setelah KRD BJ, merasakan betul ni'matnya naik KLB kereta khusus. Begitu sampai di Semarang Tawang sekitar pukul 15.30. Seperti yang sudah kami rencanakan bahwa selama di SMT sang Djoko Kendil akan dipasangkan dengan Lok BB 200 29. Didispaly sebentar sambil melihat kesan dari sang BB 20029....Alhamdulil lah kelihatan cocok & serasi sekali....Maka makin mantablah Bpk Djoko Hardijanto(KUPT BY SGU) untuk meminang sang Mbah Kung yang ke dua ini sebagai Lok resmi daripada Djoko Kendil Trainset. Beliau bilang kita segera urus kendala hanya 1, yaitu mencari ganti Lok Langsir sebagai ganti jika salah satu lok BB 200 ini berhasil dipinang dan diboyong ke Surabaya. Posing sang BB 200 29 & Djoko Kendil ini hasil koordinasi saya dengan bpk Setiawan Rubiono (Kasiop Daops VIII) dengan KSB SMT. Hanya sayangnya cuaca tidak begitu bersahabat (mendung & hujan), Alhamdulillah selama sesi photo hujan mau berhenti sebentar. Photo2 selama perjalanan(sebagian ) dapat diakses pada "flickr/photos/ NR-SDT"

Salam sepur,
Edja N N

Sumber = Dari rekan Edja yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tangga 23 Maret 2009.

Tanggal 25 Maret 2009 :
1. Atap Stasiun Purwokerto Runtuh
Karena hujan disertai angin kencang sebuah atap di area akses keluar – masuk stasiun Purwokerto roboh dengan tidak menyebabkan korban pada warga masyarakat. Menurut kesaksian warga setempat hujan disertai angin puting terjadi pada sekitar siang hari.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mungkin saja dikarenakan terjadi pada sekitar siang hari tiada aktifitas perjalanan KA yang padat sehingga tidak menyebabkan warga yang terluka. Namun, saya turut prihatin atas kejadian ini karena meski demikian, PT. KA Daosp V Purwokerto sudah pasti harus menanggung kerugian materiil yang ada.
2. Lagi – lagi KA BBM Anjlok

Musibah anjloknya rangkaian KA terjadi di KM 30 antara stasiun Belawan dengan stasiun Pematang Siantar propinsi Sumatera Utara. Akibat dari peristiwa ini banyak warga masyarakat sekitar yang memanfaatkan situasi dengan menjarah segumpalan minyak dari rangkaian KA BBM yang anjlok tersebut.

Lok DH / Diesel Hidrolik seperti BB 302 05 mengalami kondisi bodi / badan yang keluar dari rel. Rel pun melengkung seketika. Tiada kabar apakah mengganggu perjalanan KA lainnya bahkan korban jiwa. Yang jelas dalam kejadian ini PT. KA Divre I Medan sepastinya menderita kerugian materiil dengan jumlah yang banyak.



Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 25 Maret 2009.Para warga masyarakat kesempatan menjarah sejumlah minyak yang berceceran dari gerbong – gerbong / kereta KA BBM yang anjlok tersebut.

Profil muatan gerbong / kereta BBM yang anjlok dan penuturan KS Belawan atau Pematang Siantar saya tidak tahu pasti.

Taggapan saya pribadi :
Di saat kesulitan ekonomi seperti sekarang ini (bahkan sejak dahulu kala) peran serta ustad, kyai, para syekh dan lain – lain yang setingkat untuk mengharamkan penjarahan tidak dihiraukan. Yang penting, ada kesempatan di depan mata dan tidak dijaga ketat selain para malaikat (karena ghaib), maka rezeki yang tidak jelas pun diraih. Meski terbilang aksi kriminil karena menjarah, warga masyarakat langsung pada gelap mata karena semata – mata untuk keperluan bersama.

3. Hujan Deras Melanda Kota Depok
Di waktu yang bersamaan saat terjadi robohnya atap stasiun Purwokerto, kota Depok juga dilanda hujan disertai angin kencang. Beberapa pohon dan reklame tumbang. Tidak terkecuali di beberapa bangunan di ruas jalan raya Jl. Margonda Raya kota Depok beberapa tiang reklame roboh. Namun, tiada laporan dari perjalanan KRL lintas selatan Jakarta tersebut.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Meski tiada laporan pemberitaan mengenai perjalanan KRL lintas selatan Jakarta, namunh saya berkeyakinan ada saja peristiwa yang mengganggu perjalanan KRL tersebut. Setidaknya gangguan sinyal, gangguan arus LAA / listrik aliran atas dan masih banyak lagi.

Foto di atas mewakili situasi setempat yang sedang dilanda hujan yang cukup deras disertai angin yang cukup kencang.
Foto dari tayangan Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggal 26 Maret 2009 :
1. KA Taksaka Anjlok di Dipo Stasiun Jakarta Kota
Liputan6.com, Jakarta: Penumpukan penumpang tak terhindarkan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/3) pagi hingga siang ini. Hampir seluruh jadwal keberangkatan kereta api terlambat. Tak tanggung - tanggung, keterlambatan rata - rata mencapai 2 jam. Para calon penumpang yang telah membeli tiket kereta pun kesal.

Penumpukan penumpang terjadi akibat anjloknya KA Taksaka di Depo Stasiun Kota, Jakarta. Kereta jurusan Yogyakarta ini anjlok saat sedang langsir. Roda kereta tiba - tiba keluar dari bantalan rel. Diduga, kejadian ini disebabkan bantalan rel kereta ambles setelah terendam banjir, kemarin.

Menurut Kepala Stasiun Gambir Sudharta, perbaikan kereta Taksaka yang anjlok masih berlangsung. Alhasil sampai siang ini para penumpang belum bisa diberangkatkan. Demikian pula KA Kamandanu tujuan Semarang, Jawa Tengah, yang seharusnya berangkat pagi tadi.
(ANS/Deden Yulianes dan Donvito Samartha)
Sumber = Dari Liputan 6 SCTV yang diposting dari rekan L C Arya Nugraha ke keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 26 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mau bagaimana lagi…. Sudah jadi musibah rutinitas. Pasti tiap bulan ada saja berita yang anjlok. Belum kemarinnya KA BBM anjlok di Sumatera Utara.

2. [keretapi] Aksi Mencuci Lokomotif BB20029 - teks dan foto
Dari ketikan mas NWU :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Untuk kali kedua, IRPS Semarang menggelar kegiatan mencuci lokomotif BB 200 di Depo Lok Semarang Poncol (SMC). Acara rencana dimulai pukul 10.00 WIB. Ketika saya datang pukul 09.38 WIB belum nampak rekan - rekan IRPS Semarang. Saya akhirnya memilih melihat - lihat suasana di dalam depo yang tampak sepi oleh lokomotif atau KRDI yang lagi mati gaya. Ada yang mati gaya sementara, namun ada yang mati gaya selamanya. Malahan yang mati gaya selamanya justru lebih banyak macam Lok BB20008, BB20013, D30142, dan BB20023. Sementara di KRDI Kaligung Ekonomi tampak mengalami kerusakan sehingga pihak depo harus mengerahkan KRD New Kaligung Ekonomi yang juga nggak bisa hidup mesinnya dan ditarik lok BB 200 21 menuju ke Tegal. Lantas di mana Lok BB 200 29? Ternyata lok tersebut sedang dipake langsir di SMT. Waduh, terpaksa yang dicuci adalah lok BB 200 08 yang sudah almarhum.

Kebetulan KDT SMC Pak Darmadi sudah mengizinkan BB 200 08 dicuci seandainya BB 200 21 dan BB 200 29 tengah keluar dari depo. Karena suasana masih sepi, saya memilih hunting dulu di dekat Stasiun SMC. Dari arah barat tampak Lok CC 201 22 milik Depo SDT menarik rangkaian KA 1006 masuk spoor 2 SMC. Saya tunggu kok KA-nya nggak berangkat - berangkat . Nggak lama kemudian saya bertemu Bang Yos (B Yosanto), sang Koord IRPS Semarang yang baru. Dia datang bersama keponakannya. Baru sampai say hello doang, tiba - tiba terdengar suara raungan sirine dari pintu perlintasan Jalan Petek. Saya kira yang mau lewat KA 1006, ternyata ...Lok BB 200 29 menarik satu gerbong TTW menuju SMC. Wah, jadi mencuci BB 200 29 nih. Benar, Lok BB 200 29 tidak beberapa lama kemudian langsung masuk ke spoor 1 Depo Lok SMC.

Sedangkan, rekan - rekan IRPS Semarang mulai berdatangan satu - persatu. Mereka yang terlibat dalam kegiatan mencuci lok adalah :
- Pak Tjahjono Rahardjo. - Pak Bambang Sumantri. - Mega.
- Pak Herman Dirgantara. - Wahid N, Deni. - Termasuk saya.
- Budi Tuntang, Dedi Kurniawan. - Abid, Dr Djalidin. - Bang Yos.
- Wisnu.
Beberapa jurnalis media cetak dan elektronik juga mulai berdatangan yaitu dari :
- TVKU. - Harian Sindo. - Suara Merdeka.
- TV Borobudur. - Haria. - Harian Radar Semarang.
- Antara.
Saya akhirnya meladeni para jurnalis dengan membagi - bagikan pers release dan sebagian sudah saya kenal, karena pernah ketemu saat tugas liputan. Termasuk Bang Yos yang juga tidak luput dari ceceran pertanyaan para wartawan. Bahkan Pak Tjahjono juga turut diinterview perihal Stasiun Samarang NIS.

Acara mencuci lokomotif BB 200 29 dimulai pukul 11.00 WIB. Tidak cuma IRPS Semarang yang sibuk mencuci body lok diesel elektrik tersebut. Namun Pak Juremi (kru Depo Lok SMC) dan KDT SMC Pak Darmadi juga turut membantu mencuci lok. Suasana guyub tercipta dalam kesibukan memandikan lok bermata sipit tersebut. Namun, ketika proses pencucian hendak memasuki tahap final, tiba - tiba lok CC 201 104 dari Depo Lok JNG yang baru saja menarik rangkaian KA 1002 masuk ke spoor 1 Depo Lok SMC. Akhirnya Lok BB 200 29 pindah posisi di spoor 2 sampai rampung proses pencuciannya. Tepat pukul 12.00 kegiatan mencuci lok rampung. Pak Darmadi mengucapkan terima kasih kepada IRPS Semarang yang telah membantu merawat lok BB 200 melalui kegiatan mencuci lok tersebut.

Dari ketikan mas Ario Wibisono :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Mohon maaf sebelumnya apabila Laporan Perjalanan ini sangat terlambat. Semuanya dikarenakan kesalahan saya yang terlalu sibuk.... Tapi fotonya udah kan...

Kegiatan bakti sarana mencuci lokomotif CC 200 15 ini pada awalnya diprakarsai oleh salah seorang anggota IRPS Bandung yang kebetulan berdinas di DAOP III CN (Berinisial T P , yakin saya dah pada tau semua....) acara tersebut digagas beliau sekitar pertengahan bulan Maret dan baru mendapat izin dari pihak DAOP III CN sekitar 4 hari sebelum pelaksanaan (nah ini dia kenapa beberapa rekan IRPS merasa pemberitahuannya mendadak, tapi yaaa.... bukan PT. KA kalau tidak mendadak) walhasil acara ini pun segera difollow up oleh Korwil Bandung (mas Pura) untuk segera dilaksanakan, ketika sedang melakukan persiapan untuk mencuci CC 200 15, ehhhh tiba - tiba ada berita dari Kahumas DAOP 2 BD bahwa KADAOP 2 Bandung beserta jajarannya meminta audiensi dengan IRPS (korwil Bandung khususnya) pada hari jumat sore tanggal 20 maret (sekali lagi bukan PT. KA. kalau tidak mendadak). ….
Mas Pura, mana laporan audiensi dengan KADAOP 2 nya...???
… Hal ini pun secara tidak langsung mempengaruhi persiapan mencuci si Mbah. Akhirnya ditetapkan bahwa mencuci si Mbah dilaksanakan pada hari Minggu 22 maret 2009 di Dipo Lokomotif CN tempat si Mbah mangkal sementara setelah turun mesin.

Akhirnya hari yang ditunggu pun tiba, sesuai rencana semula semua calon peserta cuci lok CC 200 15 stand by di rumah mas Pura jam 5 subuh teng, kecuali saya yang harus menyiapkan dongkrak, toolbox, rool banner etc (kok jadi curhat) yang akan dijemput. (weisss gaya pisan....) jam 5:30 rombongan tiba di rumah saya, setelah memuat semua logistik dan peralatan, maka kami pun tancap gas menuju Cirebon yang berjarak 185 KM ke arah timur laut Bandung.. Setelah sempat mengalami gangguan kelistrikan maka pukul 09:00 rombongan IRPS BD yang memakai mobil mas Pura (suer dijejel...) tiba di st CN. Sedangkan, rombongan motoris yang terdiri dari Deden, Tomy, Ardhi, Asep dan Krisnah bukannya mengawal kami malah sampai duluan utk hunting foto ( Gas polll pak asep).

Setelah silaturahmi dengan tuan rumah (mister T P) dan rombongan Jakarta yang telah sampai duluan (Hanafi, Mba Komang, Mas Soni beserta istri) saya pun segera menuju dipo untuk meminta izin pada Kasi sarana dan KDT yang telah menunggu di dalam Dipo. ketika saya meminta izin ternyata KA Cireks yang membawa rombangan Jakarta pun tiba dan segera menyusul ke dipo lokomotif CN. Saya mendapat kabar dari Bpk Kasi Sarana DAOP III CN bahwasannya lokomotif CC 200 15 baru saja dibersihkan 1 hari yang lalu dikarenakan adanya kunjungan Direktur Komersial PT. KA bpk Sulistyo w. Hal ini menjawab pertanyaan saya, kenapa kok si mbah sudah agak bersih dibanding minggu kemarinnya waktu baru beres turun mesin. (adegan turun mesin CC 200 15 diawasi dan diabadikan oleh sdr Asep Suherman dan Toto Purwanto secara cermat dan teliti selama 2 hari berturut-turut. ... sampai keduanya berubah warna kulitnya... he he he he).

akhirnya setelah mendapat pengarahan dari Bpk Kasi Sarana, saya pun segera mengkoordinir teman - teman yang telah berkumpul. Jumlahnya luar biasa..... mencapai 27 orang untuk segera mulai bersih - bersih si Mbah. Namun, karena sudah lumayan bersih, maka diputuskan setelah membersihkan debu dan sisa noda oli yang ada peserta yang dibagi ke dalam 4 regu kerja ini mulai menggosok body CC 200 dg wax dan menggosok kaca CC 200 dengan pembersih khusus kaca yang dibawa mas Nurcahyo dan Leo krisanto. Oh ya.... sebelumnya kita dari IRPS Bandung menyerahkan sedikit kenang - kenangan untuk dipo lokomotif CN berupa foto KLB Djoko Kendil karya mas Ian Antono dari ETR. Ketika sedang asik menggosok body CC 200 15, kami kedatangan tamu istimewa yaitu Bapak Purnomo Radiq selaku KADAOP III CN yang memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan yang kami lakukan. Setelah -+ 1 jam akhirnya CC 200 15 Kinclong juga. Selain bodynya menjadi kesat bercahaya juga bisa dipakai ngaca...., maka kami tak meyia - nyiakannya untuk diabadikan bersama para relawan pencuci lok dan jajaran Daop III Cirebon. Setelah puas foto - foto si mbah, maka Bpk Purnomo Radiq (Kadaop III CN) mengajak kami untuk berdialog mengenai perkereta apian di ruang KDT. Karena ruang KDT terbatas, maka sebagian peserta ada yang hunting foto KA yang lewat, ada juga yang ngadem sebelah si Mbah sambil mengagumi si mbah. Dialog menghadirkan para pembicara yang sangat berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi (kaya iklan partai) di antaranya Pakdhe Luthfi dari ETR, Mas ADL dari JAKK, Mas Toto P. dari CN dan masih banyak lagi yang lainnya.....

Setelah ngobrol ngalor ngidul...., akhirnya acara harus kami sudahi dikarenakan pak KADAOP harus pamit dan teman - teman sebagian harus kembali ke Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Tasik, Ciamis, Pekalongan.. . (apa toh iki... kaya jurusan bis aja). maka setelah makan bersama yang diadakan di warung empal gentong terdekat (bayar masing - masing), maka acara tersebut kami tutup dengan mengucapkan Alhamdulillah. .. ( walaupun beberapa rekan IRPS nyesel gak bisa ikut KLB CC 200 15 & Djoko Kendil malam harinya....).

Acara ini bertujuan untuk menunjukan kepedulian kita terhadap Founding Father IRPS. Walaupun hanya hal kecil, namun tindakan ini memberikan makna yang besar daripada sebatas perang wacana, karena rekan - rekan kita di PT KA yang peduli akan keberadaan CC 200 15 sebagai aset perkereta apian bersejarah sangat memerlukan dukungan dari kita dalam bentuk apapun, apalagi kita sebagai organisasi pelestarian aset perkeretaapian bersejarah, khususnya CC 200 15.

saya mohon maaf atas segala kekurangan laporan ini, apabila banyak kata-kata yang salah dan menyinggung, mohon di maafkan..... Wassalam !

Sumber dari = Rekan Nugroho Wahyu Utomo yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 26 Maret 2009 dan rekan Ario Wibisono Sekretaris Wilayah Bandung yang diposting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 29 Maret 2009.
Tanggal 27 Maret 2009 :
Kalteng Tolak Pembangunan Rel KA Lintas Provinsi
PALANGKARAYA — MI : Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menolak keras rencana pemerintah pusat membangun jaringan rel kereta api lintas provinsi yang menghubungkan Balikpapan - Kalipapak - Muara Tuhup. "Dengan segala resiko apa pun, saya akan menentang rencana pembangunan rel antara Kalteng dengan Kaltim karena dilakukan tanpa persetujuan kami," kata Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang, usai melantik 136 pejabat struktural Pemprov Kalteng, di Palangka Raya, Jumat.

Pemprov Kalteng kini tengah meneliti rencana tersebut setelah menerima informasi bahwa pemerintah pusat akan membantu investor Korsel dalam anggaran pembangunan rel kereta itu. Teras Narang dengan tegas mengatakan tidak akan memberikan persetujuan pembangunan rel kereta api pengangkut batubara tersebut sebelum jaringan rel antar kabupaten terbangun di wilayah Kalteng. Kalteng sebelumnya telah merancang pembangunan rel kereta api dari Kabupaten Murung Raya menuju Barito Selatan sepanjang 185 kilometer untuk mengangkut batubara dari wilayah hulu ke hilir provinsi itu.

Bila rel kereta api yang menuju Kaltim terbangun lebih dulu, kata Teras, dampaknya akan menghancurkan perekonomian Kalteng karena sumber daya alam setempat tersedot semua ke daerah lain. "Sumber daya alam kami di wilayah Utara disedot ke Kaltim, yang di Selatan disedot ke Kalsel, dan yang di Barat disedot ke Kalbar. Tambah miskin saja kami kalau seperti ini," keluh Teras. Oleh karena itu, kata Teras, penolakan itu didasari bahwa pengalaman eksploitasi "emas hijau" dari produksi jutaan meter kubik kayu selama puluhan tahun lalu tidak berdampak apa - apa terhadap pembangunan dan kemajuan daerah itu.

Empat tahap
Pembangunan jaringan rel kereta api pengangkut sumber daya alam di Kalimantan Tengah sebelumnya direncanakan akan dibagi menjadi 4 tahap yang pekerjaan fisiknya dimulai pada pertengahan tahun ini. Kontrak pra-studi kelayakan itu telah ditanda tangani oleh Kementarian Perdagangan Industri dan Ekonomi (Ministry of Economy Industri and Trade/METI) Jepang dengan Konsultan Transportasi Jepang (Japan Transportation Consultant Incorporated/ JTC), 16 Desember 2008. Salah satu rute Puruk Cahu - Bangkuang akan mulai ditenderkan pada Juni 2009, dilanjutkan konstruksi fisik dua bulan berselang dan masa pembangunan selama dua tahun, dengan nilai proyek diperkirakan mencapai Rp7 triliun.

"Dengan demikian diharapkan pembangunan fisik rel kereta api Puruk Cahu - Bangkuang akan selesai pada Agustus 2011 mendatang," jelas Teras. Jaringan rel kereta api itu nantinya akan digunakan untuk angkutan berbagai komoditas utama diantaranya batubara, biji besi, pasir zirkon, hasil perkebunan dan kehutanan. (Ant/OL-5)


Tanggapan saya pribadi :
Sulit sebetulnya untuks aya katakan karena sebagai awam saya perhatiin banyak warga yang telah kecolongan habitat sumber daya alm yang dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan hutan – hutan di pulau Kalimantan. Namun, di sisi lain, kebutuhan sarana transportasi kereta api amat diperlukan mengingat rute perjalan yang saya tahu di sepanjang pulau Kalimantan seperti layaknya berkendara dengan offroad alias mobil berban besar. Alangkah baiknya ada transportasi kereta api dan alangkah baiknya kalau habitat pelestarian hutan lindung terjaga. Lalu, mana yang baik yah?

Tanggal; 28 Maret 2009 :
[keretapi] Trem Jakarta
Alhamdulillah, bogie trem akan dikapalkan sebelum bulan ini berahir, berikut prosesi loading ke container. Mohon doa rekan-rekan semua agar langkah kecil ini akan menjadi awal dari revitalisasi trem Jakarta dan kota-kota lainnya.

Sumber = Rekan Widoyoko yang memposting ke milis keretapi@yahoogroups.com tgl 28 Maret 2009.

Tanggal 29 Maret 2009 :
[keretapi] Listrik KA Taksaka Padam 2 Jam, Ratusan Penumpang Gelisah

Jakarta - Kereta Api (KA) Taksaka jurusan Jakarta - Yogyakarta gelap gulita. Listrik di dalam kereta mati total selama hampir 2 jam. Namun kereta tetap berangkat, meski tanpa cahaya. "Lampu, AC, semuanya padam. Tapi kereta tetap berangkat," kata seorang penumpang, Maemunah kepada detikcom, Minggu (29/3/2009) malam. Kereta tersebut seharusnya berangkat pukul 20:45 WIB, namun listrik sudah padam 30 menit sebelumnya. Maemunah bersama penumpang lainnya, akhirnya berangkat pada pukul 21:10 WIB. Namun tidak lama berselang, kereta berhenti di stasiun Manggarai, Jakarta. Penumpang yang berada dalam kegelapan, terpaksa kembali menunggu selama hampir 1 jam. "Sampai pukul 21:40 WIB, kita dibiarkan saja. Tidak ada penjelasan resmi. Petugasnya cuman bilang sabar ya Bu," kata Maemunah. Ratusan penumpang kini mulai gelisah. Sebagian ada yang keluar kereta untuk menghirup udara segar. "Kalau di dalam, khususnya penumpang eksekutif sesak, karena nggak ada jendela," pungkasnya.

Komentar dari pak Widoyoko :
Kalo pelayanan KA Taksaka seperti ini, mungkin Taksaka bisa diplesetkan jadi: "Tak Servis Apa Karepku wAe"


Sumber = detik.com yang diposting oleh rekan W Widoyoko yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 29 Maret 2009.

Komentar dari saya pribadi :
Turut prihatin tentunya karena jam segitu kebanyakan para penumpang masih pada cerianya karena KA baru bergerak dari kota asal keberangkatan. Diselimuti hawa panas selama 2 jam pasti sesuatu yang lama bagi mereka.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.

Tanggal 24 Maret 2009 :
Jl. Medan Merdeka Timur Diguncang Heboh Temuan Bom

Malam hari sempat ditemukan sebuah bom di dalam tas oleh seorang pemuda yang kebetulan sedang melintas tepatnya di sekitar Jl. Medan Merdeka Timur. Tidak mau merasa terjadi sesuatu tim Gegana pun dikerahkan. Dalam kejadian tersebut arus lalu lintas kendaraan bermotor sempat tertahan selama beberapa menit hingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. Ternyata apa yang dicurigakan memang benar setelah tas tersebut berhasil diledakkan dan langsung diamankan secepatnya.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Tarns TV pada tanggal 25 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Meski tidak terkait dengan perjalanan KA, namun sehubungan dengan lokasinya yang tidak begitu jauh dari stasiun Gambir saya pribadi mengkuatirkan para penumpang dan para calon penumpang yang hendak keluar – masuk stasiun khusus perjalanan Klas Eksekutif dan +Bisnis tersebut menjadi terganggu.

n SEKIAN ...

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….