Sabtu, 19 Februari 2011

Catatan Bulanan Seri Acak Bulan Febuari 2011

Berhubung saya kesulitan mencari waktu luang untuk merangkum catatan bulanan per periode yang selama ini selalu saya edarin... saya pun tetap mencoba update terkini yang saya dapati dari berbabagi narasumber... Ma'af kalau ternyata tidak urut, karenanya saya mencantumkan tanggal berapa saya menerbitkannya / mengedarkannya melalui situs blog punya saya ini.

Maksud saya semisal hari ini (20/2) ada berita KA anu diluncurkan pada tanggal 17 Febuari 2011 (<- semisalnya saja lho...), saya cantumin narasumbernya. Terus saya ketik tanggal brapa saya masukin berita ini. Sebab, apabila ada pemberitaan yang baru yang selanjutnya saya masukin di urutan atasnya, semisal ternyata tanggal 15 Febuari 2011 ada berita stasiun anu terlah terjadi peristiwa anu, maka para pembaca sekalian pasti kelabakan mana nih berita terbaru dari saya... Jadinya para pembaca sekalian sekiranya bisa lihat update saya terakhir kapan. Oh... ternyata pemberitaan tanggal 15 Febuari 2011 tersebut saya ketik pada tanggal (misalnya saja ->) 25 Febuari 2011. Gak langsung saya catet karena rutinitas saya kerja di kantor yg menjadi di antaranya.

Tapi saya tetap berusaha meng-update-nya per periode. Semisal saya ketik pada hari ini sudah memasuki akhir bulan Febuari 2011, maka pada awal bulan Maret 2011 saya buat judul terbaru pastinya.

Tanggal 1 Febuari 2011 :
Menteri Perhubungan di Iran Dipecat Berdasarkan Voting di Parlemennya
Teheran - Parlemen Iran hari ini memutuskan untuk memecat Menteri Transportasi Hamid Behbahani. Dia menjadi yang pertama dalam kabinet pimpinan Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang diberhentikan oleh parlemen Iran.

Dalam voting hari ini, sebagian besar anggota parlemen memilih untuk memberhentikan Behbahani. Mereka menganggap pejabat tersebut gagal memperbaiki buruknya catatan keselamatan udara, kereta api dan jalan raya.

"147 dari 234 anggota parlemen yang hadir memilih untuk menggeser menteri tersebut," ujar ketua parlemen Ali Larijani seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (1/2/2011).

Sumber = W Widoyoko di situs keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 20 Fevuari 2011.

Saya ketik pada tanggal 2 Maret 2011. ::)

Tanggal 20 Febuari 2011 :
1. Pengawal Ketat Para Bonek Pasca Lawatan ke Bali

SURABAYA | SURYA - Lawatan Persebaya 1927 ke kandang Bali Devata dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Indonesia (LPI), Minggu (20/2), mendapat perhatian khusus dari Polrestabes Surabaya. Bersama instansi terkait lainnya, polisi sudah menyiapkan tim untuk menempel ribuan suporter Persebaya yang dikenal dengan sebutan Bonek.

Tim yang dibentuk ini berjumlah 50 personel dari berbagai unsur. Mereka bertugas untuk mengawal keberangkatan rombongan bus Bonek ke Bali hingga kembali ke Surabaya.

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Plh Kasubag Humas Polrestabes Surabaya AKP Suparti usai melakukan rapat koordinasi, Kamis (17/2).

Rapat kemarin melibatkan pihak TNI dan berbagai elemen pendukung Persebaya 1927. Rapat dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung.

Personel yang menempel perjalanan Bonek ini terdiri dari unit tangkal 10 personel, intelejen 1 personel, Brimob 25 personel, serta Patwal 4 personel. Sedangkan TNI menerjunkan 10 anggotanya.


Sumber = http://tv.liputan6.com/main/read/6/1047385/1/bonek_dilarang_naik_kereta_api

Saya ketik pada tanggal 20 Febuari 2011. ::)

2. Karnaval Hari Jadi Kota resmikan Railbus dan Bus Tingkat

Warga solo antusias menyaksikan Solo Carnival, minggu (20/2) meski hujan menguyur kota Solo. Karnaval yang bertema “Solo Sejuk Sejahtera “ diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam rangkaian acara Hari Jadi Kota Solo ke 266.

Rombongan Walikota Solo, Joko Widodo (Joko Wi) ikut dalam karnaval ini di barisan paling depan. Joko Wi mengendalikan sendiri kereta kencana yang dinaiki bersama Wakil Walikota, FX Hadi Rudyatmo dan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) RI, Bambang Susantono. Rute karnaval mulai dari Lapangan Kota Barat menuju Halaman Balaikota Solo. Menurut Joko Wi , “Melalui karnaval ini, kami memperkenalkan konsep pembangunan Pemkot selama kurun waktu lima tahun ke depan, Ecocultural City dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam merealisasikannya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga diluncurkan transportasi baru di kota Solo, railbus dan bus tingkat wisata. Bus tingkat wisata itu yang diberi nama Batik Keris. Menurut Wamenhub, “Dengan diluncurkannya railbus dan bus tingkat wisata, Kota Solo dapat menjadi salah satu kota referensi penggunaan alat transportasi massal bagi kota-kota lainnya di Indonesia”, ungkapnya.

Masyarakat yang menyaksikan karnaval ini disuguhi tontonan menarik dari ratusan peserta karnaval yang menghadirkan berbagai atraksi dan kostum unik dengan tema-tema ekologi lingkungan hidup, di antaranya air, taman atau tanaman, sawah, hutan, lengkap dengan keanekaragaman jenis flora dan fauna yang ada di dalamnya. Beberapa kabupaten di sekitar Kota Solo juga menampilkan kesenian ciri khas daerah masing-masing, seperti Kabupaten Karanganyar yang menyuguhkan kesenian lesung, Kabupaten Boyolali yang menyajikan kesenian topeng ireng dan sebagainya. Hal ini sebagai wujud kebersamaan antara daerah-daerah di sekitar kota Solo.


Sumber = http://www.surakarta.go.id/node/744


Saya posting pada tanggal 3 Maret 2011. ::)


Tanggal 21 Febuari 2011 :

DUA SISWA SMPN 1 LEDOKOMBO SELAMATKAN RATUSAN PENUMPANG KERETA API JURUSAN BANYUWANGI – JEMBER

Aksi dua anak pelajar yang berhasil menyelamatkan ratusan penumpang kereta api karena telah dengan sigap melaporkan adanya tindak pencurian baut/mur dan plat sambung rel kereta api di Km. 5 + 8/9 antara Kalisat – Ledokombo, kini banyak mendapat perhatian masyarakat. Kedua pelajar itu adalah Moh. Sugianto warga desa ledokombo dan Syaiful Holid warga desa sumber lesung kec. Ledokombo, yang sama-sama tercatat sebagai siswa di SMPN 1 Ledokombo.

Peristiwa itu bermula ketika kedua pelajar ini tengah berjalan di sisi rel kereta api sepulang dari sekolah. Di tengah perjalanan mereka melihat sosok mencurigakan yang seperti tengah sibuk membongkar mur rel kereta api, mungkin karena dilihat kedua remaja itu pelaku langsung kabur dan menghilang. Karena perbuatan pelaku tersebut, rel kereta api kondisinya bergeser dan sangat membahayakan jika ada kereta api melintas. Tanpa pikir panjang lagi, sugianto dan Syaiful langsung melaporkan peristiwa yang disaksikannya ini kepada petugas penjaga perlintasan JPL 12 Ledokombo yang kebetulan tengah dijaga oleh Eso.

Atas Laporan kedua pelajar pemberani ini, Eso lantas segera memberikan laporan kepada Kantor Resort 97 Kalisat. Setelah medapatkan laporan, dengan sigap petugas dari Resort 97 Kalisat langsung datang kelokasi dan memperbaiki kondisi sambungan rel yang tiada/hilang akibat perbuatan pelaku pencurian.

Tak lama kemudian, setelah diperbaiki kereta api Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember melintas dengan selamat. Jika tanpa adanya laporan kedua pelajar tersebut, mungkin kereta api Pandanwangi akan mengalami kecelakaan. “ Saya sangat bangga dengan aksi kedua pelajar itu yang langsung memberikan laporan sehingga tidak sampai terjadi kecelakaan di lokasi tersebut “ ujar Eso yang ditemui kontak ditempat kerjanya.

Lebih lanjut Eso menyampaikan, setelah kereta api pandanwangi melintas, para petugas tidak langsung pulang namun berinisiatif untuk menjaga lokasi dengan maksud menunggu pelaku yang barangkali akan datang lagi.

Dugaan para petugas ternyata benar, pelaku yang akhirnya diketahui bernama Mistanto (32 th) warga dusun Sumber Dandang desa Kertosari kec. Pakusari – Jember ini, kembali datang melakukan aksinya mengambil baut dan mur yang disembunyikan. Dengan gerak cepat langsung saja para petugas menangkap pria tersebut dengan barang bukti berupa 8 buah mur/baut dan 2 Plat Sambung rel. Tanpa banyak bicara, para petugas langsung membawa pelaku ke Polsek Ledokombo untuk di proses lebih lanjut.

Sementara itu, Ainurofik selaku Assman. Kamtib Daop 9 Jember ketika dikonfirmasi kontak di kantornya beberapa waktu lalu, memuji keberanian akan tindakan dua pelajar tersebut. Menurutnya, tindakan Sugianto dan Syaiful sudah benar dengan melaporkan peristiwa pencurian yang disaksikannya. “Saya ucapkan terima kasih kepada Sugianto dan Syaiful serta para petugas yang telah bertindak dengan cepat dan sigap sehingga tidak terjadi kecelakaan. Bagaimanapun aksi kedua pelajar ini telah mampu menyelamatkan ratusan nyawa penumpang kereta api, “ ujarnya.

Maka atas keberaniaannya itu, Pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memberikan Penghargaan dan Tanda terima kasih kepada Sugianto dan juga Syaiful. Dan hal itu juga sambut positif oleh pihak sekolah SMPN 1 Ledokombo, selanjutnya kepala sekolah beserta Pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember yang diwakili manager Humas mengadakan Pengarahan kepada siswa-siswi tentang bahayanya akibat pencurian alat-alat penambat rel dan Pelemparan batu terhadap kereta api yang diadakan di aula SMPN 1 ledokombo. (humaska)

Sumber = http://www.kereta-api.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=388:dua-siswa-smpn-1-ledokombo-selamatkan-ratusan-penumpang-kereta-api-jurusan-banyuwangi-jember&catid=6:berita-ka&Itemid=80

Aku ketik pada tanggal 20 Maret 2011. ::)

Tanggal 25 Febuari 2011 :

KA Bandara Ditarget Kelar 2014

Jumat, 25 Februari 2011

Transportasi Umum , Pembangunan Libatkan Investor Asing dan Domestik

JAKARTA – Pembangunan jalur kereta api (KA) khusus ke Bandara Soekarno-Hatta dinilai merupakan salah satu solusi strategis untuk mengatasi beragam permasalahan transportasi di Ibu Kota. Kementerian Perhubungan merencanakan pembangunan fi sik jalur kereta api atau airport rail link dari stasiun Manggarai hingga Bandara Soekarno-Hatta itu mulai dilakukan pada 2012. Proyek tersebut merupakan salah satu dari tiga prioritas pemerintah yang siap tender tahun ini. Pembangunannya akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan swasta atau public private partnership (PPP).


Dana yang dibutuhkan untuk proyek ini sebesar 10 triliun rupiah. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Asril Syafei, mengatakan persiapan proyek jalur kereta api bandara sepanjang 33 kilometer itu akan dimulai tahun ini. Nantinya, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang ditugaskan Kementerian Keuangan untuk membantu Kemenhub menyiapkan proyek tersebut, terutama dalam hal persiapan dan penyiapan dokumen. “Kami harapkan sesuai jadwal dan tidak molor.


Tahun depan harus sudah bisa mulai pembangunan fi siknya,” kata dia di sela “International Seminar on Structing PPP Railway Project” di Jakarta, Kamis (24/2). Ia menambahkan tahun ini harus sudah dilakukan tender sehingga proyek jalur kereta api bandara tersebut dapat segera dimulai dan ditargetkan selesai 2014. Berdasarkan timetable Kemenhub, kata dia, semestinya tahun lalu sudah dilakukan pembebasan lahan, namun karena anggarannya baru disediakan pada 2011, proyek tersebut sedikit molor dari rencana.


“Mengenai pembebasan lahan saat ini sedang dilakukan proses administrasi pendanaan.” Asril menjelaskan dari nilai proyek sebesar 10 triliun rupiah tersebut, pemerintah hanya menyiapkan dana 3,2 triliun rupiah. Dengan perincian 1,5 triliun rupiah untuk pembebasan lahan (Angke-Soekarno- Hatta) sekitar 22 kilometer dan 1,7 triliun rupiah guna pembangunan fi sik stasiun Manggarai-Angke, sementara sisanya, 6,8 triliun rupiah, berasal dari investor swasta.


“Saat ini, swasta akan dikualifi kasi lagi, langsung kami lelang dan akan diumumkan besaran anggarannya. Namun, sampai saat ini, belum dilakukan proses lelang itu,” kata Asril. Asril menambahkan pemenang tender nantinya tidak akan sendiri. Namun, akan dilakukan melalui konsorsium, yaitu kerja sama investor asing dan domestik. Sementara itu, operatornya diharapkan dari swasta. Untuk calon investor, kata Asril, ada tiga konsorsium yang sudah lulus prakualifi kasi, yakni dari China (China Harbour Engineering Company), Jepang (Mitsui & Co Ltd), dan dari dalam negeri (PT Railing).


Dua Jalur Asril menjelaskan jalur kereta api bandara tersebut memiliki dua jalur alternatif. Alternatif pertama, Manggarai- Sudirman-Tanah Abang-Angke- Pluit-Bandara Soekarno-Hatta. Nantinya, Manggarai sebagai stasiun utama. Alternatif jalur kedua adalah Sudirman-Tanah Abang-Duri-Grogol-Bojong Indah-Kalideres-Tanah Tinggi- Bandara Soekarno Hatta. Alternatif kedua merupakan usulan dari Pemprov DKI Jakarta.


Nantinya, Dukuh Atas sebagai stasiun utama karena akan menjadi pertemuan dengan mass rapid transit (MRT) sehingga permintaan dari penumpang diharapkan cukup banyak Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menambahkan berdasarkan data Kemenhub, jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta selama 2009 adalah 37 juta orang dengan perkiraan peningkatan pertumbuhan sebesar 8,5 – 12 persen per tahun. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyatakan Pemprov DKI mendukung pembangunan jalur kereta ke Bandara tersebut sebagai terobosan transportasi.

dni/mza/Ant/P-2


Sumber = http://koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=76257


Saya ketik pada tanggal 3 Maret 2011. ::)

Tanggal 26 Febuari 2011 :

Double Track Layang Menuju Bandara Juanda: Turunkan Ketinggian Menjadi 16 Meter

SURABAYA – Polemik double track ke Bandara Juanda belum berakhir. Yang terbaru, PT Angkasa Pura (AP) I Juanda

mencoba menawarkan agar ketinggian rel layang jalur ganda pantang mengganggu penerbangan. Berdasar kajian teknik PT AP bersama

administrator bandara, toleransi ketinggian adalah 16 meter. Sementara itu, ketinggian konstruksi sesuai dengan desain awal Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mencapai 24 meter.

General Manager PT AP I Cabang Bandar Udara Juanda Trikora Harjo menyatakan, pada prinsipnya pengelola bandara tidak

menolak pembangunan double track masuk Juanda. ’’Salah satu yang kami inginkan adalah ketinggiannya ditinjau,’’ tutur Trikora

kemarin (25/2). Ketinggian maksimal yang dia tawarkan itu dinilai tidak sampai mengganggu jarak pandang pilot, terutama

saat mendaratkan pesawat. Mantan Komandan Lanudal tersebut beralasan, bagian jalur rel layang jalur

ganda, khususnya di jalan by-pass dari Aloha, tepat melintas di jalur pendaratan pesawat. Pihaknya berharap, instansi terkait

memahami bahwa daerah radius bandara merupakan kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP). ’’Opsi lain, bisa

dibangun di atas tanah atau sekalian di bawah tanah,’’ imbuhnya. Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu

Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ Jatim) Wahid Wahyudi menyatakan masih menunggu respons pusat atas kajian tersebut. ’’Di-

bu tuhkan kajian karena itu memang jalur rawan,’’ucap Wahid. Pihaknya juga mempelajari ketinggian rel layang jalur

ganda yang win-win solution. Dia beralasan, transportasi masal ke bandara itu berbasis kereta listrik. Dengan demikian, harus ada

alokasi ketinggian untuk pemasangan jaringan kabel listrik. Rencana pembangunan double track dikonkretkan mulai 2011. Itu dilakukan

setelah alokasi APBN Rp 1,4 triliun disetujui Komisi V DPR. Untuk detailnya, pembangunan mengikuti jalur rel dari

Stasiun Gubeng yang menuju ke arah Sidoarjo. Sampai di Aloha, Waru, ruas rel disambung belok kiri menuju Juanda

dengan memanfaatkan lahan di pulau jalan. Kemudian mengikuti jalan by-pass menuju perempatan Sedati dan lurus ke

Jalan Raya Juanda Baru menuju daerah di antara terminal kedatangan dan keberangkatan. (sep/c7/oni)

Sumber = Jawa Pos tanggal 26 Febuari 2011 halaman 34.

Saya ketik pada tanggal 2 Maret 2011. ::)

28 Febuari 2011 :

1. Saatnya Naikkan Tarif KA Ekonomi?

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah didorong mengumumkan rencana kenaikan tarif kereta api ekonomi. Kenaikan tarif diyakini dapat meningkatkan dan membantu pembenahan pelayanan kereta api ekonomi, yang selalu kekurangan subsidi dari pemerintah.

”Faktanya, Kementerian Keuangan tak mau menambah subsidi kereta api (KA) ekonomi. Maka, seharusnya Menteri Perhubungan berani, dengan realistis, mengumumkan rencana kenaikan tarif dengan bertahap. Bila tidak, jangan berharap perkeretaapian maju, sebaliknya malah hancur,”kata pengamat perkeretaapian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Taufik Hidayat, Minggu (27/2/2011) di Jakarta.

Menurut dia, Menhub seharusnya percaya diri menetapkan kenaikan tarif karena sudah ada standar pelayanan minimum (SPM) yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2011. ”Seburuk apa pun SPM itu, setidaknya sudah ada minimalnya. Nah, tatkala ingin dicapai standar pelayanan macam apa, kan tinggal dikompromikan tarifnya,”kata Taufik.

Anthony Ladjar Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengguna KA mengatakan sangat manusiawi bila penumpang tak ingin ada kenaikan tarif. ”Namun, sulit memperbaiki pelayanan secara menyeluruh. Biarlah kenaikan tarif itu menjadi hak operator sehingga nanti penumpang juga benar-benar dapat menuntut haknya,”katanya.

Tarif KA ekonomi memang sangat rendah dibandingkan dengan tarif transportasi lain. Tarif KRL ekonomi dari Tangerang ke Duri (Jakarta) hanya Rp 1.000. Tarif dari Jakarta ke Bogor (50 kilometer) juga hanya Rp 2.000. Sementara itu, tarif dari Jakarta menuju Surabaya tak lebih dari Rp 50.000.

Taufik menegaskan, yang kini dibutuhkan adalah rencana dan jadwal kenaikan tarif. Di dalam jadwal itu, kata Taufik, seharusnya disusun harapan dan pekerjaan yang harus dituntaskan dalam jangka pendek. ”Katakanlah, ada target kenaikan tarif dalam tiga bulan. Maka, operator harus memperbaiki layanan sehingga ketika tarif naik, penumpang pun tidak menolaknya,” ujarnya. (ryo)

Sumber = http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/02/28/07215445/Saatnya.Naikkan.Tarif.KA.Ekonomi

Saya ketik pada tanggal 3 Maret 2011. ::)

2. KRD Prameks Wisata Berakhir

Diinfokan oleh rekan tharsisius hary setyawan kalau perjalanan KRD Wisata Prambanan Ekspres yang melayani Kutoarjo - Solo dan sebaliknya telah berakhir atau berhenti beroperasi untuk hari Jum'at s/d Minggu di jam 1/2 11 siang dan 5-an sore. Entah alasan apa Daops IV Yogyakarta memberhentikan pengoperasian rangkaian KRD ini padahal rangkaian KRD Wisata ini mengawali pengoperasiaannya pada sekitar awal bulan Desember 2010 yang lalu pasca letusan gunung Merapi dengan dihadiri oleh para badut tokoh kartun Upin - Ipin dan Didi Petet Duta Kereta Api.

Sungguh sangat disayangkan dari saya pribadi...

Sumber = tharsisius hary setyawan di situs keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 28 Febuari 2011.

Saya ketik berita ini pada tanggal 3 Maret 2011. ::)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar