Jumat, 10 Desember 2010

Catatan Bulana Pertengahan Bulan November 2010

Catatan Bulanan
Pertengahan Bulan November 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Masih didominasi oleh tinta berwarna kuning atau pun oranye dengan pemberitaan pasca letusan gunung Merapi yang berdampak kepada KA. Terlebih juga beberapa musibah kecil seperti longsor dan banjir. Pemberitaan bagus setidaknya datang dari rekan kita yang sangat peduli dengan kemajuan perkereta apian di Indonesia ini. Selengkapnya silahkan simak rangkuman yang saya dapati seperti biasa dari berbagai narasumber di bawah berikut ini....

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 15 November 2010 :

1. Sinyal KRL Masih Terganggu,
Ribuan Penumpang Terlantar
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya pe
rbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Detik News – Jakarta -Sinyal KRL Bogor - Jakarta masih terganggu. Ribuan pengguna KRL pun terlantar dan terancam telat masuk kerja. “Gangguan KRL Jakarta - Bogor masih terjadi sampai sekarang. Antrean kereta,”tulis Aditya Bayu lewat infoanda detikcom, Senin (15/11/2010) pukul. 06.46 WIB. Penumpang lainnya pun mengeluhkan hal ini. Ferdian menuturkan gangguan sinyal KRL kumat lagi. Lalu lintas kereta dari stasiun UI ke Pasar Minggu mengalami gangguan bersamaan dengan gangguan persinyalan P
asar Minggu ke Manggarai.

“Jadi antrian KRL semakin lama karena dari Citayam Pakuan 205 tertahan, padahal mestinya jam segini sudah sampai Pasar Minggu,”jelas Ferdian. Sementara
itu penumpang lain, Mario menuturkan seluruh KRL ekonomi, AC ekonomi dan ekspres AC tujuan Jakarta Kota dan Tanah Abang terlambat dan tertahan di stasiun Depok Baru. Hal ini karena ada gangguan sinyal di stasiun Pasar Minggu hingga stasiun Manggarai. “Akibatnya ada penumpukan penumpang,” terang Mario.

Kemarin malam, Kahumas Daops I Mateta Rizaulhaq menjelaskan ada KRL Jakarta - Bogor mengalami gangguan listrik aliran atas (LAA) dan gangguan sinyal. Gangguan ini terjadi sejak pukul. 13.50 WIB, Minggu (14/11). “2 Gangguan ini menyebabkan penumpukan pe
numpang terutama di Manggarai,” ujar Mateta.

(her/rdf)

Sumber = http://wartadigital.com/ di :
http://wartadigital.com/2010/11/15/sinyal-krl-masih-terganggu-ribuan-penumpang-terlantar.html pada tanggal 15 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Selalu ada alasan kenapa listrik aliran atas / LAA mengalami gangguan aliran listriknya.

2. Bantuan Untuk Para Pengungsi Gunung Merapi Terlantar di Stasiun Tugu
Langsung dari ketikan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tand
a penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk s
emua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Ada 50 Ton Baju Be
kas untuk Pengungsi Merapi Baju bekas layak pakai ini terlantar di Stasiun Yogyakarta. Pengungsi silakan ambil.
Senin, 15 November 2010, 15:50 WIB
VIVAnews - Pengungsi korban letusan gunung Merapi tak perlu khawatir kekurangan pakaian selama pengungsian. Di stasiun Tugu, Yogyakarta sudah terdapat 50 ton baju bekas layak pakai yang siap diambil. Slamet Haryono seorang porter di stasiun menyebutkan sebenarnya bantuan yang datang melalui kereta api ini bukan hanya pakaian bekas, tapi juga minuman, makanan dan pembalut. Namun, bantuan jenis terakhir ini selalu terbatas sehingga sudah dibawa ke lokasi pengungsian oleh sejumlah relawan.


Jadilah kemudian ya
ng tertinggal di stasiun hanya pakaian dan selimut bekas pakai. "Kemarin datang lagi 22 ton,"kata Slamet ditemui di stasiun pada hari Senin 15 November 2010. Slamet dan teman - teman sesama porter kemudian menurunkan barang - barang yang termuat dalam satu gerbong itu.

Foto atas tampilan dari tayangan berita Reportase Pagi di Trans TV yang diliput oleh Bellatrix Yanif.

Pantauan VIVAnews, barang-barang bantuan itu diletakkan begitu saja di peron stasiun. Beberapa staf PT. Kereta Api hanya mengawasi orang yang mengambil. Tampak sejumlah personel TNI memasukkan pakaian itu ke dalam sebuah truk. Terlihat pula sejumlah orang yang mengaku pengungsi yang memilih - milih pakaian. Susiati warga Wonokerto, Turi, Sleman yang mengungsi di Piyungan menyatakan ikut mengambil pakaian bekas ini dengan membawa kartu tanda penduduk yang membuktikan dia berdomisili di kawasan wajib mengungsi. Susiati bersama sejumlah tetangganya dengan bersemangat memilih pakaian-pakaian bekas. "Saya mencari selimut dan handuk untuk bayi saya," kata Susiati.

Arfi Bambani Amri Laporan Erick Tanjung | Yogyakarta, umi
• VIVAnews

Sumber = http://nasional.vivanews.com/ di :
http://nasional.vivanews.com/news/read/188883-ada-50-ton-baju-bekas-untuk-pengungsi-merapi tanggal 15 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Mungkin karena saking membeludaknya pakaian sehingga sampai ternatar di peron stasiun. Andai terkoordinir lebih baik lagi saya yakin enggak akan ada pak
aian bekas yang menumpuk begitu saja. Begitu pun perabotan lainnya.

Tanggal 16 November 2010 :

1. Wapres: Jawa b
utuh kereta ekspres (Pasca ke Jepang)
Selasa, 16/11/2010 1
7:46:25 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

KOBE: Wakil Presiden Boediono menilai wilayah Jawa membutuhkan ketersediaan kereta ekspres yang digunakan sebagai transportasi bergerak cepat yang bisa diandalkan terutama di daerah dengan penduduk yang padat. Meski begitu, pemerintah Indonesia menilai pembangunan tol yang ada di bawah tanah belum saatnya dilak
ukan mengingat sejumlah daerah padat termasuk Jakarta masih memungkinkan untuk dibangun infrasruktur jalan di permukaan dan di atas tanah (jalan layang}.

“Pemikiran bagi kita kereta yang cepat seperti ini [Nozomi Express], terutama di daerah yang padat penduduk di Jawa sesuatu yang perlu kita pikirkan ke depa
n,”kata Wapres Boediono pada pers saat menggunakan kereta cepat Nozomi Express yang mampu melaju 250 km/jam dari Tokyo ke Kobe dan sebaliknya hari ini. Daerah padat penduduk katanya membutuhkan transportasi kereta yang mampu bergerak cepat, bisa selalu berangkat tepat waktu atau sesuai dengan jadwal yang ditentukan serta keberlangsungannya bisa diandalkan masyarakat. Masyarakat tambahnya juga membutuhkan kereta yang terjaga kebersihannya. (faa)

Oleh: Linda T. Silitonga

Sumber = http://www.bisnis.com/ di :
http://www.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id220139.html pada tanggal 16 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Perlu dipikir – pikir lagi lha... Saya pribadi memantau sulit untuk diwujudkan kar
ena akan memakan korban lebih banyak karena masih banyak kasus pencurian rel, kelalaian para petugas stasiun dan masih banyak lagi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

2. Pasca Longsor di Bogor, PT. KA Teken Surat Pernyataan Keselamatan Penumpang
Selasa, 16 November 2010 | 18:44 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang b
aku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

TEMPO Interaktif, Bogor - Kepolisian Sektor Bogor Selatan meminta
PT. Kereta Api Indonesia membuat pernyataan untuk bertanggung jawab penuh terhadap risiko kemungkinan longsor susulan di pinggir rel akibat kereta api yang melintas. Kapolsek Bogor Selatan Komisaris E. Kartini didamping Kepala Satuan Samapta Ajun Komisaris Arif Gunawan menjelaskan secara kasat mata kondisi lintasan rel kereta api yang longsor yang menyebabkan 4 orang tewas dan 2 luka berat dinilai sangat rentan longsor susulan. "Kami menyarankan supaya (lintasan) tidak dipergunakan dulu. Secara kasat mata kondisi tanah masih labil,"kata Kartini sore ini.

Polisi be
rkali - kali menyarankan agar kereta jurusan Bogor - Sukabumi yang biasa diberangkatkan pukul. 17.00 Wib dari stasiun Bogor tidak dioperasikan. Tapi petugas PT. KA Sukardi menyatakan lintasan kereta api masih aman. "Kami akan melintas dengan kecepatan di bawah 5 kilometer per jam,"ujar Sukardi. Ia juga menyatakan jika terjadi getaran yang membuat lintasan tidak memungkinkan kereta melintas, pihaknya akan menghentikan dan mengembalikan kereta ke Stasiun Bogor. ''Kalau memang tidak bisa kami akan batalkan,''kata Sukardi.

Jarak tebing yang longsor dengan rel kereta hanya sekitar 1 meter. Tebing yang longsor tadi pagi membuat empat penduduk di sekitar rel tewas dan dua orang terluka.

DIKI SUDRAJAT

Sumber = http://www.tempointeraktif.com/ di :
http://www.tempointe
raktif.com/hg/jakarta/2010/11/16/brk,20101116-292275,id.html pada tanggal 16 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja tidak terjadi bencana longsor susulan mengingat minat para komuter KRD Bumi Geulis sangat tinggi.

Tanggal 18 November 2010 :

1. Hujan Lebat Ganggu Kereta Mina
Jum'at, 19 November 2010 | 12:23 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberap
a kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

TEMPO Interaktif, Mina--Di luar kebiasaan, Mina dilanda hujan lebat dan petir Kamis (18/11). Saking lebatnya hujan s
ampai menghentikan sementara layanan kereta Mashair yang selama 2 hari lalu telah mengangkut jamaah haji dari Arafah ke Mina. Juru bicara Pertahanan Sipil Mayor Abdullah Al-Harithi mengatakan dalam pernyataan pers di Mina seperti dilansir Arabnews mengatakan korsleting listrik di sebuah stasiun kereta api menyebabkan terganggunya layanan KA ini dalam waktu singkat.

Layanan KA Mashair telah berfungsi kembali kata Mayor Abdullah
setelah gangguan dapat diatasi dalam waktu singkat. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban luka - luka karena terjadi di stasiun bukan di kereta api. "Stasiun kereta api Mashair dilengkapi dengan teknologi modern untuk memadamkan api dan memberi peringatan dini,"ucapnya. Sementara itu, Direktur Haji di Kementerian Haji Ibrahim Al-Jabri mengatakan penghentian layanan kereta api tidak menunda keberangkatan jemaah haji lokal pada hari Kamis. Beberapa jemaah haji mengatakan layanan KAashair dihentikan setelah turun hujan lebat karena pertimbangan keamanan.

Pertahanan Sipil setelah menerima peringatan akan terjadi hujan lebat kata Al Harithi telah mengerahkan personilnya di Mekkah maupun di tempat - tempat kegiatan ibadah haji untuk menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi. "Tidak ada korban cedera atau tenggelam yang disebabkan hujan lebat tersebut,"katanya. Al Harithi mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah penanganan untuk pengungsian jika kota tenda Mina terancam banjir. "Sejumlah tim penyelamat dengan peralatan lengkap telah disiapkan,"ujarnya.

Arab News | MCH


Sumber = http://www.detikfinance.com/ di :
http://www.detikfinance.co
m/read/2010/11/05/144716/1487174/4/jalur-penerbangan-ditutup-tiket-kereta-ke-yogya-ludes pada tanggal 18 November 2010.

Tanggapan saya priba
di :
GLOBAL WARMING...!! Kutub Utara esnya mencair tuh nampaknya...

2. PT. KA Bagikan Masker untuk Penumpang Kereta Tujuan Yogya

Jum’at, 05/11/2010 13:11 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

MI/Liliek Dharmawan/al

PT. Kereta Api (Persero) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto, Jawa Tengah menaikkan harga tiket kereta api klas Ekonomi jarak minimum mulai kemarin. Penaikan tarif tersebut didasarkan pada perubahan jarak minimum kereta api. Kepala Humas PT. KA Daops V Purwokerto Surono mengatakan dasar penaikkan tarif adalah jarak minimum yang sebelumnya 210 KM kini menjadi 320 KM. Sebagai dampak dari kebijakan tersebut, tiket kereta api (KA) Logawa jurusan Purwokerto - Jember yang sebelumnya Rp 18.500,00 menjadi Rp 26ribu,00.

''Harga tiket kereta api lainnya yang naik, yakni KA Kutojaya jurusan Kutoarjo - Jakarta yang berangkat dari Purwokerto menjadi Rp 28.500,00 dari sebelumnya Rp 26.000,00,''jelasnya, kemarin. Sementara itu, lanjut Suron
o tarif minimum untuk KA Gayabaru Malam Selatan jurusan Surabaya - Jakarta yang berangkat dari Purwokerto semula Rp 26.000,00 naik menjadi Rp 31.500,00. Adapun untuk KA Progo dari Yogyakarta dan KA Bengawan dari Solo tujuan Jakarta, tarif minimum berangkat dari Purwokerto naik dari Rp 28.000,00 jadi Rp 35.000,00. (LD/H-3)

Sumber = http://www.mediaindonesia.com/ di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/11/18/182342/76/20/Harga-Minimal-Tiket-Kereta-Api-Ekonomi-Naik- pada tanggal 18 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Sesuaikah dengan pengeluaran rakyat kecil yang notabene menggunakan rangkaian KA Klas Ekonomi? Jangan sekedar menaikkan tarif untuk rakyat kecil saja tanpa didukung pelayanan yang baik ba
gi mereka.

3. Angin Puting Beliung Merusak Stasiun
Balapulang
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang bak
u tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Liputan6.com, Tegal: An
gin puting beliung menerjang desa Balapulang Kulon dan Balapulang Wetang, Tegal, Jawa Tengah Kamis (18/11) petang. Angin dengan diawali hujan cukup deras disertai suara gemuruh. Angin berbentuk gumpalan hitam itu kemudian menyapu atap puluhan rumah warga selama 5 menit. Akibatnya, genteng - genteng rumah porak - poranda. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah.

Angin juga merusak atap bangunan stasiun kereta api Balapulang. Ruangan kepala stasiun dan ruang pengatur p
erjalanan kereta pun tergenang air hujan. Meski demikian, aktivitas stasiun tidak terganggu. Selain merusak rumah dan stasiun, angin puting beliung juga menyebabkan aliran listrik padam serta sejumlah pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. (BOG)

Sumber dari = http://berita.liputan6.com/ di :
http://berita.liputan6.com/daerah/201011/307248/Puting.Beliung.Terjang.Dua.Desa tgl 18 N
ovember 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Untung saja stasiun KA yang terletak di antara petak rel KA stasiun Tegal dengan stasiun Prupuk ini tidak sepadat petak rel KA lainnya mengingat petak rel KA ini hanya dilalui oleh KA ketel Pertamina Cilacap – Tegal dalam kesehariannya.

Tanggal 20 November 2010 :

Ceramah Tentang KA di KA Wisata
Ambarawa - Bedono
Langsung dari ketikan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perb
aiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berla
ku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Sabtu (20/11) saya dipercaya oleh Manajemen Hotel Ciputra Semarang untuk bercerita tentang KA di depan rombongan perusahan dan media kolega hotel itu. Kegiatan bercerita tentang KA dimulai dari peron museum / stasiun Ambarawa kemudian mereka saya ajak ke ruang pameran benda - benda peninggalan KA termasuk melihat foto bangunan stasiun Samarang NIS sebagai stasiun KA pertama di Indonesia.

Lalu ceramah saya lanjutk
an dalam perjalanan KA Wisata dari Ambarawa - Bedono. Mereka saya jelaskan pula posisi lokomotif uap yang langsir di stasiun Jambu sekaligus saya perkenalkan pak Pujiono yang dijuluki rekan2 railfan sebagai ‘dokter lok uap’. Mereka saya beri kesempatan untuk bertanya pada pak Pujiono tentang kinerja mesin lok uap. Acara ceramah tentang KA berakhir ketika KA wisata sampai di museum KA / stasiun Ambarawa lagi karena rombongan harus melanjutkan perjalanan dan kunjungan ke PT. Nissin Biscuit di Ungaran.

Pihak manajemen hotel mengucapkan terima kasih kepada saya dengan pemberian kenang2an yang dilakukan di PT. Nissin Biscuit.
&nbs p;
NWU

Sumber = Postingan rekan Nugrogo Wahyu Utomo di milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 22 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Cara yang sangat positif
dengan memperkenalkan kepada khalayak umum tentang perkereta apian terutama di mana kita sebagai railfans dalam melestarikan segala sarana dan pra sarana yang ada. Apalagi dalam hal ini petak rel di stasiun Ambarawa konon terhubung antara stasiun Tugu di Yogyakarta dengan stasiun Kedungjati. Memori yang tak akan terlupakan pastinya di benak pikiran mas NWU yah…

Peristiwa – peristiwa Yang Kami Alami Sendiri :

Tanggal 17 November 2010 :

Ada Gerbong KA Ditinggal di Stasiun Sudimara
Thu, November 18, 2010 2:02:26 PM
[keretapi] Gerbong ditinggal
From: ilhami m.ilhami@gmail.com Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com

Malam Idul adha kem
arin, perjalanan menuju st Sudimara terganggu karena diberitakan ada Kereta mogok di Sudimara. Perjalanan yang biasanya THB-SDM 30 menit menjadi hampir 2 jam. Belakangan ternyata ada gerbong yang dilangsir ke jalur 3, dan ditinggalkan di st Sudimara (gerbong tiri kali ye?). Kenapa gerbong tsb ditinggal ya? apa alasan teknis nya?

Sumber = Postingan rekan Ilhami di milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 18 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Ada apa yah sebenarnya? Kalau saya mengira itu lokomotif BB 304 yang biasa mogok. Bisa jadi pula ada rangkaian KD3 yang bermasalah pada kereta Pembangkit-nya / BP yang memicu arus listrik yang berlebih daripada terlanjur terbakar.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang s
aya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.

Tanggal 10 November 2010 :

Sketsa Trans TV : Goes to Bandung
Tidak cukup dalam 1 episode saja, kali ini menampilkan segmen di mana Natalie Sarah memerankan seorang majikan bersama Ijah sang pembantu hendak menaiki KA Argo Parahyangan di stasiun Bandung. Namun, sosok Eza Yayang yang memerankan seorang penjual minuman justru memaksa agar mereka membelinya. Tidak hanya muncul di dalam tasnya Natalie, tapi saat Natalie berdua di dalam kereta Bandung – Jakarta tersebut juga muncul di atas tempat duduknya. Tentu membuat keduanya jenuh dengan keberadaannya yang muncul di mana saja.

Sumber = Tayangan Sketsa di Trans TV pada tanggal 9 November 2010.

Tanggapan
saya pribadi :
Sungguh menggelitik bagi saya pribadi dengan banyaknya segmen humor di Sketsa. Apalagi yang kali ini dengan adegan di mana salah satu tokohnya muncul di mana pun dengan rada memaksa untuk memberi barang jualannya itu.

Tanggal 19 November 2010 :

Jika Aku Menjadi Trans TV : Episode Ibu Penjual Telor Asin
Entah apa nama judul pada tayangan ini, yang jelas episode di hari ini mengisahkan tentang pasangan 2 insan yang tergolong miskin secara perekonomian. Menetap di kota Brebes, sang istri bermodalkan jualan telor asin dari usaha ternak bebek kecil – kecilan berusaha menaiki rangkaian KA Cirebon Ekspres yang berlaju dari stasiun Brebes menuju stasiun akhir Tegal. Di dalam perjalanan sang ibu bernama Tiah tersebut sedianya hanya berjualan saat tiap rangkaian KA singgah di stasiun Brebes. Namun, kali ini berbeda.

Dengan modal nekad, sang ibu berdua dengan seorang mahasiswi yang menjadi bintang tamu ditegur oleh kondektur saat berjualan kepada salah seorang penumpang. Karena pelarangan berjualan itu pun keduanya yang tidak memiliki karcis resmi terpaksa berteduh di bordes K1 yang mereka naiki itu sampai tiba di stasiun akhir Tegal. Peraturan yang telah diberitahu sang kondektur tidak boleh berjualan saat rangkaian KA kembali berlaju karena sudah memiliki kereta Makan.

Tiba di stasiun Tegal, mereka pun kembali berjualan telor di emplasemen stasiun di mana pada akhirnya dagangan mereka laku keras. 1 telor asin yang berwarna hitam itu pun dijualnya sebesar Rp 2.000,00 per butir. Pada saat rangkaian KA tersebut kembali diberangkatkan ke Jakarta, mereka pun kembali menaiki kereta klas Eksekutif-nya untuk duduk – duduk sejenak mumpung banyak kursi yang kosong. Namun, lagi – lagi mereka ditegur karena alasan tidak memiliki karcis. Entah ini sekedar sandiwara belaka seolah – olah memperlihatkan ‘orang kecil’ sulit menaiki rangkaian K1, mereka pun kembali berteduh di bordes sampai pada akhirnya kereta singgah kembali di stasiun Brebes. Ibu Tiah bersuamikan seorang tukang becak yang merangkup usaha bata demi menopang ekonomi mereka yang kecil. Selain itu, dengan usaha ternak bebeknya itu pun sang istri berjualan telor asin. Di akhir acara, mereka dihadiahkan sembako, bebek – bebek yang lebih banyak dan becak yang baru setelah becak yang lama telah rusak.

Sumber = Tayangan Jika Aku Menjadi di Trans TV pada tanggal 19 November 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Sungguh pilu membayangkan kehidupan mereka yang ditopang oleh keemelaratan. Rumah tinggal bermodalkan bangunan beton yang belum diplester dan tidak berdindingkan tembok yang layak melainkan bangunan seperti gudang sementara.

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar