Senin, 20 September 2010

Catatan Bulanan Akhir Bulan Agustus 2010

Catatan Bulanan
Akhir Bulan Agustus 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Penghipnotisan, pembiusan, musibah kelalaian para pengguna kendaraan bermotor dan riuh resah para pahlawan jurnalis kita / nasional di rangkaian KRL Jabodetabek dan KA – KA Klas
Ekonomi turut mewarnai akhir dari bulan ini. Kejahatan sulit dihindarkan, karena para pelakunya memiliki banyak cara dan hafal terhadap situasi yang dihadapi mereka. Berdo’a dan harapan terus terbetik di dalam diri kita masing – masing.... Akankah perkereta apian kita dapat dipulihkan dari tindak lanjut para oknum warga masyarakat yang di sisi lain menginginkan jatah lebih baik dengan segala cara yang mereka lakukan merugikan PT. KA dan sejumlah warga masyarakat dan di sisi lainnya lagi merugikan pra sarana yang ada? Semoga saja bisa... Kita pasti optimis koq...

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 23 Agustus 2010 :

Penumpang KRL Khusus Wanita Sudah Tertib
Pasca peluncuran KRL Ekonomi AC dan AC khusus wanita sejak tanggal 19 Agustus 2010 lalu para penumpang pria yang membandel dengan tetap memaksakan diri mereka berada di kereta 1 dan 8 pada saat jam – jam sibuk pulang dan pergi kerja telah ditertibkan. Laporan yang berhasil tersoroti oleh beberapa media massa di mana para penumpang pria berada di kereta khusus wanita tersebut pada hari ini sudah tidak tampak lagi yang berada di kereta khusus wanita.

Sumber = Siaran berita Jakarta Jakarta di Metro TV pada tanggal 23 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Seperti yang saya alami di tanggal 29 Agustus 2010 tepatnya di hari libur kerja di KRL AC Pakuan memang beberapa petugas keamanan tampak di kereta 1 di mana saya duduk di kereta 2. Beberapa penumpang baik yang pria seorang diri maupun yang mengajak anak dan istrinya tetap disuruh untuk tidak di kereta 1 (mungkin di kereta 8). Asal ada kemauan pasti akan bisa ditertibkan koq…


Tanggal 25 Agustus 2010 :
1. KA Ekonomi Ber-AC Siap Diluncurkan
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubung
an dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

KA Ekonomi ber-ac saat diu
ji coba, Rabu (25/8/2010) (foto:aya/zonaberita.com)
Madiun, zonaberita.com - Kereta Api (KA) klas Ekonomi yang dilengkapi AC (Air Conditioner) dan display digital lokasi stasiun tiba, siap diluncurkan untuk mengangkut calon pemudik menjelang hari Raya Idul Fitri 1431 Hijhriyah. KA ekonomi dengan 11 gerbong yang menyedot dana sebesar Rp 45 miliar,00 kondisinya sudah mencapai 95% dan siap diuji coba dari stasiun Madiun menuju S
olo, Rabu (25/8/2010) siang. Hal itu, untuk kesiapan KA yang bakal diluncurkan sebagai KA ekonomi ber-AC pertama kali di Indonesia untuk mengangkut penumpang dan pemudik lebaran 2010.

Humas PT. INKA Madiun Fatkhur Rosyid mengatakan KA ekonomi ber-AC mulai dikerjakan sejak April 2010. Saat ini penyelesainnya sudah mencapai 95%. Karenaya dilaksanakan uji coba sebelum diresmikan dan diluncurkan menjelang lebaran mendatang. “Usai uji coba kami akan menyiapkan finishingnya 100%. Mulai menambah interior dan eksterior kecil - kecil lainnya. Dan menjelang lebaran siap diluncurkan dan diresmikan oleh Presiden atau Menteri Perhubungan,”terangnya sembari menambahkan jika KA dipesan sebanyak 27 unit, namun yang baru diselesaikan 11 gerbong.

Rinciannya sebanyak 10 gerbong penumpang, 1 gerbong kereta makan dan pembangkit tenaga listrik. Sedangkan dalam pemngerjaannya dibutuhkan dana senilai Rp 45 miliar,00 dengan masing - masing nilai gerbong dikerjakan dengan anggaran antara Rp 3 - Rp 4 miliar,00. “Kami belum bisa merincinya, untuk 1 gerbon
g senilai Rp 3 - 4 juta,00 dan perkiraan total dananya Rp 45 miliar,00,” ujarnya. Sementara, Direktur PT. INKA Madiun Roosdiatmoko melalui siaran pers menegaskan jika rencana KA ekonomi ber Ac, sudah sejak tahun 1990-an, lalu saat PT. INKA membuat KRL 1 ekonomi untuk Malaysia dan sangat diminati. Namun, setelah diajukan ke Kementrian Perhubungan, baru dilaksanakan Tahun ini.

Dengan komposisi 1 gerbong hanya berisi 78 penumpang karena lokasi duduknya hanya 2-2. Sedangkan KA ekonomi biasanya ditumpangi sebanyak 106 penumpang per gerbong dengan konfigurasi tempat duduk 2-3. Sedeangkan pembangkit KA ekonomi biasa 35 kilo Volt Ampere, di KA ekonomi ber AC bertegangan 250 Kilo Volt Ampere dengan jendela sistem kabel. “Semua demi kenyamanan penumpang KA ekonomi sekaligus demi peningkatan mutu pelayanan transportasi umum massal,” tegasnya. Sal
ah seorang peserta uji coba, Misnatih (45), mengaku merasa nyaman dengan mengikuti gerbong KA ekonomi ber AC. “Ya senang, kan baru kali ini saya naik KA ekonomi dengan mesin pendingin dan udaranya segar,”ucapnya. (aya/isp)

Sumber dari = http://www.zonaberita.com/ di :
http://www.zonaberita.com/ekonomi-bisnis/ka-ekonomi-ber-ac-siap-diluncurkan.html/ tgl 25 Agustus 2010.


Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja tiada rintangan selama di perjalanan arus mudik dan balik Lebaran nantinya.

2. Calon Penumpang KA Dihipnotis di Stasiun Jatinegara
Belum lepas dari ingatan kita kejadian tanggal 12 Agustus 2010 silam di sebuah mini market bernama Indomaret di Bandar Lampung sejumlah warga asing berperawakan Arab dengan leluasa menghipnotis pegawai kasir untuk menggasak banyak uang dari dalam kasir dan brankas. Tanpa disadari para pegawai kasir tersebut mereka telah melakukan tindakan kriminal yang dengan bukti dari kamera CCTV langsung dilapor kepada Polisi.

Kejadian yang hampir serupa melanda seorang calon penumpang KA di stasiun Jatinegara di mana seorang pemuda perawakan remaja dihipnotis dengan digasar sejumlah uangnya. Tanpa disaradi oleh si korban kalau uangnya itu telah diberikan kepada si pelaku.

Sumber = Siaran berita Reportase Pagi di Trans TV pada tanggal 26 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Hati – hati menjadi modal utama dalam beraktifitas di luar rumah terlebih di area publik seperti stasiun KA
yang besar di mana sejumlah perjalanan KA singgah di stasiun tersebut.

3. Kapolsek Dikabarkan Tewas Ditabrak KA
Langsung dari ketikan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang b
aku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Sektor Kemranjen, Banyumas, Jateng Ajun Komisaris Polisi Sukamto dikabarkan meninggal dunia akibat tertabrak kereta api barang. Koodinator Search and Rescue (SAR) Serayu Banyumas Djatmiko mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/8/2010) sekitar pukul. 17.30 WIB. "Saat itu korban yang bertugas di Polsek Kemranjen pamit pulang untuk berbuka di rumahnya di desa Kuntili kecamatan Sumpiuh, Banyumas,"katanya. Akan tetapi, saat melintas di perlintasan KA tanpa penjagaan yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban tiba - tib
a datang KA barang dari arah Sumpiuh menuju Kroya.

Foto dari tayangan berita Redaksi Pagi di Trans 7 pada tanggal 27 Agustus 2010

Sumber dari = http://wartadigital.com/ di :
http://wartadigital.com/2010/08/25/kapolsek-dikabarkan-tewas-ditabrak-ka.html tanggal 25 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Turut berduka cita sedalam – dalamnya karena aparat yang mengayomi masyarakat mati dengan sungguh sia – sia karena dihajar oleh rangkaian KA. Ada perlintasan liar, ada pula kemungkinan KA melintas, ada pula kemungkinan tidak jelih mengetahui datangnya perjalanan KA apabila tiada yang menjaga.


Tanggal 27 Agustus 2010 :
1. Claw Gangguan, KA Rangkas Sem
pat Terhenti di Palmerah
Langsung dari ketikan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Jakarta - Gangguan perjalanan menimpa KA Rangkasbitung antara stasiun Kebayoran Lama - Palmerah. KA pun sempat terhenti. Gangguan itu menimpa claw / coupler, yaitu penghubung gerbong satu dengan yang lainnya. "Pukul 08.02 WIB kereta melanjutkan perjalanan lagi,"ujar Humas Daops I PT KA Mateta Rizalul Haq pada detik.com, Jum’at (27/8/2010). Claw itu menghubungkan gerbong ketiga.

Mateta menegaskan, kereta tid
ak anjlok dan claw tidak putus, hanya terganggu saja sehingga tidak bisa menarik gerbong. Akibat gangguan claw itu, kereta harus berjalan pelan. Jika claw tidak bisa diperbaiki, maka gerbong terpaksa ditinggal. Namun, saat ini kata Mateta yang memantau dari petugas lapangan kereta telah berangkat lagi sehingga besar kemungkinan masalah claw telah teratasi. Kerusakan claw itu menyebabkan perjalanan kereta di belakangnya terhambat. "Kereta di belakangnya mengalami keterlambatan karena jalurnya harus dialihkan,"ujar Mateta. (nrl/rdf)

Nurul Hidayati - detikNews

Sumber dari = http://www.detiknews.com/ di :
http://www.detiknews.com/read/2010/08/27/084352/1429075/10/claw-gangguan-ka-rangkas-sempat-terhenti-di-palmerah pada tanggal 27 Agustus 2010.


Tanggapan saya pribadi :
Waduh… nampaknya perlu P
A atau pemeriksaan akhir sesegera mungkin nih… Membahayakan para penumpang apalagi kalau pas ditarik lok CC 201 yang terkenal lebih kencang ketimbang lok BB 304 yang juga sama – masa menarik si Langsam ini. Bisa ada kemungkinan ada saja terganjal sampah, dinaiki ‘Spiderman’ jadi–jadian alias para penumpang gelap dan lain sebagainya.

2. Riuh Resahnya Para Penumpang di K3
Jangan membayangkan rangkaian K3 di berbagai negara di benua Eropa, Australia atau pun negara Amerika Serikat sekali pun. Karena di sini sudah pasti kita menemukan banyak berbagai kemelut yang serasa tiada jalan keluarnya sama sekali. Berbekal harga karcis yang cuma Rp 18.000,00 per orang kedua rekan Trans 7 Dedy Zebua bersama Alfreadi Bustaman (ralat kalau salah ketik) sang kameramen mencoba menempuh perjalanan Jakarta – Tegal dengan menaiki KA Tegal Arum.

Tampak bagaimana kesederhanaan dan tidak terawatnya rangkaian K3 tiap jengkal tiap kereta yang digandengi oleh sebuah lokomotif diesel elektrik ini. Yang penting murah dan cepat tiba di tujuan, itulah yang ada di benak pikiran mereka dari mayoritas para penumpang di dalamnya. Seperti yang dituturkan oleh salah seorang penumpang bahwa naik KA ini lebih cepat dan murah ketimbang lewat jalan raya (baca = naik bus). Atap KA yang bocor dikala hujan, ramainya para pedagang asongan yang hilir – mudik tiada batas, para penumpang yang kedapatan karcis / tiket berdiri dan para penumpang yang menjejali bordes bahkan di toilet sekalipun menjadi pemandangan harian di rangkaian K3 khususnya Tegal Arum.

Sumber = Siaran berita Redaksi Pagi di Trans 7 pada tanggal 22 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Kenikmatan yang sem
u selalu dipandang oleh khalayak umum yang berpenghasilan pas – pasan dalam kehidupan harian mereka. Menikmati rangkaian yang berpredikat nyaman, aman dan cepat masih jauh dari kenyataan yang mereka alami. Dengan peluncuran K3 AC baru – baru ini apakah akan membantu mereka yang sedianya menikmati perjalanan Klas Ekonomi yang kali ini berpendingin udara?

Tanggal 29 Agustus 2010 :

Bus Tertabrak KA Mutiara Timur di Probolinggo
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk sem
ua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Bus Restu nopol N 7251 UG menabrak rangkaian gerbong kereta api (KA) Mutiara Timur jurusan Banyuwangi - Surab
aya di pelintasan KA desa Malasan Kulon, kecamatan Leces, kabupaten Probolinggo, Minggu (29/8). Kecelakaan ini mengakibatkan 4 orang dilarikan ke puskesmas. Korban Rusdi (40), sopir, 2 orang kernet, Mahmud (37) dan Budi (23) serta Sukarni (55), asal warga desa Polotan, kecamatan Leces, kabupaten Probolinggo.

Para korban hanya mengalami luka ringan. Mereka luka robek dan memar di beberapa bagian tubuhnya. Kejadiannya berawal saat bus melintas di perlintasan KA desa Malasan. Bus tersebut menabrak rangka
ian gerbong KA yang tengah langsir. Bus terseret beberapa meter. iy

Foto dari tayangan berita Kabar Pagi di TV One di tanggal 30 Agustus 2010

Sumber dari = http://yustisi.co
m/ di :
http://yustisi.com/2010/08
/bus-tabrak-rangkaian-gerbong-ka-di-probolinggo/ tanggal 29 Agustus 2010.

Dari narasumber yang berbeda kalau kemacetan terjadi sepanjang 5 KM dari lokasi kejadian. Peristiwa terjadi akibat sang sopir tidak menaati peraturan di mana saat sirine perlintasan KA sudah dibunyikan sudah seharusnya kendaraan mana pun mengalah. Akibatnya, palang pintu perlintasan KA pun terkena imbasnya di mana 1 dari
2 palang pintu perlintasan patah. Bongkahan palang pintu yang terbuat dari kayu itupun diangkat warga supaya tidak mengganggu arus kendaraan bermotor.

Sumber = Tayangan Kabar Pagi di TV One pada tanggal 29 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Kesalahan tetap ada pada sang sopir bus karena melanggar peraturan yang sudah seharusnya berlaku.

Tanggal 30 Agustus 2010
:
Mobil Sedan D
itabrak KA Feeder Wonogiri
TERTABRAK KA – Polisi mengamankan sebuan mobil Avanza B 1693 BFT yan tertabrak KA Feeder jurusan Purwosari – Wonogiri di Jl. Slamet Riyadi, Purwotomo, Solo, Senin (30/8). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut namun mobil mengalami kerusakan cuku berat.

Sumber dari = http://www.solopos.net/ di :
http://www.solopos.net/2010/feature/tertabrak-ka-2-46228 tanggal 30 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Konon kala itu saya waktu bersama rombongan IRPS dari Semarang, Yogyakarta dan sebagian Bandung pernah nyaksiin tukang beca
k nantangin si masinis feeder Wonogiri dengan tetap mangkal di atas rel KA. Sungguh keterlaluan meski menyatu dengan ruas jalan raya Jl. Slamet Riyadi, tapi tetap saja itu hak KA untuk tetap melintas di jalurnya dengan kecepatan yang berlaku.

Tanggal 31 Agustus 2010 :
Yogya-Solo Ditempuh 35 Menit, Mau?

Selasa, 31 Agustus 2010 | 19:10 WIB
Kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) melintas di atas Jembatan Kewek Yogyakarta, Senin (18/1).
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan
pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — PT. Kereta Api berencana meningkatkan kecepatan maksimal kereta api pada ruas Yogyakarta - Solo dari 90 kilometer per jam menjadi 110 kilometer per jam. Hal ini untuk memangka
s waktu tempuh Yogyakarta - Solo dari biasanya 55 menit menjadi sekitar 35 menit.

Saat ini, kami tengah menyiapkan pendukung teknisnya, terutama kesiapan jalur rel agar bisa dilalui dengan kecepatan 110 kilometer per jam. -- Sugeng Winarno

Manajemen pusat PT. KA telah menetapkan KA komuter Prambanan Ekspres (Prameks) jurusan Yogyakarta - Solo sebagai proyek rintisan peningkatan kecepatan KA ini. Rencananya hal itu akan direalisasikan pada 28 September nanti saat peringatan hari jadi PT. KA. "Saat ini, kami tengah menyiapkan pendukung teknisnya, terutama kesiapan jalur rel agar bisa dilalui dengan kecepatan 110 kilometer per jam,"kata Manajer Jalan, Rel dan Jembatan PT. KA Daerah Operasional VI Yogyakarta Sugeng Winarno, Selasa (31/8/2010). PT KA menilai kelayakan rel dari 4 aspek, yakni angkatan, pertinggian, kelurusan dan lebar rel menggunakan sensor elektronik dan sistem terkomputerisasi. Jika ada yang tidak sesuai dengan standar keselamatan, kenyamanan dan kelayakan yang telah ditentukan, rel tersebut akan diperbaiki. Saat ini volume penumpang Prameks mencapai 6.000 orang per hari. Jumlah itu meningkat menjadi sekitar 8.000 penumpang pada akhir pekan dan hari - hari libur. Kepala Humas PT KA Daop VI Eko Budiyanto menambahkan dengan terpangkasnya waktu tempuh itu, Eko mengatakan membuka kemungkinan frekuensi Prameks Yogya - Solo yang saat ini mencapai 10 perjalanan per hari akan ditambah. "Namun, berapa penambahannya masih harus dihitung karena perlu mempertimbangkan kesiapan armada dan sumber daya lainnya,"katanya. WAWAN H PRABOWO

Sumber dari = http://regional.kompas.com/ di :
http://regional.kompas.com/read/2010/08/31/19103218/Yogya-Solo.Ditempuh.35.Menit..Mau tgl 31 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja terwujud secepat mungkin tidak han
ya di KRDE, tetapi juga KRDH. Adanya kecepatan yang lebih tinggi semoga juga didukung pemeliharaannya di dipo.

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.

Tanggal 22 Agustus 2010 :
Pepi di PJL Stasiun Tugu
Sebagai bagian dari tayangan mengenai liputannya di sekitar kehidupan masyarakat kota gudeg Yogyakarta Pepi sang pembawa acara alias ‘petualang sejati’ akunya sekilas menapaki PJL atau pos jaga lintasan di sisi timur stasiun Tugu. Tampak si botak berjenggot dikuncir tersebut berlagak bak turis lokal pejalan kaki siap menyeberangi rel KA. Tidak mau merasa kehilangan momen sekedarnya saja dengan sedikit bumbu candanya sang Pepi mendatangi pos jaga perlintasan KA. Pepi berlagak ingin menaiki KA dengan banyak bertanya jam – jam keberangkatan dan kedatangan KA yang akan melintas. Seperti halnya pelawak almarhum Dono Warkop DKI, Pepi pun mengaku cuma sekedar ingin bertanya saja karena hendak menyeberangi rel KA. Sekilas pula Pepi bertanya kepada sang penjaga perlintasan KA tentang tombol – tombol yang tertera di sebuah kotak dengan warna kuning. Sudah berapa lama bekerja sebagai penjaga perlintasan KA, dijawabnya sekitar 20 tahunan di pos jaga perlintasan stasiun Tugu ini.

Sumber = Tayangan Peppy The Explorer di Trans TV pada tanggal 22 Agustus 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Peppy sebagai salah satu pelawak yang bersolo karir yang sukses berkat sebuah stasiun TV yang turut membesarkan namanya. Tidak sekedar melawak berlagak bak penyeberang rel KA, namun di dalamnya sarat dengan banyak pengetahuan alam yang kerap kali dijambangin olehnya meski berlagak sebagai petualang yang seringkali berbekal uang tipis alias sedikit sekali. Namun, dalam tayangan kali ini Pepi juga ingin mengetengahkan bagaimana seorang penjaga perlintasan KA dalam kesehariannya selalu mengawasi perjalanan KA yang hendak dan baru saja melintas.


Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar