Senin, 10 Mei 2010

Catatan Bulanan Awal Bulan April 2010

Catatan Bulanan
Awal Bulan April 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya. Tidak terlalu banyak pemberitaan perkereta apian di sepanjang awal bulan ini. Namun, setidaknya di luar topik justru kisruh politik di beberapa negara semakin memanas. Karena tiada satu pun tersangkut perkereta apian, maka tidak aku cantumkan. Ada peristiwa musibah, ada pula peristiwa wacana perkembangan dari perkereta apian tentunya di dalam negeri. Untuk selengkapnya silahkan disimak kaleidoskop berikut di bawah ini.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

01 April 2010 | 13:43 wib | Nasional

Kerusakan Lokomotif, KA Sembrani Tertahan di Bojonegoro

Langsung dari ketikan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Surabaya, CyberNews. Akibat kerusakan pada lokomotif, ratusan penumpang KA Sembrani jurusan Jakarta - Surabaya tertahan di Sumeberejo, Bojonegoro, pagi tadi. Akibat kejadian ini, kereta api yang bertolak dari stasiun Gambir, Rabu (31/3) pukul. 17.00 WIB ini mengalami keterlambatn selama 1 jam di mana seharusnya kereta seharusnya tiba di stasiun Pasar Turi, Kamis (1/4) pagi tadi pukul. 06.34 WIB.

Menurut Pelaksana harian Manajer Humas PT. KA Daerah Operasi (Daops) VIII Surabaya Catur Herry Winarno kerusakan lokomotif nomor CC 203 36 terjadi pada pukul. 06.15 WIB. "Daops VIII segera mengirimkan lokomotif pengganti dari stasiun Pasar Turi, Surabaya pukul. 07.06 WIB yang tiba di Sumberejo satu jam kemudian,"jelasnya.

( MIOL /CN14 )

Sumber = Situs http://suaramerdeka.com/ pada :

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/04/01/50727/KA-Sembrani-Tertahan-di-Bojonegoro tanggal 1 April 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Huhhh… kenapa harus terjadi seperti ini??? Kerusakkan lokomotif membuat masalah ketelatan dan semakin memudarnya kepercayaan konsumen terhadap kehandalan perkereta apian di Jawa ini khususnya. Bisa – bisa semakin banyak deh yang semakin beralih ke armada lainnya.

Tanggal 3 April 2010 :
1. Terungkapnya Foto Pelaku Bom Bunuh Diri Kereta Bawah Tanah Moskow
MOSKOW--MI: Perencana dan sebagian pembom bunuh diri yang terlibat dalam peledakan metro Moskow baru - baru ini telah diidentifikasi, kata seorang pejabat pemerintah, Jumat (2/4). Polisi Rusia dan Dewan Keamanan Federal telah menemukan perencana dan sebagian pelaksana pemboman yang menewaskan 40 orang di metro Moskow dan 12 orang lagi di Dagestan, kata pejabat dari Komite Kontratero
risme Nasional kepada kantor berita Interfax. Salah seorang pembom bunuh diri diidentifikasi melalui DNA dan keahlian forensik serta prosedur pengidentifikasian oleh saksi mata, kata juru bicara bagi Komite Penyelidikan Kantor Jaksa Agung Rusia Vladimir Markin kepada Itar-Tass. "Penyelidikan dan operasi pencarian sedang berlangsung guna mengidentifikasi pembom bunuh diri kedua serta otak dan kontraktor teror,"kata juru bicara itu.

Foto di samping ini mungkin bagi sebagian pembaca tidak enak atau pun tidak pantas dipandang. Namun, beginilah wajah sang pelaku yang ingin saya perlihatkan ke hadapan khalayak umum yang memang juga sudah terekspos ke berbagai media massa.

Salah seorang perempuan pembom bunuh diri, yang meledakkan dirinya di stasiun metro Pakr Kultury diidentifikasi sebagai Dzhennet Abdurakhmanova ka
ta satu sumber di Komite Kontra-terorisme Nasional kepada media Rusia. Surat kabar Kommersant telah melaporkan Dzhennet Abdurakhmanova yang berusia 17 tahun adalah janda dari pemimpin gerilyawan Dagestan, Umalat Magomedov --yang gugur oleh pasukan federal pada 2009. Harian tersebut juga melaporkan pembom kedua untuk sementara telah diidentifikasi sebagai Markha Ustarkhanova (20) dari Chechenya. Surat kabar itu menyatakan pelaku adalah janda dari pemimpin gerilyawan yang tewas Oktober lalu sewaktu ia bersiap untuk membunuh Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov yang didukung oleh Kremlin. Semua perempuan pembom bunuh diri dari Kaukasus Utara dirujuk dalam bahasa Rusia sebagai 'laba - laba berbisa' karena banyak di antara mereka adalah istri atau kerabat lain, gerilyawan yang tewas oleh pasukan keamanan.

Rabu (31/3), pihak ge
rilyawan Chechnya mengaku bertanggung jawab atas 2 serangan bom bunuh diri di kereta api bawah tanah Moskow tersebut dan mengancam akan melancarkan serangan kembali di daerah penting Rusia. Pemimpin gerilyawan Chechnya Doku Umarov dalam 1 rekaman video yang disiarkan di laman internet kelompok itu mengatakan ia memerintahkan serangan di Moskow tersebut sebagai pembalasan atas kebijakan Perdana Menteri Vladimir Putin di Kaukasus Utara, yang berpenduduk mayoritas Muslim. (Xinhua-OANA/Ant/OL-04)

Sumber = Situs http://www.mediaindonesia.com pada :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/04/03/133563/39/6/Pembom-Bunuh-Diri-Moskow-Teridentifikasi tanggal 3 April 2010.


2. Berbohong Dengan Orang Tua, Sejumlah Anak Kecil Dilempar dari Gerbong KA Barang Oleh Sejumlah Preman Yang Merampas Telepon Genggam Mereka
Tak ayal sejumlah anak kecil yang hanya mengaku ingin melakukan kegiatan memancing bersama teman – teman mereka saat berpamitan dengan orang tua mereka masing – masing, mereka pun berbohong dengan melakukan kegiatan menaiki KA barang dari Pekalongan menuju ke Pemalang. Zaman memang semakin berkembang, sejumlah bocah itu pun memiliki telepon selular (handphone) yang mereka gunakan entah untuk bercakap – cakap namun di atas rangkaian KA barang. Tak ayal mengundang sejumlah preman untuk merampas handphone yang mereka bawa itu.

Entah karena melawan saat handphone mereka ingin dirampas, mereka pun dilempar dari rangkaian KA barang yang sedang berlaju ke hamparan tanah selagi KA sedang berlaju dengan kecepatan tinggi. Akibat peristiwa tersebut, 4 di antara mereka menderita luka yang serius. Sebut saja mereka itu di antaranya terdiri dari Hardi Komarudin yang menderita patah kaki, Komarudin dan 1 lagi sedang menderita kritis dirawat di RS Karyadi Semarang. Beberapa di antara mereka dirawat di beberapa RS di Pekalongan.

Akibat peristiwa tersebut, Polwil Pekalongan berjanji akan mengusut peristiwa tersebut dengan terus mencari para pelaku sampai diketemukan. Nur Hayati salah seorang ibu korban mengaku pasrah dengan kejadian tersebut.

Tim peliput Suryono.

Sumber = Siaran berita Global Petang di Global TV pada tanggal 3 April 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Berbohong itu perbuatan dosa. Entah apakah para bocah tersebut mengalami permasalahan dalam hubungan keluarganya terutama dengan kedua orang tua mereka masing – masing atau memang para bocah tersebut salah pergaulan sehingga terjerumus kepada tindakan yang dapat terbilang nekad untuk seukuran masyarakat pengguna jasa KA, yaitu menaiki KA tanpa membayar. Alhasil sejumlah preman kampung pun merajalela di sejumlah gerbong yang ditarik oleh lokomotif tersebut.

Tentu saja perbuatan mereka ini tidak patut ditiru karena sedari kecil sudah berbuat curang, membahayakan diri mereka sendiri dan merugikan PT. KA selaku perusahaan pelayanan jasa angkutan barang dan penumpang berwujud kereta api. Namun, tindakan para preman sudah tidak dapat dibiarkan lagi karena merugikan jiwa dan raga banyak orang.


Tanggal 4 April 2010 :
1. Tidak Kebagian Karcis di Stasiun Purwokerto, Namun Membeludak di Stasiun Rangkas Bitung
Sejumlah perjalanan KA ke arah Jakarta sudah tidak mampu menampung para calaon penumpang yang hendak naik dari stasiun persinggahan Purwokerto untuk keberangkatan keesookan harinya dan esok lusanya. Meski PT. KA sudah menyediakan rangkaian KA tambahan tetap saja tidak mampu menampung membeludaknya para calon penumpang dari berbagai tujuan awal pemberangkatan seperti Solo, Yogyakarta dan Surabaya. Sebut saja itu karcis untuk KA Argo Dwipangga, Argo Lawu, Taksaka, Purwojaya dan Bima sama sekali tidak dapat memberi pelayanan yang maksimal terhadap para calon penumpang di stasiun persinggahan tersebut meski sudah dikerahkan rangkaian KA tambahan atau fakultatif.

Kejadian ini membuat para calon penumpang dengan sangat terpaksa beralih ke armada angkutan umum lainnya atau paling tidak menunggu hari – hari esoknya lagi. Berbeda dengan situasi di stasiun Rangkas Bitung yang notabene para calon penumpang yang tergolong komuter. Mereka yang memanfaatkan hari libur tersebut hari ini kembali ke Jakarta dengan rangkaian KA Klas Ekonomi baik Patas Ekonomi Rangkas Jaya maupun KA Langsam yang berhenti di semua stasiun persinggahan kecuali stasiun Jurang Mangu. Mereka rela berdesak – desakkan di dalam kereta meski jumlah dalam 1 rangkaian hanya terdiri dari 7 kereta karena ditarik oleh sejumlah lokomotif BB 304. Sejauh ini tiada laporan dari stasiun Parung Panjang dan beberapa stasiun persinggahan lainnya apakah mereka benar – benar mampu tertampung juga atau justru dengan sangat menyesal harus beralih ke armada lainnya.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Pagi di RCTI pada tanggal 3 April 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Nampaknya Daops V Purwokerto harus memiliki rangkaian khusus dengan jadwal yang baru untuk rute perjalanan dari dan ke Jakarta yang mengakhiri dan mengawalai perjalanan di stasiun Purwokerto. Sebab rangkaian KA Purwojaya yang notabene rangkaian KA alternatif untuk para calon penumpang di stasiun Purwokerto yang hendak ke Jakarta saja sudah tidak mampu menampung melonjaknya para calon penumpang yang hendak ke Jakarta. Kejadian ini membuat saya berharap agar kedatangan beberapa lokomotif diesel dari General Electric untuk memberi beberapa lok CC 201 atau CC 203 ke wilayah Daops V Purwokerto. Persoalan jumlah rangkaian kereta penumpang saja sih nampaknya dari INKA Madiun tiada masalah. Miris saya melihat mereka yang tidak kebagian kursi karena terjual habis dari stasiun pemberangkatan awal rangkaian KA tersebut yang notabene dari lingkungan Daops VI Yogyakarta dan Daops X Surabaya.


2. KA Argo Sindoro Anjlok di Indramayu, Jawa Barat

Sebuah rangkaian KA Argo Sindoro yang terdiri dari 7 kereta penumpang tersebut anjlok di kawasan Indramayu, Jawa Barat. Perisitwa yang terjadi di malam hari itu tepat berada di beberapa meter sisi timur jelang melintasi stasiun Haurgeulis. Dilaporkan kereta 5 dan 6 yang mengalami anjlokan sehingga mesti menunggu bala bantuan dari stasiun terdekat. Akibat peristiwa ini, sejumlah perjalanan KA terpaksa mengalami penundaan karena laju perjalanan KA mesti dilakukan secara bergilir mengingat 1 dari 2 jalur / rel ganda mengalami anjlokan. Beruntung petak rel KA antara stasiun Cikampek dengan stasiun Haurgeulis sudah lama ganda. Padahal pada malam ini menjadi malam terakhir bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk kembali mengakhiri liburan panjang mereka sejak perayaan Paskah kemarinnya.

Dalam kejadian ini tidak dilaporkan terjadi korban jiwa melainkan beberapa as roda mengalami patah sehingga membuat kereta menjadi oleh / miring.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Siang di RCTI pada tanggal 4 April 2010.
Simak juga di situs Metro TV di :
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/04/04/102756/KA-Argo-Sindoro-Anjlok-di-Indramayu/113.

Tanggapan saya pribadi :
Wuahhh anjlokan lagi? Tidak dapat ngebayangin bagaimana kondisi di dalam kereta kala itu malam hari sekitar jam ½ 10-an kala saja para penumpangnya sedang tidur terlelap.


Tanggal 9 April 2010 :

Rute Baru Kereta Uap Ambarawa
Sewa Loko Naik Jadi Rp 5,25 Juta
Jumat, 9 April 2010 | 14:42 WIB
Langsung dari ketikan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

SEMARANG, KOMPAS - Dalam waktu dekat wisatawan dapat menikmati 2 rute kereta api uap bergerigi, yakni Ambarawa - Tuntang dan Ambarawa - Bedono di kabupaten Semarang. Hal ini seiring dengan dimulainya pergantian bantalan rel di jalur Ambarawa - Tuntang dari semula bantalan kayu menjadi besi. "Rute Ambarawa - Tuntang sudah disetujui, sekarang tinggal menunggu penyelesaian pergantian bantalan. Kami perkirakan Agustus sudah bisa uji coba untuk KA uap maupun kereta diesel penarik lori,"kata Kepala Stasiun Ambarawa Eko S Mulyanto di Ambarawa, Kamis (8/4).

Selama ini wisatawan hanya bisa menikmati KA uap rute Ambarawa - Bedono sejauh 20 km. Rute Ambarawa - Tuntang sepanjang 7,5 km sudah tidak dilintasi lokomotif berbadan besar sejak 25 tahun lalu karena bantalannya lapuk. Menurut Lasiyo, pengawas pekerja pergantian bantalan di Tuntang, proses pergantian bantalan bisa rampung 2 pekan mendatang apabila pasir dan batu sudah siap. Material itu diperlukan untuk memperkuat bantalan dan rel. Pergantian bantalan dilaksanakan mulai dari kilometer 29+470 sampai kilometer 36+970 pada Lintas Kedungjati-Ambarawa. Adapun bantalan pengganti yang disiapkan mencapai 12.569 unit. Bantalan ini didatangkan dari emplasemen sejumlah stasiun di Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Eko optimistis, pembukaan rute baru untuk KA uap di Ambarawa – Tuntang akan disambut positif wisatawan. Rute ini menawarkan pemandangan alam dari tepian waduk alami Rawa Pening, berbeda dengan Ambarawa – Bedono yang didominasi lansekap pegunungan. Menurut Eko, harga sewa kereta uap untuk kedua rute itu akan dibedakan. Kepastian harga sewa masih menunggu keputusan kantor pusat PT Kereta Api. "KA uap Ambarawa - Tuntang mulai Maret harga sewa dinaikkan dari Rp 3,25 juta menjadi Rp 5,25 juta. Ini untuk menyesuaikan dengan sewa KA uap Jaladara di Solo,"ujarnya. Akibat kenaikan itu, ada biro perjalanan yang membatalkan perjalanan atau menyatakan keberatan dan meminta harga lama diberlakukan hingga akhir tahun. Namun, kebijakan harga sewa ini ditentukan kantor pusat PT. KA.

Data administrasi Museum dan Stasiun Ambarawa, tahun ini target pendapatan naik menjadi Rp 1,99 miliar dari tahun lalu Rp 1,4 miliar. Target pengguna KA uap juga naik dari rata - rata 18 menjadi 19 perjalanan per bulan. Di Museum KA Ambarawa terdapat 2 lokomotif uap yang bisa beroperasi, yakni B 2502 dan B 2503. (GAL)
--
--jim.

Sumber = http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2010/04/09/ 14422987/ rute.baru. kereta.uap. ambarawa.

Tanggapan saya pribadi :
Kalau yang ini saya menyambut optimis deh… Karena seperti yang sudah – sudah… kalau urusan KA wisata tampaknya PT. KA lebih menjagokannya sebelum proyek rel ganda di beberapa petak. Namun, kalau untuk menghidupkan kembali rel KA yang dipergunakan untuk umum…. Harus mikir – mikir lagi deh…


Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar