Rabu, 10 Maret 2010

Catatan Bulanan Pertengahan Bulan Febuari 2010

Catatan Bulanan
Bulan Ini Pertengahan Bulan Febuari 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Berita peristiwa luar biasa mendominasi pertengahan bulan ini. Tidak di dalam negeri, tidak pula di luar negeri. Tidak itu di luar topik perkereta apian yang ada sedikit kaitannya dengan kereta api maupun yang tidak sama sekali terkait dengan kereta api. Semua terangkum dalam 1 periode pertengahan pada bulan ini. Meski mendominasi dalam negeri, namun kita setidaknya patut bersyukur bahwa yang terjadi di negara kita setidaknya sekedar pemberitaan musibah kecil saja yang meski kecil tetap harus kita waspadai. Untuk selengkapnya silahkan simak ketikan saya berikut di bawah ini...

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 10 Febuari 2010 :
Aksi Dramatis Penyelamatan Kendaraan Mogok di PJL di Kota Tigre Negara Argentina
Sebuah aksi penyelamatan yang sangat dramatis terjadi di sebuah kota yang bernama Tigre di negara Argentina. Pasalnya, sebuah mobil sedan yang mogok yang terekam oleh kamera CCTV / pengintai berhasil diselamatkan dengan aksi yang sangat menegangkan. Dilaporkan seorang pengemudi yang berada di dalam mobil yang naas tersebut mengalami kesulitan keluar dari dalam mobilnya. Tampak 2 orang yang berada di dalam mobil di belakangnya berusaha menolong si korban.

Atas kejadian tersebut, seorang pengemudi berhasil selamat keluar dari dalam mobilnya meskipun rangkaian KRL sudah tampak semakin mendekat. Seinget saya mobil yang naas itupun berhasil disingkirkan dari maut yang hampir menimpanya.

Sumber = Tayangan berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 11 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Ternyata aksi tidak sabaran untuk menghindari perlintasan KA yang sebidang tidak hanya terjadi di negara kita. Terbukti di negara penggila sepak bola di benua Amerika tersebut juga tergolong nekad. Hasilnya… bisa dibilang dramatis di mana dapat disimpulkan mesin mobil tiba – tiba saja mati atau mungkin ada bukti – bukti lainnya yang kelak lebih akurat.

Tanggal 11 Febuari 2010 :

Gangguan Listrik Aliran Atas / LAA di Peron 1 – 8 Stasiun Jakarta Kota Sore Jelang Malam Hari
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Dilaporkan dari St. Jkt Kota bahwa listrik aliran atas pd jalur 1-8 padam shg KRL Jurusan Psr Senin-Jak Kota (PP) dilayani via Tanahabang.

Sumber = Dari rekan Solidaritas Jabodetabek Untuk KRL Yang Lebih Baik di situs Facebook.com pada tanggal 10 Febuari 2010.


Catatan :
Saat saya tanya dengan ketikan sebagai berikut “Wuihhh... memutar yah? Jng -> Mgr -> Thb -> Kpb -> Jkk. Begitu pun sebaliknya yah mas?” dibalas olehnya memang benar demikian jalur memutarnya.

Tanggal 12 Febuari 2010 :
1. Putus Kontrak Angkut BBM, 40 Gerbong Kereta Ketel Menganggur
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] Putus kontrak PT. KA - PT. Pertamina

Fri, February 12, 2010 11:22:38 PM
From: Hendy Gunawan hendy_gnwn@yahoo.com Add to Contac
ts
To: keretapi@yahoogroups.com

J
um'at, 12 Februari 2010 , 17:24:00

PU
RWOKERTO, (PRLM).- Sebanyak 40 gerbong pengangkut bahan bakar minyak atau kereta ketel milik PT Kereta Api Daerah Operasi (Daops) V Purwokerto Jawa Tengah dianggurkan, setelah PT. Pertamina memutus sebagian kontrak kerja sama distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Moas - Tegal. "Kereta ketel sebanyak 40 gerbong untuk sementara dibiarkan menganggur karena tidak ada barang yang akan diangkut,"kata Kepala Humas Daops V Purwokerto Surono. Jumat (12/2).

Sebelumnya sebanyak 84 kereta ketel membawa BBM itu melayani rute Cilacap - Tegal, kereta tersebut dikontrak Pertamina untuk membawa BBM kebutuhan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) wilayah Pantura Jawa Tengah. Volumenya mencapai 50 juta liter per bulan yang diangkut dengan kereta BBM. Namun Pertamima kemudian mengubah pola pengiriman BBM ke wilayah Pantura, mulai pertengahan November sebagian kebutuhan BBM disuplai dari Dipo Semarang dan Dipo Pertamina Balongan. "Sedangkan kebutuhan BBM untuk wilayah Brebes selatan diambilkan dari pengiriman melalui truk - truk tanki langsung ke Maos,"jelasnya.

Pengiriman BBM melalui Dipo Cilacap alokasinya yang sebelumny
a mencapai 50 juta liter per bulan setelah adanya perubahan jalur distribusi, maka Daops V hanya punya kewajiban untuk mengangkut minyak 25 juta liter per bulan. Perubahan jalur distribusi menurut Surono jelas akan mempengaruhi pendapatan PT. KA Daops V yakni berkurang sekitar 25 % dari dari seluruh pendapatan Daops V selama ini. ''Dengan perubahan jalur distribusi BBM Pantura dari Dipo Cilacap pendapatan kita pada 2009 turun sekitar 25 % dari tahun sebelumnya,''tandasnya tanpa memperinci total pendapatan.

Rencananya Daops V akan melakukan pendekatan dengan perusahaan semen PT. Holcim Cilacap untuk memaksimalkan pengangkutan semen dengan kereta api. "Kereta ketel itu bisa dimodifikasi agar bisa digunakan untuk pengangkutan semen,"terang Surono. (A-99/das)** *

Sumber = Postingan rekan Hendy Gunawan ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 12 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Saya sangat mengkuatirkan petak rel antara stasiun Tegal dengan stasiun Prupuk sepeninggalan KA ketel BBM Pertamina. Akankah dapat bertahan lama? Sangat disay
angkan dengan diangkut menggunakan mobil truk yang notabene akan merusak jalan raya dengan kapasitas tonasenya yang berlebih nantinya.

2. Gong Xi Fa Cai Menjelang... Warga Cina Pun Ikut Mudik
T
idak di Indonesia, ternyata tidak pula di negara Cina... Tradisi mudik pun juga dilakukan sebagaimana menjelang acara ritual perayaan tertentu. Dalam hal ini menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, warga di beberapa kota besar di negara Cina melakukan aksi mudik dengan berbagai moda transportasi. Sebut saja itu berkendara dengan sepeda motor yang tentunya berbeda dengan di Indonesia. Di negara Cina mereka tampak tertib minimal dengan mengenakan helm. Selain itu, rangkaian KA pun juga diserbu para warga sebagai salah satu moda transportasi jalur darat. Terhitung sekitar 210 juta warga Cina menggunakan moda transportasi kereta api. Meski badai salju semakin menerpa segala obyek yang ada, namun antusiasme mereka untuk melakukan tradisi mudik tetap berlangsung dengan cukup aman.

Sumber = Siaran berita di CCTV 9 yang dirilis ulang oleh TV One melalui siaran berita Kabar Petang pada tanggal 13 Febuari 2010.

T
anggapan saya pribadi :
Tentu saja sebagai railfans saya pribadi senang mendengarnya meski harus mengorbankan jiwa – raga dan tentunya waktu yan
g terbuang karena terpaan badai salju yang menghantam belahan Bumi bagian utara 3 bulan belakangan ini.

Tanggal 14 Febuari 2010 :

1
. Wawancara Eksklusif Dengan Istri Presiden RI Any Yudhoyono di Atas KLB RI 1 Dalam Perjalanan Jakarta - Cirebon
Suatu kesempatan yang luar biasa dapat berbincang langsung dengan ibu kepala negara Any Yudhoyono dari dalam rangkaian Kereta Luar Biasa / KLB RI 1 yang sedang menempuh perjalanan dari kota Jakarta menuju kota Cirebon. Dalam perbincangan tersebut berlangsung hangat yang tentunya dengan didampingi oleh para staf kenegaraan. Meski tidak tersangkut – paut dengan perkereta apian, namun dari semua perbincangan yang dilontarkan oleh sosok jurnalis senior Eva Mazrieva dari Anteve ini berlangsung dengan santai.

Wawancara di siang itu dalam menjalani tujuan menghadiri peresmian sebuah batik di propinsi Jawa Barat tersebut. Adapun isi dari perbincangan tersebut lebih mengetengahkan tentang kiat – kiat istri dari kepala negara ini dalam menyikapi tindak lanjut problematika yang dihadapi oleh sang suami yang tiada lain Presiden RI SBY terhadap rakyat Indonesia yang belakangan ini memiliki banyak tuntutan. Menyinggung persoalan tersebut, biasanya ibu Any Yudhoyono menyiasatinya sebagai teman pendamping alias curhat dikala sang suami membutuhkan istirahat sehabis pulang dari dinasnya. Menyinggung soal bagaimana cara yang paling ampuh untuk menghilangkan kepenatan, ibu Any Yudhoyono pun bertutur kalau sang suami biasanya cukup disodorin dengan hidangan tempe goreng. Para ajudannya pun juga hafal sehingga menu tradisional tersebut selalu ada sebagai hidangan yang paling disukainya itu.

Ada sebuah pertanyaan kritis yang diutarakan oleh seorang murid SD perempuan kalau saja ibu Any Yudhoyono sudah tidak menjabat sebagai istri dari kepala negara. Pertanyaan yang baginya sangat kritis tersebut untuk seumuran murid Sekolah Dasar ia k
atakan bahwa ia mengambil contoh dari sosok Menteri Luar Negeri Amerika Serikat sekarang ini. Sosok Hillary Clinton yang dahulu adalah istri dari kepala negara adidaya ini memang sosok wanita kuat dan tangguh. Namun, sebagai istri dari kepala negara RI sekarang ini, ibu Any Yudhoyono hanya menyikapinya dengan enteng bahwa apapun yang dilakukan pak SBY kelak selepas dari jabatannya sebagai kepala negara tetap terus mendampinginya ke mana pun ia kelak beraktifitasnya.

Sedikit menyindir dari pertanyaan sang reporter perihal para warga masyarakat yang belakangan ini banyak yang terjerumus
dari ketergantungan terhadap narkotika, ibu Any Yodhuoyono berkata bahwa penggunaan barang – barang haram tersebut amat disesalinya karena disalah gunakan. Padahal negara telah membuat Undang – undang No. 35 tentang narkotika di mana para pelaku yang terjerumus dari lembah kesesatan tersebut akan diberi hukuman yang sangat berat. Namun, tidak disinggung seberat apa hukuman tersebut.

Sumber = Tayangan Ibu Negara Menjawab di Anteve pada tanggal 14 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Agak sedikit saya sesalkan karena tidak menyinggung soal perkereta apian sedikit pun. Padahal yang beliau naiki itu sarana merakyat sebagaimana paling diidam – idamkan bagi warga masyarakat Indonesia, terutama yang menetap di pulau Jawa dan beberapa propinsi di pulau Sumatera. Kalau saja sang reporter menyukai
kereta api, saya pribadi yakin akan bertanya tentang kenyamanan yang ia dapatin dari perjalanan dengan KLB yang dinaikinnya itu.

2. Kemeriahan Imlek di Hong Kong

GONG XI FA CAI!!! Itulah suatu ungkapan dalam perayaan Tahun Baru Imlek di alam jagad dunia pada hari ini. Berbagai cara dilakukan oleh warga masyarakat keturunan Tiong Hoa tidak terkecuali di Indonesia. Berbagai acara ritual dilakukan demi mendapatkan rezeki di tahun shio macan ini. Di negara mini semacam Hong Kong pun disemarakkan oleh atraksi pawai dengan beragam kultur dan budaya tidak hanya dari kalangan masyarakat Tiong Hoa saja. Sejumlah tarian yang dilakukan oleh warga keturunan kulit putih juga menyemarakkan atraksi sebagaimana budaya barat dengan paduan tarian ala kabaret dan lain sebagainya yang spektakuler.

Berlokasi di petak rel yang biasa digunakan oleh trem sebagai pusat bisnis para warga masyarakat tampaknya ditutup untuk sementar
a waktu pada malam itu. Sejumlah warga masyarakat dari berbagai kalangan pun berbaur menyemarakkan kemeriahan pesta karnacal di jalan raya tersebut.

S
umber = Siaran berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 15 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :

Kalau saya membayangkan kalau saja menutupi jalur busway bagi yang di Jakarta dan petak rel antara stasiun Wonogiri dengan stasiun Solo Kota tepatnya di Jl. Slamet Riyadi di kota Solo. Namun, yang
membedakan dan tidak akan terjadi di Indonesia tiada lain atraksi kabaret yang dilakukan oleh warga keturunan kulit putih dengan penampilan seksi mereka yang mengundang hasrat.

Tanggal 15 Febuari 2010 :
Tabrakan 2 KA di Brussel, Belgia
Kecelakaan KA terjadi di ibukota Brussel, Belgia. 2 KA saling bertabrakan di dekat stasiun Buizingen di ibukota Brussel. Dalam kecelakaan maut itu, dilaporkan 25 orang tewas. Semula berjumlah 20 orang, namun seiring parahnya kerusakkan yang terjadi akibat benturan yang sangat keras sehingga memacu KA hingga terjungkir keluar dari rel dan sebagian menukik ke atas, maka diperkirakan jumlah para penumpang yang terjepit akan semakin bertambah. Sejauh ini tidak diketahui apakah mereka dalam keadaan terluka parah atau tidaknya. Namun, memang diakui oleh Otoritas Kereta Nasional Belgia karena kelalaian sang masinis yang melanggar sinyal masuk berwarna merah. Kebetulan disaat itu badai salju sedang menerpa.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah perjalanan KA antar negara
dibatalkan. Sebut saja itu Eurostar, Talis yang melayani rute ke Perancis, Jerman dan Belanda dan KA Devige. Di waktu yang bersamaan pun Perdana Menteri Belgia Ivletemene membatalkan lawatannya ke Kosovo, Bosnia Herzegovina. Kejadian naas seperti ini pernah terjadi di tahun 1994 silam di Leufen, namun dipastikan bahwa kejadian yang inilah yang terburuk.

Sumber :
- Tulisan berjalan saat tayangan Metro Hari ini di Metro TV pada tanggal 15 Febuari 2010.
- Tayangan Top 9 News di Metro TV pada tanggal 15 Febuari 2010.
- Siaran berita Liputan 6 Pagi di SCTV pada tanggal 16 Febuari 2010.
- Koran Media Indonesia edisi tanggal 16 Febuari 2010 halaman 1.
Tanggapan saya pribadi :
Kalau memang karena faktor jarak pandang yang minim dapat saya maklumin. Namun, kalau memang jarak pandang yang terbatas, mengapa sang masinis bersama asistennya tidak mengambil langkah pemberitahuan kepada menara pengawas terdekat atau dalam hal ini kepada kepala stasiun terdekat yang akan dilaluinya? Secara wajar haruslah melalui prosedur demikian. Namun, pemberitaan yang terlanjur mengatakan karena melanggar sinyal masuk masih aspek merah tidak aman, maka dapat dikatakan kesalahan terdapat pada masinis beserta asistennya.

Tanggal 17 Febuari 2010 :
Longsor di Petak Rel KA Antara Stasiun Sukatani Dengan Stasiun Ciganea Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
BANDUNG (Bisnis.com) : Perjalanan kereta api sejak sema
lam hingga siang ini masih terhambat akibat rel KA tergerus longsor di antara stasiun Ciganea – stasiun Sukatani, Purwakarta, Ja-Bar. Menurut Humas PT. KA Daerah Operasional II Bandung Bambang SP longsor terjadi Selasa malam sekitar pukul. 21.00 dan hingga siang ini rel belum bisa dilintasi rangkaian KA. "Rel yang tergerus longsoran mencapai panjang 25 meter. Sementara ketinggian tebing longsor sekitar 30 meter,"katanya, hari ini.

Akibat peristiwa tersebut perjalanan kereta pagi yakni KA Argo Gede dan Serayu dari arah Jakarta serta KA Harina dan Serayu dari arah timur dibatalkan. Selasa siang perjalanan KA baru bisa dilakukan meski tidak menggunakan rel double track. Penumpang KA dari arah Jakarta menuju ke timur diturunkan di stasiun Ciganea lalu dengan bus kota penumpang diantar ke stasiun Sukatani untuk melanjutkan perjalanan ke arah timur. Demikian juga sebaliknya, penumpang KA dari timur diturunkan di stasiun Sukatani lalu dengan bus dibawa ke stasiun Ciganea untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. "Hingga Rabu si
ang kereta belum bisa lewat Purwakarta, sementara digunakan 1 jalur KA, doble track tidak difungsikan dulu.". Perbaikan rel diperkirakan akan lama karena terkendala cuaca hujan deras di lokasi longsor.(mrp)

Sumber :
- Situs Bisnis Indonesia Onlie di Bisnis.com pada http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id162222.html edisi tanggal 17 Febuari 2010.
- Siaran berita Seputar Indonesia Siang di RCTI pada tanggal 17 Febuari 2010.

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
PURWAKARTA, KOMPAS.com — Jalur kereta api di Kilome
ter 112 Sukatani, kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ambles setelah diguyur hujan deras sejak Selasa siang hingga malam. Akibatnya, jalur yang menghubungkan Cikampek dengan Bandung itu ditutup sejak pukul. 21.30 hingga Rabu (17/2/2010) pagi tadi. Menurut sejumlah pekerja, 1 dari 2 jalur yang ambles telah dapat dilalui kereta dengan kecepatan sekitar 5 KM per jam sejak pukul. 05.00. Hingga sekitar pukul. 08.00, sedikitnya 3 kereta telah melintas di jalur tersebut.

Ruas ambles mencapai sekitar 20 meter. Lokasi ambles berada di lahan dengan kemiringan di Kampung Sindang Jaya, Desa Cijantung. Selain ambles di Kilometer 112, satu titik lainnya sekitar 100 meter dari lokasi tersebut, tertimbun reruntuhan tebing.

Sumber = MUKHAMAD KURNIAWAN dari Kompas melalui situs kompas.com edisi tanggal 17 Febuari 2010.

Bls: [keretapi] Berita hari ini
Wed, February 17, 2010 11:27:32 AM
From: Rezza Habibie rezza_bibie@yahoo.co.id Add to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
..
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Kejadian ini berlangsung semalam longsor sedalam 2 m di mana rel menggantung di petak Ciganea
(CA) – Sukatani (SUT). KA 45 dan KA 26 overstappen di mana kedua crew dan penumpang dari kedua KA tersebut bertukaran sehingga perjalanan tetap dilanjutkan. Untungnya sekarang sudah bisa dilewati. Semoga perjalanan tetap MANCARLI.

Tanggapan saya pribadi :
Selalu siap sedia dengan situasi seperti ini dikala cuaca buruk hujan lebat masih mengitari Indonesia terlebih wilayah pegunungan di propinsi Jawa Barat yang rawan longsor. Terjadilah di wilayah
petak rel antara stasiun Cikampek dengan stasiun Padalarang.

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
JAKARTA, Feb 17 (Reuters) - Indonesia berencana untuk mengundang para investor untuk melakukan penawaran untuk kontrak untuk membangun sebuah $ 1,5 milyar rel kereta api batu bara di Kalimantan Tengah, seorang pejabat kementerian perencanaan mengatakan pada hari Rabu.


Pertumbuhan di negara perekonomian terbesar di Asia Tenggara ini telah ditahan oleh lemahnya infrastruktur tahun karena bertahun-tahun adanya investasi rendah di pelabuhan-pelabuhan, jalan dan pembangkit listrik.

Pemerintah ingin merayu investor domestik dan internasional untuk bergab
ung dg kemitraan publik-swasta (PPP) sebagai cara untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur baru. Dedy Supriyadi Priatna, deputi kementerian yang bertanggung jawab atas infrastruktur, mengatakan bahwa 185 kilometer (115 mil) yg direncanakan untuk proyek kereta api Kalimantan Tengah, pada setengah pulau Kalimantan di Indonesia , akan dibangun di bawah skema PPP dan bahwa kontrak-kontrak konstruksi akan ditenderkan pada bulan Mei.

"Kami telah menerima banyak minat dari investor lokal dan internasional," katanya. Di bawah skema PPP, pemerintah biasanya memberikan tanah dan jaminan untuk proyek, sedangkan sektor swasta bertanggung jawab atas proses konstruksi. Pembangunan jalur tunggal proyek kereta api batu bara, yang pertama dari jenisnya di Kalimantan Tengah, dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun ini dan mulai beroperasi pada 2013. Proyek ini diharapkan menjadi bagian pertama dari 1.900-km jaringan kereta api yang direncanakan untuk provinsi tersebut. Eksportir batubara saat ini harus bergantung pada sungai-sungai Kalimantan Tengah dan terbatasnya jaringan jalan untuk transportasi batubara. [ID: nJAK195002] Priatna juga mengatakan bahwa Indonesia akan menyiapkan dana sebesar 918 triliun rupiah ($ 99 milyar) dalam lima tahun berikutnya untuk proyek-proyek infrastruktur menggunakan mekanisme PPP, termasuk pembangkit listrik, jalan tol, pelabuhan, perumahan, air bersih dan proyek-proyek telekomunikasi. "Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur yang diusulkan oleh enam instansi pemerintah," kata Priatna, mengacu pada pelayanan pekerjaan umum, perumahan, transportasi, energi, telekomunikasi serta lembaga Searh and Rescue negara. Dari total jumlah tersebut, 407 triliun rupiah diharapkan dapat disumbangkan oleh sektor swasta, 84 triliun rupiah dari pinjaman dan hibah luar dan sekitar 427 triliun rupiah dari anggaran negara. ($ 1 = 9.295 Rupiah)

Tanggal 18 Febuari 2010 :
1. Pengadaan KRL Rp 5,9 triliun,00 Libatkan Inka
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan denga
n pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
JAKARTA: Kementerian Perhubungan menjanjikan melibatkan PT. Industri Kereta Api (Inka) dalam proyek pengadaan 1.182 unit kereta rel listrik (KRL) baru senilai Rp 5,9 triliun,00 dalam program revitalisasi perkereta apian Jabodetabek hingga 2014. Dirjen Perk
ereta apian Kemenhub Tundjung Inderawan mengatakan pelibatan BUMN itu bertujuan memberdayakan potensi dalam negeri untuk merevitalisasi KRL Jabodetabek melayani penumpang sebanyak 3 juta orang per hari dari saat ini 400.000 orang per hari. "Sesuai kebijakan pemerintah yang harus memberdayakan potensi dalam negeri, tentunya kami akan melibatkan Inka dalam proses pengadaan KRL,"katanya baru - baru ini.

Tundjung menyatakan pihaknya belum dapat memasti
kan apakah pengadaan KRL itu semuanya dari Inka, karena kapasitas produksi KRL masih rendah dan tingkat ketepatan waktu pengiriman barang kurang terjamin. Dia melanjutkan pihaknya kemungkinan membuka pola impor KRL bekas asal Jepang jika Inka belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan revitalisasi KRL Jabodetabek hingga 2014. "Artinya, bergantung pada kesiapan dan kemampuan Inka."

Tundjung juga meminta BUMN itu segera memperbaiki diri dengan meningkatkan kemampuan produksi KRL dari sisi teknis, kapasitas produksi dan delivery time. Selama ini, pemerintah dan PT. Kereta Api memilih mendatangkan KRL bekas dari Jepang untuk menambah jumlah armada. Tahun ini, PT. KA Commuter Jabodetabek - anak usaha PT. KA akan mendatangkan 40 unit KRL dari Jepang mulai Juni mendatang. Semua unit kereta listrik yang akan didatangkan ini nantinya difungsikan untuk menambah layanan jalur Bogor, B
ekasi dan Tangerang.

Sementara itu, Direktur Utama Inka Roos Diatmoko menyatakan pihakny
a menjamin mampu memenuhi kebutuhan pengadaan 600 KRL baru hingga 2014 untuk memenuhi program revitalisasi perkeretaapian Jabodetabek. "Kalau pemesanan kontinyu, kami akan bangun workshop KRL lagi sehingga kapasitasnya menjadi 80 KRL per tahun,"ujar Roos. Sampai saat ini, lanjutnya, kapasitas produksi Inka rata - rata mencapai 40 unit KRL per tahun karena tidak ada kepastian pemesanan dari PT. KA dan pemerintah dalam jangka panjang. "Harapan kami separuh dari pengadaan 1.182 KRL bisa diserahkan ke Inka,"ungkap Roos. Menurut dia, Inka siap memenuhi keinginan pemerintah menambah 1.182 unit KRL untuk meningkatkan jumlah armada dari 418 unit saat ini menjadi 1.600 unit pada 2014.

Roos menyatakan pihaknya menawarkan harga terendah untuk pembangunan KRL baru kepada pemerintah.


Oleh Hendra Wibawa Bisnis Indonesia

Sumber :
http://web.bisnis.com/ di :

http://www.bisnis. com/servlet/ page?_pageid= 127&_dad= portal30& _schema=PORTAL30 &vnw_lang_ id=2&ptopik= A17&cdate= 11-FEB-2010& inw_id=718268

Tanggapan saya pribadi :
Yah… lagi – lagi imporan… Bisa menciptakan KRL-I tapi gak berjalan mulus… Bisa menciptgakan KRD-I, tapi yang KRL selalu menerima barang – barang bekas dari negara maju melulu… Moga – moga selalu dirawat dengan baik deh…!


2. PT. KA Dapat Kontrak Angkut Baja dari Krakatau Steel
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan penge
cekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Jakarta – PT. Kereta Api Indonesia (PTKA) mendapat kontrak pengangkutan pelat baja PT. Krakatau Steel senilai Rp 180.000,00 per ton. Dalam 1 rangkaian gerbong kereta bisa mengangkut hingga 30 ton baja. Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PT. KA Ignasius Jonan di sela Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) Breakfas
t Meeting di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (18/2/2010).

"Untuk kontrak KS kira - kira akan menggunakan
3 - 5 kereta api selama seminggu,"katanya. Ia mengatakan pendanda tanganan kerjasama tersebut sudah ditanda tangani 2 perusahaan pelat merah itu sekitar 1 bulan yang lalu. Jonan mengatakan pengangkutan baja hasil produksi KS itu dilakukan di rute Cilegon menuju Surabaya. 1x berangkat sebanyak 12 gerbong diberangkatkan bersamaan. Ia mengatakan, saat ini sudah berjalan beberapa kali pengiriman. Menurutnya, jangka waktu kontrak kerjasama tersebut selama satu tahun. amun, jika diperlukan, kontrak tersebut bisa diperpanjang. "Nanti kita evaluasi setiap tahun," pungkasnya.

Sumber = Angga Aliya ZRF – detikFinance yang diposting oleh rekan Wawan Purwanto
ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 18 Febuari 2010.

3. Bantalan Rel Diganti, Perjalanan Kereta Api Lebih Cepat
Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – b
aku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
SURABAYA, KOMPAS.com — Sampai dengan bulan Februari 2010, penggantian bantalan rel kereta api kayu menjadi beton di PT. Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya mencapai 99% dari total panjang rel 367,703 kilometer. Penggantian bantalan rel ini mengakibatkan waktu tempuh perjalanan kereta berkurang antara 15 dan 62 menit.


Koordinator Humas PT. Kereta Api Daop VIII Surabaya C Herry W mengatakan penggantian ba
ntalan rel membuat laju kereta menjadi lebih lancar sehingga waktu tempuh lebih pendek. Dari 107 perjalanan kereta yang ada di Daop VIII Surabaya, pengurangan waktu tempuh kereta paling signifikan terjadi pada perjalanan KA Logawa Klas Ekonomi jurusan Surabaya - Purwokerto yang waktu tempuhnya berkurang 62 menit dari 10 jam 32 menit menjadi 9 jam 30 menit. Pengurangan waktu tempuh terjadi di semua klas kereta. Khusus untuk KA Klas Eksekutif Argo Wilis yang awalnya membutuhkan waktu 12 jam 37 menit, kini berkurang menjadi 11 jam 42 menit (55 menit). Adapun KA Sembrani jurusan Surabaya - Jakarta yang awalnya 11 jam 59 menit kini hanya 11 jam 7 menit (52 menit). Sementara itu, untuk KA Klas Bisnis seperti Mutiara Selatan waktu tempuhnya lebih pendek 47 menit dari 13 jam 58 menit menjadi 13 jam 11 menit.

"Dengan berubahnya waktu tempuh, kami harus mengubah pula jadwal keberangkatan kereta. Masyarakat perlu mengetahui hal ini,"kata Herry, Kamis (18/2/2010) di Surabaya. Beberapa jadwal keberangkatan KA yang berubah antara lain KA Gumarang rute Stasiun Pasar Turi - Jakarta yang awalnya berangkat pukul. 17.30 maju menjadi pukul 17
.25. Adapun KA Mutiara Timur siang rute Stasiun Gubeng - Banyuwangi maju dari pukul. 09.15 menjadi pukul. 09.00. Sementara itu, jadwal keberangkatan KA Penataran jurusan Stasiun Gubeng - Blitar justru mundur dari pukul. 10.20 menjadi 10.45. Demikian juga jadwal keberangkatan KA Gajayana rute Malang - Jakarta, juga mundur dari pukul. 16.25 menjadi 16.30.

-- fuad

Sumber = Situs Kompas.com edisi tanggal 18 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Sangat bersyukur sekali dengan penyingkastan waktu tempuh perjalanan KA. Dengan perubahan Gapeka atau Grafik Pemberangkatan Kereta Api di tiap stasiun, maka para calon penumpang dapat selekasnya beralih kembali ke kereta api baik Klas Bisnis maupun Klas Eksekutif yang selama ini tersaingi ole
h jasa transportasi lainnya karena permasalahan waktu.

4. PT. KA Tak Mampu Atasi Apar
at - Menolak Bayar Karcis
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
SEMARANG – PT. Kereta Api Daop IV Semarang mengeluhkan para aparat yang tidak mau membayar saat naik kereta api. Padahal PT. KA telah memberi dispensasi harga tiket pada aparat sebesar 50% yang menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA). Namun, faktanya sebagian besar dari mereka enggan membayar sepeser pun dan memilih jadi penumpang gelap. "Kalau penumpang liar dari warga sipil kami masih bisa mengatasi. Tapi, kalau dari a
parat atau non sipil kami kesulitan,"kata Deputy Vice President PT. KA Daop IV Semarang Maqsud Amroh. Menurut Maqsud, para aparat tersebut sering menggunakan jurus diam bila ditanyai oleh petugas soal tiket dan justru mengajak petugas bertengkar. Padahal para petugas kereta api tak dibekali kemampuan bela diri yang memadai saat bertugas, tidak seperti aparat yang sudah terlatih.

"Karena tidak bisa menghadapi, akhirnya kondektur bosan dan didiamkan saja,"ujarnya. Diakui selama ini pengontrolan karcis memang hanya bertumpu pada kondektur seorang sehingga sulit bagi kondektur untuk menghadapi para penumpang liar, terutama dari aparat. Belum lagi dengan keterbatasan tenaga yang membuatnya tidak bisa melakukan pemeriksaan sere
ntak (PS) setiap hari. Jumlah tenaga PS sekali kontrol hanya 2 - 3 orang. "Ini semua bersumber dari ketidak mampuan kami menghadapi gerusan masyarakat,"jelasnya. Mereka yang naik kereta tanpa karcis, lanjutnya, ingin mengorbankan PT. KA dengan uang yang tidak seberapa. Sementara, dampak yang ditimbulkan sangat terasa bagi PT. KA yang saat ini sedang membenahi sarana dan pra sarana. "Kami sudah memberi sanksi bagi mereka yang terlibat kasus penumpang gelap,"ujarnya.

Manajer Operasi Daop IV Heru Kuswanto mengatakan sebenarnya para penumpang liar bukan berasal dari kalangan tidak mampu. Mereka justru orang - orang dengan pekerjaan tetap yang memang sengaja tidak mau membayar. "Baru - baru ini kami berhasil mengenakan denda 2x lipat dari harga tiket untuk 2 oknum polisi dari KA Argo Anggrek jurusan Surabaya - Jakarta. Ada juga 14 penumpang gelap KA Sindoro yang kami turunkan di Suradadi karena ta
k mamu membayar,". Pihaknya berharap agar pimpinan PT. KA bisa berbicara dengan para pimpinan instansi terkait di mana para penumpang liar tersebut bekerja. "Dengan demikian yang di bawah itu tidak gontok - gontokan, "ujarnya. Para aparat ini kadang tidak langsung naik dari stasiun Tawang, tapi mereka naik KA Tawang Jaya dari Stasiun Poncol. Lalu mereka turun di Pekalongan dan tahu - tahu sudah berada di kereta Eksekutif. Jumlahnya para aparat ini sekali naik kadang bisa mencapai 100 orang. Padahal jumlah tim PS paling banyak 4 - 5 orang. "Pernah seorang portir tergeletak karena dipukuli oleh aparat. Jujur kami tidak mampu mengatasi aparat.".

Heru mengakui, dilema para kondektur inilah yang akhirnya membuat mereka membiarkan para penumpang liar begitu saja. Di satu sisi mereka ingin menertibkan penumpang, tapi di sisi lain mereka tidak mampu menghadapi para aparat yang lenih mengandalkan kekuatan otot. "Akhirnya ada yang menyiasati, berapap un hasil tawar - menawar mereka dengan penumpang dimasukkan dalam suplisi dan disetorkan semuanya pada stasiun. Tapi, ada juga yang mengambil keuntungan dengan tidak menyetorkan semuanya,"papar dia.(J8-18)

Sumber = Harian Suara Merdeka edisi tanggal 18 Febuari 2010.


Tanggapan saya pribadi :
Cuma satu kata buat mereka… “BA…J*…NG*….N….!”. Ma’af saya sensor – sensorin kata – katanya ini.

Tanggal 19 Febuari 2010 :
1. Tawuran Pelajar SMP YPK Vs 98 di Jagakarsa, Jakarta
Selatan Siang itu sejulmlah pelajar tingkat SMP melakukan aksi tawuran di jalan raya Jl. Lenteng Agung yang menjadi akses jalan raya alternatif penghubung antara kawasan Tanjung Barat dengan kota Depok. Aksi yang sulit terbendung itu pun memicu pihak PT. KA mengambil tindakan tegas karena terjadi di petak rel KA lintas Jakarta – Bogor pp yang kerap kali dilalui perjalanan KRL. Namun, aksi dari kedua kubu yang sudah sejak lama selalu berseteru itu pun dapat diredam oleh para petugas setempat.

Di luar liputan pemberitaan pada foto di atas ini :
Di waktu yang agak bersamaan, aksi para suporter Jak Mania pun berlangsugn anarkis dengan melakukan tindakan semena – mena di antaranya dengan menyetop laju kendaraan bermotor di ruas tol Lingkar Dalam Kota persis di depan gedung DPR /
MPR sehingga kemacetan tidak terbendung. Tidak cukup itu saja, beberapa fasilitas umum lainnya seperti bus – bus yang melintasi rute tersebut terpaksa diberhentikan mereka.

Sumber = Siaran berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 20 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Gairah muda yang disalah gunakan oleh sejumlah kalangan masyarakat menciptakan keharmonisan yang terpendam. Hal ini membawa dampak buruk bagi masa depan jati diri bangsa kita di mata internasional. Kalau saja generasi penerus terpuruk dengan kesenjangan sosial antar warga masyarakat yang berbeda dari tingkat pelajar saja, bagaimana mereka dapat bersosialisasi dengan mereka yang beragam suku bangsa se-Indonesia?

2. Tertabrak KA, Ali Selamat

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tan
da penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Fotografer – Pool

Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api Aloha, Gedangan, Sidoarjo. Seorang pria bernama Ali Said (44) asal Plumbungan, Kecamatan Sukodono tertabrak KA Komuter. Untungnya nyawa Ali bisa diselamatkan.

Sumber = Situs surabaya.detik.com pada bagian http://surabaya.detik.com/readfoto/2010/02/18/091031/1301822/473/2/ pada tanggal 18 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Bagaimana bisa yah???


3. Kereta Api Cepat China Lampaui 3.300 Km, Terpanjang di Dunia
Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
BEIJING, KOMPAS.com - China mengoperasikan kereta api berkecepatan tinggi yang menjelajahi jarak lebih dari 3.300 KM. Ini merupakan jarak terpanjang di dunia untuk kereta cepat dan ini membuat China memimpin dalam teknologi perkereta apian dunia. Situs Kementerian Perkereta apian China hari Kamis (18/2/10) menyebutkan tahun lalu China
mengoperasikan 2 kereta berkecepatan tinggi antara Wuhan - Guangzhou dan Zhengzhou - Xi'an dengan kecepatan 350 km per jam. Sebelumnya China telah membangun kereta berkecepatan tinggi yang menghubungkan kota - kota besar di negeri tirai bambu itu meliputi Beijing - Tianjin, Shijiazhuang - Taiyuan, Qingdao - Jinan, Hefei - Wuhan dan Hefei - Nanjing.

Sejumlah kereta baru berkecepatan tinggi sedang dipersiapkan dan akan selesai dalam beberapa tahun ke depan, salah satunya rute Beijing - Shanghai sepanjang 1.318 km dengan kecepatan 350 km per jam. Pembangunan konstruksi jalur ini dimulai April 2008 dan akan selesai dalam waktu 5 tahun. Jika kereta cepat di rute ini beroperasi, ini berarti akan mempersingkat waktu perjalanan antar kedua kota itu dari 12 jam menjadi hanya 5 jam.


Sambungan rel kereta api China telah diperluas menjadi 86.000 km pada akhir tahun 2009 dan ini merupakan kedua terpanjang di dunia setelah Amerika Serikat. Jum
lah penumpang kereta api di China mencapai puncaknya pada tahun 2009 lalu mencapai angka 1,53 miliar penumpang. Sedangkan, transportasi kargo mencapai 3,32 miliar ton.

Investasi kereta api melonjak 80% menjadi 600 miliar Yuan pada tahun 2009 didorong oleh paket stimulus senilai 4 triliun Yuan. Pemerintah China merencanakan menggunakan 823,5 miliar Yuan pada tahun 2010 untuk memperluas jaringan kereta hingga 90.000 km pada akhir tahun 2010 ini.

(Xinhua)

Sumber = Situs Kompas.com edisi tanggal 19 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Indonesia??? Kapan??? Tanya pada hati nurani kita masing – masing….

Sedikit Kilasan Out Of Topic / OOT atau diluar topik :
OOT itu berita yang saya rangkum di luar peristiwa perekereta apian namun masih menjadi tanda tanya bagi saya pribadi. Mungkin saja ada kaitannya meski sedikit atau pun banyak keterkaitannya dengan kereta api dalam peristiwa tertentu.

Tanggal 15 Febuari 2010 :
1. Demo Besar – besaran Armada Taksi

Keterangan : Saya kasih tanda warna oranye karena meski belum tentu ada kaitannya dengan kereta api, namun saya pribadi turut prihatin akibat musibah bencana alam yang satu ini.
Ternyata tidak hanya di ibukota Denpasar, Bali. Di pelataran halaman parkir sisi barat stasiun Gambir pun sejumlah armada taksi berhenti beroperasi akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah sopir taksi dari berbagai perusahaan taksi. Di kota Denpasar mereka memberhentikan sejumlah taksi yang melintas dan memaksa para penumpang di dalamnya untuk turun. Ini dikarenakan ada sebuah perusahaan taksi yang diberikan izin b
eroperasi di mana armada tersebut dapat mengurangi jatah keuntungan yang biasa didapati oleh sejumlah sopir taksi yang terancam merugi.

Begitu pun di pelataran stasiun Gambir. Dilaporkan bahwa hanya 2 perusahaan taksi termasuk Blue Bird salah satu di antaranya yang diperbolehkan memasuki pelataran parkir stasiun Gambir. Akibat ulah diskriminatif yang diduga dilakukan oleh pihak Daops I Jakarta, maka mereka pun berdemo dengan menghadang semua taksi dari 2 perusahaan tersebut yang hendak memasuki pelataran parkir stasiun Gambir. Akibat ulah mereka itu, sejumlah kendaraan
umum yang hendak ke dan baru saja dari stasiun Gambir terganggu. Namun, tidak dilaporkan terjadinya keterlambatan sejumlah perjalanan KA melainkan hanya sekedar tuntutan mereka yang apabila diabaikan akan siap menuju ke kantor Daops I Jakarta.

Sumber = Beberapa siaran berita nasinal di tanggal 15 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Meski tiada kaitannya dengan kereta api, namun saya yakin sarana transportasi di negara bagian tersebut khususnya kereta api terkendala. Meski sempat diguyur hujan, namun tidak banyak membantu. Jumlah korban ya
ng meninggal akibat suhu yang sangat panas ditambah keterbatasan konsumsi listrik menjadikan warga masyarakat setempat kesulitan menghirup udara segar.

2. Tayangan Di Balik Langit Berita di TV One
Keterangan : Saya kasih tanda warna oranye karena meski belum tentu ada kaitannya dengan kereta api, namun saya pribadi turut prihatin akibat musibah bencana alam yang satu ini.
Tayangan yang menampilkan sosok Asrwendo Atmowiloto sang reporter senior yang sudah lama berkecimpung dalam dunia peliputan berita. Kali ini memang tidak menyinggung soal perkereta apian, namun keberadaannya itu berada di petak rel sisi selatan stasiun Tanah Abang lebih tepatnya yang mengarah ke arah barat atau Serpong. Di dalam cuplikan tayangan ini, Arswendo mencoba menyikapi betapa bobroknya dunia kemiliteran dengan dana alutsista yang carut – marut sehingga banyaknya problematika mulai dari seringnya kecelakaan dalam latihan tempur hingga kepada persoalan hak kepemilikan rumah dinas para pensiunan TNI atau dengan kata mereka yang purnawirawan memiliki anak turun yang telah lama mendiami rumah dinas tersebut. Belum lagi kancah persepak bolaan bukanlah ajang sportivitas melainkan ajang mencari nyali dan pamer semata. Segala dengung nasionalisme hanyalah semata demi kejayaan tim kesayangan mereka yang apabila diberi ejekan, cercaan atau pun juga kekalahan dalam bertanding pasti selalu menimbulkan malapetaka yang tidak asing lagi kita lihat dan kita dengar. Tawuran, pembunuhan, penjarahan dan segala tindakan kriminal yang dilakukan oleh para tim pendukung kesebalasan di Indonesia sungguh sangat memprihatinkan.

Belum lagi keberadaan sang reporter senior tersebut berada di petak rel penghubung antara Merak – Serpong hingga Jakarta dan sebaliknya tersebut juga tergolong rawan kemiskinan. Banyak di latar belakangnya itu sejumlah anak kecil asyik bermain sepak bola. Tanpa mengindahkan petak rel yang sewaktu – waktu dilalui rangkaian KA, mereka tetap asyik bermain bersama teman – teman sebaya mereka.
Sumber = Tayangan Di Balik Langit Berita di TV One pada tanggal 15 Febuari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Sungguh disayangkan kebedaraan jati diri bangsa kita apabila memandang dari suatu segi sportivitas dan pertahanan negara. Semua tersangkut dengan materi yang seolah – olah mengacuhkan moralitas bangsa kita yang tinggi akan nilai – nilai luhur ke-Bhineka Tunggal Ika-an yang nampaknya kini sekedar simbol semata tanpa harus dihayati lebih dalam. Mengingat dari tayangan tersebut akan kilas balik betapa rusaknya rangkaian KA Pasundan yang kala itu dinaiki oleh pasukan Bonek Mania demi mendukung tim kesebelasan kesayangan mereka, yakni Persebaya di kota Bandung.

Tanggal 19 Febuari 2010 :
Rumah Makan Sate Hadori Dekat Stasiun Bandung
Cuplikan dari situs http://bandung.detik.com/read/2008/11/10/065932/1051481/676/sate-hadori-berjuang-sejak-jaman-jepang :
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Bandung - Bukan hanya perjuangan pahlawan dalam mengusir penjajah yang bisa tercatat dalam sejarah. Sate Hadori yang terletak di terminal stasiun Hall pun memiliki catatan sejarah sendiri saat penjajahan jaman Jepang. Dari pengungsian ke pengungsian. Itulah cikal bakal keberadaan sate Hadori. Dituturkan pengelola Sate Hadori generasi ketiga Wawan Hadori (58) usaha sate ini dimulai oleh Kakeknya Inung dan Neneknya Una.

Saat itu masa pendudukan Jepang. Inung dan Una mengungsi dari satu tempat ke tempat lain. Di pengungsian tersebut jika ada kesempatan mereka berjualan sate kambing. "Mungkin karena membuat sate dianggap mudah, jadi mereka jualan sate,"papar Wawan. Sekitar tahun 1940-an Inang dan Una mengungsi ke Garut. Di Pasar Baru Garut mereka membuka dua kios yang salah satunya digunakan untuk berjualan sate. Dari Garut mengungsi ke Bandung dan berjualan sate di Tegallega sekitar tahun 50-an.

Selepas itu ada salah seorang kawan yang mengajak untuk berjualan di stasiun. Stasiun kala itu masih menjadi terminal bus. Inung berjualan sate dengan memakai roda. Pembeli saat itu cukup ramai. Saat itu seorang kawannya menjual kiosnya berukuran 4 . 4 meter pada Inung. Dari tahun ke tahun Sate Inung kian ramai. Tahun 1961 termasuk masa emas kejayaan sate Inung. Namun, di tahun 1992, Inung meninggal dunia. Kala itu Hadori sebagai anaknya membantu mempertahankan usaha sate ini. Hadori belajar dari mulai meracik daging sampai manajemen. Maka nama Sate Inung pun diganti jadi Sate Hadori.

"Saat itu pelanggan datang dari berbagai kalangan," papar Wawan pria yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Padjajaran ini. Tahun 65-an Hadori jadi ketua pedagang di stasiun. Saat itu lah dirinya melakukan pemugaran kios-kios di Stasiun Hall. Ketika pemugaran dilakukan ada yang juga menjual kiosnya kepada Hadori. Hingga kini, Sate Hadori menempati empat petak berukuran 16x4 meter. Tahun 1990 Hadori meninggal dunia dan meninggalkan 4 orang putranya. Wawan menuturkan selepas itu usaha Sate Hadori ini pun dilanjutkan oleh dirinya sebagai putra pertama.

"Ayah saya beramanat. Usaha ini harus dijaga baik-baik,"ungkap Wawan. Amanat tersebut pun sampai saat ini dipegang teguh oleh Wawan. Meskipun di tengah persaingan wisata kuliner Bandung. Wawan tetap berupaya mempertahankan keberadaan Sate Hadori dengan penambahan nama depannya sehingga menjadi Wawan Hadori. Selain di stasiun, Sate Hadori bisa dinikmati di Be Mall, Jalan Naripan, di Dago, Jalan Setiabudhi, Jalan Cihampelas, Jalan Sersan Badjuri. Dalam waktu dekat Wawan berencana akan berekspansi ke luar Kota Bandung. Tak jauh-jauh, tapi kembali ke tempat asal sate Hadori yaitu Garut.

Sumber :
- Siaran berita Seputar Indonesia Pagi di RCTI pada tanggal 19 Febuari 2010.
- Situs http://telpon.info/restoran_-rumah-makan/bandung/rumah-makan-sate-hadori/9100.html
- Situs http://papabonbon.wordpress.com/2008/07/06/sate-hadori-stasiun-bandung/

Tanggapan saya pribadi :
Patut dicoba tuh nampaknya… Ramai dan tentunya lezat yang dapat kita nikmati…

Berita global / Out Of Topic :
Tanggal 16 Febuari 2010 :
3 Musibah Dalam 1 Hari di Eropa dan Amerika Serikat
Keterangan : Saya kasih tanda warna merah karena meski tiada sama sekali kaitannya dengan kereta api, namun saya pribadi turut prihatin akibat musibah bencana ini.

Polandia :
1 orang penumpang dilaporkan tewas dan 1 lagi terluka parah akibat sebuah kecelakaan bus di kota Loux negara Polandia.

Amerika Serikat :
Sebuah pesawat Chezna yang mengangkut 5 orang penumpang dilaporkan mengalami kecelakaan. Pesawat tidak mendarat dengan mulus hingga menyebabkan kelima orang penumpang di dalamnya tewas. Tampak di sekitar landasan pacunya diselimuti oleh salju yang tebal.

Italia :
Sebuah bus terbalik akibat sang sopir berlaju secara ugal – ugalan. Beberapa murid sekolah dilaporkan tewas seketika. Bus mengalami kecelakaan yang naas saat dalam menempuh perjalanan ke negara Perancis untuk berwisata bersama para guru mereka.

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar