Senin, 08 Februari 2010

Catatan Bulanan Pertengahan Bulan Januari 2010

Catatan Bulanan
Pertengahan Bulan Januari 2010
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Pada dekade pertengahan bulan ini, jutaan bahkan miliaran pasang mata terpejam dengan keganasan gempa Bumi yang melanda negara Haiti nan jauh di belahan Bumi barat sana. Dikabarkan jumlah bangunan yang runtuh tidak terkira melebihi bangunan – bangunan yang rusak di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam kala itu oleh tsunami tanggal 26 Desember 2004 silam. Memang di luar pemberitaan perkereta apian, namun coba kita telusuri sebagaimana derita rakyat umat manusia berkulit hitam yang mayoritas mendiami negara kecil tersebut. Tidak cukup dengan pemberitaan badai salju yang mengganas di Asia Timur, Eropa dan Amerika Serikat saja, kondisi yang lebih parah dari jasa transportasi terlebih kereta api dan pesawat di negara – negara yang dikenal dengan wisata pantai tersebut membuat kita miris dikala banyak korban baik bernyawa maupun tidak bernyawa lagi yang terjebak di reruntuhan.

Dalam pemberitaan perkereta apian
negara kita boleh berbangga setidaknya wacana – wacana postif mulai tumbuh meski berbagai stasiun TV nasional memberitakan kasus Century dan Antarasi Azhar seperti pengoperasian beberapa kereta api jarak pendek atau komuter, revitalisasi beberapa stasiun dan shortcut beberapa petak rel KA. Namun, justru keterpurukkan terjadi dikala mental bangsa kita belum menyadari peran serta pemeliharaan perkereta apian dari segala vandalisme yang tertanam pada diri kita. Apalagi dengan wacana ambisius yang menuai pro dan kontra untuk menyaingi dari kecanggihan teknologi negara – negara maju. Apa kata dunia?

Untuk selengkapnya silahkan lihat catatan bulanan sepanjang awal bulan ini di bawah berikut ini…

Tanggal 12 Januari 2010 :
1. Cuaca Panas 32*C di Australia
Sejumlah warga di beberapa kota di negara Australia menikmati sajian kuliner yang menyegarkan termasuk di antaranya hidangan es krim. Tidak sedikit di antara mereka baik warga lokal setempat maupun turis domestik yang berendam di pinggir pantai karena cuaca panas yang mencapai 32*C. Termasuk di antaranya di kota Sidney, negara bagian Victoria dan masih banyak lagi. Salah satunya membuat perjalanan KA komuter di suatu kota di Australia menjadi berhenti beroperasi. Sebanyak 142 perjalanan KA komuter dilaporkan penghentiannya akibat cuaca panas.

Sumber = Siaran berita Kabar Pagi di TV One pada tanggal 13 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Di negara kita menghadapi cuaca 32*C sudah sangat terbiasa. Namun, ternyata berbeda dengan warga keturunan kulit putih yang bermukim di negara Australia.


2. Kereta Dilempari Batu, Puluhan Penumpang Luka
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

From: Ben W. gajayana@gmail.com

To: keretapi keretapi@yahoogroups.com

Sent: Tue, January 12, 2010 11:38:13 AM
Subject: [keretapi] Kereta Dilempari Batu, Puluhan Penumpang Luka Kereta Dilempari Batu, Puluhan Penumpang Luka

Selasa, 12 Januari 2010 | 09:49 WIB

Saya kira kereta mau ngguling (terguling). Suaranya seperti perang.

SOLO, KOMPAS.com — Peristiwa pelemparan kereta api terjadi lagi. Kali ini menimpa kereta Gayabaru Malam Selatan jurusan Jakarta - Surabaya yang diberangkatkan pukul. 12.20 WIB dari Jakarta. Pada Selasa (12/1/2010) pukul. 00.15 ketika sampai di Solo tepatnya selepas stasiun Solo Jebres kereta dilempari batu dan benda keras lain oleh sekelompok orang tak dikenal. "Belum ada 5 menit meninggalkan stasiun, saat kereta jalan pelan, tiba - tiba ada suara - suara keras, lalu kaca - kaca kereta pecah berantakan,"ujar Marwan, salah seorang penumpang kereta ketika dihubungi Kompas.com, Selasa. "Setelah beberapa menit, lemparan mereda, tetapi banyak penumpang terluka. Ada yang terkena pecahan kaca, terlempar batu, bahkan terhantam potongan tegel."

Saat peristiwa terjadi, para penumpang segera merunduk. Terdengar jeritan di sana - sini. "Saya sampai ketakutan. Saya kira kereta mau ngguling (terguling). Suaranya seperti perang,"kata Marwan. Mereka yang terluka kemudian dirawat setelah sampai Madiun. Menurut beberapa saksi mata dan juga petugas kereta, para penyerang itu sebelumnya bersembunyi di sekitar jalur kereta. Mereka tiarap dan bangkit melempar batu ketika kereta yang terdiri atas 10 gerbong itu melintas perlahan.

Pada malam sebelumnya kereta yang sama mengangkut para pendukung tim sepak bola Persebaya Surabaya. Diduga serangan ini ada kaitannya dengan lewatnya para suporter itu.

Sumber = Situs kompas.com yang diosting rekan Ben Wicaksono di keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 12 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :

HANYA ORANG - ORANG PENGECUT DAN TIDAK BERAKAL SEHAT MELAKUKAN TINDAKAN SEPERTI INI!!! Andai Misno dan Asmar Latin Sane hidup di era kekisruhan suporter sepak bola, saya pribadi setuju orang – orang semacam itu lebih baik dibasmi saja dengan detonator yang mereka pergunakan kala itu masing – masing di hotel JW Marriott dan Raja’s Restaurant.


3. Lampung Siap Resmikan KRD-I Seminung
KRDI SEMINUNG SIAP BEROPERASI LAYANI MASYARAKAT LAMPUNG PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK, 12/01/2010.

Dibaca sebanyak 53 kali.
Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

(Jakarta, 12/01/10) Menteri Perhubungan Freddy Numberi dijadwalkan meresmikan pengoperasian kereta api bertenaga diesel, ”KRDI Seminung”, di Bandar Lampung, Rabu (13/1). Kereta ini akan melayani rute sejauh 80 KM dari stasiun Tanjungkarang menuju stasiun Kotabumi, Lampung. Pengoperasian kereta ini akan dilakukan PT. Kereta Api Subdivre III.2 Tanjungkarang.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menjelaskan, rangkaian kereta yang didominasi warna kuning cerah ini dirakit PT. Inka Madiun. Kereta rakyat (baca: ekonomi) yang mengadopsi nama salah satu gunung di Lampung ini, sedianya menjadi kereta api ke-5 yang diserahkan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk dioperaskan PT. Kereta Api. Sedangkan, 4 KA sejenis yang telah diserahkan pemerintah adalah KRD-I Banyubiru, KRD-I Kaligung Baru, KRD-I Blora Jaya serta KRD-I Madiun Jaya. Dijelaskan Tundjung, biaya pembuatan rangkaian KRD-I Seminung yang terdiri dari 4 kereta penumpang berkapasitas total 574 penumpang ini diambil pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Ditjen Perkeretaapian tahun anggaran 2009. ”Total biaya untuk membangun KRDI ini sebesar Rp 30,5 miliar,”jelasnya, Selasa (12/1).

Selain komposisi tata letak bangku penumpang yang menggunakan formasi 2-2 (dua di kiri dan dua di kanan), hal lain yang membuatnya berbeda dengan kereta yang pernah ada sebelumnya adalah penempatan dua unit toilet di setiap kereta. ”Kereta ini kita lengkapi dengan 2 toilet di setiap trailer-nya (kereta), karena waktu tempuhnya di atas 2 jam. Jadi, supaya penumpang nyaman dan tidak perlu berlama-lama antre kalau harus ke belakang. Intinya, dengan segala fasilitas yang ada ini, kita menginginkan munculnya kepuasan maksimal dari masyarakat pengguna,” imbuh Tundjung. Untuk tarif, PT. Kereta Api Subdivre III.2 Tanjungkarang menetapkan tarif Rp 2.500 untuk jarak terdekat dan Rp 7.000 untuk jarak paling jauh. (DIP)

Sumber = http://www.dephub.go.id/read/berita/1825 postingan rekan Agus Imansyah di situs Semboyan35.com pada tanggal 16 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Salut untuk PT. INKA Madiun yang mampu mewujudkan KRD-I untuk wilayah Sumatera khususnya propinsi Lampung. Semoga saja ke depan KRD-I ini semakin banyak peminatnya bagi warga lokal setempat.


Kabar kelanjutannya :
Tanggal 15 Januari 2010 :

KRDI Seminung Siap Meluncur di Lampung

Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Friday, 15 January 2010 12:58 humaska

Ada ”primadona” baru di stasiun Tanjung Karang. Dialah KRD-I (Kereta Rel Diesel Indonesia) Seminung yang resmi dioperasikan sejak Rabu (13/1) lalu. KRD-I buatan PT. INKA ini melayani rute Tanjung Karang¬ – Rejosari – Kotabumi. Setiap harinya, KRD-I Seminung akan ”berlenggak-lenggok” di kota Lampung sebanyak 2 trip melalui 9 stasiun persinggahan (Tanjung Karang - Kotabumi pukul. 06.00 - 08.00 WIB dan 14.00 - 16.00 WIB, Kotabumi – Tanjung Karang pukul. 10.00-12.00 dan pukul. 18.00-20.00 WIB).

Acara peresmian dihadiri oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Direktur Jenderal Perkeretaapian Tundjung Inderawan, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, Direktur PT. INKA Roos Diatmoko, Dirut PT.Kereta Api (Persero) Ignasius Jonan, dan muspida Kota Bandar Lampung.

Menteri Perhubungan RI Freddy Numberi sedang menyiramkan air kembang di KRDI Semuning sebagai tanda peresmian. Dalam sambutannya, Freddy berharap kehadiran kereta baru ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Lampung, khususnya dalam hal transportasi. ”Melayani masyarakat sudah menjadi tugas utama pemerintah,”ujar Freddy.

Setelah turun mimbar, Freddy melanjutkan sere - monial peluncuran Seminung dengan melakukan pe - nyiraman air kembang ke bagian depan gerbong. Lalu Sjachroedin melengkapinya dengan meniup peliut panjang serta mengangkat tongkat tanda pemberangkatan kereta.

KRDI Seminung memiliki kapasitas 64 penumpang dengan susunan kursi 2 - 2 di setiap gerbongnya. Untuk menambah kenyamanan ada fasilitas dua toilet di tiap gerbongnya. Tarif rute terdekat dari titik berangkat Rp 2.500,00 dan terjauh Rp 7.000,00. (humaska)

Sumber = Situs http://kereta-api.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=126:krdi-seminung-siap-meluncur-di-lampung&catid=6:berita-ka&Itemid=80 yang diposting oleh rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 21 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja segalanya berjalan dengan lancar dan sekali lagi… jangan sampai menyamakan rangkaian KRD Sriwijaya yang hanya dinaiki oleh sejumlah mahasiswa/i saja hanya karena lokasi keberadaan kampus mereka yang terlalu jauh untuk dijengkali.


Tanggal 20 Januari 2010 :

1. Gadis Pengendara Motor Tewas Berdua Temannya Dihajar KA Rapi Dhoho di Perlintasan Liar di Jombang, Jawa Timur
Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.

KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Foto terlampir dari tayangan Fokus Pagi di Indosiar

Surabaya, CyberNews. Ajal orang tak ada yang tahu. Dua anak baru gede (ABG) di kabupaten Jombang, Rabu (20/1) petang tewas setelah tersambar kereta api (KA) Rapi Dhoho yang sedang melintas di perlintasan KA tak berpalang pintu di desa Jatipelem, Kecamatan Diwek. Informasi yang dihimpun Suara Merdeka, Rabu petang menyebutkan, kedua ABG naas itu adalah Sri Pujiati (23), warga Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang dan Rika Agustin (19), warga Desa Plumpung, Kecamatan Perak, Jombang. Rika dan Sri meninggal di lokasi kejadian, jenazah kedua korban kecelakaan itu langsung dibawa ke RSUD Jombang.

Saat kejadian, keduanya berboncengan sepeda motor. Sri yang di depan dan Rika membonceng. Mereka melaju dengan kecepatan sedang. Saat melewati perlintasan KA tak berpalang di desa Jatipelem, kecamatan Diwek mereka tak melihat ke kiri dan kanan. Padahal dari arah barat menuju timur meluncur KA Rapi Dhoho dengan kecepatan tinggi.

Sebelum keduanya tersambar KA, warga sekitar yang berada di dekat TKP telah berteriak bahwa ada KA yang sedang lewat. Namun, motor yang dikendarai keduanya tetap melaju. Dalam hitungan menit terdengar benturan yang cukup keras. Darah berceceran dan jasad 2 gadis ini terseret hingga beberapa meter. "Kami sudah meneriaki agar mereka berhenti. Mungkin 2 gadis itu tak mendengar,"ujar Martuji, salah satu saksi mata.

( Ainur Rohim / CN13 )

Tayangan Indosiar (tambahan dari saya) :
Kedua jenazah sempat digiring ke stasiun Jombang sebagai stasiun terdekat sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit yang dituju.


Sumber : - Siaran berita Fokus Pagi di Indosiar pada tanggal 21 Januari 2010. - Harian Suara Merdeka pada tanggal 20 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Resiko yang menimpa para korban berlipat – lipat. Selain menyeberangi perlintasan liar yang notabene tidak dijaga penjaga minimal warga kampung setempat, mereka berdua yang tergolong perempuan mengabaikan keberadaan rangkaian KA yang datang dikarenakan tidak melihat arah kiri dan kanan saat menyeberang.


2.
BB30141, BB30124 dan BB30117
[keretapi] BB30141, BB30124 dan BB30117 foto bersama

Wed, January 20, 2010 9:49:32 PM

From: asep suherman asep_0907@yahoo.co.id Add to Contacts

To: keretapi@yahoogroups.com

Rekan - rekan sekalian, besok kalau tidak ada halangan Bogie lok BB 301 41 akan diganti dengan bekasnya BB 301 31, lok BB 301 24 Alhamdulilah telah sampai dengan selamat pulang kembali ke dipo BD. Rencananya hari Minggu, 24 Januari 2010 sore (sekitar jam 3 sore) setelah lok BB 301 17 selesai dinas KA Cianjuran akan ada sesi pemotretan ketiga lok tersebut. ke-3 lok tersebut ada di deretkan di dipo BD sesuai dengan warna jaman mereka dinas dulu.

Wassalam,
asep

Sumber = Postingan rekan Asep Suherman ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 20 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga saja segalanya berjalan lancar.


Tanggal 21 Januari 2010 :

Rute KA Uap Wisata Ambarawa Ditambah
[keretapi] Rute KA Uap Wisata Ambarawa Ditambah

Fri, January 22, 2010 1:18:32 PM

From: Adhitya Hatmawan Soemodimedjo adhitya_hatmawan@yahoo.com Add to Contacts

To: keretapi@yahoogroups.com

Rute KA Uap Wisata Ditambah

AMBARAWA - Tahun 2010, PT. Kereta Api berencana menambah rute perjalanan wisata dengan KA uap bergerigi dari stasiun Ambarawa menuju stasiun Tuntang dari semula Ambarawa - Bedono. Penambahan rute dilakukan karena banyak pengunjung museum Kereta Api Ambarawa yang meminta agar perjalanan paket wisata itu bisa menggunakan dua lokomotif uap yang masih tersisa dari 3 loko uap di dunia itu.

Guna mendukung penambahan paket wisata serta pengoptimalan lori wisata yang telah ada, Kepala Stasiun Ambarawa Eko S Mulyanto mengatakan sebanyak 6.000 bantalan rel dari besi telah didatangkan untuk mengganti bantalan lama. Rencananya pengerjaan penggantian di lintasan sepanjang 6 KM. “Sebelumnya pada pertengahan hingga akhir Februari akan dilakukan
penempatan bantalan rel, penambat, dan underleigh di titik - titik tertentu, seperti Ambarawa, Bugisan, dan Tuntang,”ujarnya.

Tata Taman
Selain menambah rute perjalanan wisata, pihaknya juga akan menata taman lokomotif yang selama ini sering digunakan untuk berfoto para pengunjung dengan menambahkan lintasan rel dan penutup atap. Sejak 2006 lanjutnya jumlah pengunjung Museum KA baik lokal maupun mancanegara selalu meningkat. Dari 28.088 pengunjung meningkat jadi 30.614 pada tahun 2007 sebanyak 35.172 orang pada tahun 2008 dan 48.231 pada tahun 2009. Tahun ini, jumlah pengunjung ditargetkan mencapai 55.000 - 60.000 orang. “Dari Januari hingga Desember nanti, sudah terjadwal akan datang ratusan turis dari Amerika, Belanda, Australia, Kanada dan Jerman yang datang dengan kapal pesiar,”ujarnya.

Manajer Sarana PT. KA Daops IV M Hendro Gunawan mengatakan pihaknya akan menambah 2 buah lokomotif untuk koleksi museum, yakni BB 200 buatan tahun 1956, D 300 buatan tahun 1959 dan sebuah crane kuno peninggalan Belanda. “Lokomotif sudah siap, tinggal menunggu kapan keputusan pengiriman keluar,”imbuh dia.(J8-90)

Sumber = Postingan rekan Adhitya Hatmawan Soemodimedjo ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 22 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga segalanya berjalan dengan lancar tanpa memandang siapa mereka yang mayoritas turis dari kawasan benua Eropa di mana yang dari Belanda pastinya mengenang jaman kejayaan nenek moyang mereka yang berhasil menguasai Indonesia terutama pulau Jawa terlebih di wilayah Ambarawa dan sekitarnya dengan kekuatan mereka berupa uang, rempah – rempah dan kecerdasan.


Pengalaman Yang Kami Alami :

Tanggal 19 Januari 2010 :

‘Kecele’ Informasi Kepala Stasiun Depok Lama

Langsung dari tulisan ybs :
Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

From: akhmariadi Andhika akhmariadiandhika@yahoo.co.id

To: keretapi@yahoogroups.com
Sent: Wed, January 20, 2010 6:36:46 PM

Subject: Bls: [keretapi] Lintas Bogor....

Pengalaman Kemarin di Lintas Bogor

Kemarin naik KRL Holec (1 set belakang baru di PA ,wajah KRD-E) dari UI ke BOO lumayan penuh banyak yang berdiri. Sampai DP / stasiun Depok Lama masuk sepur 3. Tiba - tiba PPKA lewat pengeras suara "KRL yang masuk jalur 3 tidak dapat melanjutkan perjalanan". Tidak lama masuk Ekonomi AC di sepur 4. PPKA menyerukan bahwa "Penumpang KRL Ekonomi yang ada di jalur 3 silahkan masuk ke KRL yang ada di sepur 4". Begitu Ekonomi AC berhenti buka pintu langsung berebut naik.

Di dalam Ekonomi AC lewat pengeras suara… "Ini KRL AC, bagi penumpang yang kedapatan tidak bertiket AC akan dikenakan suplisi sebesar Rp 10.000,00". Alhasil turunlah semua penumpang KRL Ekonomi sambil ngomel. Begitu turun PPKA menegaskan kembali bahwa "Bagi penumpang KRL Ekonomi silahkan naik KRL yang ada di sepur 4 (berarti Ekonomi AC). Begitu naik lagi, awak KRL Ekonomi AC tetep ngotot "Ini KRL AC, bagi penumpang yang kedapatan tidak bertiket AC akan dikenakan suplisi sebesar Rp 10.000,00". Walaupun demikian, akhirnya diperbolehkan naik Ekonomi AC sd ke BOO.

Apa tidak Kasihan lihat ibu - ibu yang bawa anak, orang tua disuruh turun naik sambil rebutan sampai 2x?

Sumber = Postingan rekan Akhmaradi Andhika ke milis keretapi@yahoogroups.com tanggal 20 Januari 2010.

Tanggapan saya pribadi :
Pelajaran berharga bagi mereka yang membudayai perilaku semau sendiri untuk memenangi keegoisan diri mereka sendiri merasa yang lebih berhak untuk menempati suatu singgasana. Baru saja menjadi rakyat kecil, bagaimana menjadi pembesar di negara kita yang tercinta ini? Rusaklah segala fasilitas yang memadai yang dimiliki PT. KA khususnya Daops I Jakarta. Perilaku yang tidak terpuji yang dilakukan oleh pihak PPKA stasiun Depok Lama dan awak kabin masinis KRL Ekonomi AC (‘KRL AC’) setidaknya membuat jeratan yang berharga bagi mereka yang selalu memperebutkan seperti yang saya ketik ini, yakni kursi untuk duduk yang lega.


Tanggal 21 Januari 2010 :
Argo Sindoro Datang Telat Banyak?

[keretapi] Argo Sindoro Thu, January 21, 2010 11:37:24 AM
From: "andrivmail@yahoo.com" andrivmail@yahoo.comb Add to Contacts
To: My Train keretapi@yahoogroups.com

Langsung dari tulisan ybs :

Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya.
KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...

Barusan lewat stasiun cakung lihat CC 203 25 narik rangkaian yang awalnya terlihat seperti gerbong Anggrek, ternyata pas melintas ada tulisan Argo Sindoro. Sayang gak sempat motret dah keburu lewat.

Mohon infonya rekan - rekan, Argo Sindoro ini dari mana ke mana ya?

Terima kasih.

Regards,
Andriv

Sumber = Postingan rekan andriv di keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 21 Januari 2010.

Catatan = Sebagian teman milis kereta api pun juga cukup terheran – heran dengan keberadaan rangkaian KA ini yang melaju di waktu yang tidak seharusnya. Kami pun menanggapinya ada kemungkinan telat dalam menempuh perjalanan.


Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar