Minggu, 20 Desember 2009

Catatan Bulanan Pertengahan Bulan November 2009

Catatan Bulanan
Pertengahan Bulan November 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri  Dana

Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Setiap kiriman postingan catatan bulanan yang terbit di tiap blogger akan dimuat sebagai catatan bulan periode yang lalu. Semisal kini memasuki pertengahan bulan November 2009, maka yang bakal saya posting ke blogger tentu setidaknya untuk edisi akhir bulan Oktober 2009 terlebih dahulu. Selalu begitu untuk tiap periodenya dikarenakan sebagai antisipasi takut ada pemberitaan susulan mengenai perkereta apian baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Khusus periode pertengahan bulan November 2009 ini benar saja khan! Ada pemberitaan perkereta apian untuk edisi pertengahan bulan November 2009 baru kita ketahui pada awal bulan Desember 2009 kemarin. Adapun pemberitaan tersebut tentang KRDE Surokerto yang berhenti beroperasi. Tentu mungkin masih akan ada lagi di kemudian hari yang tentunya akan langsung saya postingkan semampu saya apabila saya masih mampu dikasih kesempatan untuk menerbitkan catatan bulanan khususnya pada blogger saya ini. Untuk selengkapnya silahkan disimak catatan bulanan untuk periode pertengahan bulan ini…

Tanggal 12 November 2009 :
Pembangunan Jembatan Selat Sunda Rp 100 Triliun,00
Dikabarkan jembatan Selat Sunda menjadi salah satu proyek rencana 5 tahun ke depan yang akan dikerjakan pada periode kabinet Indonesia Bersatu jilid 2. Namun, dalam persoalan dana tidaklah mudah dan tergolong santai, yaitu kisaran Rp 100triliun,00 untuk membangun bentangan antara pulau Sumatera dengan Jawa. Entah akan tetap dibangun jaringan rel kereta api tidaknya, kita tunggu saja sampai 5 tahun ke depan. Karena jembatan tersebut dikabarkan baru akan dibangun pada tahun 2014 mendatang.

Sumber = Tulisan berjalan di Metro TV dan TV One pada tanggal 12 November 2009 di malam hari.

Tanggapan saya pribadi :
Bukan main…. Dengan resiko akan melalui medan yang berat dari keberadaan anak gunung Krakatau, pemerintah sudah sepakat untuk mengurangi beban volume kendaraan yang biasa mengantri lama di dermaga Merak dan Bakauheni tersebut. Dengan modal pengeluaran yang bakalan tidak sedikit itu semoga saja segalanya lancar.

Tanggal 13 November 2009 :
1. Stasiun Tanah Abang Terendam Banjir
Akibat hujan yang turun di Jakarta dan sekitarnya selama hampir 4 hari belakangan ini, banyak ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya terganggu akibat banjir. Terlebih di ruas jalan raya sepanjang Jl. MH. Thamrin sampai Jl. Jend. Sudirman di Jakarta. Begitu pun juga dilaporkan stasiun Tanah Abang yang bersinggungan dengan kali Jeling atau yang dikenal juga dengan nama Banjir Kanal Barat. Akibat banjir yang hampir merendam peron – peron di stasiun Tanah Abang membuat sejumlah perjalanan KA terganggu. Tentu para calon penumpang pun dibuat menjadi terlantar.

Sumber = Tulisan berjalan TV One pada tanggal 13 November 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Jakarta memang sejak dulu tidak punya solusi jitu mengatasi banjir. Dikala warga masyarakat dihadapkan dengan kasus listrik mati, bahkan hingga hampir di senatero Indonesia, kini banjir pun mulai melanda. Sejak awal kota Sunda Kelapa terbentuk dari rezim kolonialisme Belanda tiada sedikit pun Jakarta bisa menjadi solusi penanganan banjir khususnya bagi aktifitas warga Jakarta dan sekitarnya.

2. Kicky Andy Episode Para Jurnalis Amatir
Banyak sekali profil para jurnalis amatir atau dadakan yang kebetulan mereka itu masyarakat umum. Seperti sosok jurnalis amatir yang merekam adegan di mana tanggul Situ Gintung di bulan Maret 20009 silam jebol menewaskan ribuan orang di sekitarnya, bajaj di Sumatera yang serbaguna hingga dimuati lebih dari 10 orang, truk yang memaksakan diri berlaju dengan kondisi muatan para umat manusia yang berlebih dan masih banyak lagi. Mereka diwawancarai satu – persatu, termasuk sosok Muhammad Fathoni Arif di mana dia saat berada di kawasan dipo kereta penumpang Jakarta Kota merekam kebiasaan para warga setempat terlebih anak – anak kecil yang menaiki rangkaian KA yang sedang melakukan gerakan langsir.

Dituturkan olehnya saat meliput adegan nekad tersebut keduaa anak bahkan masih ada beberapa lagi tidak memedulikan keselamatan mereka. Kala itu di siang hari rangkaian KA Langsam melakukan gerakan langsir dengan didorong oleh BB 304 selepas stasiun Jakarta Kota menuju stasiun Kampung Bandan.

Sumber = Tayangan Kick Andy di Metro TV pada tanggal 13 November 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Entah beneran gerakan langsir, tapi koq rasa – rasanya sedang menuju ke arah Rangkas Bitung dengan berlaju mundur dulu ke arah stasiun Kampung Bandan. Entah demikian, tetapi menurut penuturan narasumber yang cenderung kameramen amatir sebagai masyarakat awam berkata demikian.

Tanggal 16 November 2009 :
Jadi Pembicara KA di Acara Bercerita KA @ Buket Cofee + Jazz Semarang

Langsung dari tulisan ybs : Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya. KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
Senin, 16 November 2009 saya diminta menjadi pembicara tentang KA di Buket Cofee + Jazz Semarang. Mereka meminta saya karena di Semarang nama saya cukup dikenal sebagai penulis opini / gagasan tentang KA di media2 cetak. Hitung2 jadi pembicara sekaligus mengkampanyekan cinta naik KA daripada membawa kendaraan pribadi, dan mencari calon2 railfan baru. Hasilnya setelah acara rampung, banyak pengunjung yang mengerubuti saya untuk bertanya, ngobrol, dan membaca buku2 tentang KA yang saya bawa. Kesimpulannya mereka menaruh minat pada KA.

Sumber = Nugroho Wahyu Utomo KLBD 11 yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 17 November 2009.

Selasa, 17 November 2009 | 09:55 WIB :
Penumpang di Atap KA Akan Didenda Rp 15 Juta
Langsung dari tulisan ybs : Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya. KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
JAKARTA, KOMPAS.comDepartemen Perhubungan berencana menggelar operasi penertiban terhadap para penumpang di atap kereta, kabin masinis dan tempat lain yang bukan peruntukannya. "Operasi akan dilakukan di stasiun Kebayoran di lintas Tanah Abang - Rangkas Bitung, Selasa (17/11),"kata Kahumas Ditjen Perkereta Apian Dephub Muhartono saat dihubungi di Jakarta, Selasa pagi. Dia menjelaskan, operasi itu bekerja sama dengan pihak terkait, antara lain Kejaksaan Negeri atau pun Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, Polsek Kebayoran Lama, PT. Kereta Api (KA), dan PT. KA Commuter Jabodetabek.

Penertiban kali ini kata Muhartono dalam rangka melaksanakan amanah UU No. 23/2007 tentang Perkereta Apain, khususnya Pasal 207. Pasal itu berbunyi : “Setiap orang yang tanpa hak berada di kabin masinis, di atap kereta, di lokomotif, di gerbong atau di bagian kereta yang peruntukannya bukan untuk penumpang, dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga bulan dan / atau pidana denda paling banyak Rp 15 juta,00”. "Adapun penerapan sanksi pidana dan atau denda bagi penumpang yang tertangkap sepenuhnya menjadi kewenangan hakim yang mengadili,"kata Muhartono.

Dia juga menambahkan sebelum penertiban tersebut pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui penerbitan iklan di media elektronik, sejumlah spanduk di stasiun, pamflet, dan selebaran lainnya. "Penertiban semacam ini akan dilakukan secara periodik dan akan dilakukan di lintas - lintas lainnya," katanya. Tujuan besarnya adalah meningkatkan keselamatan dan keamanan, khususnya bagi pengguna jasa KA, perjalanan KA dan pengguna jasa KA umumnya.

Sumber = Kompas.com pada tanggal 17 November pukul. 09.55 WIB.

Tanggapan saya pribadi :
Semoga enggak sekedar wacana apalagi sidang di lapangan dengan denda yang kecil, tetapi benar – benar menjadi kenyataan untuk seluruh Daops di pulau Jawa.

Tanggal 17 dan 18 November 2009 :
Men Hub : Proses Audit Aset PT. KA Akan Dipercepat
(Jakarta, 17/10/09) Menteri Perhubungan Freddy Numberi menegaskan bahwa Departemen Perhubungan akan melakukan percepatan proses audit seluruh aset PT. Kereta Api. Hal tersebut untuk mengetahui sejauh mana program pengelolaan aset yang telah dilakukan perusahaan tersebut. Pernyataan tersebut diungkapkan Menhub usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di gedung dewan, Jakarta, Selasa (17/11). ”Kita minta diaudit kembali, supaya bisa diketahui persis sampai sejauh mana yang sudah dikerjakan oleh PT. KA,”jelasnya. ”Kita juga ingin mengetahui berapa jumlah aset yang masih baik dan mana aset PT. KA yang sudah tidak laik digunakan kembali,”sambung Menhub.

Menhub memaparkan, audit aset - aset PT. KA sangat dibutuhkan terkait poses revitalisasi yang memungkinkan dilakukannya rencana kerjasama dengan pihak swasta. Diharapkan, proses audit tersebut bisa diselesaikan pada kurun setahun. Di sisi lain, Menhub Freddy meminta PT. KA untuk bekerja lebih keras lagi membenahi sistem untuk memperbaiki kinerja perusahaan, salah satunya terkait pengelolaan terutama dalam hal pelayanan pengangkutan penumpang. ”Harus dicarikan solusi dengan tiketing yang baik, mungkin dengan hal itu akan berubah, kita berharap PT. KA bisa initiate, harusnya dengan ada PSO mereka harus bisa meningkatkan lebih baik lagi pelayanan,” tegasnya.

Dalam rapat kerja tersebut, anggota Komisi V Abdul Hakim juga mengungkapkan hal senada untuk mendorong pemerintah menyegerakan proses evaluasi tersebut dan menertibkannya. ”Saat ini aset PT. KA sudah tidak karuan. Kalau ditotal, aset yang dikelola berjumlah triliunan dan harus segera ditertibkan, karena aset itu juga aset negara,”ujar Abdul Hakim. Abdul memaparkan, tujuan audit tersebut juga untuk mempertegas status kepemilikan antara aset milik PT. KA dan pemerintah. ”Pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap hal ini. PT. KA juga seharusnya profesional dalam mengelola aset - asetnya. Karena, menurut info yang saya dapat, banyak aset PT. KA yang digunakan untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Ditemui terpisah, Direktur Jenderal Perkereta Apian Tundjung Inderawan menegaskan, proses audit aset tersebut masih berjalan tahun 2009 ini. ”Yang melakukannya konsultan. Kami belum tahu seperti apa hasilnya, jika sudah ada hasilnya maka kami baru tahu langkah apa yang akan kami lakukan,” ujarnya. (DIP)

Sumber = puskompublik,18/11/2009 pada tanggal 18 November 2009.
Tanggapan saya pribadi :
????? Bingung mau ngomong apa…
Tanggal 18 November 2009 :
Peduli Para Korban Gempa Bumi Sumatera Barat
Langsung dari tulisan ybs : Tata bahasanya sudah saya perbaiki sehubungan dengan pengecekan beberapa kata dengan kalimat singkat, bahasa yang kurang baku tapi gak baku – baku amat sih.... dan tanda – tanda penghubung seperti koma (,), titik (.) dan lain sebagainya. KETERANGAN = Berlaku untuk semua ketikan dari rekan – rekan semua lho...
[keretapi] Realisasi Penyerahan Sumbangan Dana Railfans Peduli Korban Gempa Sumatera Barat (18 nov 2009 Thu, December 3, 2009 11:06:38 PM From: IRPS Jakarta irps_jakarta@irps.or.id Add to Contacts To: keretapi@yahoogroups.com
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Rekan - rekan IRPS dan pecinta kereta api di mana pun berada, kami do’akan semoga berada dalam lindungan Alloh SWT,amin ya Rabbal'alamin.

Kami bersama dengan bapak Yuhefizar MKom (mewakili bapak Nofrins dari MPKAS) pada hari Rabu 18 November 2009 menyerahkan Dana Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa Sum - Bar bagi karyawan PT. KA Divre II Sumbar yang rumahnya rusak akibat gempa tersebut. Dana tersebut berjumlah Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu Rupiah).

Penyerahan berlangsung pada jam 13:45 sampai dengan jam 14:55 yang diselingi dengan perbincangan hangat dengan Kepala Divisi Regional II Sum - Bar bapak Yudith. Beliau juga didampingi oleh bapak Busrizal Waka Divre, ibu Andi dari bagian Keuangan serta bapak Syafrial Romeyo Humas Divre.

Sekian laporan singkat dari kami. Berikut ini kami lampirkan foto - foto penyerahan dana bantuan tersebut.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh,

Adrian Zulfikar

Anggota IRPS
Domisili di Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggapan saya pribadi :
Semoga apa yang kami dedikasikan bisa mengobati rasa trauma yang mendalam dari bencana nasional seperti Sumatera Barat tanggal 30 September 2009 kemarin dan bagi yang merasa kehilangan baik nyawa maupun harta benda dapat selalu diberi ketabahan yang kuat.

Tanggal 19 November 2009 :
KRDE Komuter Arek Surokerto Berhenti Beroperasi
Kamis, 19 November 2009 | 21:15 WIB MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kereta Rel Diesel Elektrik Angkutan Rakyat Ekonomi Kecil Surabaya Mojokerto atau KRDE Arek Surokerto, Kamis (19/11) dipastikan berhenti beroperasi hingga 30 November mendatang setelah dalam beberapa hari terakhir tidak menunjukkan tanda - tanda operasional. Kepala Stasiun Mojokerto Lutfi Wijaya mengatakan hal itu berdasarkan telegram yang diterimanya dari PT. Kereta Api Daerah Operasi (Daops) VIII Surabaya, Rabu (18/11). "Alasannya karena kereta itu mengalami kerusakan. Penghentian operasi dilakukan mulai 12 November hingga 30 November,"ujar Lutfi. Saat ini, 2 set kereta dengan masing - masing 5 rangkaian gerbong berada di PT. INKA Madiun dan Depo KA Sidotopo, Surabaya.

Ia mengatakan, akibat penghentian operasional kereta komuter yang melayani rute Mojokerto - Surabaya sebanyak 4x dalam sehari itu berakibat pada keluhan masyarakat. Sejumlah rencana perjalanan pun terpaksa dibatalkan.

http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/11/19/ 21154623/ krde.komuter. arek.surokerto. berhenti. beroperasi

Sumber = Situs Kompas.com postingan rekan Ben Wicaksono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 5 Desember 2009.

KETERANGAN = Baca juga pemberitaan – pemberitaan kelanjutannya pada edisi tanggal 8 Desember 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Mengapa bisa sampai demikian yah? Koq secara tiba – tiba saja rusak?

Tanggal 20 November 2009 9:09:02 AM :
[keretapi] Fw: [SYAMSYUN84] Tren : KL- Ipoh 1 jam 55 minit
From: Stevenali ali_stvn@yahoo.com Add to Contacts To: keretapi@yahoogroups.com
Berita dari Negeri Jiran..

Very best regards,

Stevenali

----- Forwarded Message ----
From: Emma emma@bostonweb. com.my To: Stevenali ali_stvn@yahoo. com Cc: "theeggnogg@ yahoo.com" ; Purnamawati ; jeyanthi@bostonweb. com.my; Azlin ; rosniza@bostonweb. com.my; Fatin Atiki Syazwani fatin@bostonweb. com.my Sent: Fri, November 20, 2009 9:33:48 AM Subject: [SYAMSYUN84] Tren : KL- Ipoh 1 jam 55 minit
[SYAMSYUN84] Tren : KL- Ipoh 1 jam 55 minit

SELAMA ini kereta api sering dilabel sebagai moda transportasi yang amat lambat di negara ini dibandingkan dengan moda transportasi yang lain. Persepsi itu akan menjadi tidak begitu relevan apabila kereta api elektrik Electric-Train- Set (ETS) akan beroperasi April tahun depan. Kereta api Tanah Melayu Berhad (KTMB) akan menerima kereta api ETS pertama awal Disember ini.

Dengan laju kecepatan yang lebih tinggi dan modifikasi lebih aerodinamik, ETS mampu menawarkan perjalanan yang lebih singkat. Perjalanan dari Kuala Lumpur (KL) ke Ipoh , Perak misalnya hanya memakan waktu 1 jam 55 menit, satu jangka masa yang mungkin membuatkan anda berfikir 2x untuk memandu kereta sendiri ke rute perjalanan tersebut.

Jika sebelum ini, perjalanan dengan kereta api lokomotif diesel dari KL ke Ipoh mengambil waktu tempuh hampir 3 jam atau armada darat yang lain mengambil jangka waktu 2,5 jam, apa yang ditawarkan ETS kelak dilihat mampu mengubah skenario badan usaha kereta api di Malaysia. Tidak mustahil akan wujud kelompok masyarakat yang bekerja di Kuala Lumpur tetapi menetap di Ipoh atau sebaliknya. Untuk permulaan, badan usaha kereta api ETS melibatkan perjalanan Ipoh - Kuala Lumpur - Seremban. Ini bakal diperpanjang hingga ke Ipoh - Padang Besar di Perlis serta Seremban - Gemas di Negeri Sembilan apabila jalur KA terelektrifikasi di jalur itu pada tahun 2013. ETS mampu menawarkan perkhidmatan dengan kecepatan 140 KM / jam (140kmj).

INTERIOR pada ETS yang lebih leluasa dan kondusif berdasarkan ilustrasi.

Tren elektrifikasi itu menggunakan motor elektrik dan mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan tren lokomotif diesel. Ini lebih lancar, ramah lingkungan, lebih senyap dan lebih maju. "Kami melihat terdapat permintaan perkhidmatan kereta api yang amat menggalakkan daripada orang ramai. Misalnya, untuk rute perjalanan Ipoh - KL pada hari Jum’at, Sabtu dan Minggu, tiket selalu habis dijual. Kami merasakan pengenalan perkhidmatan ETS kena pada masanya karena pasaran ini boleh dikatakan sudah ada,"kata Presiden KTMB, Dr. Aminuddin Adnan kepada Infiniti ketika ditemui di pejabatnya di Kuala Lumpur baru - baru ini. "Ia mampu mempersingkat perjalanan selama 1 jam dibandingkan dengan perkhidmatan kereta api biasa sebelum ini,"tambahnya sambil menjelaskan sistem ETS adalah dari Jepun tetapi pembinaan kereta api dilakukan di Korea Selatan. Perkhidmatan kereta api ETS akan dimulai setelah 5 buah kereta api ETS datang secara bertahap diterima KTMB.

Aminuddin bagaimana pun menjelaskan ETS bukanlah kereta api elektrik pertama KTMB. KTMB telah mulai menggunakan kereta api elektrik yaitu Electric Multiple Unit (EMU) sejak tahun 1995 dan kebanyakan digunakan dalam perkhidmatan KTM Komuter. "Tetapi ETS lebih cepat, lebih hebat dan lebih aerodinamik daripada EMU. ETS juga digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh. Jika EMU hanya 3 gerbong, ETS lebih panjang dengan menawarkan 6 gerbong. Kami berharap dengan ETS, kami dapat menyediakan perkhidmatan yang lebih baik kepada masyarakat,"katanya.

AMINUDDIN memperkirakan ETS akan mampu menaikkan citra KTMB dan pencetus perubahan awal kepada skenario pengangkutan kereta api perjalanan jauh di Malaysia. Tambah Aminuddin, ETS mempunyai tampilan interior yang menarik, dilengkapi pendingin hawa, televisi LCD, ciri mesra untuk kalangan klas menengah dan ciri keselamatan Automatic Train Protection System. "Untuk memastikan panduan senantiasa peka dalam pemanduan, pemandu ETS dikehendaki menekan satu butang setiap 30 detik bagi menunjukkan mereka sedang memberikan sepenuh konsentrasi. Sekiranya mereka tidak menekan butang itu, tren akan bergerak perlahan dan berhenti,"kata Aminuddin sambil memberitahu ETS berkapasiti 350 penumpang.

Cuma, disebabkan ETS berkelajuan tinggi dan menggunakan landasan elektrik, maka masyarakat yang tinggal berdekatan dengan rel kereta api elektrik perlu mempertingkat kewaspadaan. Dengan penggunaan tenaga listrik sebesar 25 Kilo Watt, ia boleh memberikan renjatan elektrik yang amat teruk sekiranya kanak - kanak bermain layang - layang dan ia tersangkut di pencawang elektrik landasan. Biaya pengeluaran jalur elektrifikasi ganda juga tinggi. Disebabkan itu, peluasan rel KA ganda elektrik ke seluruh Semenanjung Malaysia juga perlu dinilai berdasarkan keperluan. Bernama pernah melaporkan, KTMB melabur sebanyak RM 15,7 miliar bagi keseluruhan proyek ETS yang melibatkan landasan keretapi sepanjang lebih 700 Kilometer. "Ini semua bersifat timbal balik. Kami ingin memberikan perkhidmatan yang lebih baik dan efisien kepada pengguna dan kami ingin membuat kehidupan masyarakat lebih mudah. Justru, beban pengeluarannya juga perlu seimbang. Bayaran tambangnya juga perlu dinaikkan sesuai dengan kemudahan yang diberikan.

Bagaimanapun, kami belum menetapkan tambang yang bakal dikenakan untuk ETS,"katanya sambil turut menjelaskan perkhidmatan kereta api di negara ini dilihat lebih terkehadapan berbanding dengan kebanyakan negara jiran. Katanya, KTMB menjangkakan ETS bakal menarik perhatian lebih ramai golongan profesional dan ahli perniagaan untuk menggunakan perkhidmatan kereta api. GAMBAR ilustrasi menunjukkan tampilan interior ETS yang mesra pengguna termasuk golongan menengah. "Berasaskan kemudahan yang lebih selesa dan perkhidmatan yang lebih laju, ia boleh menarik lebih ramai komuniti profesional dan ahli perniagaan yang sering berulang - alik ke destinasi - destinasi terlibat," katanya. Seiring dengan citra ETS yang moden, Aminuddin berharap ETS dapat meningkatkan citra KTMB. "Saya berharap ETS dapat memberikan perkhidmatan yang lebih baik kepada orang ramai. Dengan citra baru ini, KTMB dapat mencetuskan budaya kerja yang lebih proaktif, dinamik dan mesra pelanggan,"ujarnya.
Sumber : Kosmo Online pada tanggal 30 November 2009.

KITA PUN SETARAF DENGAN NEGARA MODEN LAIN KAN ......

Keterangan : Info ini saya dapat dari postingan rekan Stevenali yang posting ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 20 November 2009.
Tanggapan saya pribadi :
?????

Sedikit OOT / Out Of Topic :
Tanggal 15 November 2009 :
Bagasi Penumpang Lion Air Terlantar di Bandara Soetta
Hanya karena janji dari pihak Lion Air yang diingkari, sejumlah para penumpang yang sudah cukup lama mendarat di bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten mengamuk. Ini disebabkan bagasi koper yang mereka bawa tidak kunjung muncul juga setelah sekitar 8 jam menunggu tanpa kepastian. Entah bagaimana asal mula kejadian yang naas tersebut, namun ‘pil pahit’ harus mereka ‘telan’ dengan kesabaran yang luar biasa meski amukan mereka tidak dihiraukan.

Foto di samping ini tampak sebagian para penumpang yang panik akibat barang bawaan mereka tidak kunjung datang begitu saja.

Sumber = Siaran berita Kabar Terkini di TV One pada tanggal 14 Oktober 2009 jam 8 malem WIB.

Tanggapan saya pribadi :
Baru juga pesawat bagaimana dengan di dalam kereta api? Kita tertidur saja bisa saja ada laptop dan seperangkat benda penting lainnya yang hilang dicuri oleh pencuri yang berkedok penumpang resmi. Di dalam pesawat pun sejumlah koper para penumpang saja bisa tidak jelas keberadaannya.

Tanggal 18 November 2009 :
Wanita Hamil Tua Ditemukan Tewas di Dekat Stasiun Cikarang
Dilaporkan oleh seorang saksi mata yang juga staf stasiun Cikarang, Bekasi, Jawa Barat bahwa ditemukan jenazah seorang wanita berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi badan 155 cm di sebuah semak – semak dekat stasiun Cikarang. Spontan kejadian ini menggegerkan beberapa warga di sekitar stasiun. Dalam kejadian ini, aparat yang diterjunkan ke lokasi kejadian memperkirakan wanita yang sedang hamil tua tersebut meninggal karena dibunuh dengan benda tumpul.

Sumber = Kontributor Sri Setyaningsih dalam siaran berita Reportase Pagi di Trans TV tgl 19 November 2009.

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,
Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar