Rabu, 11 Maret 2009

Catatan Bulanan Bulan Maret 2009 Awal

Catatan Bulanan
Bulan Ini Bulan Maret 2009
Dikumpulkan oleh = Saya Sendiri Dana


Bukan untuk mendramatisir, namun saya hanya menyarankan agar sebelum membacanya anak – anak perlu didampingin oleh orang tua atau pun wali karena berikut ini peristiwa – peristiwa yang terjadi selama kurun waktu awal bulan ini ada suatu peristiwa yang tidak kita inginkan, yaitu berita kecelakaan pastinya.

Sedikit permintaan ma’af saya...

Mohon ma’af apabila selama saya memposting agenda bulanan di sepanjang tahun kemarin dan awal tahun ini ada beberapa foto yang tidak bahkan kurang berkenan, seperti foto – foto (ma’af) jenazah korban PLH / peristiwa luar biasa hebat atau pun juga PL / peristiwa luar biasa. Mulai bulan ini dan seterusnya, saya selalu lebih hati – hati dalam memposting berita. Mungkin apabila yang ditampilin itu foto korban yang telah (ma’af nih...) di dalam peti jenazah atau pun keranda, maka sudah layak tayang. Kecuali kalau melalui japri atau jalur pribadi.

Mohon tanggapannya apabila ingin menanggapi...

Tanggal 1 Maret 2009 :
[keretapi] Lawang Sewu difungsikan lagi
Sunday, March 1, 2009 4:04 AM
From: "W Widoyoko"
Add sender to Contacts
To: keretapi@yahoogroups.com

Berikut berita positif dari Media Indonesia.

Loko Uap Kuno akan Percantik Lawang Sewu
Minggu, 01 Maret 2009 04:18 WIB
SEMARANG--MI: Lawang Sewu, bangunan bersejarah yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang, Jawa Tengah akan dipercantik dengan loko uap kuno yang dipajang di halaman bangunan tua tersebut. Pejabat Humas PT KA Daops IV Semarang Warsono, Sabtu (28/2) mengatakan penempatan loko uap kuno itu untuk menandakan bahwa bangunan peninggalan Belanda tersebut merupakan gedung kereta api. "Loko uap tersebut diboyong dari museum Kereta Api (KA) Ambarawa dan keberadaannya di Lawang Sewu untuk menyimbolkan gedung kereta api," katanya.

Loko uap kuno bertipe C 2301 tersebut ditempatkan di sebelah kanan bangunan Lawang Sewu dan sampai Sabtu (28/2) sedang dalam proses restorasi serta pembangunan penyangga rel yang akan digunakan sebagai alas loko tersebut. "Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah dan kami bermaksud mempercantiknya dengan berbagai ornamen yang akan meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berkunjung," katanya. Lawang Sewu juga akan dimanfaatkan oleh PT. KA sebagai tempat penjualan tiket, pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) serta pusat observasi. Ia mengatakan, kalau bangunan bersejarah tersebut tidak dirawat dan dipelihara dengan baik, masyarakat akan "kehilangan" Lawang Sewu yang selama ini menjadi kebanggaan Kota Semarang. "Kalau bangunan tersebut difungsikan, kebersihannya tentu akan selalu terjaga dan terawat," katanya.
Mengenai ornamen lain yang akan ditempatkan di Lawang Sewu selain loko tersebut, ia mengatakan sejauh ini baru loko uap yang telah ditempatkan. "Sementara ornamen lain belum direncanakan," katanya. Menurut dia, untuk menempatkan ornamen lain, pihaknya perlu berkonsultasi dengan pakar sejarah dan budaya. Selain proses restorasi loko uap tersebut, sejumlah pekerja juga nampak sibuk mengecat dinding Lawang Sewu yang dimulai sejak beberapa hari lalu. Ia mengharapkan proses restorasi Lawang Sewu cepat selesai dan segera difungsikan. "Kami berharap Lawang Sewu sudah dapat dimanfaatkan bulan depan," katanya. (Ant/OL-06)

Sumber = Media Indonesia yang diposting oleh rekan Widyoko ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 1 Maret 2009.
Tanggapan saya pribadi :
Suatu kemajuan yang baik yang gak kalah bersaingnya dengan Daops dan Divre lainnya dengan tujuan restorasi dan lain sebagainya. Namun, dalam perkembangannya jangan sampai mendatangkan ahli para normal atau sederajat dengan mereka lainnya untuk tujuan mistik mentang – mentang bangunan tua tersebut mengandung usnur mistik yang kuat.

Tanggal 2 Maret 2009 :
KA Bandung – Cirebon Pp Batal Beroperasi
Hanya karena kurangnya komunikasi antara PT. KA khususnya Daops II Bandung bersama Daops III Cirebon dengan para pengelola bus antar kota tersebut, rangkaian KA Bandung Ekspres yang dijadwalkan akan beroperasi per tanggal 3 Maret 2009 besok akhirnya batal dioperasikan. Ketidak sipamtian pemerintah terhadap moda transportasi darat masih sangat minim. Padahal kondisi jalan raya dan waktu tempuh yang relatif cukup bermasalah masih dialami oleh moda transportasi berupa bus. Namun, nasib berkata lain dengan dibatalkannya pengoperasian rangkaian KA Klas Eksekutif + Bisnis tersebut.

Tanggal 5 Maret 2009 :
1. Pintu Perlintasan Tidak Ditutup, KA Barang Sambar 2 Truk
Korban Tewas Belum Dievakuasi/Eko Sujarwo

Lamongan - Kecelakaan maut juga terjadi di Lamongan. Tabrakan melibatkan antara kereta api, 2 truk tronton serta 1 mobil penumpang Mitsubishi L300. Tabrakan ini mengakibatkan satu orang sopir truk tewas, dan 2 orang lainnya luka - luka. Tabrakan maut ini terjadi di perlintasan kereta api Jl. Panglima Sudirman, jalan poros Surabaya-Lamongan sekitar pukul. 03.00 WIB, Kamis (5/3/2009). Data yang telah dihimpun detiksurabaya.com, kecelakaan ini terjadi saat truk tronton yang bermuatan biji plastik melaju dari arah Lamongan menuju ke Surabaya. Dari arah yang sama juga melaju truk tronton bermuatan kodok olahan yang akan dijadikan bahan masakan swieke dan mobil penumpang L300. Sementara, dari arah timur melaju kereta api barang yang hendak ke Jakarta.
Salah seorang warga sekitar yang melihat kejadian ini, A'ang mengatakan truk tronton yang bermuatan biji plastik langsung menabrak KA barang. "Sedangkan dari samping meluncur truk tronton lainnya dan L300 yang menabrak tronton sehingga terjadilah tabrakan ini," tuturnya. Akibat kejadian ini, satu orang tewas dan hingga kini belum diketahui identitasnya, karena masih terjepit bodi truk tronton. Sedangkan dua lainnya luka - luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Aparat kepolisian juga masih terus berusaha untuk mengevakusi korban tewas.

Kapolres Lamongan AKBP Imam Sayuti mengatakan dari keterangan sementara beberapa orang, diketahui jika palang pintu perlintasan kereta ketika KA Barang lewat tidak ditutup. "Ini berdasarkan keterangan sementara sopir dan penumpang yang selamat," ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian. Imam mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kejadian ini dan sudah meminta keterangan beberapa orang saksi yakni sopir, kernet dan penumpang kendaraan yang mengalami kecelakaan. Lebih jauh Imam mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah meminta keterangan penjaga palang pintu. "Saat ini penjaga palang pintu sudah kami mintai keterangan di Mapolres Lamongan," tuturnya.
Sementara akibat tabrakan kemacetan sempat terjadi di jalur poros Surabaya - Lamongan hingga sekitar 5 kilometer. (bdh/bdh)

Sumber = Eko Sujarwo - detikSurabaya yang diposting fuad ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 5 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Bingung mana yang benar….

2. Maut di Perlintasan KA Bandengan Kotamadya Jakarta Utara
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un

Kecelakaan Kereta
2 Mobil, 4 Motor, 1 Mikrolet, 1 Truk Terseret 300 meter
Jakarta - Tabrakan yang melibatkan kereta api di Bandengan Utara, Jakarta Utara, sungguhlah dahsyat. Bagaimana tidak, kereta api menghantam 2 mobil pribadi, 4 motor, 1 mikrolet, dan 1 truk lalu menyeretnya hingga ratusan meter. "2 Mobil pribadi, 4 motor, 1 mikrolet, dan 1 truk tertabrak 300 meter dari persimpangan jalan raya Bandengan," kata Kanit Lantas Polsek Tambora Suwarno di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2009). Pantauan detikcom pukul 18.06 WIB, kondisi di lokasi sangatlah riuh. Satu demi satu kendaraan yang menjadi korban hantaman kereta sudah dievakuasi.

Di lokasi tidak terlihat adanya korban selamat, luka, atau pun tewas. Namun keterangan dari PT. KA, korban yang tewas mencapai 2 orang. Situasi lalu lintas sangat padat sehingga petugas mengalihkan sebagian kendaraan melewati jalan - jalan kecil di sekitar lokasi.(gah/iy)
Kronologi Tabrakan Kereta Maut di Bandengan Versi Warga
Jakarta - Kecelakaan kereta api yang menabrak 8 kendaraan sekaligus di Jl Bandengan Utara, Jakarta, sejauh ini menelan 2 korban jiwa. Berikut kronologi kejadian tabrakan maut di jam pulang kantor tersebut berdasarkan kesaksian warga: Pada pukul 16.30 WIB kereta api jurusan Kota - Rangkas dijadwalkan melintas di kawasan Bandengan Utara, Jakarta. Petugas pun lalu menutup palang pintu kereta. "Tapi setelah 10 menit menunggu, keretanya nggak datang - datang, jadi dibuka lagi," kata saksi mata, Malik, warga setempat kepada detikcom di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2009) pukul 18.15 WIB.

Melihat palang pintu dibuka, puluhan mobil yang mengantre terlihat tidak sabar. Saat itu, kata Malik, mobil Grand Livina B 8013 XD, Mikrolet M25 jurusan Kota - Grogol, truk dan 4 motor berada di lintasan kereta. "Lalu palang pintunya ditutup lagi, tiba - tiba ada keretanya datang, braakk!" tambah Malik. Para penumpang mobil tidak sempat melarikan diri. Meski warga sempat memperingatkan ada kereta datang, namun itu tidak cukup. "Mereka teriak-teriak histeris Mas," pungkasnya.

Hingga pukul 18.30 WIB, lalu lintas di lokasi masih macet. Ratusan orang berkerumun di lokasi kejadian. (mpr/mad)

Sumber :
- Mega Putra Ratya – detikNews yang dposting oleh rekan Laksana Gema di milis
keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 5 Maret 2009.
- Sebelum – sebelumnya dari beberapa stasiun TV di tanggal yang sama.

Tanggapan saya pribadi :
Dari kronologi di atas apabila benar demikian adanya saya pribadi tetap menyalahkan penjaga perlintasan KA. Karena saya mentadari di jam – jam sibuk pulang kerja para warga masyarakat amat resah dengan kemacetan. Terlebih di perlintasan KA yang terhalang dengan perjalanan KA yang berlalu – lalang. Saya menyadari kepadatan di Jl. Bandengan Utara sekaligus Jl. Bandengan Selatan tidak separah dengan Jl. Tubagus Angke.

Saat palang pintu perlintasan KA dibuka saya pribadi bila jadi pengendara kendaraan bermotor juga akan melintas. Namun, sungguh terkejutnya saya apabila tiba2 palang pintu dan sirine perlintasan tiba2 menyala dan siap menutup kembali. Sepastinya saya lekas menancapkan gas mobil yang saya kemudiin. Apabila tiba2 macet, maka saya secepat mungkin buka kunci mobil, lepas abuk pengaman dan lekas keluar dari mobil. Syukur2 tidak seperti di film Final Destination 1.

3. Jalur KA Thailand – Laos Via Sungai Mekong Dibuka
Diberitakan bahwa lintas perjalanan KA yang menghubungkan antara negara Thailand dengan negara Laos yang melewati sungai Mekong dibuka. Tidak dijelaskan untuk tujuan apa, dengan rangkaian KA apa dan berapa banyak frekuensi Gapeka atau perjalanan kereta api antara kedua negara tersebut. Yang jelas, sekilas mendengarnya saja sudah terdengar cukup baik bagi hubungan antara kedua negara bertetangga yang sama – sama mayoritas penganut ajaran agama Budha tersebut.

Sumber = Tulisan berjalan di Metro TV pada tanggal 5 Maret 2009 sekitar jam 5-an sore...
Tanggapan saya pribadi :
Meski sama – sama tidak memiliki jaringan kereta api listrik, namun sungguh baik untuk jalinan bilateral antara kedua negara...


4. Berwisata Dengan KA Djoko Kendil
KA Wisata Djoko Kendil rupanya ingin memanjakan para penumpangnya dengan berkelana di seputaran wilayah Daops VIII Surabaya. Pada kesempatan siang itu beberapa rekan pers bersama para petinggi negara berkesempatan menjejali rangkaian KA Wisata ini dengan diberangkatin oleh lok CC 201. Berangkat dari Surabaya rangkaian KA menempuh perjalanan menuju ke kota Jember. Kesan mewah dan nyaman terasa bagi sebagian besar penumpang di dalamnya.

Banyak sekali komentar positif yang dituturkan oleh para penumpang yang turut serta dalam perjalanan. Termasuk yang dituturkan oleh ibu Endah saat bepergian bersama para petinggi negara tersebut.

Sumber = Tayangan Discover Indonesia di Metro TV pada tanggal 5 Maret 2009.





Tanggapan saya pribadi :
Kapan yah saya bisa menikmatinya???


Tanggal 6 Maret 2009 :
1. Jalur KA Kp Bandan-Angke Terendam Air Laut Pasang
Jakarta - Jalur kereta api di sekitar Stasiun Kampung Bandan kodya Jakarta Utara lagi - lagi terendam akibat air laut pasang. "Pagi hari ini kereta api dari Kampung Bandan - Angke ditutup karena banjir. Air laut pasang 11 cm," kata Humas PT KA Daops I Jabodetabek Akhmad Sujadi pada detikcom, Jumat (6/3/2009) pukul 09.00 WIB. Hal ini mengakibatkan kereta api yang datang dari arah Rangkasbitung / Serpong / Tangerang hanya bisa sampai di Stasiun Angke. KA Ciliwung juga tak beroperasi sebab jalurnya yaitu Sudirman, Jatinegara, Stasiun Senen, Manggarai, tergenang air akibat hujan lebat Kamis kemarin.

Penutupan jalur kereta api ini dikarenakan air merendam rel sehingga sistem persinyalan di jalur itu terganggu. "Karena di jalur kereta api biasanya ada kabel - kabel alat optik yang menghubungkan sistem persinyalan. Tapi karena terendam air sehingga terganggu sinyalnya. Jika sudah begitu secara otomatis lampu indikator akan menandakan warna merah," pungkasnya. (nov/nrl)
Sumber = Novia Chandra Dewi – detikNew yang diposting oleh rekan Bambang Priyo Cahyono ke milis keretapi@yahoogroups.com pada tanggal 5 Maret 2009.

Catatan = Tanggal 5 Maret 2009 di postingan karena mengikuti waktu GMT / Green Meridien Time.

Tanggapan saya pribadi :
Jadi, apa gunanya tanggul berupa turap yang tempo hari saya perlihatkan ke milis ini yah?

2. KA Ketel Anjlok di Brebes, Jawa Tengah
Lagi – lagi ada gangguan perjalanan KA. Kali bukannya mengenai longsoran melainkan anjlonya rangkaian KA ketel di daerah Brebes. Dalam peristiwa tersebut setidaknya beberapa perjalanan KA terlambat hingga 3 jam lamanya.

Sumber = Tulisan berjalan di Metro TV pada tanggal 6 Maret 2009 sekitar jam 11-an malam

Tanggapan saya pribadi :
Cobaan masih saja terus datang bertubi – tubi. Tidak puas melanda Daops II Bandung, kali ini di wilayah Daops II Cirebon. Untungnya masih tersisa jalur Cirebon – Prupuk – Tegal dan sebaliknya sebagai jalur alternatif meski terkena resiko terlambat beberapa jam dari jadwal semula..

Tanggal 7 Maret 2009 :
Wisata Para Artis Dengan KA Wisata Sum-Bar
Para artis tanah air turut serta mengambil bagian dalam acara peresmian Mak Item si lok uap E 1510 yang telah cukup lama dipulangkan kembali ke ranah Minang setelah lama masa perantauannya di Ambarawa, Jawa Tengah. Untuk menghidupkan kembali gairah wisata perjalanan jauh di propinsi Sumatera Barat, jalur yang dilalui pun mengambil rute antara kota Padang dengan kota Sawah Lunto yang mengitari danau Singkarak.

Para artis yang turut ambil bagian menikmati perjalanan wisata transportasi dan alam tersebut seperti Slamet Raharjo, Christine Hakim dan Olivia Zalianti. Sayangnya saat dalam perjalanan artis Olivia Zalianti malah asyik tertidur pulas. Penyesalan pun dialami oleh dirinya karena tidak begitu menikmati kesempatan menikmati perjalanan jauhnya itu. Saat mencoba duduk di bordes gerbong yang ditumpanginya, artis Christine Hakim mengeluhkan toilet yang terdapat pada gerbong tersebut mau saja bau pesing. Perlu sekiranya harapan dia untuk dibersihkan agar perjalanan wisata dengan menggunakan rangkaian KA lebih menarik.

Sumber = Tayangan Insert pada tanggal 7 Maret 2009 sekitar jam 7-an pagi WIB.

Tanggapan saya pribadi :
Semua tanggapan yang mereka lontar sungguh positif dan membangun. Apalagi yang dilontarkan oleh Olivia Zalianti bahwa generasi muda seperti dirinya itu perlu memperhatikan moda transportasi darat seperti kereta api meski banyak disaingi oleh moda transportasi lainnya baik darat, laut maupun udara.

Tanggal 8 Maret 2009 :
Maut di Kota Paris, Perancis
Sedikitnya 2 orang tewas dalam peristiwa tabrakan antara 2 kereta api di kota Paris negara Perancis. Tiada laopran sebab – mushabab kronologi dari kejadian yang anaas tersebut.

Sumber = Tulisan berjalan di Metro TV pada tanggal 8 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Apa yang mau saya komentarin yah???

Tanggal 9 Maret 2009 :
1. Starlet Vs Gayabaru Malam Selatan
Rupanya ada sosok pengendara nekad berlagak bak stuntman profesional. Ia terabas dengan cukup kencang perlintasan KA Jl. Angkasa meski palang pintu sudah diturunkan. Alhasil sang stuntman dadakan tersebut dihajar oleh KA Gayabaru Malam Selatan yang baru saja tiba dari Surabaya bersama mobilnya hingga terseret sekitar 100 meter dari lokasi. Begitulah -+nya yang dituturkan oleh Tia saksi mata yang mengaku melihat langsung kejadian naas tersebut.

Sang korban lekas dibawa ke RS Mitra Kemayoran. Namun, di sore harinya nyawa sang korban sudah tidak tertolong lagi. Yang menanggung resikonya tiada lain sanak keluarganya yang merasa ditinggalkan oleh korban untuk selamanya.

Sumber = Siaran berita Jakarta Petang di Jak TV pada tanggal 9 Maret 2009.

Di luar topik / OOT = Di sore harinya tersiar kabar pesawat Lion Air tergelincir di bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten selepas menempuh perjalanan dari Ujung Pandang. Alasannya karena cuaca buruk dengan kondisi landasan pacu / runway licin. Akibatnya beberapa perjalanan pesawat menjadi terganggu.

Tanggapan saya pribadi :
Melawan maut harus dibayar dengan taruhan nyawa. Akibatnya apabila tidak terampil akan berakibat fatal. Nyawa melayang, uang melayang, keluarga dirundung duka. Dari hasil kronologi yang dituturkan oleh para saksi mata seperti warga setempat berikut juga penjaga perlintasan KA yang bernama Tukono bahwa almarhum yang bersalah karena nekad menerobos perlintasan KA saat palang pintu telah diturunkan.

2. Rel Amblas di Cianjur, Jawa Barat
Akibat hujan yang turun dengan sangat deras, sebuah ruas rel di kawasan Cianjur tergerus dengan banjir hingga menyebabkan longsor. Rel pun bergelantungan. Dampaknya, rangkaian KRD Cianjuran atau Argo Peuyeum tidak dapat berlaju hingga ke stasiun Cianjur. Meski jarang dilaluin rangkaian KRD Ekonomi tersebut, namun masyarakat di sepanjang rute rel yang melayani Bandung – Cianjur pp tersebut menderita kerugian pasalnya mayoritas mereka umumnya para pedagang.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Sore di RCTI pada tanggal 10 Maret 2009.

Keterangan = Sebelumnya juga disiarkan di sore harinya di sebuah siaran berita di TV di tanggal 9 Maret 2009 tersebut. Namun, sayangnya saya lupa siaran TV mana itu.

Foto kiri à Rel yang amblas. Foto tengah à Para pekerja sedang pemperbaiki pinggir rel. Foto kanan à Penyesalan calon penumpang yang tidak dapat berjualan di kawasan timur.

Tanggapan saya pribadi :
Alam bergejolak. Pertanda kewaspadaan khususnya di terowongan Lampegan yang juga sama – sama rawan longsor dikala terowongan tersebut dalam wacana dihidupkan kembali untuk jalur lintasan KA antara Sukabumi dengan Lampegan pp dan seterusnya.

Tanggal 10 Maret 2009 :
1. KA Argo Lawu Anjlok di Dipo Stasiun Solo Balapan
Entah bagaimana kronologinya sebuah rangkaian KA Argo Lawu yang baru saja siap dikeluarkan dari dipo stasiun Solo Balapan tiba–tiba saja anjlok di area dipo. Dalam kejadian tersebut beberapa gerbong yang keluar dari rel tidak mengalami kerusakan yang fatal. Meski demikian, para calon penumpang rute KA Solo – Jakarta tersebut dibuatnya menjadi terlantar.

Sumber = Siaran berita Seputar Indonesia Sore di RCTI tgl 10 Maret ’09.

Tampak pada foto sosok Putra Nababan penyiar berita Seputar Indonesia Sore di RCTI.

Di luar topik / OOT = Beberapa jam sebelumnya tepatnya sekitar jam 12-an malam WIB kapal Korea Selatan bertabrakan dengan kapal Panama di perairtan sisi tenggara negara Jepang. Adapun 9 awak kapal dari Kor – Sel tersebut berkewarga negaraan Indonesia. Hingga berita ini saya ketik para korban masih dalam pencarian tim penyelamat negara Jepang.

Tanggapan saya pribadi :
Saya turut prihatin atas musibah transportasi negara kita belakangan ini. Terlebih di negara – negara lain seperti Perancis dengan musibah tabrakan antara 2 kereta api dan Belanda dengan pesawat Turki Airlines.

2. Tragedi Pelajar Tersengat Pantograf KRL
Belum kapok rupanya para pelajar untuk menaiki rangkaian KRL Ekonomi yang gratisan. Dengan bermaksud membolos dari kegiatan rutinitas sekolahnya, 4 dari 1 orang pelajar SMP yang bersekolah di kawasan Pasar Minggu tersebut tersengat listrik aliran atas atau LAA pantograf rangkaian KRL Ekonomi yang melaju dari arah Jakarta ke arah Bogor saat memasuki stasiun Pasar Minggu Baru. Tak ayal membuat para calon penumpang di stasiun Pasar Minggu Baru menjadi terkejut. Begitu pun yang di dalam rangkaian KRL Ekonomi tersebut.

Sumber = Siaran berita Jakarta Pagi di Jak TV pada tanggal 11 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Maut akan dibayar dengan nyawa. Begitu pun dengan si pelajar yang membolos tersebut. Tidak jera dengan peristiwa yang menimpa pelajar SMP juga ¼ tahun yang lalu di stasiun Tanjung Barat untuk rute Bogor – Jakarta, kini kembali menimpa pelajar SMPN 163 Jakarta.

Tanggal 11 Maret 2009 :
1. [keretapi] KA Sawunggalih Dilempar Batu, 13 Orang Ditahan
Postingan dari rekan Riri Chaidir
AddTo: keretapi@yahoogroups.com
Jakarta - Kereta Api Sawunggalih jurursan Senen - Kutoarjo dilempar batu pada Rabu (11/3/2009) malam. Dalam peristiwa tersebut, Polsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, menahan 13 orang yang diduga sebagai pelaku. "13 orang yang diduga pelaku sudah diamanakan Polsek Pulo Gadung. Satu di antaranya sudah mengaku," ujar Kepala Humas PTKA Daops I Akhmad Sujadi melalui pesan singkatnya pada detikcom. Sujadi mengatakan, insiden itu terjadi pada saat kereta kereta tersebut melintas di stasiun Klender sekitar pukul 19.25 WIB. Tiba - tiba kereta dilempari batu sehingga kaca jendela pun pecah dan masinisnya terluka. Kemudian, kereta berhenti selama 81 menit untuk menolong sang masinis yang terluka, Heri Purnomo. Heri kemudian digantikan oleh Samsu dari Dipo Jatinegara. "Selama istirahat itu, lokomotif CC 20155 pun diganti dengan lokomotif CC 20148," tutupnya. (mei/sho)

Sumber = E Mei Amelia R – detikNews edisi tanggal 12 Maret 2009 pukul. 01.55 WIB.

Tanggapan saya pribadi :
Suatu kebiadaban yang luar biasa mengingat pelakunya terdiri dari belasan orang. Apa mungkin karena angka jumlahnya 13? Identikkah dengan kesialan bagi para pelaku? Saya pribadi menginginkan dihukum dengan timpukan batu atau kalau perlu dengan kotoran kerbau dan sebangsanya..

2. Kukuhkan Organisasi Pecinta KA, Menhub Tingkatkan Anggaran
Jakarta - Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengukuhkan kepengurusan baru Masyarakat Pecinta Kereta Api Indonesia (MASKA). Jusman pun berharap agar organisasi ini dapat memberi masukan dan saran yang membangun untuk PT KAI. "Pada hari ini Rabu 11 Maret 2009 dengan ini saya mengukuhkan kepengurusan Badan Pengurus Pusat MASKA periode 2009 - 2014. Diharapkan MASKA dapat memberikan masukan dan saran yang membangun dan memberi manfaat yang besar kepada masyarakat," kata Jusman dalam acara Munas ke-3 MASKA di Hotel Batavia Jl Kali Besar, Jakarta, Rabu (11/3/2009).

Jusman mengatakan, permasalahan kereta api saat ini adalah permasalahan tepat jadwal dan disiplin. Kalau dia tepat jadwal, kemungkinan mereduksi tingkat kecelakaan. "Memang tidak mudah, karena menyangkut sarana dan pra sarana. Kita akan meningkatkan anggaran sarana dan pra sarana karena tanpa perbaikkan, sarana dan prasarana kita tidak punya fondasi yang baik untuk dibangun," ujarnya. Jusman pun percaya bahwa pengurus MASKA akan dapat menjalankan roda organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi. "Semoga Tuhan YME memberikan bimbingan taufik dan hidayahnya kepada saudara dalam menjalankan tugas yang mulia tersebut," imbuhnya.

MASKA dibentuk pada 11 Maret 1993 oleh sejumlah wartawan anggota PWI Jaya unit perhubungan. Latar belakang pembentukan MASKA karena seringnya terjadi kecelakaan kereta api terutama kasus Bintaro yang merenggut korban jiwa dan harta dalam jumlah besar. Tujuan pendirian MASKA yakni membantu pemerintah dan penyelenggara kereta api di Indonesia dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di bidang perkereta apian. Selain itu, MASKA juga bertujuan untuk memberikan masukan kepada pemerintah dan penyelenggara kereta api untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. (gus/ken)

Sumber = Mega Putra Ratya – detikNews yang diposting oleh rekan ROSES Man ke milis keretapi@yahoogroups.com dan KRL-Mania@yahoogroups.com pada tanggal 11 Maret 2009.
Peristiwa – peristiwa Yang Kami Alami Sendiri :
Tanggal 6 Maret 2009 :
Peristiwa Yang Saya Alami….
Gerbong KRL Tokyu Serie 8500 Terlalu Panjang
Entah apa yang ada di benak pikiran masinis dan KP / Kondektur Perjalanan di dalam gerbong KRL Ekonomi AC yang saya naikin pagi ini. Perjalanan ke stasiun Klender saya alami dengan lancar. Namun, setibanya di stasiun Klender malah saya kedapetan peron tiada sama sekali. Ternyata rangkaian KRL dengan jumlah 8 kereta / gerbong ini tidak setara panjangnya dengan KRL Ekonomi biasa. Untuk seukuran KRL Serie Tokyu 8500 ternyata melebihi batas panjang peron stasiun Klender.

Saya pun hendak meloncat. Namun saya urungkan karena ketinggian yang curam dari lantai gerbong ke dasar tanah. Resiko yang fatal akans aya alami berupa retaknya tulang kaki dan sekujur tubuh saya pastinya. Saya berlari ke gerbong no. 4 dari belakang alias gerbong 5 ternyata pinjtu pun menutup. KRL pun berangkat. Dibawalah saya ke satsiun persinggahan berikutnya, yaitu stasiun Buaran.

Saya turun dan berpindah ke peron seberang. Resiko kata penjaga peron berupa karcis suplisi atau denda Rp 10.000,00 karena dianggap salah naik KA meski sudah cari alasan keterusan dan tidak bisa keluar dari gerbong. Tentu saja saya tidak mau ambil resiko meski ke adaan situasi lalu lintas kendaraan bermotor di Jl. I Gusti Ngurah Rai yang ke arah barat sedang macet pagi itu. Beruntung saya tahu Jakarta dan saya lekas naik bus Metro Mini ke arah Kampung Melayu untuk tujuan saya ke Pondok Bambu. Lanjut ganti kendaraan dengan Mikrolet 02.

Sumber = Saya sendiri (Dana) saat sedang dalam perjalanan naik KRL Ekonomi AC ke stasiun Klender pada tanggal 6 Maret 2009.

Tanggapan saya pribadi :
Coba bayangkan apa yang terjadi jika kejadian ini menimpa masyarakat luar Jakarta yang tidak begitu tahu persoalan Jakarta dan sekitarnya? Dengan kata lain, hanya bermodalkan petunjuk dari kerabat mereka saja tiba–tiba nyasar dengan resiko bertanya ke orang – orang sekitar yang belum tahu tentang rute yang akan kita kunjungi.

n BERSAMBUNG ...

Mungkin ada rekan – rekan yang ingin menambahkan atau meralatnya? Silahkan saja….

Salam,

Dana

Kalau mau japri, silahkan ke dk_aries@yahoo.com saja yah…….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar